Terpaksa Mengandung Anak Tuan

Terpaksa Mengandung Anak Tuan
Mata- mata Sisilia


__ADS_3

Liyana menghampiri putra semata wayangnya yang tengah bersiap di dalam kamarnya.


Ia memperhatikan setiap gerak- gerik sang putra dengan seksama. Dalam hatinya berkata "ada apa dengan putra ku. Dari hari pertama dia menginjakan kakinya di sini, ia tak pernah sebahagia ini."


Lantas ia pun menanyakan apa yang terjadi, dan apa maksud dari perkataannya tadi di luar.


"Deon. Ceritakan pada mommy apa yang terjadi, dan apa yang kau maksud barusan itu." ujar Liyana dengan raut wajah penasarannya


"Al sudah berhasil menemukan keberadaan Zahra. Jadi aku akan segera kembali dan menemuinya." ungkap Deon dengan raut wajah yang begitu sumringah


"Benarkah. Jadi ini yang membuat anak semata wayang mommy pulang tergesa-gesa."


"Ya. Deon akan segera menemuinya dan membawanya kembali. Deon tak mau lagi kehilangan mereka untuk ke dua kalinya." tutur Deon dengan raut wajah yang sedih, seolah mengingat kejadian dimana hancur hatinya saat mengetahui kepergian Zahra.


"Ya. Pergilah, dan bawalah ia kembali di sisimu." ujar Liyana mendukung keputusan anaknya itu.


Ke dua orang tua Deon memang sudah mengetahui semua perkara yang terjadi antara Deon dan juga Zahra. Dan merekapun sudah setuju bahwa Zahra akan menjadi wanita pendamping pewaris tunggal Sasaga Corp itu. Setelah sebelumnya mereka mencari tau asal usul Zahra dari seorang mata- matanya. Dan juga diperkuat dengan hasil tes DNA yang menyatakan bahwa anak dalam kandungan Zahra adalah anak dari putranya.


Liyana akhirnya membantu kesiapan putranya itu untuk segera berangkat menjemput wanita pujaan hatinya. Seolah ia juga merasakan perasaan yang tak kalah bahagianya dengan sang anak.


"Mommy, aku tidak akan menunda kepergian ku. Jadi tolong sampaikan kabar bahagia ini pada Daddy."


"Baik sayang. Kau pergilah sekarang. Kau harus berhasil membawanya kembali ke sisi mu." ujar Mommy Liyana pada putranya itu.


Deon pun berjalan meninggalkan Mommy Liyana setelah sebelumnya berpamitan padanya.


Ia menaiki mobilnya dengan asisten pribadinya menuju bandara dimana ia akan memulai perjalanan udaranya hari ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sedangkan di tempat lain, Sisilia Alexandra merasa kebingungan dan masih tak percaya dengan ucapan dari mata- matanya.


Ya. Sisilia yang begitu licik dan berambisi besar untuk mendapatkan sang pewaris Sasaga Corp itu, ia dengan beraninya membayar seorang pembantu dari kediaman tuan Sasaga untuk menjadi mata- matanya.

__ADS_1


"Bodoh sekali. Apa pembantu itu sedang membohongiku." ujar Sisilia kesal


"Mana mungkin seorang Deon bisa semudah itu jatuh cinta setelah kepergian Zifana, wanita gila itu. Bukankah Deon begitu tergila- gila pada Zifana. Dan lagi, anak. Hahaha, dasar pembantu gila. Beraninya dia bermain- main denganku. Lihat saja apa yang akan ku lakukan pada mu." lanjutnya kesal seraya memaki mata- matanya itu


☎️ Kring kring kring..


Teleponnya berdering ketika hatinya terus berkecamuk antara percaya atau tidak pada perkataan mata- matanya.


"Halo nona." ujar pria dari seberang telepon


"Ada kabar apa." tanya Sisilia pada pria itu, yang tak lain adalah mata- matanya yang lainnya


"Tuan Deon akan melakukan penerbangan ke negara bagian Asia hari ini."


"Apa kau bilang." ujar Sisilia tak percaya


"Apa yang dikatakan pembantu itu benar. Deon akan kembali untuk membawa wanita yang tengah mengandung anaknya." gumam Sisilia dalam hatinya yang semakin berkecamuk mendengar perkataan mata- matanya itu


"Nona. Apa anda baik- baik saja." tanya pria itu setelah tak mendengar jawaban nona nya lagi


"Baik nona. Laksanakan tugas."


Panggilan pun berhenti setelah Sisilia mematikan teleponnya. Ia benar-benar merasakan amarah dalam dadanya.


Brakkkk...


Dibanting dan dibuangnya semua benda yang ada di hadapannya itu.


"Tidak mungkin. Semua ini tidak boleh terjadi. Hahaha." ujarnya seperti orang yang kerasukan arwah gentayangan


"Aku tidak akan pernah melepaskan mu Tuan Muda. Kau itu hanya milik ku." lanjutnya yang terus berbicara sendirian


"Hahaha. Tidak ada wanita lain yang bisa mendapatkan tuan muda selain Sisilia Alexandra."

__ADS_1


"Aku tidak akan pernah membiarkan Deon jatuh pada tangan wanita lain. Setelah kepergian Zifana gila itu, Deon hanyalah milik ku. Hanya milik ku."


"Tidak akan pernah kubiarkan wanita lain merusak usahaku selama ini. Aku tak perduli jika harus menyingkirkan wanita serta keturunan Sasaga itu. Hahaha." celotehnya lagi yang terlihat semakin tak karuan.


Ia yang benar- benar tak terima dengan kabar yang ia dapatkan hari ini mengenai pria incarannya, ia pun pergi menemui ayah angkatnya.


Ia adalah seorang pria setengah baya yang masih ada hubungan saudara dengan Tn. Jeven Sasaga, pemilik Sasaga Corp sekaligus ayah dari Deon Sasaga.


Walau ayah angkat Sisilia, Tn. Demian masih memiliki hubungan dekat dengan keluarga Sasaga, namun dalam hatinya menyembunyikan dendam yang mendalam pada keluarga Sasaga itu. Yang entah kapan itu akan ia balas dendam yang masih tersimpan, tanpa satu orangpun tahu.


"Daddy. Huhuhu." rengek Sisilia sesampainya di kediaman ayah angkatnya itu


"Putri ku. Ada apa ini. Kenapa kau datang dengan menangis seperti ini." ujar Demian yang kaget melihat kondisi putri angkatnya itu


"Huhuhu."


"Katakan putri ku. Katakan siapa yang membuatmu seperti ini." lanjut Demian bertanya seraya memeluk putri angkatnya


"Deon Daddy."


"Memangnya apa yang terjadi pada Deon." ujar Demian lagi


Sisilia pun menghentikan rengekannya dan mulai menceritakan apa yang terjadi dari awal sampai akhir. Tanpa satu pun ia tutup- tutupi berita yang ia dapatkan dari para mata- matanya itu.


"Sudahlah. Kau tak perlu menangis lagi. Lagian semua berita itu belum tentu benar kan." ujar Demian menanggapi pernyataan anak angkatnya


"Tapi Daddy. Kalo semua itu benar bagaimana. Daddy tau kan aku sudah berusaha mati- matian mendapatkan Deon. Lalu sekarang bagaimana kalo Deon benar sudah mempunyai anak dengan seorang wanita. Huhuhu." ujar Sisilia yang mulai merengek lagi, seolah tak puas dengan jawaban sang ayah angkatnya.


"Sudahlah, kau tenang saja. Kalo memang kau tidak bisa mendapatkan Deon, Daddy masih punya banyak kerabat yang memiliki anak pria tampan, cerdas, dan yang pasti memiliki kasta yang sama dengan keluarga kita."


"Daddy. Hanya Deon yang Sisilia mau. Sisilia gak akan pernah setuju jika Daddy menjodohkan Sisilia dengan pria selain Deon." sahut Sisilia dengan raut wajah kesalnya


"Dasar anak tidak berguna. Sia- sia aku mengangkat mu dari tong sampah. Kau itu hanya bisa merengek seperti anak kecil. Kau kira dengan percuma aku membesarkan mu. Dasar anak bodoh." ungkap Demian mengutuk putrinya dalam hati

__ADS_1


"Daddy. Kenapa kau diam saja. Huhuhu." ujar Sisilia yang semakin kesal karena sikap ayahnya yang seolah tak perduli


"Sudah- sudah. Kau jangan bersedih lagi. Daddy akan carikan solusinya." ujar Demian yang sudah bosan mendengar rengekan putri bodohnya itu.


__ADS_2