
Jam menunjukkan hampir pukul 2 pagi tapi y/n belum pulang juga. Jk yang khawatir jalan mondar mandir menunggu y/n. Tiba - tiba yuura datang.
Yuura : " oppa, sedang apa?" tanya yuura.
Jk : " Tidak apa². Kau mau kemana malam2 begini?"
Yuura : " aku mau menjemput y/n di depan"
Jk : " memang kenapa? Kenapa harus dijemput?" tanya Jk
Yuura : " sepertinya y/n agak mabuk, takutnya berisik jadi mau aku jemput saja".
Yuura lalu pergi ke pintu depan menjemput y/n. Jk yang menunggu sedari tadi ikut menjemput y/n. Tidak lama sebuah mobil datang dan menurunkan y/n. Jk kaget melihat y/n keluar dari mobil dengan pakaian yang lumayan terbuka dan juga sempoyongan. Yuura bergegas lari membantu y/n berjalan.
Yuura : " unnie, kau tidak apa - apa?" tanya yuura khawatir.
H/n : " emm".
Jk : " Apa yang sebenarnya kau lakukan setiap malam sih?".
Y/n yang menyadari kehadiran Jk langsung memeluk Jk.
Y/n : " Jungkook sii, aku merindukanmu juga" kta y/n melantur.
Yuura : " unnie " yuura kaget saat y/n bilang merindukan Jk.
Jk tidak menjawab apa pun yang diocehkan Y/n. Dia hanya memapah y/n menuju kamar. Sesampainya di kamar tiba - tiba y/n langsung pingsan.
Yuura : " tidurkan di sana oppa". Ucap yuura menunjukkan ranjang y/n.
Yuura : " terima kasih oppa".
Jk : " sebenarnya di kerja apa sih sama menagernim, setiap malam pulang pagi, mabuk lagi dan pakaiannya....."
Yuura : " emm... Aku juga tidak tau oppa. Y/n tidak cerita apa²".
Jk : " baiklah. Aku kembali ke kamar dulu? " kata Jk pamit.
setelah Jk pergi yuura menyelimuti y/n.
Yuura : " unnie, kenapa kau jadi pemabuk seperti ini?".
lalu yuura membiarkan y/n tidur.
BEBERAPA MINGGU KEMUDIAN
Tak terasa 2 hari lagi bangtan akan berangkat worldtour mereka. Kerusuhan sudah mulai tampak. Ada yang belum juga selesai packing. Ada yang tiba - tiba sakit karena kebanyakan makan pedas ( jimin dan V tentu saja ). Suga yang disuruh dari awal untuk packing malah tidak packing². Akhirnya y/n harus membantu packing.
Y/n sudah sedari tadi berada di kamar suga.
Y/n : " oppa, ambillah baju yang mau oppa bawa, biar aku yang menata nya di dalam koper". suruh y/n.
__ADS_1
Suga : " baiklah". Suga lalu mengambil beberapa setel baju dan memberikannya pada y/n.
Y/n : " Celana, celana panjang, dan obat²an yang oppa perlukan"
Suga lalu mengambil apa yan y/n minta.
Y/n : " ****** ***** oppa masukkan sendiri. Visa dan paspor jangan lupa. keperluan pribadi masukkan tas kecil."
Suga : " y/n sii, boleh ku tanya sesuatu?"
Y/n : " tanya apa?"
Suga : " sebenarnya pekerjaan sampingan mu apa? Pulang malam, pakaian seksi dan pulang² pasti mabuk. Kau tidak......aneh² kan?"
Y/n : " maksud oppa? "
Suga : " ya.....itulah." kata suga ragu takut y/n marah.
Y/n : " Oppa tega sekali "
Suga : " maaf. Tapi bukan kan"
Y/n : " sebenarnya aku pulang malam, pakai pakaian sepeti itu karena perintah managernim"
Suga : " Managernim"
Y/n : " ye. Aku jadi penerjemah untuk Bang pdnim"
Y/n : " nicole tidak bisa bahasa china, dia juga sempat sakit kemarin"
Suga : " O... Lalu kau mengantikannya begitu"
Y/n : " benar. Jadi aku harus ikut Bang pdnim pesta kelas atas. Jadi aku pakai pakaian itu. Kalau minum aku tidak bisa menolaknya. Kau taulah oppa?" jelaskan y/n
Y/n : " karena klien nya suka dengan pembawaan ku mereka selau mengundang ku terus"
Suga : " y/n sii Maaf"
Y/n : " untuk apa?"
Suga : " karena sempat berpikir kau, wanita panggilan. Maaf".
Y/n : " Oppa" y/n memang tidak heran kalau mereka berpikiran seperti itu.
Suga : " kan aku bilang Maaf".
Y/n : " Baiklah. Tidak apa²" kata y/n sambil melanjutkan merapikan keperluan Suga ke koper.
Suga : " y/n sii, boleb aku tanya sesuatu?"
Y/n : " apa lagi? Banyak sekali pertanyaanmu oppa?"
__ADS_1
Suga : " Jk sepertinya menyukaimu. Apa kau juga menyukainya?"
Y/n hanya terdiam. Binggung mau menjawab apa, karena dia sendiri juga belum pasti dengan perasaannya.
Suga : " bagaimana kau menyukainya?" cecar suga karena y/n belum menjawab.
Y/n : "emm...emm. Bagaimana menjawabnya ya!"
Suga : " kenapa?"
Y/n lalu berdiri karena urusan packing sudah selesai. Saat akan berjalan kaki y/n terpeleset plastik. Saat hampir terjatuh suga dengan sigap menangkapnya. Y/n pun jadi jatuh dipelukan suga.
Saat itu Jk tiba - tiba masuk kamar Suga.
Jk : " hyung. Y/n sii ada di.....?" Jk tidak melanjutkan perkataannya saat melihat suga memeluk y/n. Dengan cepat y/n dan suga melepas pelukaannya.
Suga : " Jk " kata suga kaget. Jk yang tidak kalah kaget lalu masuk dan langsung menarik tangan y/n keluar kamar Suga.
Y/n : " jungkook sii, sakit.... Sakit...." ucap y/n yang kesakitan.
Y/n : " Lepaskan " pinta y/n.
Jk : " Apa yang kau lakukan? Kenapa kau memeluk Suga hyung? Jk bertanya dengan suara agak keras dan ketus.
Y/n : " ini tidak seperti yang kau lihat" y/n mencoba menjelaskan. Suga memgikuti Jk dan y/n takut Jk akan salah paham.
Suga : " JK" teriak suga.
Jk : " hyung, jangan ikut campur dulu". Kata Jk ketus.
Suga : " ini salah paham, kau dengarkan hyung dulu." Suga mencoba menjelaskan tapi sepertinya Jk terlalu marah. Dia tidak mau mendengarkan ucapan suga.
Jk : " jangan ikut campur dulu hyung" tegas Jk.
Suga : " Tapi...." sebelum selesai y/n memotong ucapan suga.
Y/n : " Oppa " kata y/n mengisyaratkan suga untuk diam dulu.
Akhirnya suga diam dan memantau dari dekat.
Y/n : " apa mau mu sekarang jungkook sii?" tanya y/n mencoba tenang.
Jk : " Kenapa kau memeluk suga hyung. Apa Dia klien baru mu?. Berapa bayaran mu sebenarnya?"
Y/n : " Apa?" Y/n kaget memdengar ucapan Jk.
Jk : " Harus aku ulangi. BERAPA BAYARANMU SEBENARNYA?" bentak Jk.
Y/n : " Apa maksudmu?. kau pikir aku apa?" y/n mulai marah
Jk : " Kau pulang Malam bukan malam lagi. Pagi. Pakai pakaian seksi dan mabuk. Lalu aku harus memanggil mu Apa?"
__ADS_1
Y/n : " Jungkook sii, kau sudah keterlaluan. Kau tau!!".