The Assistant

The Assistant
PART XXIII


__ADS_3

Y/n dan yuura menunggu bangtan yang sedang ganti baju. Tiba² kru asing yang mengajak y/n keluar mendatangi y/n.


Kru : " Yunna." panggil nya.


Y/n : " ye..."


Kru : " what happen with your head?"


Y/n : " Accident"


Kru : " are u ok?"


Y/n : " yeah. Its Ok."


Kru : " oh my god, im sorry about that".


Y/n : " it ok. I cant hangout with u?"


Kru : " Why?"


Y/n : " My boyfriend it.... You know?"


Kru : " Boy friend. You have?"


Y/n : " Yeah. I have. sorry".


Kru : " Its Ok. " seketika kru asing itu pergi dengan raut wajah kecewa.


Yuura : " Yak, kejam sekali kau".


Y/n : " bagaimana lagi? Aku juga kurang nyaman".


Yuura : " y/n a, kau punya pacar. Kenapa aku tidak tau!"


Y/n : " Ah.. Itu cuma alasan saja."


Yuura : " kau ini wanita kejam."


Tiba² y/n merasakan luka di keningnya berdenyut.


Ah....


Yuura : " kenapa? Luka mu sakit?"


Y/n : " Ehm".


Yuura : " bagaimana ini. Perlu kita ke rumah sakit?"


Y/n : " tidak perlu. Aku hanya ingin cepat² istrahat saja".


Yuura : " Kau mau kembali ke hotel duluan".


Y/n : " Tidak perlu".


Yuura : " Tidak apa²"


Y/n : " Tidak perlu".


Yuura : " kalau begitu ayo kita bereskan semua nya, biar kita bisa cepat pulang".


Y/n : " ehm".

__ADS_1


Y/n mulai mengangkuti baju dan keperluan panggung tadi. Berjalan bolak balik dengan koper besar². Setelah beberapa kali bolak balik akhirnya selesai juga.


y/n : " Sudah selesai?"


Yuura : " Ehm. Capeknya.. Gila. Aku benci kalau tour begini".


Y/n: " sabar".


Yuura hanya tersenyum dan mencoba mengatur nafasnya.


bangtan yang sudah meeting akhir dan ganti baju juga bersiap kembali ke hotel.


Jin : " y/n sii, ada apa dengan kepalamu?" tanya Jin melihat plester di kening mu.


Y/n : " ini, hanya kecelakaan kecil saja oppa".


Jk yang baru masuk ruangan seketika panik melihat plester yang cukup besar di kening y/n.


JK : " yak, apa yang terjadi?" kata Jk khawatir.


Y/n : " Tidak apa² hanya luka sedikit".


Jk menghampiri y/n , menyetuh wajah dan melihat sekeliling wajahnya, takutnya ada luka yang lain.


Jk : " Tidak apa² apanya. Lukamu saja berdarah lagi!"


Ternyata luka y/n membuka lagi sehingga keluar darah segar dari lukanya. Tapi y/n tidak menyadarinya. Mungkin waktu beberes tadi.


Y/n : " Tidak apa². Mungkin tadi terlalu bersemangat jadi lukanya membuka lagi". Jelas y/n.


Jk : " Tidak bisa, kita harus ke rumah sakit".


Jk : " Tapi.."


Y/n : " sudah begitu saja kita putuskan. Kalian kembali ke hotel saja dulu. Jinyong oppa dan soobin sudah di hotel. aku akan ke ruang kesehatan bersama yuura".


Jk : " Tidak. Aku ikut denganmu. Yuura saja yaang kembali ke hotel".


Y/n : " Tidak bisa, Nanti kalau ada yang lihat bagaimana?"


Jk : " Aku tidak peduli".


Y/n : " Tapi aku peduli".


Jin : " jk, benar kata y/n. Kalau sampai ada yang lihat malah menambah kerjaan y/n". Kata jin mencoba menjelaskan.


Jk : " Tapi hyung"


Jin : " kita dengarkan y/n saja". Pinta jin


Akhirnya Jk menyetujuhi permintaan y/n dan jin. Tapi dia tidak kembali ke hotel. Dia menunggu Y/n dan yuura di ruang tunggu.


Karena Jk tidak kembali ke hotel jadilah semua member bangtan menunggu y/n diobati dulu.


Setelah sekitar 1 jam y/n menganti perbannya akhirnya selesai juga.


Y/n : " maaf semuanya. Kalian jadi menunggu ku".


Rm : " Tidak masalah y/n sii".


Jhope : " ini bukan apa²".

__ADS_1


Y/n : " terima kasih semua. Ayo kita kembali ke hotel".


Saat akan berjalan keluar stadium Jk terus mengandeng erat tangan y/n. Para member sampai bingung melihatnya. Saat keluar menuju mobil barulah Jk melepaskan gandengan tangannya.


*pintar juga dia*batin y/n.


DI KAMAR Y/N.


Yuura : " Y/n a, kalian sudah pacaran. Kau dan Jk?"


Y/n : " Tidak"


Yuura : " Jangan bohong. Kau tidak lihat khawatirnya dia melihatmu terluka. Genggaman tangan tadi aku juga lihat.."


Y/n : " Yuura a"


Yuura : " Ya , aku mendengarkan".


Y/n lalu memceritakan kejadian malam itu saat Jk menyatakan Perasaan nya dan ingin y/n menjadi pacarnya. Sesuai prediksi yuura sampai mengangaa mendengar cerita y/n.


Yuura : " HOEL" Kata yuura sambil menutup mulutnya dengan kedua tangan.


Yuura : " Benarkah itu! Benarkan y/n a ".


Y/n : " ehm . Aku harus bagaimana?"


Yuura : " aku sih mendukung saja. Y/n a, Dia member BtS"


Y/n : " Memang kenapa kalau BTS, mereka juga manusia".


Yuura : " Iya juga sih. Itu terserah padamu. perusahaan juga tidak melarang kan. Hanya saja harus berhati² saja".


Y/n : " Aku tau itu dengan baik".


Yuura : " y/n a, bagaimana perasaanmu padanya?"


Y/n : " ehmm. Aku juga bingung"


Yuura : " Bingungg kenapa?"


Y/n : " Kau tau kan aku tidak pernah berpikir untuk menikah. Kalau aku tidak menikah untuk apa aku berkencan."


Yuura : " Aku tau kau tak ingin menikah. Tapi apa kau tidak mau punya pacar?".


Y/n : " Tidak. Merepotkan."


Yuura : " Tapi kau bilang kau menyukai Jk".


Y/n : " Mungkin aku memang menyukai Jungkook si, tapi untuk menjadikannya pacar sepertinya agak berlebihan".


Yuura : " Lalu kau mau menolaknya?"


Y/n : " Sepertinya".


Tanpa disadari kedua sahabat itu, Jk sedang berdiri di depan kamar y/n dan mendengar semua. Percakapan mereka dari awal hingga akhir. Jk yang kecewa lalu pergi kembali ke kamarnya.




__ADS_1


__ADS_2