
Mendengar keadaan y/n yang mulai sadar membuat semua orang bahagia. Terlebih Jk melihat y/n dalam keadaan koma membuat hati Jk hancur. tak bisa membayangkan apapun lagi bila terjadi sesuatu pada y/n. Setelah mendengar kabar kemajuan keadaan y/n Jk selalu berada disamping y/n tidak pergi kemana pun hanya duduk diam disebelah y/n dan mengenggam tangan nya erat.
Hari pun berganti, namun y/n yang sudah membaik belum juga membuka matanya. membuat Jk mulai khawatir.
Jk : " Dokter, kenapa y/n belum sadar juga?"
Dokter : " Keadaannya sudah jauh lebih baik. Anda tenang saja. Mungkin sebentar lagi dia akan siuman" jelaskan dokter.
Benar saja baru saja dibicarakan y/n mengerakkan jarinya dan membuat Jk terkejut.
Jk : " Sayang... Sayang kau sudah sadar?" tanya Jk lembut.
Y/n mulai membuka matanya. Dokter yang masih diruangan bergegas memeriksa keadaan y/n.
Dokter : " Nona y/n , bisa mendengar saya?" tanya Dokter.
Y/n : " Nee dokter"
Mendengar jawaban y/n membuat dokter dan Jk lega.
Dokter : " Apa yang anda rasakan sekarang?"
Y/n : " Air "
Jk lalu bergegas memberikan air lewat sedotan pada y/n.
Kini y/n sudah mulai sadar sepenuhnya.
Jk : " Bagaimana? Kau baik - baik saja kan?" tanya Jk memastikan.
Y/n : " Iya. Bagaimana anak kita? Dimana dia?" tanya y/n.
Setelah sadar dia sama sekali belum melihat anaknya.
Jk : " Oemma akan membawanya kesini sebentar lagi?" mengusap surai rambut y/n.
Y/n : " Maaf membuat mu khawatir?" ucap y/n lemah.
Jk : " jangan pernah melakukannya lagi. Kau tahu?"
Y/n : " Nee. Maaf".
Jk mulai menangis mengingat keadaan y/n beberapa waktu yang lalu.
Jk : " Kau menakutiku. Kau tahu? Jangan pernah begitu lagi! Jangan coba - coba meninggalkan ku lagi!" ucap Jk sambil terisak.
Y/n lalu merentangkan tangannya meminta Jk memeluknya.
Y/n : " Oppa. Peluk".
Tanpa basa basi Jk memeluk erat y/n sambil menangis.
Y/n : " Pelukannya jangan terlalu erat. sakit?"
Jk lalu mengendurkan pelukannya.
Jk : " Maaf". " Terima kasih sayang" sambung Jk.
__ADS_1
Y/n : " Untuk ?"
Jk : " Sudah bertahan, sudah berjuang demi aku dan anak kita"
Mereka melepas pelukannya.
Y/n : " Saranghe Joen jungkook"
Jk : " Aku juga sangat mencintai mu Bae y/n "
Jk mengecup bibir y/n sekilas.
Y/n : " Beruntungnya aku, bisa punya seseorang seperti mu. Walaupun terkadang manja, cemburuan, posesif dan juga ..."
Jk : " Yak." potong Jk.
Y/n : " dan juga sangat baik, perhatian dan sayang sekali padaku. " Goda y/n.
Jk terlihat tersipu malu.
Y/n : " Maaf, aku belum bisa memberikan apa - apa untuk membalas cinta mu oppa".
Jk : " Kau sudah memberiku cukup"
Y/n : " apa? " tanya y/n
Jk : " Cinta mu dan joen junho"
Y/n : " benar. Joen Junho. Namanya baguskan?"
Jk : " tentu saja"
Oemma : " junho sayang, lihatlah oemma mu sudah bangun" ucap oemma pada bayi kecil yang tidak paham ucapannya.
Oemma menyerahkan junho ke pangkuan y/n. Air mata bahagia mengalir begitu saja. Y/n tidak percaya dia mampu melahirkan bayi kecil yang selama ini di jaga sendiri tanpa Jk.
Y/n : " Anyoeng junho, ini oemma" ucap y/n menciumi setiap inci wajah mungil anaknya.
Oemma dan appa melihatnya dengan penuh air mata. Mereka yang melihat perjuangan y/n demi melahirkan junho.
Oemma : " Appa keluar dulu, biar y/n menyusui junho".
Appa pun keluar ruangan.
Jk : " Jungkook tidak perlu keluarkan oemma?" tanya Jk polos
Oemma : " Aigoo, kau appa nya untuk apa keluar?" oemma gemas.
Selesai menyusui y/n terus memandang wajah junho.
Jk : " Bagaimana junho mirip denganku kan?"
Y/n : " Tentu saja memangnya mau mirip siapa lagi?" ucap y/n kesal.
Oemma : " Jung, jangan mengoda y/n terus. Junho mirip kalian. Mata milik jung, hidung juga milik jung tapi mulut nya mirip y/n ".
Y/n hanya tersenyum mendengarnya. Kebahagian yang sekarang ia rasakan masih sulit dia percaya.
__ADS_1
*Seandainya oemma masih ada pasti oemma lebih bahagia* batin y/n. Tanpa sadar ia mulai menangis lagi.
Jk : " Ada apa sayang?" tanya Jk khawatir.
Jk : " Ada yang sakit ?"
Y/n : " Tidak ada. Hanya teringat oemma ku" ucap y/n menangis lebih histeris lagi.
oemma lalu mengambil alih junho.
Jk : " Tidak apa - apa. Menangislah. Setelah sembuh kita akan menemui oemma di daegu" ucap Jk memeluk erat Y/n yang masih terisak. Y/n menangis cukup lama. Sepertinya dia memang sangat merindukan oemmanya.
2 Hari kemudian para member berdatang bergantian ingin melihat bagaimana tampang Jungkook junior yang selalu ia banggakan di grub chat mereka. Hari ini Jin dan jimin yang datang setelah kemarin Jhope, RM dan V yang datang.
Jin : " Wah... Ini joen junho" ucap kagum melihat junho di box bayinya.
Jk : " Bagaimana hyung? Tampankan?" ucap Jk bangga.
Jin : " Nee. Selamat y/n a "
Jimin : " Wah.. Kecil sekali y/n a" mengangumi junho.
Jk : " Dia masih bayi tentu saja kecil."
Jimin : " Aku juga tau" ucap Jimin kesal.
Y/n : " Dia memang kecil oppa. Dia lahir prematur soalnya" jelaskan y/n.
Jimin : " Begitu. Selamat y/n a"
Jk : " Kenapa hanya memberi selamat sama y/n saja. Aku tidak diberi selamat" Rengek Jk.
Jin : " Dasar bocil. Begitu saja iri. Yak, selamat Jk! Sudahkan".
Jimin : " dasar ada - ada saja"
beberapa jam bercanda tawa jin dan jimin harus pamit kembali ke seoul karena jadwal mereka. Sedangkan Jk masih dibusan. Ia ingi menunggu junho dan y/n sampai pulang ke rumah.
Jk : " Y/n a " panggil Jk
Y/n : " Kenapa oppa?"
Jk : " Kau bahagia?"
Y/n : " Tentu saja. Kenapa tanya itu?"
Jk : " Mau lebih bahagia lagi?" tanya Jk lagi
Y/n : " Maksudnya?" Y/n binggung.
Jk : " Ayo kita menikah" ajak Jk
Y/n : " Mwo?" y/n kaget mendengar ucapan Jk.
Jk : " Aku ingin memberikan keluarga yang utuh untuk junho. Kita sudah melalui semuanya berdua. dari awal hingga sekarang aku tak pernah meragukan mu. Kau yang terbaik untuk ku dan lebih sempurna lagi dengan hadirnya Junho. Aku ingin memberimu kebahagian tanpa rasa khawatir lagi. Bagaimana y/n a? Mau menikah dengan ku?" tanya Jk memperjelas.
♡
__ADS_1
♡