The Assistant

The Assistant
PART XLII


__ADS_3

Y/n terbangun saat cahaya matahari memasuki kamar Jk melalui sela - sela tirai. Y/n melihat Jk yang masih tertidur si sampingnya. ia pun menghadap ke arah jk sambil membelai lembut pipi Jk sambil tersenyum.


Y/n : " Dasar pembohong"


Saat ingin beranjak ke kamar mandi y/n merasakan sakit di area sensitifnya.


Y/n : " Aouch... sakit" y/n meringis kesakitan membuat Jk terbangun.


Jk : " Ada apa sayang? Kau sakit? Mana yang sakit?" kata Jk.


Y/n terkejut melihat jk langsng bangun dibelakangmu.


Y/n : " Tidak apa - apa" y/n panik. Ia malu kalau jk tau area sensitifnya sakit.


Jk : "Sakit disitu ya?" Kata Jk sambil menunjuk area sensitif y/n. Melihat wajah y/n yang memerah Jk hanya tersenyum kecil.


Y/n : " YAK. Kau tertawa. Ini semua salahmu. Dasar pembohong" kata y/n kesal.


Jk : " Kenapa aku jadi pembohong?"


Y/n : " Aku akan pelan - pelan" memperagakan ucapan Jk .


Y/n : " Pelan - pelan apanya. Kau bahkan mengulanginya berkali - kali. Pembohong"


Jk lalu tertawa keras, membuat y/n menjadi semakin kesal. Melihat y/n yang kesal, Jk memeluk y/n dari belakang.


Jk : " Iya, maaf aku yang salah" kata Jk sambil mencium pundak y/n.


Jk : " Aku tidak bisa menahannya. Saranghe y/n a"


Y/n malah malu sendiri. Jk bangun dan mengendong y/n.


Y/n : " Apa yang kau lakukan?" tanya y/n.


Jk : " Membantumu mandi"


Y/n : " tidak perlu. Aku bisa mandi sendiri"


Jk : " tidak terima penolakan"


Y/n : " Jk . Tidak perlu" y/n mencoba memberontak.


Jk : " Nanti jatuh. Kenapa? malu. Aku kan sudah melihat semuanya"


Y/n : " YAKKK." Teriak y/n.


Wkwkwkkwkwk. Jk hanya tertawa dan melanjutkan membawa y/n ke kamar mandi.


Y/n : " TURUNKAN AKU. AKU INGIN MANDI SENDIRI. LEPASKAN AKU JUNGKOOK A" Teriak y/n tapi tidak dihiraukan Jk.


Jk : " Teriaklah sepuasmu. Tidak ada yang akan menolongmu".


Setelah 1 jam mereka sudah selesai mandi bersama. Benar saja Jk memanfaatkan keadaan. Sambil mandi bersama tadi Jk melakukannya lagi dan lagi. Y/n sampai lupa berapa kali Jk melakukannya.


Y/n : " benar - benar gila. Aku hampir mati kelelahan" gerutu y/n.


Y/n sedang duduk dipinggiran kasur sambil memeriksa hpnya.


sedangkan Jk sedang membuat makanan untuk y/n.


Jk : " Sayang, ini makanlah dulu" kata Jk sambil membawa semangkuk mie.


Y/n : " Hmm. kegiatanmu hari ini apa?" tanya y/n sambil menyantap mienya.


Jk : " Tidak ada"


Y/n : " Tidak ada. Masa?"


Jk : " hmm. Aku hanya akan menemanimu saja"


Y/n : " Tidak ada kerjaan lagi"


Jk : " Aku kan masih libur. Besok mulai kerja lagi. Kau kapan berangkat. Aku kesepian tidak ada kau, sayang?"


Y/n : " Sebenarnya Hari ini aku harus menemani managernim dan Bang pdnim lagi"


Jk : " Ryan itu lagi"


Y/n : " hmm" gerutu y/n lesu.


Jk : " Lantas kau mau pergi?"

__ADS_1


Y/n : " Aku malas bertemu hidung belang seperti dia".


Jk : " kau mau aku telp managernim".


Y/n : " Tidak perlu. Aku sudah bilang tidak akan datang. Aku bilang mau ke rumah sakit"


Jk : " Rumah sakit? Untuk apa?"


Y/n : " melihat antusias mu tadi malam dan pagi ini lebih baik aku melakukannya sekarang"


Jk : " Melakukan apa?"


Y/n : " Menunda kehamilan. Oya.. Tadi malam kau pakai...." y/n ragu untuk melanjutkan ucapannya.


Jk : " Maaf aku lupa"


Y/n : " AAPAAA!!!". " Jungkook ssi"


Jk : " Bagaimana lagi aku lupa saking...."


Y/n : " tetap saja. Sudahlah. Mau bagaimana lagi?"


Y/n hanya menghela nafas panjang.


Jk : " Y/n a, boleh aku bertanya sesuatu?"


Y/n : " Mau tanya apa?"


Jk : " Ini kalau. Hanya kalau.. Kalau Kau sampai hamil bagaimana?".


Y/n : " Hamil! Jangan gila"


Jk : " Kau tidak mau"


Y/n : " Tentu saja tidak mau"


Jk : " Kenapa?"


Y/n : " Kau masih bertanya?"


Jk : " Aku ingin....." ucap Jk terbata - bata.


Jk : " Lantas kalau sampai kau hamil bagaimana?"


Y/n : " Selagi kita membahasnya, dengarkan aku. Jika nanti sampai aku hamil. Aku tidak akan memintamu menikahiku"


Jk : " Lantas bayinya?"


Y/n : " Akan aku merawatnya sendiri"


Jk : " Sendiri. Lalu aku?"


Y/n : " Kau kenapa?"


Jk : " Yak. Y/n a, kau hamil karena aku, kenapa kau sendiri yang merawatnya? Aku juga ingin bertanggung jawab pada kalian".


Y/n : " Bertanggung jawab dengan apa?"


Jk : "Dengan....." ucap jk binggung.


Y/n : " Sudahlah. Kalau kita hati² , aku tidak akan hamil. Jadi lebih baik kau hati² saja"


Jk terdiam sejenak.


Jk : " Y/n ssi, kau benar² tidak mau menikah?"


Y/n : " ehmm. Kenapa?"


Jk : " Sekarang aku jadi sangat ingin menikahimu"


Kata - kata Jk mengejutkan y/n yang sedang makan. Sehingga y/n terbatuk dan menumpahkan mie didalam mulutnya.


Y/n : " Mwo"


Jk : " tidak bisakah kita menikah nanti?"


Y/n lalu meletakkan mangkuk mienya ke meja.


Y/n : " Kenapa kau ingin menikahiku? Bukankah dulu kau tidak ingin menikah?"


Jk : " Itu dulu, waktu aku belum bertemu dan mencintaimu"

__ADS_1


Y/n : " Sekarang?"


Jk : " Aku ingin menikah denganmu. Aku tidak bisa pisah lagi dengan mu"


Y/n : " Terima kasih untuk semua cintamu Jungkook a, tapi aku tidak bisa menikahi"


Jk : " Kenapa? Tidak bisakah kau berubah pikiran?"


Y/n : " untuk saat ini, kita nikmati saja kebersamaan kita. Jangan berpikir terlalu serius. Ok?" kata y/n manja.


Jk : " baiklah kalau itu mau mu?" ucap jk agak ketus.


*Apa dia marah? Karena aku tidak mau menikahinya?*batin y/n.


BEBERAPA HARI KEMUDIAN


Sudah saatnya y/n mulai kembali bekerja. Luka nya pun sudah sembuh. Y/n pun sudah pulang kembali ke apartemennya. Sebenarnya Jk tidak mengijinkan y/n untuk pulang, tapi y/n memohon untuk bisa pulang. sejak kejadian pernikahan Jk semakin mengebu - gebu melakukannya. Sepertinya dia ingin y/n hamil lalu dia bisa menikahinya.


jadwal hari ini bangtan akan foto shoot untuk album baru mereka. Y/n dan yuura sudah datang lebih awal dari bangtan.


Y/n : " Yuura a" Panggil y/n


Yuura : " Yee. Ada apa?"


Y/n : " Aku ingin ke cerita sesuatu?"


Yuura : " Ada apa?"


Y/n lalu menceritakan semua dari awal hingga akhir pada yuura.


Yuura : "APAA!"


Y/n : " Tidak usah terlalu terkejut begitu?"


Yuura : " Y/n ssi, apa benar kau Y/n ssi yang aku kenal?"


Y/n : " Kenapa?"


Yuura : " Apa kau begitu mencintai Jk?"


Y/n : " weo?"


Yuura : " Tidak apa - apa. dari dulu sampai sekarang kau tidak akan membiarkan seseorang menyentuhmu. Sedikit pun"


Yuura : " Lantas sekarang? Kau bahkan memberikan kepera*anmu pada Jk?"


Y/n hanya tersenyum kecil.


Yuura : " Lalu kalau kau sampai hamil. Apa yang akan kau perbuat?"


Y/n : " aku juga binggung"


Yuura : " Tentu kau harus menikah. Kau tidak bisa membiarkan Jk lepas tanggung jawab".


Y/n : " Kau kan tau aku tidak bisa menikah"


Yuura : " Kenapa? Karena orang tua mu?"


Y/n pun mengangguk.


Yuura : " Y/n a, aku tidak akan memaksamu. Karena aku tau yang kau alami dulu. Tapi tidak semua pernikahan akan berakhir sama"


Y/n : " Aku tahu itu. Tapi setiap memikirkannya aku takut ".


Yuura : " Sudahlah kita tidak usah memikirkan sesuatu yang belum terjadi".


Y/n : " Ayo kita mulai kerja. Cari uang yang banyak. Aku lama tidak ke club. Badan ku kaku"


Yuura : " Bagaimana kalau malam ini? Jadwal merekan hanya fotoshot saja. Kita bebas setelahnya"


Y/n : " Ok."


Yuura : " Kau tidak bilang Jk dulu?"


Y/n : " nanti"


Yuura : " O... Istri teladan" goda yuura.



__ADS_1


__ADS_2