
Seketika ruangan rawat y/n menjadi sunyi. Menyisakan y/n dan Jk yang sedang berbincang serius.
Jk : " Bagaimana ? Maukah kau menikah dengan ku?" pinta Jk.
Terlihat sorot mata yang tulus dimata Kekasihnya itu. Entah apa yang ia perbuat sehingga bisa mendapatkan seorang Joen jungkook.
Jk : " sayang , kenapa malah melamun?" ucap Jk membuyarkan lamunan Y/n.
Y/n : " Oppa" panggil y/n lembut
Jk : " Iya sayang"
Y/n : " Apa kau bahagia sekarang?" tanya y/n
Jk : " Tentu saja. Sangat bahagia bahkan. Kenapa?".
Y/n : " Baiklah. Oppa aku menyerah" ucap y/n
Jk : " Menyerah. Maksudnya?" tanya Jk binggung.
Y/n : " Menyerah. Menyerah dengan cinta tulusmu" menakup wajah Jk dengan kedua tangannya.
Jk : " Jangan bilang?"
Y/n : " Oppa Mari kita menikah"
Akhirnya kalimat yang selama ini Jk sangat inginkan terucap juga dari mulut y/n. Ratusan kali usaha Jk kerahkan agar y/n setuju menikah dengannya.
Jk : " Benarkan. Kau tidak membohongiku" tanya Jk menyakinkan.
Y/n : " Nee oppa. Aku juga ingin memberikan junho keluarga yang utuh. Juga memberi mu cinta yang sempurna"
Jk memeluk y/n erat. Y/n pun membalas pelukan hangat Jk.
Jk : " Terima kasih sayang. Terima kasih" ucap Jk sambil menangis.
Y/n : " Oppa kau menangis?"
Jk : " Tidak. Ini tangis bahagia kok. Aku akan mengurus semua nya agar kita bisa menikah secepatnya".
Kabar baik itu dengan cepat menyebar. Bangtan pun bergantian mengucapkan selamat pada Jk dan y/n.
Keluarga Jk pun turut bahagia mendengar berita bahagia itu.
Y/n : " Oppa" panggil y/n.
Jk : " Kenapa?"
Y/n : " Kalau kita menikah sekarang. Bagaimana dengan hyung mu? dia kan belum menikah?"
Jk : " Gwenchana. Aku sudah meminta ijin nya "
Y/n : " Benarkah. Kau tidak bohongkan".
Jk : " Tidak. Kapan aku pernah bohong".
Y/n sedikit meragukan jk. Karena Jk kebiasaan bercanda dengan hyung nya.
Beberapa hari di rumah sakit akhirnya y/n dan junho diperbolehkan pulang. Rencana nya y/n ingin tinggal di apart nya dibusan tapi oemma dan appa tidak mengijinkannya. Mereka ingin menantunya dan cucunya tinggal bersama mereka.
Y/n pun menurut karena dia tidak bisa menolak apapun keinginan calon mertua nya itu.
Sesampainya di rumah, y/n lalu merebahkan diri di kamar bersama junho yang sedang tidur pulas di sampingnya. Sesekali y/n mengoda anaknya, menoel pipi, hidung dan menciumi nya sampai bangun dan menangis.
Jk : " sayang kasihan junho dong" ucap Jk saat melihat y/n mengoda anaknya tidur.
__ADS_1
Y/n : " Oppa, lihatlah "
Jk : " Lihat apa?" tanya Jk.
Y/n : " Aku yang mengandung, aku yang menyusui kenapa dia hanya mirip dengan mu?" protes y/n.
Jk pun tertawa keras mendengar protes oemma junho.
Y/n : " Kenapa malah tertawa"
Jk : " Kan aku appa nya. kalau tidak mirip aku mau mirip siapa?"
Y/n terus memonyongkan bibirnya.
Y/n : " Nak, kenapa kau mirip appa saja? Kenapa tidak mirip oemma?" ucap protes y/n pada anaknya yang masih balita.
Jk : " Eomma iri ya?" ucap Jk dengan nada mengejek.
Y/n : " Nee. Wae?" jawab y/n kesal.
Jk hanya tertawa melihat tingkah calon istrinya.
Y/n : " Oppa, kau tidak kembali ke seoul? Bagaimana dengan kerjaan mu?" tanya y/n
Jk : " Aku akan kembali ke seoul besok pagi. Tidak apa kan aku tinggal?"
Y/n : " Tidak masalah. Kan ada oemma dan appa"
Jk : " Benar!" tampak Jk ragu.
Y/n : " Paling aku hanya akan sangat merindukanmu" goda y/n
Jk : " Haissshhh" jk kesal.
Y/n : " wae? Ada apa oppa?"
Jk : " Kau berani mengodaku sekarang?" mendekatkan wajah nya ke wajah y/n.
Y/n : " Memang kenapa?" tampak wajah y/n mengoda.
Jk lalu menc*um bibir merah y/n dengan sedikit lum*tan. beberapa saat Jk melepas c*umannya.
Jk : " Saranghe y/n a"
Y/n : " Aku juga saranghe junho appa".
Keesokan harinya Jk sudah berangkat kembai ke seoul. Rencananya ia akan membicarakan dengan pihak agensi tentamg rencana pernikahannya dengan y/n. Memilih waktu yang tepat untuk melaksanakannya.
RUANG LATIHAN
Jin : " JK , kau sudah datang?" ucap Jin saat melihat Jk memasuki ruang latihan.
Jk : " Nee. Aku datang hyung".
Jhope : " selamat datang Jk" peluk jhope.
Jimin : " Appa" ucap jimin lirih.
V : " Selamat datang Jk. Bagaimana keadaan junho?" tanya V
Jk : " Luar biasa. Dia sudah sangat aktif sekarang" Ucap Jk bahagia.
RM : " Syukurlah kalau junho baik - baik saja"
Jin : " Wah.. Kejutan ternyata Jk yang pertama menjadi appa".
__ADS_1
Jimin : " Aku juga tidak menyangka akan secepat ini".
Suga : " Aku jadi ingin punya yoongi kecil. Kalian lihat sendiri junho sangat imut. Dia seperti Jk dalam bentuk kecil" Suga kagum.
Jk hanya terkekeh mendengarnya. Senang rasanya melihat member iri padanya.
Jin : " Apa rencana mu selanjutnya?" tanya Jin
Jk : " Aku mau bicara pada agensi. Kapan aku bisa menikah?"
Jin : " Lebih cepat lebih baik"
Suga : " Benar. Ajaklah jin hyung. Dia kan pintar bernegosiasi"
Jk : " aniya. Biar aku sendiri saja".
Jin : " Betul. Tidak ingin aku temani?" bujuk jin.
Jk : " Tidak hyung. Gwenchana"
Jin : " Baiklah".
Setelah latihan untuk acara esok hari Jk berencana menemui managernim. Jk ingin mendengar solusi dari managernim terlebih dahulu.
Kantor managernim.
Jk : " Managernim" panggil Jk.
Managernim : " Nee. Jungkook a. Ada apa?" tanya managernim
Jk : " Ada yang mau aku bicarakan?"
Managernim : " silahkan duduk dulu".
Jk beranjak masuk dan duduk bersama managernim.
Jk : " Aku akan langsung saja. Kau sudah tau keadaan y/n kan?"
Managernim : " nee"
Jk : " Aku ingin segera menikahi y/n. Menurut mu bagaimana?" tanya Jk dengan wajah serius.
Managernim : " aku juga sudah tau keadaan y/n. Kalian bahkan sudah memiliki putra. Bagaimana mungkin kalian tidak menikah?"
Jk : " Jadi?"
Managenim : " Walaupun waktunya sangat singkat. Menikahlah kalian" ujar managernim.
Jk : " Bisa? Bagaimana dengan..."
Managernim memotong ucapan Jk.
Managernin : " Serahkan semua pada kami. Kau tenang saja"
Jk : " Terima kasih hyungnim".
Managernim : " Sudah seharusnya. Janji setelah ini kau harus bahagia"
Jk : "Nee. Sekali lagi terima kasih hyung" ucap Jk berterima kasih.
Managernim lalu memeluk Jk sambil berbisik.
Managernim : " Aku harap y/n akan selalu bahagia "
♡
__ADS_1
♡