The Assistant

The Assistant
PART XXXVI


__ADS_3


Sudah seharian yuura menunggu perkembangan y/n dirumah sakit tapi belum ada perkembangan apa pun. Polisi juga sudah datang untuk meminta pernyataan dari y/n. saat polisi datang hanya ada yuura dam minho. Yuura sudah menelpon minho untuk membantu menjaga y/n selagi dia bekerja.


Yuura : " Minho a, nunna kerja dulu. kalau ada kabar telp. Mengerti!"


Minho : " Aku tahu. Nunna pergilah. Ada aku disini jangan khawatir".


Minho memang adik yuura yang bisa diandalkan. minho juga sudah menganggap y/n seperti kakaknya juga.


Yuura : " Y/n a, aku pergi dulu. Kau baik - baik disini" kata yuura pamit dari luar ruangan ICU.


Yuura : " Nunna pergi dulu" kata yuura sambil melambaikan tangan.


Minho : " Hati - Hati dijalan"


RUANG LATIHAN BANGTAN


Yuura yang baru memasuki ruangan langsung diberondong dengan pertanyaan dari hyemi.


Hyemi : " yuura ssi, benarkah yang aku dengar? Y/n ssi masuk rumah sakit tadi malam? Bukankah tadi malam dia baik - baik saja?"


Yuura : " hmm. Hanya itu yang bisa beritahu. Aku kerja dulu".


Kabar y/n memang sudah sampai perusahaan tapi alasan sebenarnya masih disembunyikan. Managernim tidak ingin ada yang tahu kejadian sebenarnya. Jadi yang orang tahu y/n sakit typus. Saat yuura sedang membereskan botol minum bangtan, Jk menghampiri .


Jk : " Yuura, bagaimana keadaan y/n pagi ini?" tanya Jk


Yuura : " Masih sama oppa" kata yuura lirih


Tampak wajah kekhawatiran pada Jk. Dia sepertinya tidak bisa konsentrasi selama latihan. Semua tahu kalau Jk sedang memikirkan keadaan y/n yang belum sadar juga.


Jin : " Jk, istirahat saja. Aku tidak tega melihatmu seperti ini"


Suga : " Hari ini kita tidak usah latihan saja"


Jk : " Tidak hyung, kalau y/n tahu dia akan marah. Dia tidak pernah membiarkan dirinya jadi alasan kita bermalas - malasan". Kata Jk lesu.


Rm : " Hyung, bagaimana kita latihan vokal dulu saja. Koreonya kita tinggal penyesuaian saja kan". Bujuk Rm.


jhope : " Benar. Begitu saja".


Akhirnya mereka hanya latihan vokal sambil duduk - duduk santai. Melihat Jk yang lesu membuat mereka iba. Keadaan y/n juga tidak kalah memprihatinkan. Dia belum juga sadar setelah operasi. Kalau seperti itu terus y/n akan dinyatakan koma. Tak kalah lesu dengan Jk, yuura juga beberapa kali menjatuhkan benda yang dia bawa.


Jinyong : " Hei, y/n pasti bisa melalui ini. Dia gadis yang hebatkan" kata jinyong mencoba menyemangati yuura.


Yuura : " Iya oppa. Aku juga tahu. Tapi aku tidak bisa berhenti cemas oppa" kata yuura yang mulai menitihkan air mata.


Jinyong : " Sudah.. Kita berdoa saja. Semoga y/n bisa kuat" kata jinyong sambil merangkul pundak yuura.


Yuura : " ya oppa. Terima kasih tadi malam sudah membantu".


Jinyong : " Hey, jangan bicara seperti itu. Itu bukan apa - apa".


Tiba - tiba Hp yuura berdering.

__ADS_1


Yuura : " Hallo. Minho ada apa?" tiba - tiba yuura menangis histeris membuat semua orang melihat nya.


Jinyong : " Yuura , ada apa? Kenapa kau menangis seperti ini?"


Yuura : " Hiks...hiks... Oppa..." ucap yuura terus menangis.


Jinyong : " Ada apa?" tanya jinyong makin penasaran.


Yuura : " Y/n.. Y/n oppa.. Hiks...hiks..."


jinyong : " Y/n ssi kenapa? Bicara yang jelas!"


Jk : " Ada apa?"


Jinyong : " Entahlah. dia menangis terus"


Yuura : " jungkook oppa. Y/n a....y/n a....."


tanpa mendengarkan kalimat yuura selanjutnya Jk langsung berlari kencang keluar ruangan latihan.


Jimin : " Jk. MAU KEMANA?" teriak jimin tapi tidak dikubris Jk. Dia hanya terus belari. Melihat Jk yang berlari dengan panik membuat semua khawatir.


Jin : " Yuura , Ada apa?"


Yuura : " jin oppa. Kenapa jungkook oppa lari. Dia mau kemana?"


Jin : " Itu yang mau aku tanyakan padamu?"


Yuura : " Hiks... Hiks.. Aku.. cuma.. Mau bilang y/n sudah SADAR". Kata yuura sedikit berteriak. Tampak wajah yuura ada senyuman lega. Dia sangat senang mendengar kabar tersebut.


Jin : " Benarkah! syukurlah kalau dia sudah sadar."


Jin : " Haishh anak itu. Jinyong susulah dia sebelum dia membuat keributan nanti".


Jinyong : " baik hyung".


Jinyong bergegas lari mengikuti Jk.


Jin : " Barusan dia sangat lemas. Kenapa dia bisa berlari secepat itu?"


RUMAH SAKIT H.


Jk bergegas lari setelah turun dari mobil meninggalkan jinyong di belakang. Dia langsung menuju ruang ICU.


Tapi dia tambah kalut melihat y/n tidak ada di dalam ruang ICU.


Jk : " Suster, pasien yang sebelumnya disini dimana?" tanya Jk.


Suster : " Nona Bae y/n ssi?"


Jk : " benar bae y/n. Dimana dia?" terlihat wajah Jk cemas menunggu jawaban suster.


Suster : " nona bae sudah dipindahkan ke ruang rawat".


Jk : " Apa?"

__ADS_1


Suster : " Benar. Tadi pagi dia sudah sadar. Keadaannya juga membaik jadi kami pindahkan ke ruang rawat"


Jk : " Kamar rawatnya dimana?"


Suster : " Ada di lantai 4 tuan"


Seketika Jk berlari menuju lantai 4. Saat membuka pintu ruang rawat Jk melihat orang yang paling dia cintai masih terbaring lemas tapi sudah membuka matanya.


Y/n yang masih setengah sadar melihat Jk berdiri di depan pintu. Lalu merentangkan tangan ingin memeluk Kekasihnya itu.


Y/n : " Jungkook ssi. Kemarilah" kata y/n pelan.


Jk langsung masuk dan memeluk y/n pelan.


Jk : " Sayang, kau baik - baik saja kan? Masih sakit?"


Y/n : " aku sudah baik - baik saja. Aku sudah bisa memelukmu kan?" Kata y/n yang masih memeluk lembut Jk.


Y/n : " Jungkook ssi, Kau menangis?" tanya y/n yang samar mendengar isakan tangis Jk. Y/n melepaskan pelukannya dan melihat Jk sudah menangis.


Y/n : " Jangan menangis. Maaf membuat mu khawatir" kata y/n sambil menghapus air mata Jk.


Jk : " Aku hanya senang kau sudah baik - baik saja."


Y/n : " Aku sudah baikan. jangan menangis Lagi. Malu dilihat orang nanti".


Jk hanya tertawa mendengar y/n sudah bisa mengodanya.


Y/n : " Nah, begitu. Senyum jangan menangis lagi"


Jk lanjut memeluknya lagi.


Y/n : " Ugh... Bayi besarku. Kau kelihatan cemas sekali hah.."


Jk : " Hmm. Aku takut tidak bisa bersamamu lagi".


Y/n : " Tidak mungkin. Dengar aku tidak akan meninggalkanmu kalau bukan kau yang menyuruhku. Mengerti!"


Jk malah mempererat pelukannya.


Y/n : " Jungkokk ssi, pelan sedikit. Luka ku masih sakit"


Jk : " maaf". Jk melepaskan pelukannya. Jk memandang dalam y/n yang masih tampak pucat tapi masih terlihat cantik.


y/n : " Ada apa? Kenapa menatapku seperti itu?"


Jk : " Y/n ssi saranghe.." y/n hanya tersenyum mendengar kata cinta dari Jk.


Y/n : " Aku tahu" kata y/n sambil tersenyum kecil.


Cup..cup..cup.. Jk menciumi wajah y/n tanpa henti. Terlihat Jk sangat lega melihat y/n yang sudah sadar.


Y/n : " Hentikan ah"


Jk : " Terima kasih sudah baik - baik saja".

__ADS_1




__ADS_2