The Assistant

The Assistant
PART XLIX


__ADS_3

Y/n mulai membuka mata perlahan. Ia pun seperti bangun dari tidur panjangnya. Ia melihat sekeliling sambil membenarkan posisi tidurnya. Sedetik kemudian dia memikirkan mimpi yang ia alami barusan.


Y/n : " Jungkook a, aku merindukanmu" ucap y/n lirih.


CEKLEK.


Pintu kamar mandi terbuka. Betapa kagetnya y/n melihat orang yang keluar dari kamar mandi. Ternyata orang yang selama ini sangat ia rindukan.


Y/n : " Jungkook a " ucap y/n terkejut


Y/n : " Bagaimana kau bisa...." kata y/n masih terkejut.


Jk : " Sayang, kau sudah bangun?" ucap Jk santai tidak menanggapi y/n.


Y/n : " Bagaimana kau tau?" tanya y/n masih syok.


Jk : " Itu tidak penting. Yang penting sekarang kau dan bayi kita" ucap Jk mendekati y/n di atas kasur.


Y/n : " Pergilah. Bagaimana kalau ada yang melihatmu?" khawatir y/n


jk : " Kau tidak perlu memikirkan itu. Sudah ada yang mengaturnya. Apa kau tidak ingin menjelaskan sesuatu padaku?" tanya Jk menunjuk perut y/n yang sudah membuncit.


Reflek y/n menutupi perutnya dengan selimut.


Y/n : " Tidak" jawab singkat y/n.


Jk menarik kursi dekat dengan y/n lalu duduk dan mengenggam tangan y/n.


Jk : " Sayang, maafkan aku. Aku yang salah. Aku tidak tau lagi harus bagaimana cara meminta maaf padamu. Aku mohon biarkan aku mememanimu dan bayi kita". Ucap Jk sambil menahan air mata.


Y/n hanya diam dan melihat ke arah lain takut Jk melihat air matanya yang sudah jatuh.


Jk : " Sayang, tolonglah. Aku sangat mencintaimu dan bayi kita. Kesehatanmu juga tidak baik - baik saja kan. Terima aku lagi disisi mu. Aku ingin menjagamu dan bayi kita "


Jk terus membujuk y/n agar tidak mengusir Jk. Tapi y/n masih tetap diam tak menghiraukan Jk. Tiba - tiba yuura masuk dengan membawa bubur pesanan mu.


Yuura : " Jk , ini buburnya"


Yuura yang kaget melihat y/n sudah sadar berlari menghampiri y/n.


Yuura : " Y/n a, kau baik - baik saja kan?" kata yuura cemas.


Y/n : " Kau yang memberitahu dia?" tanya Y/n ketus


yuura : " Maaf. Aku panik mendengar kau masuk rs lagi" yuura mencoba membela diri.


Jk bangkit dan mengambil buburnya hendak menyuapi y/n.


Jk : " Makan dulu" Menyuapkan bubur ke mulut y/n.


Y/n : " Tidak perlu" tolak y/n.


Jk : " aku tau kau tidak bisa makan banyak. Tapi setidaknya coba dulu" bujuk Jk.


Selama kehamilan y/n tidak bisa makan banyak dan itu membuatnya lemah dan bayinya pun mengalami kekurangan berat badan. Mau tak mau y/n membuka mulutnya. Dan juga dia lapar. Yuura terkejut y/n bisa menghabiskan bubur nya tanpa sisa.


Yuura : " Y/n a , benarkan apa yang pernah aku katakan. Tangan Jk yang bisa membuatmu makan banyak".


Jk pun tersenyum penuh arti.


Jk : " Masih lapar? Ingin makan yang lain?" tawarkan Jk.


Y/n menganggukkan kepala. Dia memang masih sangat lapar.


Jk : " Kau ingin makan apa? Akan aku belikan" tanya Jk.


Y/n : " Jeruk. Aku ingin jeruk" ucap Y/n manja.


Jk : " Baiklah. Yuura?"


Yuura : " Aku tahu. Tunggu dulu aku belikan" yuura pun pergi meninggalkan ruangan.


Tinggal y/n dan Jk sendirian.

__ADS_1


Jk : " Boleh pegang?" tanya Jk ingin memegang perut buncit y/n.


Y/n pun hanya mengangguk mengiyakan permintaan Jk.


Jk mulai mengelus lembut perut y/n.


Jk : " Nak, bagaimana kabarmu disana? Kau harus baik - baik saja. Jangan menyusahkan oemma . Kau tau kan?"


Y/n merasakan gerakan dalam perutnya begitu pula Jk.


Jk : "Sayang, dia mendengarku" terlihat senyum merekah dibibir Jk. Tak percaya bayinya akan merespon ucapannya.


Jk : " sayang, ini appa."


Y/n terkekeh melihat tingkah Jk.


Jk : " sayang tolong bantu appa. Bujuk oemma mu agar appa bisa bersamamu dan juga oemma mu?" ucap Jk yang kini membisikan nya diperut mu.


Y/n : " Jungkook a, aku mohon pergilah, sebelum ada yang tahu" y/n memohon.


Tapi Jk tidak menghiraukannya.


Jk : " Sebenarnya apa yang kau ingin aku lakukan? " tanya Jk.


Y/n pilun binggung ingin menjawab apa.


Jk : " Apa karena karir ku kau membuangku? Atau karena hal lain?".


Y/n : " Aku hanya tidak ingin menjadi penghambat karir kalian" ucap Y/n lesu.


Jk : " Kenapa besar sekali pengorbanan yang harus ku bayar demi karir ini? Tidak semua yang kau takutkan akan terjadi. Y/n ssi"


Y/n : " Tapi?".


Jk : " Aku yakin para fans akan bisa menerima nya . walaupun butuh waktu yang lama". Jk mencoba meyakinkan y/n.


Namun upaya yang Jk lakukan belum sepenuhnya diterima y/n. Karena beban yang akan diterimanya dan anak nya kelak juga menjadi pertimbangannya.


Beberapa hari kemudian y/n sudah diperbolehkan pulang. Keadaannya jauh lebih baik dari sebelumnya. Semenjak ada Jk ia bisa makan lebih teratur lebih banyak dan lebih bergizi. Kondisi bayinya pun mulai aktif setiap saat dan kadang membuat y/n kesakitan karena aktifnya.


Jk : " wae?" tanya Jk khawatir.


Y/n : " Bayinya menendang. Sakit".


Jk : " Aku pikir ada apa? Sayang, pelan² saja kasihan oemma " kata Jk memperingatkan bayinya sambil mengelus perut y/n lembut.


Y/n hanya tertawa kecil melihat tingkah Jk. sejak datang Jk selalu mengajak bicara bayinya, y/n pun sudah terlihat biasa dengan tingkah Jk.


Jk : " dokter bilang Nanti siang kau boleh pulang". Ucap Jk


Y/n : " Good"


Jk : " Yuura sudah mengurus administrasinya"


y/n : " Baiklah. Kau akan kembali ke seoul kan?" tanya Y/n.


Jk : " Anniya, aku akan disini denganmu" ucap Jk


Y/n : " disini, di Busan?"


Jk : " Ya, disini dibusan. denganmu".


Y/n : " Kenapa? Kau tidak ada jadwal?" tanya Y/n heran.


Jk : " tidak. Sudah aku kerjakan sebelum kesini".


Y/n : " Benarkah? Kau tidak membohongiku kan?" tanya y/n curiga.


Jk : " Tidak sayang"


Y/n merasa curiga dengan Jk. Mana mungkin jadwal Bangtan sekarang kosong. dari info yang di dapatnya bahwa bangtan ssdang promosi besar² untuk album baru juga ada colaborasi yang mengharuskan mereka keluar negri.


Y/n : " Jungkook ssi, kau tau kan aku bagaimana? Aku tidak ingin jadi alasan yang menghambat karir kalian."

__ADS_1


Jk : " aku tau. Tapi aku memang tidak bohong. Hari ini tidak ada jadwal. Besok lusa baru aku kerja lagi" Jk menjelaskan.


Y/n : " Benarkah?" y/n masih curiga.


Jk hanya membelai rambut y/n dengan lembut.


Jk : " Aku tau kalau aku melakukannya kau akan marah. Jadi aku tidak pernah melakukannya."


Y/n : " Baiklah. Aku percaya padamu tapi..."


Belum menyelesaikan ucapannya yuura masuk tiba - tiba


yuura : " Jk, y/n sudah boleh pulang. Ayo siap²"


Jk : " sudah aku siapkan. Tinggal nunggu ibu hamil ini saja". ucap Jk.


Y/n mencoba untuk turun dari kasur dibantu Jk. karena perut besarnya lumayan menghambat pergerakannya.


Yuura : " Y/n a, kenapa perut buncitmu membuatmu makin cantik" ledek yuura.


Y/n : " Kau mengejek ku"


Yuura : " Tidak. Benarkan yang aku bilang Jk?"


Jk : " Ehmm. Sangat cantik" puji Jk.


Yuura : " Memang bayimu laki - laki atau perempuan? Kau sudah USG?"


Y/n : " sudah" jawab y/n singkat.


Jk : " Lalu bayi kita laki - laki apa perempuan?" tanya Jk penasaran.


Y/n : " Rahasia!"


Jk : " Yak, y/n a".


Y/n : " Laki - laki. Dia laki - laki" ucap y/n gemas melihat tingkah Jk.


Jk : " Benarkah? Oemma pasti senang punya cucu laki- laki".


Y/n : " MWO! OEMMA!"


Jk terkejut mendengar Y/n berteriak kaget.


Y/n : " Kau memberitahu oemma mu?"


Jk : " nee"


Y/n : " Yak, Jungkook ssi"


Jk : " Kenapa? aku bertaruh nyawa memberitahu oemma. dia hampir membunuhku".


Y/n : " Haiish". " yuura, ayo kita pulang" meninggalkan Jk.


Jk : " Y/n a Aku antar".


Y/n : " Tidak perlu. Kau pulang kau rumahmu sendiri."


Jk : " Tidak. Aku ingin dengan mu".


Y/n : " Yak, kau lupa kita sudah putus".


Ucapan yuura cukup mengejutkan Jk. Tapi memang benar hubungan mereka sudah berakhir. Dan Jk yang memutuskannya.


Jk : " Tapi bayinya bagaimana?"


Y/n : " Ini bayiku"


Jk : " Y/n a jangan begitu padaku" Jk memohon.


Y/n : " Pulanglah" Perintah y/n


Jk : " Tidak. Aku akan ikut denganmu".

__ADS_1




__ADS_2