
Sudah tiba hari dimana ibu y/n akan mulai dikremasi. Hanya ada y/n dan minho yang menghadiri. karena ibu y/n memang tidak memiliki kerabat jauh maupun dekat. Y/n yang mencoba tabah menangis histeris saat ibunya mulai di kremasi.
Y/n : " eomma....eomma..." kata y/n lirih. Minho dengan sigap memeluk pundak y/n.
Minho : " Nunna, gwenchana. Gwenchana. Menangislah.. Ada aku disini". Ucap minho menenangkan y/n walaupun dia sendiripun menangis.
Setelah selesai kremasi y/n terduduk lemas. Sejak ibunya meninggal dia memang tidak nafsu makan. Hingga akhirnya dia lemas tak berdaya. Sesaat akan terbuyung lemas minho menangkap y/n.
Minho : " Nunna ". Y/n akhirnya tumbang.
Tanpa pikir panjang minho membawa y/n ke Rumah sakit.
Inggris, Uk.
Yuura mulai sibuk menyiapkan persiapan bangtan yang akan konser. dari baju, aksesori, konsumsi semua - mua nya. Apalagi karena y/n yang absen jadi beban kerjaan yuura, jinyong dan soobin menambah.
Sebelum konser dimulai besok para bangtan mulai rehearsal. Saat rehearsal berakhir yuura kembali ke hotel dan mencoba mendapatkan kabar y/n.
Yuura : " Minho, bagaimana kabar y/n?".
Minho : "sekarang dia baik² saja, tapi kemarin dia sempat masuk rumah sakit karena kecapekan".
Yuura : " Apa!"
Minho : " tenanglah. Sekarang dia baik² saja, dan dia sudah dirumah sekarang"
yuura : " Aku ingin bicara padanya"
Minho lalu memberikan teleponnya kepada y/n.
Minho : " Nunna, yuura nunna nih". Menyodorkan hp.
Yuura : " Y/n a , gwenchana?"
Y/n : " tentu saja, bagaimana disana?"
Yuura : " Baik. Semua aman, hanya saja aku kesuliatan karena tidak ada dirimu. Biasanya aku mengandalkan mu kalau ke luar negeri. Sekarang susah".
Y/n : "Maaf. Kau jadi kesulitan "
__ADS_1
Yuura : " tidak apa². Kau sudah membaikkan?".
Y/n : " bangtan bagaimana?"
Yuura : " biasa saja. Hanya Jk yang galau karena kau tidak ada".
Y/n : " Benarkah?"
Yuura : " ehm. Dia seperti memikirkan sesuatu. Tapi entahlah ".
Y/n Hanya tertawa kecil. Tiba - tiba bel pintu kamar yuura berbunyi.
Ding...dong.
Yuura : " sebentar aku buka pintu dulu ". Yuura lalu membuka pintu. Ternyata Jk.
Yuura : " Ada apa Jk? kau butuh sesuatu".
Jk : " tidak, aku ingin menanyakan kabar y/n ".
Yuura : " Tanya saja sendiri. Aku sedang Videocall dengan y/n ".
Jk lalu masuk ke kamar yuura.
Yuura : " Y/n , ada yang mencarimu?".
Y/n : " Siapa?"
Jk : " Y/n sii, bagaimana kabarmu?"
*Jungkook sii* batin y/n
Y/n : " Jungkook sii, bagaimana kabarmu?"
Jk : " baik, Kau bagaimana?"
Y/n : " Aku baik² saja".
Jk : " syukurlah kalau begitu".
__ADS_1
Y/n : " Maaf, kau jadi kesulitan karena aku "
Jk : " Tidak. Siapa bilang?"
Y/n : " Benarkah. Syukurlah kalau begitu".
Jk : " kau benar tidak akan ikut tour kali ini?"
Y/n : " ehm. Kenapa?"
Jk : " Kita akan lama tidak bertemu"
Y/n : " Maaf"
Jk : " tidak apa². Aku hanya akan merindukanmu".
Yuura : " Ya. Kalian sudah pacaran atau bagaimana? Kalian seperti sepasang kekasih tau tidak?"
Jk tidak mengindahkan kata² yuura.
Jk : " kalau kau tidak suka pergilah keluar".
Yuura : " Ini kamarku"
Jk : " ah.. Benar. Tadi jinyong mencarimu".
Yuura : " benarkah?". Yuura lalu keluar dan mencari jinyong seperti kata Jk dan meninggalkan Jk yang menelpon y/n.
Jk : " y/n sii"
Y/n : " ye, ada apa?"
Jk : " aku merindukanmu, bisakah kalau urusanmu sudah selesai kau menyusul ku kesini?" pinta Jk.
Y/n tidak langsung menjawab. Dia hanya diam dan menunduk.
Jk : " kalau tidak bisa , tidak apa²". Ucap Jk agak kecewa. Jk tidak bisa memaksakan kehendaknya apalagi y/n sedang berduka.
Y/n : " Jungkook sii, maaf ya..."
__ADS_1
Jk : " ehm".