
Setelah kejadian itu Jk tidak pernah mengunjungi y/n lagi. Jk yang berjanji akan menjaga y/n setelah encore pun juga tak kunjung datang. Telepon dari y/n pun tidak diangkat lagi. Y/n mendapat kabar Jk hanya dari telepon yuura.
Yuura : " Aku tidak tahu apa yang terjadi padanya. Dia sekarang seperti biasa tapi dia latihan lebih keras saja. Sampai membuat member lain khawatir" kata yuura di telepon.
Y/n : " Baiklah. Aku tahu. Terima kasih yuura".
Yuura : " Kapan kau keluar rumah sakit. Biar aku jemput"
Y/n : " tidak perlu. Kita ketemu di perusahaan saja"
Yuura : " YAK. Jangan macam - macam. Kau belum sembuh. Kau mau keluar rumah sakit". Kata yuura khawatir.
Y/n : " Aku baik - baik saja"
yuura : " y/n ssi. Kau ini. Nanti kalau terjadi sesuatu padamu bagaimana?"
Tuuut...tutt...tut...
Y/n mematikan telepon yuura.
Y/n lalu memangil perawat menyuruh mereka mengurus dokumen karena dia ingin keluar rumah sakit saat itu juga. Walaupun perawat sudah mencegahnya y/n tetap kekeh ingin keluar rumah sakit hari itu juga.
PERUSAHAAN HY
Beberapa jam kemudian. Yuura yang menganggap ucapan y/n hanya candaan saja melanjutkan aktifitasnya.
*Apa dia serius. Bagaimana kalau dia nekat* Batin yuura.
jinyong : " Yuura ssi" panggil jinyong.
Yuura : " Ya oppa"
Jinyong : " Ambil custom bangtan ini. Suruh mereka ganti kalau sudah selesai make up"
Yuura : " Ya oppa"
Yuura lalu mengambil custom dari tangan jinyong lalu menuju ke ruang make up bangtan. Tiba - tiba sebuah tangan mungil mengambil beberapa custom dari tangan yuura.
Yuura : " Gamsahamida" ucap yuura berterima kasih. Namun dia langsung terkejut lantaran yang membantunya ternyata y/n yang harusnya ada di rumah sakit.
Yuura : " YAK, APA YANG KAU LAKUKAN DISINI?" tanya yuura sambil berteriak.
Y/n : " Pelankan suaramu ah.."
Yuura : " apa yang kau lakukan? Kau harus istirahat"
Y/n : " Aku hanya ingin menemui Jungkook lalu pulang kok, tapi aku melihatmu kesulitan jadi aku bantu sebentar"
Yuura : " Tapi kau harusnya istrahat, nanti kalau luka ku berdarah lagi bagaimana?"
y/n : " Tidak, selama aku tidak banyak bergerak. Sudah ayo kita bawa custom ini dulu"
Yuura : " Tapi...."
Y/n : " Sudahlah."
Y/n dan yuura berjalan beriringan menuju ruang make up. Yuura berkali - kali meminta y/n untuk pelan - pelan dan berhati - hati.
yuura membukakan pintu untuk y/n. Saat masuk ruang make up semua orang terkejut melihat y/n membawa baju bangtan.
Jinyong : " Y/n ssi , apa yang kau lakukan disini?" kata jinyong terkejut.
Y/n : " Aku hanya sebentar oppa".
Setelah meletakkan custom bangtan digantungan y/n lalu mencari Jk. y/n melihat ke sekeliling namun tidak menemukan Jk dimana pun.
Y/n : " Namjoon oppa, Jungkook dimana?" tanya y/n sambil menepuk pundak RM.
RM : " Y/n ssi, apa yang kau lakukan disini? Bagaimana dengan lukamu?"
Jimin : " Yak, y/n ssi kau kenapa ada disini?"
Jin : " Kau lari dari rumah sakit ya"
Y/n diberondong dengan pertanyaan oleh semua member.
Y/n : " semuanya, Aku baik - baik saja. Tenang lah. Yang penting jangan biarkan aku bergerak berlebihan"
Jin : " Kau membahayakan dirimu sendiri"
Y/n hanya tersenyum.
Suga : " Jk , ada di belakang. Sebentar lagi dia da..." belum selesai suga bicara Jk sudah datang dengan ngos ngosan. Ternyata Jk dapat kabar kalau y/n datang mencarinya.
Jk : " Yak, apa yang kau lakukan disini?"
Y/n lalu bergegas menghampiri Jk yang sepertinya marah.
Y/n : " aku ingin bicara padamu"
Y/n lalu menarik tangan Jk menuju suatu tempat yang sepi.
Jk : " Kau ini nekat ya. Lukamu saja belum sembuh benar kenapa kau sampai datang kemari. Apa rumah sakit mengizinkan mu keluar?"
Y/n : " Siapa suruh teleponku tak diangkat. tidak datang menjengukku juga"
Jk : " Jangan banyak alasan. Kembali ke rumah sakit sekarang.!"
Y/n : " tidak bisa"
__ADS_1
Jk : " Kenapa tidak bisa?"
Y/n : " Aku sudah keluar rumah sakit"
Jk : " APA!! "
Y/n : " Jungkook ssi, kau marah padaku?"
Jk hanya diam saja.
Y/n : " Jungkook a..."
Y/n : " Jungkook ssi"
Y/n : " Sayang, bicaralah padaku?"
Melihat tingkah y/n yang manja Jk tak kuat menahan tawa lagi. Akhirnya dia mulai tersenyum kecil.
Y/n : " Begitu donk. Jangan marah padaku"
Jk lalu memeluk y/n erat. Y/n pun membalas pelukan Jk.
Y/n : " Maafkan aku. Aku tidak pernah bermaksud seperti itu padamu. Aku panik waktu itu".
Jk : " Sudahlah. Tapi jangan ulangi lagi"
Y/n : " Tidak akan aku ulangi"
Jk : " Janji"
Y/n : " janji".
Jk : " Kau akan menuruti ku kan."
Y/n : " Hmm" y/n mengangguk.
Jk : " Aku harus prarecording. Kau tunggu aku di apartemenku"
Y/n : " Ah... Apartemen mu. Kenapa?"
Jk : " Aku tidak akan membiarkan mu pulang ke apartemen mu yang berbahaya itu"
Y/n : " Tapi.."
Jk : " Tidak ada tapi...tapi an. Tunggu aku disana".
Y/n : " Baiklah" y/n hanya menurut saja daripada jk marah lagi.
Jk : " Tunggu aku pulang. Mengerti. Aku tidak akan lama" kata jk sambil mengecup kening y/n lalu turun mengecup bibir y/n.
Y/n : " Hmm"
y/n : " Iya..iya... Bawel amat". Ucap y/n sewot.
Jk : " Anak baik" sambil mengusap- usap rambut y/n.
APARTEMEN JK
Y/n yang tidak ingin Jk marah menuruti kemauan jk untuk menunggunya di apartemen Jk. Dengan alasan Apartemen y/n tidak aman. sesampainya di apartemen Jk, y/n merebahkan diri di sofa dengan hati - hati karena luka nya memang belum sembuh benar. Benar saja karena banyak bergerak tadi telibat noda darah dibaju y/n.
Y/n : " Aishhh. Kenapa berdarah sekarang? Kalau Jk tahu pasti marah lagi dia?"
Dengan cepat y/n menuju kamar mandi membersihkan luka dan ingin menganti baju tapi y/n tidak membawa baju ganti.
Y/n : " Aku harus ganti dengan apa?"
Melihat sekeliling tidak ada baju sama sekali. Akhirnya dia memakai baju Jk. Karena size baju Jk semuanya oversize y/n seperti memakai dress. Segera dia mencuci baju nya yang ada noda darah.
Y/n : " Lapar. Makan apa aku ?"
Melihat isi kulkas Jk sebentar. Hanya ada beberapa bahan makanan saja. Y/n lalu memasak dengan bahan seadanya.
Setelah memasak dan menyantap masakannya, dia kembali merebahkan diri di sofa dengan lebih hati - hati. Sambil menunggu Jk pulang y/n menyalakan tv. Lama kelamaan kantuk menyerang y/n. Dalam hitungan detik y/n sudah jatuh di alam mimpinya.
Pukul 10.00 malam Jk baru memasuki apartemennya. Saat masuk dia memanggil y/n tapi tidak ada sahutan hanya suara tv yang menyala.
Jk : " Kenapa dia tidur disini?" kata Jk saat melihat y/n yang tertidur di atas sofa.
Jk duduk dipinggir sofa dan memandang y/n yang tertidur lelap. menyentuh lembut pipi y/n, menyingkirkan rambut yang menganggu di surai y/n.
Jk : " Cantik sekali". Kata Jk mengagumi wajah pacarnya itu. Tiba - tiba y/n bergerak dan membuat Jk terjatuh ke bawah sofa. Saat bergerak tidak sengaja baju y/n tertarik atas jadi bagian bawah y/n terlihat oleh Jk. Walaupun y/n masih memakai underwear. Terlihat paha y/n yang mulus membuat Jk jadi salah tingkah. Jk langsung berdiri dan melonggarkan bajunay.
Jk : " wahh... Y/n kau sengaja ya" sambil mengipas ipas wajah nya yang merah.
Jk : " lebih baik aku bersih - bersih dulu"
Jk lalu bergegas menuju kamar mandi. Terdengar suara air di kamar mandi membuat y/n terbangun.
Y/n : " dia sudah pulang ya.. Kenapa tidak membangunkanku?" y/n lalu menghampiri Jk di kamar mandi.
Tok..tok..tok..
Y/n : " Jungkook a, kau kah itu?"
Jk : " hmm" ucap Jk dari balik pintu kamar mandi.
Y/n kembali duduk disofa sembari menunggu Jk membersihkan diri. Setelah beberapa menit Jk keluar dan melihat y/n duduk santai melihat tv.
Jk : " Aku membangunkanmu"
__ADS_1
Y/n : " Nee. Karena suara air mu aku jadi terbangun"
Jk : " Maaf. Aku tidak sengaja" kata Jk menyesal.
Y/n : " Kemari lah kau kenapa jauh sekali" ajak Y/n karena Jk hanya berputar - putar disekitar dapur.
Jk : " Sebentar. Tidak sabaran " Kata Jk menghampiri y/n disofa.
y/n : " Ah.. Aku meminjam bajumu bolehkan?"
Jk : " Tentu saja boleh. Pakailah semua bajuku kalau kau mau?"
Y/n : " Bolek aku jual?" Kata y/n bercanda.
Jk : " Ngelunjak ya..." Kata Jk sambil tertawa.
Y/n pun ikut tertawa bersama Jk. Mereka tahu kalau itu hanya bercanda saja.
Jk : " Tapi dimana bajumu?"
Y/n : " Tadi kena saus saat makan jadi aku cuci".
Y/n tidak bisa bilang bajunya kena darahnya, bisa - bisa terjadi perang dunia lagi.
Jk : " Kau sudah makan?"
Y/n : " Tadi aku lapar jadi aku memasak bahan makanan yang tersisa dikulkasmu"
Jk : " Maaf, beberapa Hari tidak pulang jadi tidak ada bahan masakan"
Y/n : " tidak masalah. Aku bisa makan apapun".
Jk : " Kau masih lapar? Perlu kita pesan makanan?"
Y/n : " kau Lapar tidak? "
Jk : " Aku tidak begitu lapar. Kenapa?"
Y/n : " Aku ingin ayam goreng"
Jk : " baiklah. Aku pesan ayam".
Y/n : " Yeee. Akhirnya bisa makan ayam lagi"
Jk : " dasar anak kecil" ejek Jk.
Y/n : " Kau bahkan lebih kekanak - kanakan daripada aku"
Jk : " tidak"
Y/n : " iya "
Jk : " Tidak "
Y/n : " iya"
Jk : " Tidak"
y/n : " Sudah. Tidak ada habisnya kalau denganmu"
Y/n yang lelah bertengkar dengan Jk merebahkan diri di pelukan Jk. Y/n terlihat nyaman dalam pelukan Jk.
Jk : " Kau lelah"
Y/n : " tidak. Aku kan baru bangun tidur tadi"
Jk : " luka mu baik - Baik saja?"
Y/n : " Hmm. Hanya buat aku terlalu banyak bergerak saja".
Jk : " Kalau masih sakit kita kembali saja ke rumah sakit. Bagaimana?"
Y/n : " tidak. Aku tidak mau".
Jk : " Kenapa?"
Y/n : " aku tidak bisa melihat my setiap saat" rayu y/n.
Jk : " Yak, hentikan."
Y/n : " Kenapa? Malu?" goda y/n melihat wajah merah Jk.
Jk : " Tidak".
Entah apa yang merasuki y/n malam itu, tiba - tiba saja dia jadi genit terhadap Jk.
Y/n : " nyaman sekali seperti ini"
Jk : " Kau suka begini?"
Y/n : " Suka. Nyaman sekali. Jadi ingin tidur lagi"
Jk : " jangan tidur dulu nanti ayamnya siapa yang makan?"
Y/n : " ah Lupa"
Jk : " Dasar " kata Jk sambil mencubit hidung y/n.
♡
__ADS_1
♡