
"JOEN JUNGKOOK KEMARILAH"
Samar - samar jk memdengar suara jin yang berteriak memanggil namanya. Saat membuka mata jk tidak melihat y/n disampingnya.
Jk : " Kemana dia?" gumam jk sendiri.
Saat membuka pintu kamarnya ternyata apart nya sudah penuh orang. Para member mendengar Jk yang sakit langsung datang menjenguk Jk.
Jk : " Ada apa ini? apa yang kalian lakukan disini?"
Jin : " Wah.. Kami mengkhawatirkanmu."
Suga : " Bagaimana keadaanmu? Sudah baikkan?"
Jk : " Nee"
Jimin : " tentu saja. kan yang merawat y/n, bagaimana tidak sembuh. Iya kan Jk?"
Jhope : " O... Jk...Jk.. " goda jhope.
Jk : " Hyung..." Jk malu.
Y/n : " Jin oppa, bisakah kau singkirkan mereka? Aku jadi tidak bisa memasak ". Ucap y/n dari dapur.
Y/n dan yuura sedang memasak tapi V dan jimin malah menganggu mereka. Jadi masakan nya jadi tidak selesai².
Jin : " YA, Kalian berdua kemarilah atau ku seret". Ucap jin mengancam.
Jimin : " Hyung. Aku juga ingin bisa memasak" renggek jimin.
Suga : " Jimin a. Kau bisa belajar dari ku besok" Ucap suga
Jimin : " Anniya. Masakan y/n lebih enak"
Suga : " Awas saja kalau nanti minta aku masakan ya.." ucap suga kesal.
Jimin : " Hyung, jangan begitu!"
Y/n : " jimin ssi, kalau mau belajar boleh. Tapi pertama perhatikan saja dari sana" tunjuk y/n ke kursi di depan meja dapur.
Jimin : " Arraso." jimin menurut. tapi V hanya diam mematung.
Y/n : " kau kenapa masih disini?"
V : " Aku juga duduk?"
Y/n : " Tentu saja. Duduklah?"
V pun menurut lalu ikut duduk bersama jimin.
Selama memasak y/n dibantu yuura yang harus terpaksa ikut datang karena y/n yang memintanya. Padahal barusan dia pulang dari club malam.
Y/n : " Kau pulang jam berapa?" tanya y/n sambil memotong sayuran.
Yuura : " Barusan. Kau keterlaluan. Memanggil ku kesini padahal aku ingin tidur. Aku lelah kau tau?"
Y/n : " Maaf. Aku tidak bisa menghadapi mereka bertujuh sendirian. Kau tau sendiri?"
Yuura : " aku hanya membantu memasak kan. Setelah itu aku pulang. Aku sudah tidak bisa bertahan lagi".
Y/n hanya tertawa melihat lingkaran hitam di mata yuura.
Y/n : " Maaf. Baiklah kau pulanglah"
Yuura : " Sekarang boleh?"
Y/n : " Ya. Pergilah. Aku kasian padamu"
yuura : " Kau yang membuatku jadi begini. Menyuruhku datang hanya untuk memasak. Padahal hari ini aku libur. Aku ingin tidur seharian"
Y/n : " Iya. Maaf. pulang dan tidurlah".
Yuura : " Benar. Aku pergi" tanpa basa basi yuura langsung pergi tak lupa berpamitan dengan para member.
Yuura : " yoerobun, aku pamit dulu"
jhope : " Yuura ssi mau kemana?"
Yuura : " Pulang oppa. Aku belum tidur dari semalam".
Jin : " Memang kau darimana?" tanya jin
Jk memotong omongan yuura.
Jk : " Klub malam".
Yuura membelakkan mata. mengetahui Jk mengetahui kebohongan y/n. Yuura hanya bisa tersenyum kecil.
Tanpa basa basi yuura langsung pergi takut jk akan mempermasalahkan itu nanti.
Setelah yuura pergi tinggalah y/n yang memasak sendiri.
Suga : " Mau aku bantu?" suga menawarkan bantuan.
Y/n : " Tidak perlu oppa. Kau duduk saja disana".
suga : " Benar. Kau tidak perlu bantuan?"
Y/n : " tidak. jimin ssi dan Taehyung ssi, kalian juga pergilah".
Mereka berdua hanya menuruti ucapan y/n.
Setelah sejam berkutat di dapur akhirnya selesai juga masakan y/n.
Y/n : " Jungkook ssi, bisa kan nanti bersihkan setelah makan?
Jk : " Memang kau mau kemana?" tanya Jk penasaran.
Y/n : " aku harus ke Hy" ucap sambil menata meja makan.
Jk : " Bukan nya kita libur?"
__ADS_1
Y/n : " managernim ingin bertemu denganku?"
Jk : " untuk apa?"
Y/n : " sepertinya masalah translator lagi".
Jk : " Jangan bilang Mr Ryan itu lagi?
Y/n : " belum tahu juga. Nanti setelah selesai aku mau pulang. Jadi kalian bereskan semua ini sendiri ".
Jk : " Baiklah. aku tahu".
Y/n : " Good boy. Aku ganti baju dulu".
Setelah menata semua nya dimeja makan para member menikmati makanannya. Mereka memakan semuanya hampir tak tersisa.
Jimin : " Y/n mana Jk?"
Jk : " Kamar"
Jin : " dia tidak ikut makan?"
Jk : " tidak hyung. Dia harus ke Hy."
Jin : " Untuk apa?"
Jk : " Hyung, bisakah kau bilang pada managernim kalau kita membutuhkan y/n disini? Biar dia tidak perlu ke HY"
Jin : " Memangnya ada apa?"
Jk lalu menceritakan masalah Mr. Ryan yang selalu merayu y/n.
Jin : " Benar² keterlaluan. Aku coba telp managernim."
Y/n : " oppa. Tidak perlu". Ucap y/n saat keluar dari kamarnya. Y/n sudah mendengar permintaan JK.
Y/n : " Jungkook ssi tenang saja. Ada managernim yang bakal melindungi aku kok. Aman ".
Jk : " Benar?"
Y/n : " hmm".
Para member lainnya melotot melihat baju yang dikenakan y/n. Baju yang y/n kenakan adalah baju yang tadi malam ia gunakan untuk ke klub.
V : " Y/n ssi, kau terlalu seksi"
Jimin : " Benar"
Suga : " lebih baik ganti dulu".
Y/n : " iya. Aku mau ke butik dulu kok".
Jhope : "Aku pikir kau akan menemui klien itu begitu".
Y/n : " Tidak mungkin. Aku belum gila. Oppa deul, aku pergi dulu". Ucap y/n sambil memakai heals nya
y/n : " Oppa deul. Aku pergi dulu" pamit y/n.
Y/n : " Aku tahu. Aku ke butik dulu".
APARTEMEN Y/N
Setelah selesai dengan Mr ryan, y/n pulang apart nya dan yuura. Saat memasuki apart y/n melihat yuura tidur pulas di kamarnya. tiba - tiba hp y/n berdering tanda pesan masuk.
Jk menanyakan apakah y/n sudah pulang dengan selamat.
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
~JK ~
"sudah selesai kerjanya"
~Y/n ~
"sudah. Ada apa?"
~Jk ~
Tidak ada. Kau dimana sekarang?"
~Y/n~
"Apartemen. Bagaimana demammu?"
~Jk~
" Sudah membaik. Terima kasih sudah merawatku"
~Y/n~
" Sudah seharusnya. Member deul sudah pulang?"
~Jk~
"Belum. Mungkin sebentar lagi. Tadi bagaimana?"
~Y/n~
" Apanya?
~Jk~
"Mr.Ryan? Dia tidak macam² kan?"
~Y/n~
" Wkwkkwk. Dia datang dengan istrinya. Mungkin ini hari keberuntunganku"
~Jk~
" syukurlah kalau dia bawa pawangnya"
__ADS_1
~Y/n~
"Aku ingin mandi dan istirahat. kau istirahatlah. Kita ketemu besok di Hy"
~Jk~
" Baiklah. Selamat malam. Saranghee"
~Y/n~
" Malam juga, saranghee".
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Saat membersihkan diri tiba - tiba saja y/n merasakan mual yang luar biasa. Y/n yang tidak bisa Menahan mualnya lagi, berlari ke arah kamar mandi. yuura yang sedang tidur terusik dengan suara muntah y/n. Kemudian menghampiri y/n.
Yuura : " Y/n a, kau kenapa?" sambil mengedor gedor pintu kamar mandi tapi tidak ada jawaban. Hanya suara y/n yang mual.
Yuura : " Y/n a, Kau tidak apa - apa kan?"
Y/n merasa mualnya lebih baik membuka pintu kamar mandi.
Yuura sangat kaget melihat wajah pucat y/n.
Yuura : " Kau baik - baik saja?" ucap yuura khawatir sambil membantu y/n duduk.
Y/n : " Tidak apa- apa. Hanya Mual saja".
Yuura : "Kau masuk angin?"
Y/n : " tidak tahu. Tapi rasanya aneh"
Yuura : " apanya yang tidak enak?"
Y/n : " Entahlah. aku hanya mencium bau lotion ku lalu mual".
Yuura : " Lotion. Itu kan yang biasa kau pakai! Sudah lama mualmu?"
Y/n : " setiap pagi kadang siang. Tapi tidak selalu.Kenapa?"
tampak wajah yuura menjadi mencurigakan.
Yuura : " y/n a, saat melakukan nya dengan Jk, kau pakai pengaman kan?"
Y/n : " Kadang. Jk sering kelupaan".
Tanpa kata - kata lagi yuura masuk ke dalam kamarnya dan kembali dengan membawa sesuatu.
Yuura : " Coba test dulu" mengacungkan testpack.
Y/n : " Tidak mungkin" ucap y/n dengan Raut wajah mulai berubah panik.
Yuura : " Coba saja dulu. Jaga - jaga saja. Cepat".
Beberapa menit y/n masuk ke kamar mandi dengan perasaan takut. kembalinya dari kamar mandi yuura melihat wajah y/n lebih pucat lagi.
Yuura : " Bagaimana?" yuura tak kalah khawatir.
Tanpa bicara y/n memberikan testpack yang sudah bergaris.
Yuura : " Y/n a. Garis 2. Bagaimana?" terkejut yuura sambil menutup mulutnya dengan satu tangannya.
Yuura : "Y/N A" teriak yuura melihat y/n mematung.
Yuura : " Shibal.. Bagaimana sekarang?"
Y/n : " yuura a"
Yuura : " nee y/n a"
Y/n : " jangan beritahu siapa pun dulu. Apa lagi Jungkook ssi".
Ucap y/n datar.
Yuura : " Mwo? Lalu kau mau bagaimana? Dia harus bertanggung jawab donk".
Y/n : " Biarkan aku pikirkan dulu".
Melihat y/n kalut membuat yuura berhenti memojokkan y/n.
Yuura : " apapun keputusanmu ingat aku selalu bersama mu". Sambil memeluk y/n yang kalut.
Y/n binggung harus senang atau sedih. Y/n kalut bukan main sekarang. Dia tidak bisa berpikir jernih lagi. Apa yang ditakutkan benar² terjadi. Sebenarnya dia pernah membayangkan bagaimana nanti kalau terjadi hal ini. Tapi setelah terjadi malah tidak bisa memikirkan jalan keluarnya lagi. Apa harus mempertahankan nya atau harus merelakannya. Dari segi apapun tidak ada untungnya bila dia hamil sekarang. Jk sedang naik daun. Tidak mungkin diam - diam dia diketahui mempunyai seorang anak diluar nikah. Popularitas Bangtan pun dipertaruhkan. Dan y/n tidak ingin itu sampai terjadi.
Y/n : " Yuura a, "
Yuura : " nee, ada apa?"
Y/n : " Aku harus apa? Aku tidak mungkin memberitahu Jungkook a".
Yuura : " kenapa tidak bisa memberitahunya?"
Y/n : " Mereka sedang di atas sekarang. Bagaimana nanti reputasinhya nanti. Tidak bisa! Tidak boleh. Ego ku tidak mengijinkan itu"
Yuura : " apanya yang tidak boleh? Apa nya yang tidak bisa?" kau sudah seperti ini"
Y/n : " Yuura, kau sudah lama mengikuti mereka? Kau tahu betapa sulitnya mereka mencapai semua ini? Aku tidak bisa " ucap y/n menangis.
Yuura : " Lalu kau bagaimana? Kau juga berharga? Kenapa kau menganggap rendah dirimu sendiri. Kau selalu memikirkan orang lain. Pikirkan dirimu dulu?"
Y/n tidak bisa memungkiri bahwa yang dikatakan yuura ada benarnya. Y/n selalu memikirkan orang lain walaupun dia juga yang menderita.
Yuura : " y/n a, coba pikirkan lagi? Aku mohon. Kasihan janin mu".
Y/n : " aku binggung harus bagaimana?"
Malam itu mereka menangis bersama. Yuura merasa kasihan pada y/n. sedangkan y/n binggung harus bagaimana menghadapi semua ini. Malam semakin larut mereka akhirnya tertidur di ranjang yang sama.
*Jungkook a, aku harus bagaimana?* Batin y/n mencoba untuk tidur.
♡
__ADS_1
♡