
Setelah tahu kehamilannya, y/n meminta cuti pada mamagernim tanpa bilang pada Jk. Sehari berlalu Jk tak masalah tapi ini hampir 5 hari y/n tak ada kabar beritanya.
Kelihatan kekalutan di wajah Jk. yuura yang setiap hari di tanyai Jk tentang kabar y/n hanya mengatakan tidak tahu menau tentanv cuti y/n.
Jk : " Yuura ssi, y/n dimana? Telpnya juga tidak bisa dihubungi?" tanya Jk khawatir.
Yuura : " Aku juga tidak tahu. Aku beberapa kali menelpon tapi tidak bisa tersambung sama sekali". Ucap yuura juga khawatir
Jk : " kemana sebenarnya anak ini? Membuatku khawatir saja".
Setiap hari Jk selalu menanyakan kabar y/n pada yuura. Sebenarnya yuura mengetahui keadaan y/n sebenarnya hanya saja karena y/n ingin sendiri dulu jadi dia mengiyakan keinginan y/n. beberapa hari yang lalu y/n mendapat kabar bahwa kim sajangnim telah tertangkap. Sebagai korban y/n diharuskan memberi keterangan.
Kim sajangnim juga telah mengakui kalau dirinya telah membu*uh ayah y/n. Oleh karena nya y/n diminta untuk datang ke daegu untuk mengenali m*yat ayahnya.
Saat sedang mengambil custom bangtan. Managernim datang.
Managernim : " Yuura ssi, ikut denganku?" panggil managernim.
Yuura : " Ada apa managernim?"
Managernim : " Y/n sudah kembali?"
Yuura : " sepertinya belum. Ada apa?"
Managernim : " Hanya tanya kapan dia pulang?"
Yuura : " aku juga tidak tahu managernim. Dia tidak bisa dihubungi sama sekali".
Managernin : " O ya. Barusan dia menelponku. Tapi tidak pakaj nomer nya?"
Yuura : " Mwo?" kaget yuura.
Managernim : " Benar. Anehkan? Apa terjadi sesuatu padanya?"
Yuura nampak binggung beberapa detik.
Yuura : " Managernim. boleh aku setengah hari?"
Managernim : " Kenapa? Terjadi sesuatu pada y/n ?"
Yuura : " Tidak tahu. Bolehkan?" pinta yuura
Managernim : " Baiklah. boleh pergi tapi bilang pada jinyong".
Yuura : " Baik managernim".
Tanpa basa basi yuura mencari jinyong untuk meminta ijin. Jinyong pun memberi ijin pada yuura.
APARTEMEN Y/N
Sebelum pergi menyusul y/n di daegu, yuuta pulang ke apart untuk packing seperlunya. Saat masuk apart dia melihat sosok yang selama ini dia khawatirkan.
Yuura : "Y/N ssi" teriak yuura melihat y/n yang tengah duduk santai disofa.
Yuura : " Kau darimana saja? Kenapa tidak bisa dihubungi? Apa terjadi sesuatu lagi padamu?"
Y/n : " Tenang lah. Satu persatu tanya nya?"
Yuura : " Jawab saja kenapa sih?" paksa yuura tak sabar.
Y/n : " Hp aku rusak. Sampai sekarang masih rusak. Aku juga baru selesai memyelesaikan pemakaman untuk ayahku".
Yuura : " Kau baik - baik saja kan?" tanya yuura lembut.
Y/n : " tentu saja. Aku tidak merasa kehilangan sama sekali."
Yuura : " Baguslah. Lalu bagaimana bayimu? baik?"
Y/n : " Dia baik - baik saja" sambil mengelus perutnya yang masih rata.
Yuura : " Bagaimana rencanamu sekarang?" tanya yuura.
Y/n : " aku belum tahu. Mungkin aku harus segera putus".
Yuura : " Mwo? wanita lain kalau tahu hamil bakal minta dinikahi. Ini malah minta putus". Ucap yuura enteng.
Y/n : " Mau bagaimana lagi?"
Yuura : " haisshh. Bisa gila aku". Sambil mengacak - acak rambutnya.
__ADS_1
Y/n : " Hanya ini yang bisa ku lakukan" ucap y/n lemas.
Yuura : " Kau baik - baik saja kan?" ucap yuura melihat y/n yang pucat.
Y/n : " aku baik - baik saja. Hanya kecapean saja"
Yuura : " Istirahatlah. Kau sudah makan?"
Y/n : " Belum. Aku binggung harus makan apa?"
Yuura : " Kenapa begitu?"
Y/n : " Entahlah. Mencium baunya sudah mual" sambil mengelus - elus perut ratanya.
Yuura : " Lalu kau mau makan apa?"
Y/n : " entahlah. Kau saja yang makan. Aku nanti saja".
Yuura lalu berinisiatif memasakkan y/n sup jagung kesukaan y/n.
Yuura : " coba makan ini, siapa tahu bayinya mau?"
Y/n hanya mengiyakan permintaan yuura. Mencoba menyendok sup jagung buatan yuura.
Yuura : " Bagaimana? Enak?"
Suapan pertama berhasil. Suapa kedua pun berhasil. Tapi suapan berikutnya dimuntahkan y/n. Dia langsung berlari menuju kamar mandi dan memuntahkan makanannya.
Yuura : " Wah... Hamil ternyata merepotkan" keluh yuura.
Y/n : " mau bagaimana lagi?"
DING.. DONG...
Bel pintu apart berbunyi.
Yuura : " Siapa yang datang?"
Y/n : " Tidak tahu"
Yuura meninggalkan y/n di kamar mandi karena y/n masih muntah.
Yuura : " Jungkook a? Ada apa?" ucap yuura kaget.
Ternyata jungkook datang menanyakan keberadaan y/n.
Jk : " Y/n sudah ada kabar?" sambil membuka topi dan maskernya.
Terlihat yuura binggung menjawab pertanyaan Jk.
Yuura : " sebenarnya... Emm...emmm" jawab yuura terbata - bata.
Jk mendengar suara mual y/n dari dalam kamar mandi.
Jk : " Y/n " langsung menuju kamar mandi. Jk melihat y/n sedang berlutut di depan kloset.
Jk : " sayang, kau kenapa?"
Y/n pun kaget Jk langsung masuk ke kamar mandi dan membantu menepuk punggung y/n.
Y/n : " Gwenchana. Cuma masuk angin"
Jk : " Kau darimana saja? Aku khawatir setengah mati memikirkan mu?"
Y/n malah terus muntah dan mengabaikan pertanyaan Jk.
Jk terlihat khawatir melihat keadaan y/n.
Jk : " kita ke rumah sakit saja".
Y/n : " Tidak perlu. Bisakah kau keluar dulu?"pinta y/n
Jk : " Tidak. Aku akan menemanimu" Jk tetap kekeh menemani y/n dikamar mandi.
Y/n : " AKU BILANG KELUAR!!" bentak y/n
Jk kaget mendengar y/n membentaknya. Yuura lalu menyuruh jk untuk keluar.
Yuura : " Jk, biar aku saja. Kau keluar dulu?" Pinta yuura.
__ADS_1
Jk : " Tapi..."
Yuura : " Tolonglah. Emosi y/n sedang tidak baik. Nanti aku jelaskan!"
Jk menuruti keinginan yuura. Jk keluar kamar mandi dan menunggu yuura diruang tamu. Dari balik pintu Jk bisa mendengar y/n menangis histeris. Entah apa yang terjadi beberapa hari ini, kenapa setelah pulang y/n jadi seperti ini. Apa yang terjadi padanya. Begitu banyak pertanyaan yang ingin Jk tanyakan tapi keadaan y/n sedang tidak baik - baik saja sekarang.
Beberapa menit y/n dan yuura menghabiskan waktu di dalam kamar mandi. Yuura membangunkan y/n yang mulai tenang kembali ke kamarnya. Merebahkan tubuh y/n berlahan, menyelimutinya. Keluar kamar y/n, yuura menemui Jk yang menunggu dalam cemas.
Jk : " Bagaimana keadaan y/n ?"
Yuura : " Sudah lebih tenang sekarang".
Jk : " apa yang terjadi padanya? Kenapa dia jadi seperti ini?" tanya Jk penuh kekhawatiran.
Yuura : " Beberapa hari yang lalu y/n pergi ke daegu. Pelaku penusukan y/n dulu tertangkap. Singkat cerita y/n ke daegu untuk memberi pernyataan. Dan .."
Jk : " Dan apa yuura?"
Yuura : " Ternyata mereka juga membu*uh appa y/n ?"
Jk : " Mwo? Appa y/n?"
Yuura : " hmm. Aku juga tidak tahu kenapa dia sampai seperti ini? Aku tau betul bagaimana hubungannya dengan ayahnya"
Jk merenungkan keadaan y/n. Apa yang di alaminya dan semuanya.
Jk : " Yuura, aku mau menemani y/n" ijin Jk.
Yuura hanya bisa menganggukkan kepala. Jk lalu masuk ke dalam kamar y/n, melihat y/n telah tertidur. Jk duduk di pinggir kasur y/n. tanpa disadari y/n malah terbangun.
Y/n : " Jungkook a " Panggil y/n.
Jk langsung berbalik melihat keadaan y/n.
Jk : " sayang, maaf aku membangunkanmu. bagaimana keadaanmu? Apa kau perlu sesuatu?" tanya Jk.
Y/n : " Aku Lapar"
Jk : " Aku bawakan makanan sebentar".
Jk lalu membawa sup jagung yang dibuatkan yuura tadi.
Jk : " Ini sup nya". Menyodorkan sup.
Y/n : " Suapin" Y/n manja.
Tanpa disadari y/n malah memakan sup jagung yuura dengan lahap tanpa muntah. Setelah menghabiskan semangkuk sup jagungnya yuura mendekati y/n dan menyuruh Jk membawa mangkuk ke dapur.
Yuura : " kenapa kau bisa makan? Padahal kau tadi memuntahkan semuanya ?" tanya Yuura lirih.
Y/n : " Tidak tau"
Yuura : " mungkin bayinya tau kalau ada appanya datang ?"
Y/n merenungkan kata - kata yuura yang mungkin ada benarnya. dia bisa menelan sup jagung yang tadi di muntahkan terus.
Yuura : " istirahatlah. Aku dikamar ku kalau butuh apa - apa".
Y/n : " Nee. Terima kasih yuura".
Yuura : " Nee"
Yuura meninggalkan y/n untuk beristirahat. Yuura melihat Jk mencuci mangkuk bekas sup jagung tadi.
Yuura : " Letakkan saja Jk".
Jk : " Tidak apa - apa. Y/n bagaimana?"
Yuura : " Dia sedang istirahat. Kau mau menginap disini?"
Jk : " Nee. Tidak masalah kan?"
Yuura : " Tidak masalah. Aku ke kamar dulu kalau begitu" pamit yuura.
Jk : " terima kasih yuura untuk semuanya".
Yuura : " Sudah semestinya".
♡
__ADS_1
♡