
Hari ini tepat sebulan sejak Tuan Ken Koma, Tuan Ken sudah di pindahkan ke Big House atas permintaan Bram agar mereka tidak perlu bolak balik ke rumah sakit
Big House ramai kembali, meski keadaan Papa Ken masih belum sadarkan diri, namum kehadiran baby Bams atau Baby B membuat Nyonya Via merasa terhibur karena kehadiran cucu pertamanya, seperti saat ini ketika mereka sedang berada di halaman belakang karena ini juga hari sabtu, mereka memutuskan untuk barbeque
"Tangkap ya....haait" Bianca tengah asik bermain dengan keponakannya dan juga Kakak Ipar yang seumur dengannya Nina Hasan
Sementara kedua suami mereka bertugas memanggang "Bagaimana proyek barumu itu" tanya Bram sambil mengoles dagingnya
"Baik dan Lancar, minggu depan kami akan memulai tahap pembangunannya, ini akan menjadi hotel juga mansion yang mengagumkan di Ermeth Town" Ucap Gery dengan Bangga
Nyonya Via yang sedari tadi melihat Bianca bermain dengan Jose tersenyum gembira "Anca, kau tidak ingin punya satu agar kamu bisa bermain seperti itu" tutur Nyonya Via santai sambil minum teh
Sementara Bianca dan Gery saling pandang lalu Bianca membuang mukanya dengan kesal "Nanti aku buat satu Mah" jawab Bianca ngasal
"Apa, bagaimana kau membuatnya jika kau tidak di sentuh Gery" kelakar Bram yang langsung dapat tatapan tajam dari Mamanya, Bianca dan juga Nina, sedangkan Gery menahan tawa
__ADS_1
"Siapa bilang aku mau bikin bayi beneran" Sahut Bianca
"Lalu" ke empat orang itu serentak memandang Bianca
"Aku akan membuat robot anak" seloroh Bianca tertawa kuat sehingga membuat Baby Jose nangis karena terkejut
"Hais, dasar gadis Tarzan liat akibat tawamu itu anakku langsung menangis" Ucap Bram marah langsung menggendong Baby Jose
"Bram" Pekik Nyonya Via
Sebenarnya sudah seminggu Ia tidak bertegur sapa dengan Bianca, bahkan mereka tidak tidur sekamar lagi... Gery memilih tidur di ruang kerjanya sedangkan Bianca memilih tidur di hotel
Pertengkaran mereka beberapa waktu lalu membuat keduanya benar-benar melupakan emosi masing-masing, dan Bianca tak bisa ke Big House dengan keadaan yang akan membuat Mamanya menjadi lebih sedih
(FlashBack On)
__ADS_1
Hari jumat malam turun hujan begitu deras, Bianca yang baru saja tiba di Rumah Utama bergegas masuk menuju kamarnya dan mandi, namun saat Ia selesai mandi Ia tidak menemukan handuknya, Ia pun keluar dan berjalan dengan basah menuju lemari untuk mencari handuk baru, Bianca membuka tiap lemari tapi tidak menemukan nya hingga di lemari terakhir, Ia melihat dua baju handuk yang bersih berwarna merah muda, Ia pun mengambilnya dengan asal lalu memakainya
"Sedang apa Kau" Ujar Gery yang membuka pintu wardrobe dan terkejut melihat Bianca "apa yang kau lakukan" Gery menaikan nadanya
"Aku hanya mencari handuk bersih, karena disana tidak ada" tunjuk Bianca pada box tempat handuk
Gery masuk kedalam dan membuka lemari yang ada di ujung dan mengambil lukisan-lukisan yang basah karena cipratan ketika Bianca mencari handuk, Gery meremas ujung lukisan itu lalu berbalik menatap Bianca dengan tatapan yang penuh amarah
"Kau, lepaskan baju handuk ini" Seru Gery
"Kau gila ya, aku baru selesai mandi" Bianca tak kalah meninggikan suaranya
"Lepaskan kataku" ujar Gery dengan geram menarik baju handuk yang dipakai Bianca
"Kau yang lepaskan, ada apa denganmu ini hanya handuk, jika kau mau masih ada lagi disana" Ujar Bianca yang menahan baju handuk mandinya karena mereka saling tarik menarik hingga akhirnya Bianca terjatuh tepat diatas lukisan yang berada di sofa bulat kecil dan membuat lukisan itu robek
__ADS_1