The Leader: Hidup Kembali

The Leader: Hidup Kembali
20


__ADS_3

Ketegangan terjadi di halaman depan rumah utama keluarga Nolan. Tuan Kun dan nyonya Kun tak memperkirakan hal ini sama sekali. Mereka tidak yakin kalau kedua orang itu benar benar berubah dalam sekejap setelah bangun dari tidur panjang mereka.


Mata mata tuan Kun bahkan tak punya waktu untuk melaporkan segala hal yang terjadi di rumah utama keluarga Nolan. Setelah james tiba di rumah itu, bahkan rekaman cctv tersembunyi yang dipasang oleh tuan Kun tidak menunjukkan apa apa setelah perubahan besar besaran yang terjadi di rumah keluarga Nolan.


Tak ada akses yang bisa mereka masuki lagi secara bebas bahkan penggunaan kartu atas nama tuan Nolan yang diberikan pada mereka telah ditangguhkan secara keseluruhan tanpa sepengetahuan mereka.


“ Ibu kalian memang tidak mengajarkan hal yang baik pada kalian, dasar anak anak pezin*h, memalukan, beraninya kalian membentak kami di rumah ini!” Tuan Kun benar-benar marah. Menurut pantauan terakhirnya, si kembar tak seberani ini sebelumnya.


“ Kalian harus diberi hukuman agar kalian tau cara bersikap yang be..


“ KE... LU... AR!!” Elleara menatap mereka dengan tatapan tajam dan benar benar marah. Alasannya karena ibunya sampai disangkutpautkan dalam hal ini.


“ Kalian dengar kan Paman, Bibi? Atau kalian tidak punya telinga lagi untuk mendengar sampai volume suara sekuat itu pun tak kalian hiraukan?” James angkat bicara.


“ Grrhhhh dasar anak anak kurang ajar, anak anak pezin*h sialan beraninya kalian mengatur rumah ini hah? Sudah jadi orang kalian hah !? dasar anak anak sinting, pengawal tangkap mereka dan masukkan ke ruang pendisiplinan, aku akan menghajar mereka dengan tanganku sendiri,” tiitah tuan Kun yang sudah naik pitam dengan perubahan perilaku kedua anak itu.


James menatap para pengawal yang berdiri di dekat mereka, tatapan mengintimidasi seolah mengatakan ‘ jika kau melangkah satu langkah saja maka nasibmu tidak akan lebih baik dari orang orang yang telah dikeluarkan dari rumah ini,’


Tak ada yang berani mendekati si kembar bahkan mereka hanya diam dan menunduk seolah tak mendengar perintah apa pun dari kedua manusia tanpa adab di depan mereka itu.


“ Tuan, Nyonya silahkan masuk,” tiba tiba pak Romi datang dan mempersilahkan kedua orang itu memasuki rumah padahal jelas suasana sudah sangat menegangkan.


James tersenyum tipis. Senyuman yang sangat tipis sampai tak seorang pun kecuali Elleara yang lihat.


“ kenapa kak James tersenyum seperti itu? Bukannya ini di luar skenario?” batin Elleara.


“ Pak Romi hukum anak anak sialan ini, dimana Nolan aku akan bicara dengannya, bagaimana bisa dia membiarkan anak anak tanpa etika ini malah bertahan di rumah ini, seharusnya setelah bangun merekadi kirim pada ibu pejinah mereka itu,” gerutu Nyonya Kun.


“ Beraninya kau mengatai Mommyku sebagi seorang pezin*h dasar manusia sialan, siapa kalian berani mengatur-atur hidup kami hah!? beraninya kalian masuk ke rumah ini tanpa seijin dari kami!!!” pekik Elleara yang sudah tak sabar dengan situasi ini. Hatinya panas dan kesal mendengar ejekan yang terus menerus dari bibir keluarga Kun.


James menatap Elle, anak mana yang tidak sakit hati saat ibunya diejek sebagai seorang pezin*h padahal fakta sebenarnya belum terungkap sama sekali.

__ADS_1


“ Minggir, kalian benar benar kehilangan etika kalian,” ucap Tuan Kun dengan wajah muram dan kesal.


“ Tunggu dulu, siapa yang mengeluarkan barang barang kami, kembali kan ke rumah!" titah nyonya Kun.


“ Para pengawal dan pelayan jangan hanya menonton, cepat bergerak!” hardik pak Romi yang tak menghiraukan James dan Elle yang ada disana.


Para pengawal tampak ragu, beberapa pengikut keluarga Kun tentu langsung bergerak dan mengikuti perintah , sementara itu anak buah yang lain hanya diam di tempat apalagi saat melihat tatapan mata tuan mudanya terlihat sangat menyeramkan seolah dia siap mencabik cabik siapa punyang berkhianat.


“ Atas perintah siapa barang baran ini di keluarkan pak Romi? Dan dimana Nolan sekarang? Kenapa dia tak ada disini Pak Romi?” tanya tuan Kun sambil menatap kedua anak kembar itu dengan intens.


“ Aku yang minta!!"James menatap tuan Kun dan menatapnya dengan tajam.


“ Aps? Ka... kau meminta melakukan ini hah? Apa kau tidak tau posisimu di rumah ini dasar anak tukang jin*h...” Tuan Kun menarik kerah James dan mencekik leher pria itu. Tatapan tuan Kun benar benar tajam, matanya membulat karena amarahnya sudah membuncah, dia menggertakkan giginya karena hal ini sama saja dengan penghinaan besar bagi keluarga Kun.


James bukannya takut, dia tersenyum licik tapi tidak dengan Elleara yang malah panik melihat James diperlakukan seperti itiu.


“ Lepaskan kakakku apa yang paman lakukan?!!” Elleara menarik tangan tuan Kun dari leher James namun tenaganya sama sekali tak bisa.


Greeepppp..


“ Akkhhhhhh sakit lepaskan aku!!!" pekik Elleara sambil menangis kesakitan karena perbuatan Nyonya Kun.


James tersenyum dengan tatapan aneh .


“ kenapa anak ini terlihat berbeda, tatapan matanya benar benar bukan seperti Kiel,” batin Tuan Kun yang merasa aneh dengan perubahan pada diri Kiel keponakannya.


“Kena kalian,” batin James.


“ Pengawal tarik semua orang yang tidak berkepentingan di rumah ini, usir mereka dari kediaman keluarga Nolan dan pastikan tak ada satupun dari mereka yang bisa masuk ke dalam rumah ini tanpa seijin ku!” teriak James yang berdiri dengan tegap dan menarik tangan tuan Kun dengan sekali tarikan. Tenaga pria itu bertambah berkali kali lipat, dengan berani dia melakukan perlawanan. Tangan tuan Kun yang mencekik lehernya ditariknya begitu saja seolah dia tak merasakan kesakitan.


“ Ka... kau sejak kapan kau sekuat ini...” tuan Kun tak percaya dengan apa yang dilihatnya, Kiel keponakannya yang lugu dan lemah sangat berbeda saat ini. Tatapan mata, cara bicara yang lebih dewasa, ketenangan dan taktik yang tak bisa ditebak oleh siapa pun membuat orang-orang disana tercengang.

__ADS_1


“ Aku sudah melewati kematian,” ucap James sambil menyunggingkan bibirnya,” kali ini aku akan memastikan kalian semua tidak bisa melewati kematian dengan mulus bahkan untuk bangkit kembali,” James berbicara sambil menatap mata tuan Kun dan menarik tangan pria tua itu sekuat tenaga .


Krakkkk....


Lengan tuan Kun diputar sampai tulang tulangnya terputar.


“ Akjhhhhhh bajingan, bearninya kau!!!” pekik tuan Kun saat meraakan lengan kanannya patah akibat ulah james yang memutar dengan secepat kilat.


Elleara yang ada dalam cengkraman tangan nyonya Kun terkejut melihat kekuatan James.


“ Elle ayolah apa kau selemah itu ?” ucap james sambil mengedipkan sebelah matanya.


“ aku pasti bisa, kak James sudah mengajariku,” batin gadis itu. Dia menarik tangan nyonya Kun yang menjambak rambutnya dan denagn sekuat tenaga dia menghempaskan tubuh wanita itu ke atas tanah tanpa ada rasa bersalah sedikit pun.


Swwinhgggg...... brukkkk...


“ Kyarrkkkkkkk pinggangkuuuuuuu........ akrkkkkkkkkkk.... arkkkkkk


“ Mama.... Beraninya kaliaaaannn....” tuan Kun dan semua orang disana terkejut bukan main saat gadis yang badannya hanya seperempat nyonya Kun berhasil menghempaskan tubuh wanita itu ke atas tanah .


“ Akhhh Pa... pinggangku sakit huaaaa..... patah... pinggangku patah... awas kalian akan kutuntut kaliaannnnn arrrrkrkkk.....” Nyonya Kun menangis kesakitan.


Elleara tampak bergetar ketakutan, tangannya gemetar dan dia menunduk setelah berhasil melakukan hal itu. Entah tenaga dan keberanian dari mana yang dia dapatkan saat ini.


James menatap Elleara, dia melihat sosok Kiel dan Elle dalam satu tubuh itu, perlahan James mendekati Elle dan menggenggam tangannya,” you did a great job sister, kamu berhasil,” bisik James yang membuat Elle menoleh dan menatap James dengan mata berbinar binar.


“ Itu dia orangnya pak, silahkan tangkap...”


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen


__ADS_2