
James terbelalak, tubuhnya gemetar, dia melihat ke kanan dan kiri, tak ada siapa pun kecuali sang adik yang sedang menangis di dalam kamar Ibu mereka.
"di.. dimana!!!"
"Ma..mama dimana!!!" teriak James, dia menangis gemetaran di ruangan itu.
"Mama disini sayang, lihat ke depan!"
Mendengar suara itu membuat James menoleh, dia melihat ke depan dimana foto ibunya yang sudah meninggal dipajang disana, di sekitarnya diletakkan dupa dan beberapa barang kesukaan mendiang. Ada buah Jeruk Mandarin dan apel yang segar.
Roh seorang wanita tampak berdiri di dekat meja di dalam ruangan itu. Mengenakan pakaian sederhana berwarna Putih bersih, rambutnya disanggul sederhana ke belakang, tampak sedikit keriput di bawah matanya, tatapan sayup dan tubuh yang renta karena kerasnya hidup, berdiri menatap James sambil tersenyum dengan lembut.
Deghh....
Seperti dihujam ribuan belati tajam, James tak sanggup berdiri membalas tatapan ibunya yang baik dan lembut itu.
Dia terjatuh dia atas lantai, James tau, roh ibunya adalah roh orang mati, ibunya telah tiada dan sekarang akan berangkat menuju tempat peristirahatan terakhirnya.
"Ma..Mama... Hiks hiks hiks... Kenapa bisa!!!!" teriak pria itu, dia tak sanggup menatap roh ibunya disana berdiri sambil tersenyum padanya.
"Sampai jumpa di lain waktu nak, jaga adikmu, kau pasti bisa menemukan apa yang kau cari, hiduplah dengan rukun, kau akan kembali dengan cara yang benar, sampai jumpa..." Ucap Ibu James.
Pria itu berdiri, dia berlari memeluk roh ibunya, berharap kalau dia berhasil dan ternyata pelukan terakhir itu tak bisa dia dapatkan, ibunya mengulang dengan senyuman di wajahnya sambil melambaikan tangan pada James dan menghilang menjadi kabut merah muda.
"Tiiidaaakkkkk... Mamaku... tiiidaaakkkk... apa yang terjadi pada Mama, aku tidak bisa Ma, jangan tinggalkan James dan Nini!!!!!" pekik Pria itu, dia menangis tersedu sedu, tak ada yang bisa mendengar, dia memukuli dirinya, hatinya hancur saat itu.
Dia menatap adiknya yang juga menangis tersedu-sedu,sambil menatap ke arahnya.
"Nini..... hiks hiks hiks... Nini adik kakak jangan menangis arrhhhh.... adikku malang bagaimana ini huaaa.... Maaaa... pulang Maaa!!" James menangis, air matanya tak hentinya keluar dari kedua pelupuk matanya.
"Kak James kakak dimana!!?? Kaka hiks hiks hiks... kakak, kenapa aku mendengar suaramu, kak James... dimana kakak jangan pergi Nini butuh kakak!!!" pekik gadis itu, dia sudah benar benar lemah.
"Adik kakak... kakak disini... kakak di... si... ni...
Brukk....
Syuuuuuttt...... Cring.... klotang.......
"Bantu aku, aku ingin hidup, bantu ayahku!!!" suara seseorang terdengar di telinga James.
__ADS_1
Cahaya putih menyelimuti tempat itu, James tak sadarkan diri, dia terbawa cahaya itu entah kemana.
Seminggu kemudian~~~
Klik.. klak.. klik.
Jam berdetak seperti biasa, suara burung berkicau dari video digital yang dipasang dalam ruangan serba putih bau obat itu terdengar riuh di telinga.
Drap... drap
Terdengar suara langkah kaki memasuki ruangan itu, mondar mandir kesana kemari terdengar cukup sibuk.
"Apa menurut paman ada kesempatan baginya untuk bangun lagi? kurasa itu sedikit mustahil paman," suara seseorang terdengar dalam ruangan itu.
"Paman yakin, dia pasti sembuh, mereka anak anak yang kuat, sebelum pelakunya ditemukan, paman tidak akan pernah menyerah pada mereka!" balas seseorang yang dari suara dan nama panggilannya jelas lebih tua dari pria sebelum.
Seorang pria kurus dengan rambut panjang menutupi telinganya, tampak sangat lemah dan tak memiliki kekuatan apa pun, terbaring lemah di atas brankar rumah sakit dengan berbagai selang tertancap di tubuhnya
Di sisinya, seorang gadis dengan wajah yang sama dengan pria itu juga terbaring lemah, kepalanya dibalut dengan perban, lengan dan kakinya juga dibalut dengan kain putih.
Mereka adalah anak kembar tuan Nolan, pria yang menyelamatkan James beberapa waktu lalu. Di sisi lain ruangan itu, ada tubuh James yang juga terbaring lemah, kondisinya sama dengan kedua anak kembar tuan Nolan, sama sama dalam kondisi Vegetatif.
kondisi vegetatif adalah kondisi dimana seseorang mengalami koma yang menyebabkan pasien tidak sadarkan diri untuk jangka waktu yang tidak diketahui. Kondisi ini tidak bisa diobati, kemungkinan sembuh sangat kecil namun masih ada harapan untuk bangun meskipun sulut diprediksi kapan akan terjadi, bahkan ada yang sampai bertahun tahun atau bahkan sama sekali tidak selamat.
Tiba tiba jari jarinya bergerak, roh James masuk ke dalam tubuh anak itu.
"Apa ini... Aku dimana? eghh... tubuhku rasanya sangat kaku, seperti sudah sebulan tak bangun, akhhh... kenapa rasanya semakin sakit!!!"
"bukannya tadi aku di rumah? Nini ... adikku dimana? adikku sayang dimana... arkhhhh apa ini kenapa aku tak bisa bergerak, tolong siapa pun... bantu aku!!!!!" pekik James namu suaranya tidak keluar sama sekali.
"Arkhhh... tunggu dulu!!" James menyadari sesuatu saat mendengar suara beberapa orang berbincang dalam ruangan itu.
"Suara itu!?" gumam James.
"Paman kalau begitu aku kembali dulu, aku ada urusan kuliah, teman satu kampus kami juga dalam keadaan vegetatif seperti Kiel, aku harus menjenguknya," ucap orang itu.
"Baiklah, pergilah," ucap tuan Nolan.
"Kami permisi paman!" ucap anak anak lain yang ikut dengan orang itu.
__ADS_1
"Haruto!!!!" batin James.
"Apa yang dilakukan bajingan itu disini, arrhkkkk sialan aku harus bangun, dia harus dibalas, sialan... bergeraklah, apa yang terjadi padaku!!!!!!" pekik James.
"Eghh... haus..... aku haus, tubuh ini kekurangan cairan,... siapapun tolong aku .." James bergumam dia berusaha keras membuka matanya.
Perlahan lahan mata James terbuka, tangannya dia angkat ke atas," a.. air... air.. haus.... aku haus...." suara James keluar
"Apa ini? suaraku? kenapa berbeda? dan... " James menyesuaikan penglihatan nya dengan cahaya.
" Kiel, kau sudah bangun nak!!!" suara tuan Nolan terdengar semakin jelas.
"Anak Daddy bangun.... arrhhh syukurlah...anakku... anakku bangun!!!" teriak tuan Nolan yang terdengar bahagia.
"A..air... air..." James bersuara dengan pelan meminta air.
"Baiklah sebentar nak, kau minum dulu, terimakasih sudah bangun, syukurlah anak Daddy hiks hiks hiks," Tuan Nolan membantu James minum air putih.
James sangat terkejut saat melihat wajah pria yang membawa tubuhnya keluar dari dalam lubang kubur waktu itu.
"Bu..bukannya dia tuan yang menyelamatkanku waktu itu? apa ini? ada apa ini!???" batin James.
"Kenapa dia memanggilku anaknya, dan nama itu memang namaku tapi nama belakangku, ada apa ini!!!!" James benar benar bingung dengan situasi ya.
Tuan Nolan terlihat sibuk,dia memanggil paramedis untuk memeriksa kondisi putranya yang telah bangun setelah koma beberapa lama.
Para dokter bahkan terkejut dengan keadaan ini, mereka semua tak menyangka anak yang mengalami cedera otak bisa bangun secepat itu, ini sebuah keajaiban.
"Ini mustahil, bagaimana bisa dia...
Tuan Nolan menatap tajam dokter yang menangani Putranya.
"ma....maaf tuan," ucap pria itu.
"Daddy...uhuk... uhuk... Daddy..." Suara seorang gadis juga terdengar, anak kembar tuan Nolan bangun dari tidur mereka.
.
.
__ADS_1
.
like, vote dan komen 😉😊