The Leader: Hidup Kembali

The Leader: Hidup Kembali
7


__ADS_3

Satu Minggu Kemudian~~


📍Rumah sakit Nolan


James duduk di dekan jendela kamar sambil menatap keluar. Dia sadar kalau dirinya hidup kembali setelah kejadian itu, dan baginya ini adalah kesempatan besar untuk membalas semua perbuatan mereka pada James, keluarga James dan juga untuk membantu anak kembar itu sebagai balas Jasa.


"Jadi anak ini adalah sepupu dari Haruto, namun pria ini selalu ditindas oleh setan gila itu, heh... lihat apa yang akan kulakukan pada kalian semua keparat berengsek!!" umpat James sambil mengepalkan kedua tangannya.


"Kejadian yang menimpaku membuatku kehilangan nyawaku dan kehilangan ibu yang berharga bagiku bahkan membuat adikku hidup sendirian!!"


"Kalian semua akan mendapatkan balasan atas perbuatan yang kalian lakukan, termasuk pada pria ini dan adiknya, akan ku basmi semua nya!!!" batin James dengan tekad bulatnya.


Tanpa dia sadari, Elleara adik Kiel pemilik tubuh itu menatapnya dengan tatapan bingung, tak pernah dia lihat kakaknya bertingkah seperti itu di masa lalu.


Kejadian yang menimpa James sehingga menyebabkan dia keluar dari tubuhnya adalah saat puncak perundungan yang dilakukan oleh Haruto dan teman temannya waktu itu.


Kejadian sebelumnya,


James adalah pria yang pintar bergaul, punya banyak teman, tampan, cerdas dan termasuk orang yang ramah dan rendah hati. Dia banyak disukai baik oleh pria maupun wanita karena kebaikannya dan suka menolong sesama.


James salah satu mahasiswa di fakultas Teknologi, dia cukup cerdas di bidang itu bahkan bisa dikatakan sangat jenius meski belum pernah dia mengungkapkan hal itu pada orang lain, alasannya dia tak ingin jadi pusat perhatian meski semua yang dia lakukan cukup membuat namanya populer dikalangan mahasiswa.


Namun ternyata ketenaran yang dimiliki oleh James di universitas Cherish ternyata dianggap hal yang menyebalkan oleh kelompok Vernon, bahkan ketua BEM perwakilan mahasiswa merasa tersinggung karena para mahasiswa lebih menyukai James dibandingkan dengan dirinya.


Hal ini membuat mereka terganggu, Vernon si ketua geng Red Blood memulai perundungan terhadap James, mereka mengatur agar James terlibat masalah dengan mereka.


Red Blood adalah salah satu geng yang terkenal karena kekejaman mereka dan cara hidup mereka yang liar. Banyak murid dalam kampus itu merasa takut jika berhubungan dengan geng itu.


Mau tidak mau mereka harus menuruti semua keinginan kelompok mafia kampus itu. Vernon sebagai ketua setelah Haruto mengundurkan diri karena dia menjabat sebagai perwakilan mahasiswa dan harus memiliki nama yang baik di hadapan para mahasiswa yang dia koordinir.


Citra baik harus dibangun di hadapan Direktur, para Dekan, dan Dosen yang bekerja disana, dengan demikian Cherish berada dalam genggaman Haruto, anak kuliahan berdarah Jepang dan Korea itu.


Untuk melakukan aksi jahatnya, Haruto akan memperalat Vernon dan komplotannya, membuat semua mahasiswa tunduk pada red Blood dan disaat yang sama dia akan datang seolah olah dia adalah penyelamat dan membawa anak yang di rundung ke sisinya.

__ADS_1


Taktik yang licik dan pintar, namun akankah ini bertahan untuk selamanya?


James yang selalu diganggu oleh anak buah Vernon semakin mendapat banyak tekanan dari mahasiswa lain, mereka menganggap kalau James mengusik ketenangan Haruto, pria tampan yang menjadi pujaan di sekolah padahal mereka tidak tau kalau semuanya itu hanya topeng.


James menjadi bulan bulanan mahasiswa, dia dibully sana sini namun masih tetap bertahan, tak ingin meminta bantuan pada Haruto, sebab dia tau trik kotor pria jahat itu.


Trik murahan Haruto sudah terbaca oleh James, oleh karena itu, Haruto mengawasinya, namun ternyata James semakin meraja Lela dengan mengungkapkan kebenaran pada beberapa mahasiswa dan mengungkapkan jati diri Haruto yang sebenarnya.


Tidak senang dengan hal itu membuat Haruto memerintahkan pengikutnya untuk menjelek-jelekkan James dan mengusik pria itu.Bahkan keluarga James juga terkena dampaknya.


James sering dipukuli, dianiaya namun dia tetap diam karena takut jika adiknya Nini dan Ibunya menjadi korban. Dia merelakan dirinya sebagai mainan baru kelompok Red Blood yang jelas berada di bawah genggaman tangan Haruto.


James terkadang dilecehkan secara verbal, dipukul dengan sengaja, di dorong, dikunci di dalam toilet, dibuat sebagai badut kampus, ditelanjangi, dihina diludahi dan ujung perundungan itu adalah hari ini.


"Apa kau tidak lelah mengikuti perintah mereka semua!? kau bukan boneka James, kau bukan mainan mereka, kau itu manusia!!!" ucap Ali sahabat James yang selalu mendampinginya meski James sudah meminta pria tinggi berkacamata itu untuk menghindari dirinya agar tidak terkena dampak dari kelompok Haruto.


"Aku harus mengikuti mereka, adik dan Ibuku sebagai jaminannya Ali, kau tau mereka akan melakukan hal yang lebih buruk!" ucap James sambil merapikan buku bukunya.


Wajahnya tampak kacau, luka lebam disana sini, lengannya diperban dan penampilannya? sangat berantakan.


Pria itu berjalan keluar kampus, Ali hanya bisa diam, dia tak bisa mencampuri urusan James. Dia tidak tega namun tak ada yang bisa dia lakukan sebagai seorang sahabat.


"cihh lihatlah pecundang itu, tak kusangka semua perilaku baiknya selama ini hanya untuk membuat nama Haruto menjadi jelek, mati saja kau!!!"


"dia cocok dijadikan boneka mainan hahahhaa. kalian lihat tidak wajah memuakkannya itu saat berjalan keluar kampus, benar benar mirip dengan anj**g!!!"


"Mati saja kau, berani sekali kau mengusik Haruto !!!"


Para mahasiswa mengumpat pria itu, James acuh, lebih baik dia menjadi korban agar adik dan ibunya tidak terkena imbas perbuatan Haruto dan komplotannya.


James berjalan menuju sebuah gedung terbengkalai, dia diminta bertemu disana oleh Vernon. Pria itu berjalan dengan keadaan lusuh, apa pun yang terjadi dia harus mengikuti semua keinginan mereka, hal ini membuat nilai James turun drastis dan dia kehilangan beasiswa mahasiswa berprestasi sehingga ibunya harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan mereka.


Dia masuk ke dalam gedung terbengkalai berlantai enam, di kedua sisinya adalah bahu jalan, tempat itu cukup sepi dan jarang dilalui oleh orang orang.

__ADS_1


"Wahhh dia sudah datang hahahah... cepat ke atas kau bangsat!!!" umpat anak buah Vernon.


James digiring ke atas sesekali dia mendapatkan pukulan di kepalanya, ditendang dan diludahi.


Dia berjalan ke atas, dilihatnya Vernon berdiri dengan angkuhnya disana sambil tersenyum dengan senyuman setan di atap gedung itu.


"Bawa kemari!!" ucapnya sambil menggerakkan telunjuknya.


Brukk...


James ditendang dan dibuat dalam posisi bersujud," pergi sana, temui Vernon!!" ucap Tom si pria gendut.


James diperlakukan layaknya budak dan dipaksakan berjalan dengan penuh hormat ke arah Vernon di atas tajamnya pecahan beling yang mereka tebar di lantai gedung itu.


"Ke.. kenapa kalian melakukan ini padaku!!!" suara James terdengar bergetar.


"Wahhh ternyata kau punya mulut ya bajingan, kau seharusnya tanya pada ibumu yang janda miskin itu, kenapa dia melahirkan anak sialan bau kencur seperti dirimu dan berani beraninya sok tenar dibandingkan diriku!!!" umpat Vernon sambil melemparkan tatapan membunuh ke arah James.


"Jangan menyinggung soal ibuku Bajingan!!!" umpat James, dia terlihat marah, dia menatap Vernon dengan tatapan tajam.


"Hihihi... dia sudah mulai berani rupanya hahahahah, sekali binatang, kau tetap menjadi binatang Keparat!!!" umpat Vernon.


bughh.. bughh... bughh.


Vernon menendangi tubuh James karena merasa dirinya direndahkan oleh orang yang jauh lebih rendah dari dia.


"waahh kau sudah mulai saja Vernon, tenang dulu!!!" Haruto tiba bersama anak anak yang lain, mereka semua tertawa melihat keadaan James yang menyedihkan.


"Hahhahaha lihat wajahnya itu, kau mau mati? hahahhaha lihat gedung ini, melompat dan matilah hahahahah...." Haruto tertawa cekikikan menatap James.


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 😉😊


__ADS_2