THE LEGEND OF EDWARD

THE LEGEND OF EDWARD
01. PROLOG


__ADS_3

Di sebuah ruangan yang gelap yang hanya di terangi dari bebatuan keristal, nampak sesosok manusia yang tergeletak tak sadarkan diri di tumpukan mayat-mayat monster mau pun manusia, bau amis darah menyerbak memenuhi ruangan tersebut, tumpukan-tumpukan mayat yang tampak tidak utuh berserakam di setiap pelosok ruangan.


Seorang anak muda yang tidak lain adalah Edward Van De Guard yang telah menempati tubuh dari seorang anak bangsawan SILVESTE yang nama dan wajah nya mirip dengan Edward Van De Guard, nama dari tubuh itu sendiri adalah Edward De Silveste, Edward De Silveste adalah anak haram dari hubungan gelap ayah nya dengan seorang pelayan di kediaman keluarga nya.


Akibat dari perbuatan Giro De Silveste atau yang bisa di bilang kepala keluarga SILVESTE, ayah kandung Edward karena telah melakukan hubungan intim dengan pelayan nya dan mengakibatkan pelayan nya itu hamil, Giro De Silveste tidak ingin aib nya itu di ketahui oleh publik, maka dari itu Giro De Silveste merencanakan pembunuhan kepada Ibu kandung Edward dan juga Edward De Silveste setelah diri nya terlahir ke dunia,


Ibu nya di bunuh setelah melahirkan Edward, namun berkat perlindungan dari kakek nya, Edward dapat di selamat kan dari pembunuhan yang di rencanakan oleh ayah kandung nya sendiri,


Setelah kejadian itu, Romario De Silveste yang tidak lain adalah kakek dari Edward, memerintahkan anak nya Giro De Silveste, untuk mengampuni nyawa Edward, awal nya Giro De Silveste atau Giro tidak menyetujui perintah dari ayah nya sendiri Romario De Silveste, namun karena latar belakang yang di miliki Romario De Silveste sebagai pelindung dan pendiri keluarga SILVESTE, mau tidak mau Giro harus menuruti kemauan ayah nyah itu, akan tetapi kebencian terhadap Edward tetap akan selalu tertanam di lubuk hati nya, dan tidak akan pernah hilang, hari demi hari rencana-rencana pembunuhan terus di lakukan kepada Edward, dari semenjak dia lahir ke dunia sampai saat ini umur nya menginjak 15 tahun,


Hari demi hari Edward De Silveste selalu mengalami musibah yang hampir merenggut nyawa nya, di sebab kan oleh rencana-rencana pembunuhan yang di lakukan oleh Giro dan anak-anak nya, entah kenapa bahkan seluruh keluarga SILVESTE membenci Edward, mungkin di karnakan Edward adalah anak haram hasil dari kesalahan yang di lakukan Giro, Edward De Silveste yang sudah menginjak masa dewasa tahu akan niat busuk di balik semua perlakuan ayah nya dan seluruh keluarga nya, niat untuk melenyapkan nya dari keluarga nya bahkan dari dunia ini,


Hingga di suatu hari Edward menerima perintah dari Giro kepala keluarga atau ayah kandung nya untuk membersih kan DUNGEON yang ada di kedalaman hutan kematian tanpa sepengetahuan Romario De Silveste kakek Edward, mau tidak mau Edward De Silveste harus menuruti perintah dari kepala keluarga nya, dan pada akhir nya rencana-rencana pembunuhan Edward pun berjalan dengan mulus, dan kejadian yang naas pun menimpa nya di tempat yang saat ini Edward tengah berbaring, Edward De Silveste dan seluruh pengawal yang memasuki DUNGEON tersebut tanpa mengetahui kekuatan monster-monster yang ada di dalam DUNGEON itu, di buat tak berdaya dan mati di bunuh oleh ribuan monster,


..Kembali pada ke adaan yang saat ini menimpa Edward..


Edward Van De Guard yang saat ini tengah tersadar dan menempati tubuh baru nya, melihat sekeliling ruangan yang penuh dengan potongan-potongan tubuh manusia dan monster, darah dan bau amis menyerbak ke seluruh pelosok ruangan, Edward terdiam dan kebingungan akan di mana dia saat ini, yah.. Edward Van De Guard yang saat ini di kirim ke dunia lain dan menempati tubuh orang lain, perlahan kepingan-kepingan ingatan dari tubuh yang di tempati nya masuk ke dalam pikiran Edward membuat nya merasakan kesakitan yang sangat menyiksa, perlahan rasa sakit yang di derita Edward hilang dan hanya menyisakan ingatan-ingatan dari pemilik tubuh lama nya,


kilas balik kejadian yang menimpa Edward Van De Guard sebelum di kirim ke dunia yang baru.


Edward Van De Guard adalah anak kelas 1 SMA, di hari dan tanggal kelahiran nya 10 agustus pada tahun 2030, saat diri nya menginjak usia 15 tahun,


Edward Van De Guard mengalami kecelakaan yang teragis dan membuat diri nya mengalami pengalaman antara hidup dan mati, saat tak sengaja diri nya terjatuh dari lantai 5 gedung pencakar langit di kota jakarta saat menjalani pekerjaan membersihkan jendela gedung, Edward Van De Guard adalah pemuda darah campuran, ayah nya seorang pengusaha kaya berasal dari negara Belanda, dan ibu nya berasal dari Indonesia, ibu Edward berdarah campuran sama hal nya seperti Edward, ibu kandung Edward berdarah campuran Indo dan Jepang, Edward di buang oleh ibu kandung nya, bukan di karna kan ibu kandung Edward tidak menyayangi diri nya, namun di karenakan ibu kandung Edward tidak mau Edward mengalami hal-hal yang membuat nyawa nya terancam, dan akhir dari keputusan yang sangat berat di ambil oleh ibu kandung Edward, Edward di titip kan ke panti asuhan di kota jakarta, sedangkan kediaman ibu kandung Edward berada di kota bandung, jarak yang begitu jauh memisahkan kedua insan anak dan ibu, bertahun-tahun Edward hidup di panti asuhan, diri nya tidak mengenal siapa ayah dan ibu kandung nya, sampai pada saat kejadian diri nya mengalami kecelakaan pun Edward masih belum mengenal siapa kedua orang tua nya,


Edward Van De Guard, hidup di bawah garis kemiskinan, tidak membuat diri nya menyerah dan berkecil hati, dia selalu berjuangan untuk tetap bertahan hidup di dunia nya yang kejam, membuat sosok Edward menjadi anak yang pekerja keras, Edward adalah sosok yang rajin pekerja keras dan menjadi teladan bagi orang-orang di sekitar nya, memiliki talenta di segala bidang olah raga dan memiliki otak yang cerdas, membuat Edward mendapatkan beasiswa dari pemerintahan, namun kejadian naas menimpa nya,


Edward yang mengalami keadaan antara hidup dan mati, di kirim ke dunia lain dan menempati tubuh dari orang yang bernama Edward De Silveste, dunia di mana yang kuat berkuasa atas yang lemah, dunia di mana kekuatan magic melekat di setiap pekerjaan sehari-hari bagi masyarakat dunia ini, dunia yang di huni berbagai macam ras dan monster-monster yang mengerikan, tidak seperti dunia yang di sebut BUMI,

__ADS_1


Kembali ke keadaan Edward saat ini,


"Ugghhh.... Sakit sekali kepala ku,? Dan di mana ini..? Bukan kah aku tadi terjatuh dari atas gedung saat membersih kan kaca di gedung itu,? Kenapa aku ada di sini..?"gumam Edward, penuh dengan pertanyaan di pikiran nya,


Setelah nya Edward mencoba mengingat apa yang telah dia alami, dari dalam pikiran Edward kepingan-kepingan ingatan pemilik tubuh lama terus terekam bagai kan rekaman sebuah DVD, sesaat kemudian Edward telah mendapat kan informasi dari pemilik tubuh lama nya, banyak kenangan yang pahit dalam kehidupan pemilik tubuh lama nya,


"Hmmm... Aku paham sekarang, Pemilik Tubuh ini adalah anak haram dari hasil hubungan gelap ayah nya, dan pemilik tubuh ini sangat di benci oleh kluarga nya, ahhh... Sungguh malang nasib pemilik tubuh ini, baik lah.. mulai saat ini aku akan mengubah nasib yang dulu menimpa pada pemilik tubuh ini, dan akan ku balas semua perbuatan mereka." Gumam Edward yang seakan ikut merasakan penderitaan pemilik tubuh lama nya,


Edward terus mencari informasi dari setiap kepingan-kepingan ingatan yang ada di pikiran nya, mulai dari nama pemilik tubuh, hubungan diri nya dengan keluarga nya, juga informasi tentang dunia baru nya dan tempat yang saat ini dia berada,


Dunia ini di sebut sebagai pelanet HURNIOUS, di dunia HURNIOUS terdiri dari beberapa benua yang terpisah-pisah oleh lautan samudra yang sangat luas, bermacam-macam ras mulai dari manusia, elf, demon dan masih banyak lagi, tersebar di seluruh dataran HURNIOUS, banyak pula kerajaan-kerajaan yang berdiri di dunia ini,


Benua SOUL terletak di sebelah Selatan dunia, di benua SOUL ada 3 kerajaan besar dan ada sekitar 10 kerajaan-kerajaan kecil, di dunia ini ada 10 krajaan terbesar yang termasuk 3 kerajaan yang berada di benua SOUL atau benua Selatan,


Keluarga SILVESTRE termasuk bangsawan elit di kerajaan SOULVINIA, dan kerajaan SOULVINIA termasuk kerajaan nomor 6 terbesar di dunia, dan nomor 2 terbesar di BENUA,


"Hmmm... Gelap sekali ruangan ini, Oh iyah.. menurut ingatan pemilik tubuh ini, aku sedang berada di dalam sebuah gua, yang bisa di bilang sebuah DUNGEON, hhmmm... Apa DUNGEON ini seperti DUNGEON yang ada di dalam game MMORPG yang sering aku main kan dulu yah.." Pikir Edward


"Hahhh...(menghela nafas) sudah lah lebih baik aku berusaha mencari jalan keluar dari DUNGEON Ini.." Ucap Edward


Setelah itu Edward berjalan menyusuri kedalam gua DUNGEON tersebut mencoba mencari jalan keluar dan tidak lupa Edward mengambil peralatan-peralatan milik pengawal nya yang telah tewas,


"Gelap sekali gua ini," Gumam Edward dan melihat sekeliling gua yang minim cahaya penerangan,


Selang beberapa lama Edward berjalan, dan akhir nya dia berhenti di sebuah ruangan yang cukup luas diruangan tersebut terlihat sebuah pintu gerbang yang sangat besar dan tinggi, tinggi gerbang itu sekitar 10 m dan untuk lebar nya sekitar 5 m, cukup besar untuk ukuran pintu sebuah rumah,


Tanpa pikir panjang Edward segera melangkah kan kaki nya untuk membuka pintu tersebut, namun di saat Edward baru melangkah kan kaki nya pintu besar itu terbuka dengan sendiri nya,

__ADS_1


Dan di balik pintu tersebut munculah sosok-sosok yang cukup mengerikan untuk di lihat, yah.. tidak lain dan tidak bukan itu adalah sosok dari monster-monster penghuni DUNGEON di lantai tersebut, DUNGEON tersebut sebenar nyah di juluki DUNGEON tanpa dasar, yang entah sampai lantai berapa DUNGEON tersebut, karena belum pernah ada seorang petualan atau kesatria yang berhasil menempuh lantai akhir, mereka yang masuk kedalam dungeon itu hanya bisa memasuki nya tanpa bisa untuk kembali,


Kembali ke cerita,


Kini Edward nampak rasa takut di dalam diri nya, keringat dingin mengucur di kening nya dan tubuh nya bergetar hebat, lutut nya tampak lemas tak mampu menopang tubuh nya untuk tetap berdiri, rasa takut menyelimuti Edward, Namun Edward berusaha untuk menghilangkan rasa takut nya, dengan segera Edward mengambil posisi untuk siap menghadapi serangan dari monster-monster yang akan menyerang nya,


"Tenang... Di saat seperti ini, aku harus tenang, dengan tenang aku akan dapat menghadapi rasa takut dan kepanikan ku." Ucap Edward menyemangati diri nya,


.


.


.


.


.


.


CONTINUE..


"Terimakasih untuk para pembaca yang telah membaca karya pertama ku, mohon maaf jika banyak kata-kata yang salah atau yang kurang untuk di pahami oleh kalian, mohon dukungan nya yah kawan-kawan,


mohon like, sahre, dan vote nya yah biar semangat update novel nya..


TERIMAKASIH..

__ADS_1


__ADS_2