THE LEGEND OF EDWARD

THE LEGEND OF EDWARD
06. HUTAN KABUT DARAH, MISI MENYEMBUHKAN HARUNA


__ADS_3

Di suatu tempat di wilayah hutan kabut darah, di perbatasan antara Benua Selatan Dan Benua Timur yang terletak di daerah tak bertuan, atau daerah yang tidak di kuasai oleh kerajaan-kerajaan lain, seorang pemuda dan seorang wanita yang tidak sadarkan diri beserta seorang anak kecil berumur sekitar 7 tahun tiba di tengah hutan kabut darah yang sunyi, mereka muncul dari sebuah lubang hitam yang tak lain adalah portal teleportasi, mereka menaiki naga hitam yang ukuran nya lumayan cukup besar,


Hutan kabut darah yang selalu di selubungi oleh pekat nya kabut dan rindang nya pepohonan yang besar, membuat siapa pun yang memasuki nya akan sulit untuk melihat denga jelas sekeliking mereka,


Kesunyian yang menyelimuti hutan ini, menambah kesan misteri akan hal apa yang di sembunyikan di kedalaman hutan kabut darah tersebut,


Hutan yang di huni berbagai macam Monster-monster dengan rank tinggi, membuat siapa pun enggan memasuki hutan kabut darah itu,


Konon dari cerita masyarakat desa yang terletak tidak terlalu jauh dari hutan kabut, pada jaman dahulu kala, hutan tersebut sangat lah kaya akan material dan sumberdaya alam hingga semua manusia atau ras-ras lain memperebut kan hutan tersebut, keserakahan di hati setiap ras membutakan segala nya untuk menguasai hutan kabut darah, cara apa pun di tempuh hanya untuk memperebutkan kepemilikan atas hutan itu, dan pada akhir nya peperangan pun terjadi,


Hutan yang dahulu nya tentram dan damai di huni oleh hewan-hewan kecil kini berubah menjadi medan perang oleh sebagian orang yang tamak dan serakah,


Dewa yang melihat ke tamakan dan keserakahan yang di lakukan penduduk dunia ini geram, dan mengirimkan sosok monster mitos untuk menghentikan peperangan, pembantaian yang di lakukan monster mitos itu membuat kedua belah pihak banyak mengalami kerugian yang tidak terhitung jumblah nya,


Manusia dan para ras lain yang menyaksikan kedahsyatan dari kekuatan Monster mitos itu, meminta pertolongan kepada dewa, dan meminta maaf atas keserakahan yang mereka lakukan, hingga Dewa mengampuni mereka, dan sosok monster itu di kurung di kedalaman hutan,


Kabut yang kini menutupi seluruh hutan adalah sebuah skil yang di miliki oleh sosok monster mitos yang di kirim oleh dewa, sosok monster mitos menjadi penjaga hutan yang kini di sebut hutan kabut darah,


.


Edward beserta rombongan nya, telah tiba di kedalaman hutan kabut darah yang tidak terlalu jauh dari inti hutan tersebut,


"Ehhh... Di mana kita,?" Ucap Edward yang terheran melihat sekeliling nya adalah hutan rimbun dan berkabut tebal,


"Kita telah keluar dari dungeon kakak," Ucap Gon yang masih mempertahan kan wujud naga nya,


"Yah.. aku tahu itu.. Gon cari lah tempat mendarat yang menurut mu aman dari ancaman yang berbahaya untuk kita.." Ucap Edward memberi perintah kepada Gon,


Gon pun segera menggunakan skil meresepsi kehidupan yang ada di hutan ini, dia mencari tempat yang aman, dia sempat terkejut karena merasakan kukuatan besar yang di miliki oleh satu monster di kedalaman inti hutan kabut darah ini, gon mencoba untuk tidak mencari tahu, agar sosok yang menghuni hutan di bagian inti tidak terganggu karna nya,


Setelah beberapa saat Gon menemukan tempat yang cocok untuk diri nya mendarat, tempat yang menurut nyah aman, walau pun di tempat tersebut masih terdapat monster-monster, namun dia cukup yakin dengan kekuatan nya, di karna kan monster-monster itu hanya memiliki rank emas atau rang epick, yang berada pada level 90 sampai 150,


Setelah mendarat Edward memerintah kan Gon berburu monster untuk makanan mereka hari ini,


Gon yang menerima perintah dari Edward, setelah Edward dan yang lain nya turun dari punggung nya, Gon langsung mengepakan sayap nya dan terbang kembali mencari monster yang akan di buru nya,


"Gorhan, Tolong jaga dia sebentar, aku akan membuat sebuah rumah, kita akan tinggal sementara, dan menyembuhkan dia" Ucap Edward


"Baik kakak.." Ucap Gorhan,


Edward bergegas pergih meninggal kan Gorhan seorang diri untuk menjaga Tuan Putri yang tengah tidak sadar kan diri,


"Hmmm.. di dalam keterangan skil building ku, ada tulisan opsi pilihan, apa maksud dari opsi pilihan yah, ahh... Sudah lah lebih baik aku tekan saja, dan memeriksa nya.." Gumam Edward sambil melihat skil building nya


"Wahhh ternyata di dalam keterangan skil tersebut setelah menekan tombol opsi, ada banyak sekali cara membangun rumah," Ucap Edward


Setelah Edward memilih sebuah gambar bangunan rumah yang ingin dia bangun, diri nya bergegas menebang beberapa pohon yang dia butuh kan untuk membangun sebuah rumah, dan memasuki market system untuk mencari peralatan untuk membangun sebuah rumah sederhana serta mencari potion untuk menghilang kan efek dari kutukan dan ilusi dan perlengkapan-perlengkapan lain nya, Edward menghabiskan hampir 100 ribu point tukar nya untuk membeli semua perlengkapan itu,


Gorhan yang bingung melihat Edward kembali tanpa membawa apa pun, tidak berani untuk bertanya,


Dan ketika Edward tiba di dekat Gorhan, Edward mengeluarkan semua peralatan untuk membangun dan juga balok-balok kayu dari dalam inventory nya,


Gorhan yang di buat terkejut hanya bisa menampilkan expresi tercengang dengan mulut dan mata terbuka lebar,


5 jam kemudian,


"Hahhh... Akhir nyah selesai juga, rumah nya." Ucap Edward yang nampak sangat kelelahan,


Edward yang di bantu Gorhan dengan cepat menyelesaikan pembangunan rumah sederhana nya,


"Wahhh... Kakak kau sungguh luar biasa..!!" Ucap Gorhan yang melihat rumah buatan Edward telah selesai dengan sempurna,


"Sudah lah... Ayo kita masuk Gorhan.." Ucap Edward mengajak Gorhan untuk masuk dan membawa serta wanita yang tak dadarkan diri itu untuk di rawat di dalam rumah nya,


Edward membaringkan wanita itu ke tempat tidur yang telah ia siapkan untuk memulai perawatan nya,


"Aktifkan Skill pembatalan segala ilusi..!!" Ucap Edward yang mengarahkan lengan nya kepada Wanita yang terbaring tak sadarkan diri di tempat tidur yang nyaman,


Perlahan energi yang di miliki Edward meresap masuk kedalam tubuh wanita itu,


Energi positif yang di miliki Edward perlahan melahap energi negatif yang ada pada tubuh Wanita itu,


Tidak lupa Edward pun meminum kan potion pembersih kutukan dan potion anti ilusi, kepada wanita itu, yah.. meskipun dengan cara seperti itu hanya mengurangi beberapa persen dari kekuatan kutukan dan ilusi setidak nya apa yang di lakukan Edward pelahan akan membuah kan hasil yang dia ingin kan,


Gon yang telah kembali membawa banyak sekali daging dari hewan buruan nya, menyerahkan semua hasil nya kepada Edward, Edward merasa senang dengan kerja keras yang di lakukan Gon, dan diri nya akan memasakan sesuatu yang sangat lezat dari skil legendary Cef nya untuk mereka nikmati,


"Gon.. terimaksih, kau telah bekerja keras, istirahat lah dahulu, biarkan Gorhan yang membersihkan Daging-daging itu." Ucap Edward


Gon hanya mengangguk kan kepala nya, sedang kan untuk Gorhan sendiri dia bergegas membawa daging-daging hewan buruan untuk di bersihkan,


Beberapa hari pun berlalu, rutinitas yang di lakukan mereka bertiga nampak seperti biasa nya tidak ada yang berubah, namun sesekali Gorhan ikut untuk berburu bersama Gon ke dalam hutan,


Di hari kelima wanita yang tak sadarkan diri akhir nya siuman, dan membuka mata nya, mata yang berwarna hijau bagaikan batu giok yang begitu indah, kulit wajah yang putih dan cantik, rambut hitam panjang terurai menambah kesan kesempurnaan untuk seorang wanita yang mendambakan kecantikan,


"Uhhh... Di mana ini..?" Ucap nya seraya memegang kepala nya dengan kedua tangan nya, mata nya menyusuri setiap ruangan dan berhenti ketika melihat sosok laki-laki membuka pintu masuk kamar yang di tempati wanita itu,


Sontak saja wanita itu melontarkan berbagai macam pertanyaan kepada laki-laki tersebut yang tidak lain adalah Edward seorang,

__ADS_1


Edward yang menyadari bahwa wanita itu telah sadar, bergegas masuk kedalam untuk mengecek kondisi dari wanita itu,


"Tenang lah.. aku hanyalah seorang tabib, yang kebetulan menemukan mu, aku hanya ingin menolong mu dan mengobati mu." Ucap Edward dengan tenang


Wanita itu hanya diam tidak bisa berkata apa-apa karna sulit bagi nya untuk mencerna semua yang terjadi pada di rinya saat ini,


"Berbaring lah, aku akan memeriksa mu sebentar.." Ucap Edward


Wanita itu hanya bisa menuruti semua perkataan Edward tanpa bisa menolak permintaan nya,


Setelah nya Edward mengarahkan tangan nya seperti yang telah dia lakukan sebelum nya untuk mengobati wanita itu, aliran energi yang terasa hangat perlahan masuk kedalam tubuh wanita itu,


"Energi ini.. hmmmm kenapa, ada apa dengan perasaan ku, kenapa ini sangat nyaman sekali.." Ucap wanita itu dalam hati


Merasakan kenyamanan dari energi yang di salurkan oleh Edward kepada Wanita itu, membuat wanita itu menutup kedua mata nya dan wajah nya nampak memerah,


Edward yang fokus memandang wanita itu, tiba-tiba sebuah hologram muncul di hadapan nya memberikan data statistik status yang di miliki wanita itu,


[ SETATUS ]


NAMA : Haruna Minamoto Shin-ZU


UMUR : 15 tahun


RAS : Human


LEVEL : 25


HP : 5000/10000


MP : 1000/ 5000


JOB : RANGER


TITLE : Yang mulia putri kekaisaran Shin-ZU di Benua Timur


KESEHATAN : Terkena kutukan kegelapan (20%), dan ilusi mimpi buruk(10%).


"Hmmmm... Cukup bagus dengan perkembangan kesehatan mu, Istirahat lah jangan terlalu banyak bergerak dahulu, kau belum pulih sepenuh nya, dan ini minum lah ramuan ini kau akan segera membaik esok hari.." Ucap Edward kepada wanita itu, dan memberikan potion kepada nya.


Edward pun pergih meninggal kan Wanita itu yang nampak masih kebingungan,


"Siapa.. peria itu, dan kenapa dia menolong ku." Pikir Haruna benuh dengan pertanyaan,


Waktu pun berlalu begitu cepat tak terasa matahari yang bersinar perlahan turun menuju ke sebelah barat, hari yang menjelang malam di sebuah rumah sederhana di kedalaman hutan kabut darah yang sunyi dan sepi, di kegelapan malam tanpa sinar sang rembulan yang menyelimuti hutan tersebut, rumah yang di terangi oleh cahaya dari bebatuan kristal yang di bentuk sedemikian rupa nampak seperti setitik cahaya di dalam kegelapan,


"I..iya.. Maaf sebelum nya, terimakasih telah menyelamatkan aku.." Ucap nya dengan nada yang lemah lembut seraya menundukan kepala nya,


"Hahhh...(menghela napas) Sudah lah tidak apa, nih.. aku bawakan makanan dan minuman untuk mu, kau pasti lapar, makan yah, agar kau lekas sembuh, dan juga ini ramuan potion nya, habis kan makanan dan juga potion nya.." Ucap Edward sambil memberikan makanan dan ramuan potion,


"I.. iya.. terimakasih..?" Ucap Haruna yang merasa sangat berterimakasih kepada Edward,


"Baik lah.. kalau begitu aku akan keluar dulu, dan satu hal lagi jangan tidur terlalu larut.." Ucap Edward dan pergih meninggal kan ruangan itu


Di pagi hari nya, Edward sedang mengajari Gorhan ilmu 1000 pedang, sedang kan Gon bersiap untuk melakukan perburuan nya, Gon telah mengubah diri nya ke bentuk manusia nya, yang memiliki rupa yang hampir sama dengan Edward,


"Kak.. aku akan pergih berburu," Ucap Gon


"Gon.. sudah lah tidak perlu berburu untuk hari ini, karena masih banyak stok daging yang masih tersimpan," Ucap Edward


"Baik lah.. kak.." Ucap Gon dengan lesu, Gon yang tidak memiliki aktifitas lagi hanya bermalas-malasan sambil memanipulasi element api hitam di tangan nya, berbagai bentuk telah dia buat dari memanipulasi bentuk hewan yang kecil dan bergerak-gerak layak nya seperti hewan yang hidup, hingga berbagai macam jenis lain nya,


Edward yang melihat kelakuan Gon hanya bisa menghela napas,


Selang beberapa menit seorang wanita cantik berjalan keluar rumah dan mendekati ke tiga laki-laki itu yang sedang asik berlatih ilmu beladiri, sontak saja semua nya terkejut, bahkan Gon yang sedang asik memanipulasi element api nya berhenti seketika menyaksikan wanita itu berjalan mendekati mereka bertiga,


"Ohh... Kau sudah bangun.. bagai mana kondisi mu.." Ucap Edward


"Yah.. nampak nya aku sudah lebih membaik, dan sekali lagi aku berterimakasih kepada mu, karena telah merawat dan mengobati ku.." Ucap Haruna kepada Edward,


"Ahhh.. tidak, tidak apa.. perkenalkan nama ku Edward, dia Gorhan adik bungsu ku dan yang di sana bernama Gon adik pertama ku," Ucap Edward memperkenal kan nama nya dan juga memperkenalkan kedua adik angkat nya,


Setelah beberapa hari yang terlewati, mereka baru kali ini berkenalan nama, bukan di karnakan Edward tidak ingin mengenalkan nama nya, namun kondisi dari Haruna yang tidak sadarkan diri dan baru kemarin siuman, membuat nya tidak sempat untuk memperkenalkan diri nya,


"Yah, terimakasih... Nama ku Haruna." Ucap Haruna sambil membungkukan badan nya memberikan penghormatan untuk berterimakasih,


"Baik lah.. Haruna, coba kamu kesini sebentar, aku akan memeriksa kondisi mu," Ucap Edward


"Ya... Tuan Edward.." Ucap Haruna


"Sudah... Jangan terlalu formal dengan ku Haruna.. Panggil saja aku Edward. Tidak perlu memanggil dengan sebutan Tuan.." Ucap Edward


Haruna hanya menganggukan kepala nya, menyetujui ucapan Edward,


.


"Hhmmmm... Kondisi mu sudah membaik, segel ilusi mimpi buruk yang di derita mu sudah sepenuh nya hilang, hanya butuh beberapa potion pembersih kutukan kegelapan, potion pemulih Hp dan potion Pemulihan mana saja sudah cukup untuk mu sembuh sepenuh nyah.?" Ucap Edward mengkonfirmasi keadaan Haruna,

__ADS_1


"A... Apa aku akan sembuh sepenuh nya dari kutukan ini..?" Ucap Haruna bertanya tentang kondisi nya,


"Yah.. kau tenang saja, hanya tinggal 10% kekuatan kutukan nya, hanya dengan satu botol ini saja sudah cukup untuk memulih kan mu, namun sebelum itu, apa kah sarapan yang aku siapkan untuk mu sudah kau habis kan.?" Ucap Edward bertanya kepada Haruna


"I..iya, aku sudah menghabiskan nya.." Ucap Haruna dengan perasaan yang malu,


Edward berjalan perlahan kearah pohon yang rindang, di ikuti oleh Haruna di belakang nya, pohon rindang yang berada di sebelah Gon yang sedang duduk sambil asik bermain dengan manipulasi api nya, Haruna yang sedari tadi tidak terlalu fokus memperhatikan Gon, terkejut dengan rupa dari wajah Gon yang hampir mirip dengan Edward, dan yang lebih membuat Haruna terkejut adalah melihat cara Gon yang begitu mudah memanipulasi bentuk dari element api, di dunia ini hanya ada beberapa master ahli sihir saja yang mampu melakukan manipulasi element dengan begitu sempurna, dan yang saat ini Haruna lihat Gon seperti salah satu ahli sihir tingkat tinggi,


"Duduk lah disini.." Ucap Edward memerintahkan kepada Haruna untuk duduk di bawah pohon yang rindang,


Gon yang tidak mau mengganggu peroses yang di lakukan Edward segera menjauh dan menghampiri Gorhan untuk berlatih bersama nya,


Haruna tidak banyak bertanya dan duduk di tempat yang di tunjuk oleh Edward, setelah nya Edward memberikan dua botol potion kepada Haruna dan menyuruh nya untuk meminum potion itu,


"Minum lah potion itu, setelah kamu memulihkan mana dan HP mu, aku akan memulai pembersihan kutukan nya.." Ucap Edward


Haruna yang menerima potion itu langsung meminum nya dan memejam kan kedua mata nya untuk memulai pemulihan HP dan mana nya,


Setelah beberapa saat peroses pemulihan mana dan HP pun Haruna telah sepenuh nya pulih, Edward yang menyadari itu langsung melakukan peroses pembersihan kutukan yang di derita Haruna,


Selang beberapa jam, suara Notifikasi system berdering, dan dengan itu menandakan misi Rank S yang di terima Edward telah selesai, dan dengan begitu pula kesehatan Haruna pulih untuk sepenuh nya kutukan yang ada di dalam diri nyah di bersihkan sepenuh nya,


System [ DINGG...!!! ]


[ SELAMAT ANDA TELAH MENYELESAIKAN MISI RAHASIA RANK S, HADIAH AKAN DI KONVIRMASI OTOMATIS KE DALAM INVENTORI ]


"Wahh... Telah seesai misi nya, dengan begini sudah pulih sepenuh nya Haruna.?" Ucap Edward


Haruna membuka kedua mata nya, wajah yang berseri karena bahagia telah sepenuh nya pulih dari kondisi yang beberapa tahun selalu menyiksa nya,


"Edward... Sekali lagi.. aku berterimakasih banyak kepada mu.?" Ucap Haruna


Edward hanya tersenyum senang atah kesembuhan Haruna dan di balik itu semua Edward senang telah menerima hadiah yang lumayan bari misi rahasia yang di berikan oleh system,


Ke esokan hari nya, setelah haruna benar-benar telah pulih seutuh nya, Edward berencana untuk meninggalkan hutan itu dan segera melanjutkan misi tingkat A yang dia terima dari system,


Di luar sebuah rumah yang berada di dalam hutan kabut darah, Edward beserta yang lain nya berdiri di sebuah lapangan yang tidak terlalu luas di depan halaman rumah nya yang sederhana,


"Baik lah... Semua nya sudah berkumpul, apa kalian sudah mempersiapkan barang-barang kalian.." Ucap Edward


"Iya... Kami sudah siap..!" Jawab mereka serempak


Dan kemudian Gon mewakili semua nya bertanya kepada Edward,


"Kakak... Kita akan pergih kemana..?" Tanya Gon


"Gon... Kita akan pegih dari hutan ini.. " Ucap Edward menjawab pertanyaan Gon,


Mereka semua nampak bingung kemana mereka akan pergih kali ini, Gon tidak banyak bertanya dan segera merubah wujud nya,


Haruna yang melihat Gon yang mulai di selimuti oleh kabut hitam yang pekat nampak terkejut dan ketakutan,


Seperti biasa nya kabut hitam yang begitu pekat membentuk sebuah pusaran kabut yang sangat besar, perlahan kabut itu pun menghilang dan hanya menampakan wujud dari sesosok Naga Hitam yang cukup besar,


Sekali lagi haruna di buat terkejut dan ketakutan,keringat dingin mengucur deras di dahi nya, lutut yang menopang tubuh nya seakan tak berdaya lemas di hadapan seekor naga hitam yang besar dan perkasa, namun sesaat sebelum haruna terjatuh lemas, sebuah tangan yang hangat menggenggam lengan nya, membuat nya merasa tenang dan nyaman, haruna menoleh untuk memastikan siapa yang menggenggam lengan nya, dan yang dia lihat adalah Edward yang juga menoleh kepada nya sambil tersenyum hangat,


"Sudah tidak apa Haruna, tanang lah dia adalah Gon yang berubah pada bentuk asli nya, kau tidak perlu takut." Ucap Edward menenangkan Haruna


"Ehh... Edward, i.. iyahh... Terimakasih sudah membuat ku merasa lebih tenang" Ucap Haruna dengan wajah memerah


Edward hanya tersenyum dan tidak memperdulikan tingkah laku Haruna yang tersipu malu,


"Heii...kak Gon hentikan senyuman mu itu.. kau nampak menyeramkan dengan senyuman mu itu.." Ucap Gorhan yang menyela


"Hahh... Kau ini Gorhan, selalu saja membuat ku kesal.. Kau selalu saja mengganggu kesenangan ku" Ucap Gon yang merajuk


"Sudah-sudah.. kalian berdua hentikan bercanda nya.." Ucap Edward melerai candaan mereka


Dan mereka pun naik ke atas punggung Gon,


Setelah nya Gon mengepakan sayap dan terbang tinggi ke langit, sebelum nya Edward telah memerintah kan Gon untuk terbang ke arah Timur, menuju ke benua Timur tepat ke arah kekaisaran SHIN-ZU


.


.


.


.


.


.


.


Continue...

__ADS_1


__ADS_2