
Siang yang semangkin terik, dan panas nya mentari seakan membakar ubun-ubun, namun itu tidak menjadi penghalang bagi Edward untuk terus melanjut kan perjalanan nya menuju kota perbatasan Ghinshang,
Sebelum Edward sampai di tempat tujuan nya, diri nya memerintahkan Erika untuk mengirim semua berkas yang sebelum nya telah di perintahkan oleh nya, Edward memerintahkan supaya Byakko dan Kitsune yang mengirim berkas-berkas itu, agar Edward lebih mudah menerima kiriman dari Erika, jika yang mengirim adalah Byakko dan Kitsune, Kitsune adalah rubah bulan purnama berekor tiga yang di temukan oleh Byakko,
.
"Hahh... (Menghela napas) aku harus secepat nya menghubungi Judo dan Shaido, untuk menutup semua toko yang ada di kerajaan GOU-ZHANG, dan memindahkan nya kekerajaan lain sebelum pihak dari kerajaan GOU-ZHANG mengetahui penyebab kekalahan pasukan nya," ucap Edward memikirkan semua rencana kedepan nya,
Kemudian Edward mengambil Guard Phone nya untuk berkomunikasi kepada Judo dan Shaido yang berada di kerajaan GOU-ZHANG,
"Hallo.. Shaido, jika kau masih di Kerajaan GOU-ZHANG, segera lah berkemas bawa semua pegawai dan pasukan penjaga di toko yang kau kelola, usahakan secepat nya pergih meninggalkan kerajaan GOU-ZHANG, iyah.. bawa semua tanpa terkecuali, dan juga kau kabari Judo untuk ikut serta bersama rombongan mu, ya sudah kalau begitu sampai jumpa Shaido," ucap Edward kepada Shaido yang berada di Kerajaan GOU-ZHANG melalui Guard phone,
Di saat bersamaan, di Kerajaan GOU-ZHANG, Shaido yang menerima panggilan telepon dari Tuan Besar nya, segera melaksanakan semua perintah yang di perintahkan oleh Tuan Besar nya, dengan sigap mereka berkemas dan menutup toko-toko yang telah di bangun di kerajaan itu,
Kembali ke Edward saat ini..
"Suzaku mendarat lah di hutan sebelah barat sana," ucap Edward memberi perintah kepada Suzaku sambil menunjukan telunjuk nya ke arah sebelah barat,
Perlahan Suzaku terbang rendah dan mendarat tepat di arah yang sudah di tunjuk oleh Edward,
Seketika semua pasukan yang di perintahkan oleh Rui untuk menjaga mayat-mayat yang telah mereka kumpulkan, menjadi panik dan ketakutan setelah melihat burung raksaksa terbang perlahan dan mendarat tepat di hadapan mereka semua,
Namun sesaat kemudian mereka semua bisa bernapas lega, setelah melihat sosok yang menaiki burung raksaksa itu, tidak lain dan tidak bukan adalah Tuan Besar Mereka Edward,
"Beri Hormat kepada Tuan Besar...!!!" Ucap pemimpin pasukan yang di perintahkan oleh Rui untuk menjaga mayat-mayat pasukan musuh,
"Hormat Tuan Besar..!!!" Ucap seluruh pasukan secara serempak,
"Terimakasih banyak kalian telah bekerja dengan keras.." ucap Edward berterimakasih kepada seluruh pasukan nya, yang mau menjalan kan tugas dengan sepenuh hati,
"Siapa pemimpin kalian..!!?" Ucap Edward kepada kelompok pasukan itu,
Setelah Edward mengucapkan itu, seorang prajurit maju kedepan dan membungkuk memberikan hormat nya kepada Edward,
"Siapa nama mu..?" Ucap Edward bertanya kepada prajurit itu,
"Nama saya.. Lie tuan.." ucap prajurit itu memberitahukan nama nya kepada Edward,
"Hmmm... Nama yang bagus, atas kepiawaian mu dalam menjalani tugas sebagai pemimpin regu mu, dan kesetiaan mu mengabdi kepada keluarga Guard, aku Edward Van De Guard mengangkat mu sebagai komandan divisi regu A, yang akan aku tugaskan untuk menjaga keamanan setiap Toko yang ada di seluruh Kekaisaran ini, namun ingat kau harus mengikuti semua perintah dari para petinggi keluarga Guard," ucap Edward setelah mengangkat jabatan prajurit yang bernama Lie,
Lie merasa sangat senang dan bahagia atas kenaikan pangkat nya menjadi komandan divisi regu A dari keluarga Guard,
"Terimakasih Tuan Besar.. Terimakasih.. Hamba akan selalu setia mengabdi kepada Tuan Besar dan Keluarga Guard," ucap Lie bersujud di hadapan Edward,
"Sudah.. sudah.. berdiri lah.. ini kau pegang lencana komandan dari keluarga Guard ku, siapa pun yang berasal dari pasukan ku harus hormat kepada mu," ucap Edward dan memberikan lencana komandan pasukan divisi regu A keluarga Guard,
Lie pun menerima lencana pemberian dari Tuan Besar nya dengan senang hati,
"Komandan Lie.." ucap Edward,
"Siap.. Tuan.." ucap Lie dengan lantang,
"Bagus.. sekarang bagikan kalung liontin ini kepada seluruh pasukan yang kau bawa, sebagai tanda bukti bahwa mereka adalah bagian dari pasukan keluarga ku," ucap Edward memberikan kalung dengan liontin yang seperti seekor Naga hitam berbentuk Hurup G sedangkan untuk hurup D seperti seekor Naga putih,
Lie menerima beberapa kalung liontin dan membagikan nya kepada seluruh pasukan yang di bawa oleh nya,
Dan setelah nya Edward memerintahkan Lie beserta seluruh pasukan yang di bawa oleh Lie untuk berpatroli di sekitar kawasan itu berjaga-jaga jika ada orang lain selain dari keluarga Guard melihat tindakan yang akan Edward lakukan,
__ADS_1
"Bagus semua sudah pergih, dengan begini aku akan lebih mudah memasukan mayat-mayat itu ke dalam inventory ku," ucap Edward dalam hati nya,
Edward memasukan semua mayat-mayat itu ke dalam inventory nya, namun yang Edward masukan ke dalam inventory nya hanya bagian-bagian inti dari mayat-mayat itu, seperti tubuh dan kepala, yang lain nya seperti kaki dan tangan yang telah terpisah tidak Edward masukan di karena kan tidak akan terlalu berguna,
Setelah Edward memasukan semua mayat yang telah dia pilih ke dalam inventory nya, Edward memanggil Lie beserta pasukan nya,
Lie beserta pasukan nya langsung menghadap kepada Tuan Besar nya, namun ketika mereka sampai di hadapan Tuan nya, mereka nampak terkejut ketika melihat sekeliling mereka yang sudah tidak ada lagi mayat yang telah mereka kumpulkan hanya sisa-sisa potongan tubuh yang masih tergeletak di posisi awal nya,
mereka semua memikirkan hal yang sama, yah.. mereka berfikir mayat-mayat itu telah menjadi santapan burung besar yang Edward bawa, namun hal itu sungguh hanya kekeliruan mereka yang berfikir bahwa Suzaku menyantap semua mayat-mayat itu,
Suzaku memanglah pemakan daging, namun bukan pemakan bangkai, dan dia adalah tipe monster dengan kegengsian yang tinggi, akan sangat merendahkan martabat nya jika diri nya memakan daging busuk,
Edwar segera menyadarkan mereka semua dari keterkejutan, dan segera Edward memerintahkan mereka untuk membakar sisa-sisa potongan tubuh yang telah tertinggal itu, tanpa memberitahukan kepada mereka kemana bagian tubuh inti dari mayat-mayat itu,
"Lie... Setelah tugas kalian selesai, pergihlah ke kota KHIRA, berikan surat perintah ini kepada Takeshi Shui," ucap Edward memberikan surat perintah dari nya untuk Takeshi Shui kepada Lie,
Lie berlutut dan menerima surat perintah yang akan dia kirim kepada Takeshi Shui, Edward sengaja tidak menggunakan alat komunikasi jarak jauh kepada Takeshi Shui, agar Lie beserta pasukan nya melindungi kota KHIRA, kota yang sering terjadi serangan invasi dari monster-monster,
"Baik lah.. Lie.. aku akan pergih, kalian jangan lupa untuk mengerjakan tugas yang aku berikan," ucap Edward mengingatkan kembali perintah yang dia berikan kepada Lie,
"Siap laksanakan Tuan.." ucap Lie sambil berlutut di hadapan Edward,
Setelah nya Edward menaiki Suzaku dan pergih meninggalkan pasukan nya,
"Hhhmmmm... Suzaku kita pergih ke arah utara,"ucap Edward memberikan perintah kepada suzaku untuk pergih ke arah utara,
Selama di perjalanan Edward terus membuat komponen tubuh C-borg dengan berbagai macam ukuran dan bentuk yang berbeda-beda dari equipment yang telah di modifikasi sedemikian rupa, meskipun diri nya saat ini sedang berada di atas punggung Suzaku,
"Suzaku kita sebaik nya mendarat di goa itu, ku rasa hari sudah semangkin petang, alangkah baik nya kita mencari tempat untuk bermalam sebelum gelap tiba," ucap Edward sambil menujuk ke arah sebuah Goa yang berada di tepi tebing yang sedikit curam,
"Baik Tuan.." ucap Suzaku,
"Aman Tuan.." ucap Suzaku yang telah memastikan bahwa tidak ada satupun tanda kehidupan di dalam Goa itu,
"Baik lah Suzaku kita bermalam di sini," ucap Edward kepada Suzaku,
Suzaku yang tanpa di perintah oleh Edward langsung terbang melesat ke dalam hutan untuk mencari seekor monster sebagai santapan makan malam untuk nya,
Sedang kan untuk Edward diri nya kembali di sibukan dengan rakitan komponen C-Borg nya,
Edward mengeluarkan salah satu mayat yang sangat kuat, yah tidak lain dan tidak bukan mayat dari seorang Jendral besar Kerajaan GOU-ZHANG meskipun kepala dari mayat tersebut telah tepisah, beserta anggota tubuh yang lain nya, tapi Edward dengan sangat teliti menyambungkan kembali bagian kepala itu,
Kemudian Edward juga mengeluarkan beberapa alat dan tempat untuk penelitian, Edward dengan cepat mengubah Goa itu menjadi sebuah ruangan laboratorium penelitian,
Perlahan Edward meletakan tubuh mayat itu yang telah di sambung kepala nya ke ranjang penelitian, untuk di teliti dan di rombak sedemikian rupa oleh nya,
Edward menyambung setiap Komponen-komponen tubuh C-Borg yang telah selesai dia buat ke tubuh mayat itu,
Edward larut dalam penelitian nya, karena baru pertama kali bagi Edward membuat C-Borg dengan keseluruhan tubuh 90%, dari kepala hingga ujung kaki semua Edward rombak menjadi Tubuh C-Borg hanya di bagian-bagian tertentu yang tidak Edward ubah, bahkan Edward mengubah sebelah mata mayat itu menjadi komponen C-Borg,
Hari yang semangkin gelap, meskipun dengan minim nya cahaya, tidak membuat Edward menghentikan aktifitas nya, di karenakan Edward punya kemampuan untuk melihat di malam hari,
.
5 jam kemudian...
"Hahh...(menghela napas) akhir nya selesai juga.." ucap Edward yang merasa kelelahan setelah mengerjakan penelitian nya,
__ADS_1
Sedangkan untuk Suzaku dia hanya diam melihat Edward yang sedang bekerja, Suzaku sengaja melakukan itu agar diri nya tidak mengganggu Edward yang sedang fokus meneliti,
"Sekarang tinggal dua langkah terakhir yaitu tahap membuat segel kutukan dan tahap pembangkitan," ucap Edward bergumam berbicara pada diri sendiri,
Setelah nya Edward merapalkan mantra kutukan tingkat tinggi kepada mayat itu, berjaga-jaga jika C-Borg itu kehilangan akal nya dan menyerang Edward, selain itu kutukan itu juga menjaga diri nya dari ancaman pengkhianatan dari C-Borg yang dis buat,
"Bangkit lah jiwa yang telah tertidur di dalam kegelapan, dengar lah panggilan ku.. BANGKIT....!!!" Ucap Edward mengucapkan mantra dari sekil nya,
Seketika asap hitam pekat menyelimuti tubuh mayat itu, di sertai dengan kilatan Listrik yang menjalar tidak tentu arah, bahkan Edward harus menggunakan Light Barier untuk melindungi diri nya dan juga Suzaku dari sambaran listrik itu,
Perlahan asap yang menutupi seluruh tubuh mayat itu hilang dan meninggalkan sosok C-Bork yang tengah tertidur,
Kedua mata C-Borg itu sedikit demi sediki terbuka, dan hal yang pertama kali dia lihat ada lah sosok Edward, seorang anak muda yang sedang menatap nya, sambil mengerakan jari-jari nya di mata sebelah kiri nya,
"Dimana aku.." ucap C-Borg itu, yang kebingungan bahwa diri nya hidup kembali,
"Tenang lah kau sedang berada di dalam Goa penelitian ku," ucap Edward,
C-Borg itu Hanya diam mendengar ucapan dari Edward,
"Aku akan bertanya kepada mu," ucap Edward kepada C-Borg itu,
C-Borg itu hanya menjawab dengan anggukan kepala nya,
"Apa kau mengingat siapa diri mu, dan apakah kau bisa mengkontrol tubuh mu, jawab dengan jujur, kalau tidak kau akan mati," ucap Edward bertanya kepada C-Borg itu,
"Ya.. Tuan hamba mengingat semus kejadian yang menimpa hamba, hingga pada saat kematian hamba, iyah hamba bisa mengontrol seluruh tubuh baru hamba" ucap C-Borg itu kepada Edward, sambil menggerakan kedua tangan nya dan menatap takjub melihat bentuk kedua tangan nya yang sudah tidak lagi di lapisi oleh kulit, dan wajah nya yang nampak lebih muda seperti di usia nya ketika diri nya menginjak usia 20 tahun, terlihat jelas dari pantulan lengan besi nya,
"Bagus kalau kau masih mengingag nya,fan bisa mengontrol semua tubub mu," ucap Edward kepada C-Borg itu,
Dan kemudian Edward memberi perintah kepada C-Borg itu untuk bersumpah setia mengikuti Edward dan mengabdi sepenuh nya kepada keluarga Guard, dan juga melupakan kehidupan masalalu nya,
C-Borg itu pun bersumpah setia kepada Edward dan berjanji untuk mengabdi sepenuh nya kepada keluarga Guard,
Edward mendengar hal itu sangat senang, tidak ia sangka bahwa diri nya mendapatkan bawahan yang cukup kuat setara dengan petinggi keluarga Guard yang lain nya,
"Baik lah... Nama mu sekarang bukan lagi Gou Shu Kun, nama mu sekarang adalah Gou Zinouch De.CB 001- Guard," ucap Edward memberikan nama yang sedikit rumit untuk di hapal kepada C-Borg itu,
Zinouch hanya menunduk memberikan hormat kepada Edward,
Setelah nya Edward membuat makanan untuk diri nya karena seharian Edward tidak makan apa pun setelah sarapan bersama Haruna,
Kemudian Edward melakukan aktifitas nya kembali membuat C-Borg dari mayat yang lain, dan di bantu oleh Zinouch,
Semalaman penuh Edward membuat C-Borg dari mayat-nayat pasukan yang telah tewas, tanpa terasa Edward telah membuat Hampir 200 C-Borg, hingga pagi menjelang, dan matahari menyonsongkan diri nya di upuk timur.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Continue...