THE LEGEND OF EDWARD

THE LEGEND OF EDWARD
07. MENJADI PETUALANG


__ADS_3

Sejauh mata memandang yang terlihat hanyalah hamparan Hutan yang sangat begitu luas, kelestarian alam masih terjaga dengan baik tidak seperti di Bumi, namun di balik keindahan alam terdapat begitu banyak bahaya yang selalu mengintai seperti bayangan yang setiap saat bisa saja membunuh mu,


"Kakak di sana ada sebuah Desa..!!?" Ucap Gon memberitahukan kepada Edward


Edward yang mendengar ucapan dari Gon segera menyipitkan mata nya agar pandangan nya lebih fokus ke arah yang di tunjuk Gon,


"Ohh... Iyah kau benar Gon..!!?" Ucap Edward menjawab pertanyaan Gon setelah mengkonfirmasi kebenaran tentang ucapan dari adik nya Gon,


Karena hari mulai sore dan sebentar lagi akan menjelang malam, Gon terbang melesat lebih cepat ke arah pedesaan yang di tuju nya,


setelah cukup merasa dekat Edward memerintah kan Gon untuk mendarat tidak jauh dari pedesaan itu, agar tidak ada kepanikan yang terjadi pada warga desa itu, akan sangat merepotkan jika hal semacam itu terjadi, pikir Edward


"Gon... Mendarat lah di samping bukit itu... Kita akan jalan kaki menuju Desa itu..!!?" Ucap Edward


Gon pun mendarat tidak jauh dari pedesaan, agar mereka tidak terlalu jauh berjalan kaki, beberapa menit kemudian Gon telah mengubah diri nya menjadi Dragonoid dan bergegas mengikuti langkah kaki Edward dan yang lain,


"Haruna apakah kau tahu nama desa itu..?" Ucap Edward seraya menunjuk ke arah desa itu,


"Ohh.. desa itu, mohon maaf Edward, aku pun tidak mengetahui nya..?"


"Hahh... Sudah lah.. kita akan mengetahui nya nanti..?" Ucap Edward


Selama di dalam perjalanan tidak henti-henti nya Gorhan selalu menanyakan tentang kehidupan Haruna, Haruna yang awal nya pendiam dan tidak banyak berbicara, namun karena begitu banyak pertanyaan dari Gorhan Haruna mau tidak mau menjawab sebisa mungkin dan seadanya kepada Gorhan,


Selang beberapa jam, akhir nya Edward dan kedua saudara nya beserta Haruna sampai di gerbang pedesaan itu, di sana berdiri dua orang penjaga yang sedang mengawasi,


"Berhenti Di sana...!!!?" Ucap salah satu penjaga itu setelah melihat rombongan Edward yang nampak asing bagi mereka,


Edward dan yang lain nya serempak mengentikan langkah nya, agar tidak terjadi hal-hal yang merepotkan,


"Tunjukan identitas mu..!!?" Ucap salah satu penjaga lain nya,


"Ahh... Maaf tuan penjaga.. saya hanya pengembara, kartu identitas saya telah hilang, setelah aku dan yang lain nya melawan para bandit..?" Ucap Edward


"Iyah itu benar...? Paman penjaga, tolong kami, kami berhasil kabur dari para bandit, namun barang-barang kami telah di rampas oleh mereka..?" Ucap Gorhan dengan wajah memelas


Edward, Gon dan juga Haruna terkejut melihat sandiwara yang di lakukan Gorhan, sangat lah sempurna dengan exspresi wajah memelas nya,


"Baik lah.. kalian ikuti aku agar bisa membuat kartu identitas baru..?" Ucap penjaga itu


Edward dan yang lain nya hanya mengangguk setuju, dan berjalan memasuki desa mengikuti langkah yang di tuju oleh penjaga desa,


Beberapa saat kemudian...


Edward dan yang lain nya mengikuti penjaga itu menuju sebuah bangunan,


"Sudah sampai sini saja aku mengantar kalian.. selanjut nya kalian cukup masuk kedalam dan membuat identitas baru kalian.?" Ucap penjaga itu kepada Edward dan yang lain nya,


"tunggu.. !!? paman... ini untuk paman,?"


Edward memberikan 3 koin emas kepada paman penjaga itu,


"wahh... terimakasih anak muda, semoga kalian bisa menjadi seorang petualang yang hebat..?" Ucap paman penjaga itu


"Ahh.. iyah paman, terimakasih paman sudah mengijinkan kita masuk, dan terimakasih juga telah mengantar kami sampai di sini..?" Ucap Edward dengan sopan


setelah nya paman penjaga itu pun pergih meninggalkan rombongan Edward di depan bangunan Guild,


"Kakak... Apa kita tidak apa-apa masuk kedalam gedung itu..?" Ucap Gorhan nampak ketakutan memandang wajah orang-orang yang asing dan cukup menyeramkan


"Hahahahaha... Ada apa dengan mu Gorhan, apa kau sangat ketakutan melihat orang-orang itu..?" Ucap Gon memprovokasi Gorhan


"Cihh...!!! Aku tidak akan pernah takut pada siapa pun selain kepada kakak Edward..!!?" Ucap Gorhan menjawab provokasi dari Gon


"Apa... Kau bilang...!!! Kau tidak takut kepada ku...!!! Akan ku hajar bokong kecil mu itu..!!?" Ucap Gon dengan geram


"Ehemm...Gon...Gorhan.. Bisa kah kalian Diam..!!?" Ucap Edward sambil menatap dingin ke arah Gon dan Gorhan,


Seketika tubuh Gon dan Gorhan mematung, dan bergetar menatap tatapan yang begitu tajam dan dingin dari Edward,


"B.. Baik.. kak..?" Ucap mereka serempak,


Haruna yang menyaksikan kelakuan kedua adik Edward hanya terkekeh sambil menutup mulut nya,


Edward, Gon, Gorhan dan haruna melangkan kaki nya dan masuk kedalam bangunan itu, bangunan yang tidak lain adalah Guild petualang, tempat di mana para petualang mendapatkan misi dan tempat para warga biasa yang baru mendaftar kan diri nya untuk menjadi petualang, Edward mendekat ke arah meja tempat resepsionis,


"Permisi ada yang bisa saya bantu..?" Ucap wanita yang duduk di tempat resepsionis


"Ahhh... Maaf.. apa kah disini saya bisa membuat identitas baru..?" Ucap Edward kepada wanita resepsionis


"Ohhh... Apakah anda ingin menjadi petualang..?" Ucap wanita resepsionis


"Iyah.. itu benar, aku ingin menjadi seorang petualang..?" Ucap Edward


"Baik lah... Perkenalan nama ku Elicya, resepsionis guild di desa ini.? Dan tolong anda beserta teman anda untuk mengisi formulir yang ada disini, oh yah... untuk anak kecil itu dia tidak bisa mendaftar untuk jadi petualang tapi dia bisa mendaftar untuk identitas rakyat biasa..?" Ucap Elicya menujuk Gorhan dan memberikan kertas folmulir


Untuk mereka yang belum mencapai umur 10 tahun di larang keras untuk menjadi seorang petualang di mana pun dan di kerajaan mana pun, di karnakan terlalu beresiko untuk menjadi seorang petualan, dan untuk petualang muda yang berumur 10 tahun dilarang mengambil misi di atas Rank E,


Misi terbagi dari beberapa rank, dan tingkatan rank petualang juga mempengaruhi misi mana yang bisa di ambil, sesuai dengan persyaratan nya,


Berikut tingkatan misi yang ada di setiap Guild di dunia ini dari yang tertinggi Rank (SSS+), (SSS), (SS+), (SS), (S),(A),(B),(C),(D) dan (E), sama hal nya Rank misi, Rang petualang pun mengikuti seperti Rank yang ada di misi, yang paling tinggi (SSS+) dan yang paling terendah adalah Rank (E)


Setelah Edward dan yang lain nya mengisi data di kertas folmulir, mereka di perintah kan menyentuh sebuah bola keristal, untuk memuat data kekuatan Rank petualang mereka dan di transfer kedalam kartu petualang mereka nanti,


Selang beberapa menit..


"Oke... Semua sudah beres, sekarang tolong kalian bertiga letakan tangan kalian dan alirkan energi kalian ke dalam keristal yang ada di dekat kalian masing-masing, dan ini tuan muda Gorhan, kartu identitas anda sudah jadi..?" Ucap Elicya setelah menjelaskan cara menggunakan keristal dan menyerahkan kartu identitas biasa kepada Gorhan,


"Wahhh... Sudah jadi kartu identitas ku.. terimakasih kakak Eli..?" Ucap Gorhan yang nampak bahagia,


Edward dan yang lain nya meletakan tanga mereka ke sebuah kristal dan mengaliri sebagian energi mereka,


Edward dan juga Gon sengaja menekan kekuatan mereka serendah-rendah nya agar tidak menjadi kehebohan yang tidak mereka ingin kan, akan menjadi hal yang sangat merepotkan jika kekuatan Edward dan Gorhan di ketahui oleh publik,


"Ini kartu identitas petualang kalian, dengan ini selamat bergabung dengan guild kami, mohon kerjasama nya tuan Edward..?" Ucap Elicya


"Yah... Terimakasih Elicya, dan juga mohon kerjasama nya juga yah..?" Ucap Edward,


Elicya hanya membalas dengan senyuman yang manis,


"Baik lah... Kalau begitu kami mohon undur diri Elysia.. terimakasih atas bantuan nya..?" Ucap Edward sekali lagi berterimakasih kepada Elysia


"Ya.. kalian hati-hati lah di jalan.." Ucap Elysia


Edward dan yang lain nya pun keluar dari bangunan itu, suasana yang mulai gelap di karna kan sebentar lagi malam akan datang, membuat mereka bergegas mencari penginapan terdekat, dan beruntung nya penginapan yang mereka cari tidak lah teralu jauh dari bangunan Guild itu,


Mereka memesan 3 kamar sekaligus untuk waktu beberapa bulan kedepan, yah.. walau pun harga satu malam di kamar penginapan itu terbilang cukup mahal, namun bagi Edward yang memiliki banyak Gold coin di inventori nya, hal itu hanyalah hal yang sepele bagi nya,


"Hahhh.... (Edward menghela napas) sudah lama aku tidak melihat setatus ku,? System tampilkan data statistik dari status ku.?" Ucap Edward

__ADS_1


[ SETATUS ]


NAME : EDWARD Van De Guard


RAS : HUMAN


AGE : 15 TAHUN


GENDER : LAKI-LAKI


LEVEL : 90 (+300)


(xp : 20%)


RANK : A


CLAS : ASASIN, SAMURAI


JOB : PETUALANG


TITLE : Pembasmi monster, orang yang di takdirkan dewa, sang raja kegelapan dan cahaya,


Element : api, cahaya dan kegelapan


HP : 390.000


MP : 250.000


Power : 90000 (+25000)


Kecepatan : 55000 (+2000)


Ketangkasan : 35000 (+8000)


Pertahanan : 21000 (+5000)


Point pengalaman : 1.900.000


Point tukar : 1.200.000


Point skil : 140.000


Skil : tebasan bulan purnama (MAX),


ilusi kematian (MAX),


black hole (MAX),


light barier (MAX),


Dimensional slash (MAX),


Shadaw stap (MAX),


LIGHT OF SWORD (MAX),


1000 PEDANG (MAX),


1000 TARIAN PEDANG BUNGA KEMATIAN (MAX),


CLONE (MAX),


ALKEMIS (LEVEL 20),


MELODY KEMATIAN (LEVEL 20),


PERUBAH WUJUD (LEVEL 20),


TELEPORTASI (LEVEL 20),


MENGHILANG (LEVEL 20),


TERBANG (LEVEL 20),


TUBUH DEWA (LEVEL 20),


ABSOLUT INTIMIDASI (LEVEL 20),


ABSOLUT DARK BARIER (LEVEL 20)


BLOD AREA (LEVEL 20),


DEATH AREA (LEVEL 20),


LIGHT HEALL (LEVEL 20)


ILUSIONER MIROR (LEVEL 20),


MATA DEWA (LEVEL 20),


LEGENDARY CEFF (LEVEL 30),


ANTI ILUSI (LEVEL 10)


BUILDING (LEVEL 3)


SUMONER (LEVEL 1)


"Hmmmm tarlalu lambat perkembangan ku..?" Ucap Edward


"Baik lah mulai saat ini aku akan meningkat kan level ku secepat mungkin, agar aku bisa melindungi orang-orang yang penting di hidup ku..?" Gumam Edward


Setelah merasakan kebosanan Edward menatap jendela kamar nya yang kebetulan kamar Edward berada di lantai dua penginapan, Edward membuka jendela kamar nya dan melompat keluar memanjat ke atas atap bangunan penginapan itu, dan setelah Edward sampai di atas atap bangunan, dia mengeluarkan sebuah alat musik berupa seruling, sebenar nya seruling itu bukan lah alat yang biasa, seruling itu merupakan senjata kelas Unique, yang mampu membuat Ilusi tingkat tinggi, jika pengguna mengalirkan mana ketika memainkan seruling itu,


Edward memainkan seruling nya dengan merdu dan sedikit mengalirkan energi mana kedalam nya alunan suara seruling yang begitu sedih dan mendalam, setiap orang yang mendengarkan akan terbawa kedalam ilusi kesedihan, Edward memainkan seruling mengcover musik SADNESS AND SORROW yang sering dia dengar di film anime kesukaan nya,


Dia pun sambil merangkai kata-kata yang sedih di dalam pikiran nya, agar alunan irama dari permainan seruling nya lebih menjiwai,


"....Malam yang gelap.. tidak segelap hati ku...yang tanpa cahaya penerang dari mu.. tahu kah kau.. Malam tidak akan indah tanpa di hiasi indah nya sang rembulan dan bintang...sama hal nya dengan hati ku, yang tidak akan pernah merasakan keindahan tanpa kehadiran diri mu... Entah kemana cahaya mu.. aku selalu menunggu mu sendiri di kegelapan ini.."


serangkaian kata-kata yang terangkai di dalam pikiran Edward membuat ilusi yang tercipta dari alunan musik seruling nya bertambah kuat dan membuat semua orang yang mendengar terhanyut di dalam ilusi kesedihan,


.


Di dalam sebuah kamar tepat berada di samping kamar Edward sebelah kanan, Haruna menangis tersedu-sedu saat mendengar suara dari seruling yang di main kan Edward dia terhanyut kedalam ilusi kesedihan, bahkan seluruh desa yang mendengar terhanyut dalam ilusi kesedihan yang begitu kuat,


Seketika mereka tersadar dari ilusi yang di buat Edward, ketika Edward menghentikan permainan seruling nya, mereka terdiam mencerna kejadian yang barusan mereka alami,


"Sungguh ilusi yang sangat kuat..!!? Aku bahkan tidak mampu untuk keluar dari serangan ilusi ini..?" Ucap Ketua Guild Renzi

__ADS_1


Keesokan hari nya Desas desus tentang serangan ilusi yang di lakukan oleh Edward menyebar keseluruh desa, semua warga desa dan para petualang membicarakan tentang kekuatan ilusi yang di ciptakan oleh Edward, semua orang tidak menyadari siapa yang melakukan iusi itu, namun mereka sadar orang yang melakukan ilusi itu pasti lah orang yang sangat kuat,


.


"Ahhh...Selamat pagi kakak Edward..? Baru saja aku ingin membangun kan mu..?" Ucap Gorhan


"Ya selamat pagi juga Gorhan...? Kemana yang lain nya..?"


"Oh.. mereka sudah di bawah..?" Ucap Gorhan


"Begitu yah..? Baik lah.. mari kita kebawah juga..?"


Edward mengajak Gorhan turun kebawah untuk sarapan,


"Yah.. kak.." jawab Gorhan


Sesampai nya di lantai bawah penginapan, Edward menemukan Gon dan Haruna sedang menyantap sarapan nya di meja pojok ruangan, sambil berbincang kecil,


"Kak... Sini..?" Ucap Gon


Edward hanya menganggukan kepala dan tersenyum ke arah Gon dan Haruna, mereka pun menyantap sarapan yang di berikan oleh pelayan penginapan,


"Edward apa yang akan kau lakukan setelah ini..?" Ucap Haruna di tengah-tengah kegiatan mereka menyantap sarapan,


Edward hanya terdiam tidak menjawab pertanyaan Haruna, dan setelah selesai menghabisi sarapan nya, baru lah Edward memulai pembicaraan nya, menjawab pertanyaan yang sebelum nya di lontar kan oleh Haruna,


"Hhmmm... Alangkah baik nya, habisi terlebih dahulu makanan mu.. baru setelah nya kau berbicara..?" Ucap Edward menasehati Haruna,


"B..Baik.." Ucap Haruna tertunduk malu dengan wajah yang memerah,


"Setelah ini aku ingin ke guild untuk mencari Misi yang cocok untuk ku, apakah kalian ingin ikut..?" Ucap Edward


"Kak Aku ikut.." jawab Gorhan


"Tidak... Gorhan, kau tidak boleh ikut, akan banyak pertanyaan dari orang lain jika kau ikut menjalankan misi,?" Ucap Edward melarang Gorhan


"Hmmm... Baik lah.. aku akan berlatih di tempat latihan Guild saja.." Ucap Gorhan lesu


"Yah.. itu akan lebih baik untuk mu Gorhan..? Dan ingat jangan menggunakan pedang yang aku berikan..!?" Ucap Edward memberitahukan kepada Gorhan untuk tidak memakai senjata klas legendary yang di berikan Edward kepada Gorhan,


"Gon.. Haruna.. kita akan mengambil misi masing-masing, tapi kita akan melakukan nya bersama..?" Ucap Edward memberitahukan rencana nya


"HAhh.. Edward bukan kah seperti itu akan sangat menyulitkan untuk kita..?" Ucap Haruna yang menolak usulan dari Edward


"Hhmmm.. menurut ku saran dari kakak Edward ada baik nya, kita akan menyelesaikan 3 misi dalam sehari, misi yang berbeda-beda, itu akan sangat menarik..?" Ucap Gon yang mengerti maksud dari rencana Edward


"Hahhh... Sudah lah aku ikuti saja apa yang kalian mau..?" Ucap Haruna yang pasrah tidak bisa berbuat banyak jika keputusan Edward sudah bulat,


"Baik.. mari kita berangkat ke Guild..?" Ucap Edward


Mereka ber empat pun berangkat ke guild untuk mengambil misi sedangkan Gorhan mengikuti mereka ke Guild untuk memulai latihan nya,


Sesampai nya di Guild yang tidak jauh dari tempat penginapan yang mereka sewa,


"Halo selamat pagi.. ada yang bisa saya bantu..?" Ucap Elicya


" Pagi kak Eli..?" Ucap Gorhan menjawab sapaan dari Elicya


"Ahhh... Gorhan, apa yang akan kau lakukan di Guild ini..?" Ucap Elicya


" Aku hanya ingin belajar ilmu beladiri kak Eli..?" Ucap Gorhan


"Ohh.. baik lah kau tunggu di dulu di sini yah, setelah aku melayani tuan muda Edward dan yang lain nya..?" Ucap Elicya


"Baik kak Eli..?" Ucap Gorhan


Setelah nya Edward, Gon dan juga Haruna di antar ke sebuah tempat pengambilan misi di sana tertera begitu banyak misi dari tingkat ter rendah sampai tingkat tertinggi menempel di setiap dinding, mereka memilih-milih misi yang cocok untuk mereka jalani.


Beberapa menit kemudian..


Edward, Gon dan juga Haruna mereka telah memilih misi yang cocok untuk mereka, setelah nya mereka keluar dari Guild dan sebelum mereka mengerjakan misi mereka, mereka membeli beberapa makanan untuk bekal mereka di perjalanan,


"Semua persiapan sudah siap kak..?" Ucap Gon


"Edward apakah kau serius dengan rencana ini..?" Ucap Haruna kepada Edward untuk memastikan rencana Edward sekali lagi


"Bagus Gon..? Dan untuk mu Haruna, kau tidak perlu kahwatir, kau ingat siapa Gon..?" Ucap Edward yang mengingat kan bahwa Gon adalah Ras naga yang langka,


Haruna hanya mengangguk, kali ini dia sudah yakin dengan rencana Edward, mengingat Gon adalah ras Naga pasti akan mudah untuk menjalakan semua misi-misi yang mereka ambil,


"Baik lah.. kita berangkat sekarang..?" Ucap Edward


"Oh.. yah sebelum itu.. Haruna apa clas mu..?" Ucap Edward kepada Haruna


"Ahhh.. clas ku Ranger..?" Ucap Haruna menjawab pertanyaan dari Edward,


Sebenar nya Edward telah mengetahui identitas dari Haruna bahkan clas yang di miliki nya, namun Edward menanyakan krmbali karena dia tidak ingin Haruna tahu bahwa Edward sudah mengetahui identitas nya,


"Ohhh.. ini.. ambil senjata ini, kau gunakan lah, senjata ini, akan lebih cocok jika di gunakan oleh mu..?" Ucap Edward memberikan senjata nya kepada Haruna senjata berjenis Bow dengan clas legendary,


"I...ini.. Edward apakah kamu serius memberikan ini pada ku..?" Ucap Haruna meyakin kan Edward


"Jika kau tidak mau, aku akan membuang nya..?"


"Ahhh.. tidak, aku bercanda... Mana mungkin aku menolak nyah.. he.. hehehe..?" Jawab Haruna dengan senyum yang canggung..


"Oh.. iyahh.. dan ini juga, kalian gunakan lah cincin anti ilusi ini..?" Edward memberikan item berupa cincin yang mampu menahan serangan tipe ilusi,


Setelah nya mereka pun keluar dari gerbang desa dan menuju hutan untuk memulai misi nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


Continue..


"Terimakasih untuk kalian yang sudah membaca novel ini, sekali lagi mohon maaf jika banyak kata-kata dalam penulisan yang salah, dan kurang untuk di mengerti.. mohon keritik,saran dan komen nya, karena keritik, saran dan komen kalian membantu author agar lebih maju kedepan nya, terimakasih..

__ADS_1


Dan jangan lupa like dan vote nyah yah..


__ADS_2