THE LEGEND OF EDWARD

THE LEGEND OF EDWARD
11. PEMBANTAIAN MONSTER SERIGALA MERAH (02)


__ADS_3

Puluhan pasang mata mengintai di balik lebat nya semak-semak di sekitar lokasi Edward dan juga Gon,


"Gon..!! Bersiap lah..!!? Jangan jauh-jauh dari ku..?" Ucap Edward memperingati Gon


Edward dan Gon bersiap dan memasang kuda-kuda nya,


Sfx : Grauuuu...!!! (Suara monster serigala merah menggeram dan menyerang Edward dan Gon)


Lebih dari 17 ekor Monster Serigala Merah, mungkin jumblah keseluruhan nya ada 20 monster, dan monster itu menyerang, mencengkram Edward dan juga Gon, dengan cepat,


Sfx : Zrraattt..!!


Edward menebas monster serigala merah yang terlebih dahulu menyerang nya.. Edward dengan sengaja tidak menggunakan skil yang dia miliki, karena menurut nya akan lebih menantang jika Edward hanya menggunakan ilmu berpedang nya,


Monster yang di tebas Edward terbelah dua dan tumbang seketika,


Namun sayang jumblah monster yang menyerang bukan hanya satu, dan ternyata 20 monster yang menyerang Edward dan juga Gon, menyerang secara bersamaan,


Gon pun tidak kalah dalam hal bertarung dia menusuk jantung dari monster itu,


Sfx : Jleebb..!!!


Dengan sekali tusukan Gon berhasil membuat Monster yang menyerang kearah nya meregang nyawa dan mati di tempat,


Gon langsung berputar dengan cepat kearah Edward, dan menebas kan pedang nya seakan ingin menebas Edward,


Sfx : Zrraaatttt...!!!


Bersamaan dengan Gon menebas kearah Edward, Edward yang memiliki intuisi tinggi langsung menundukan badan nya agar tidak terkena serangan dari Gon, Edward berputar kearah Gon dan menusukan pedang katana nya ke arah samping kanan Gon,


Sfx : Jleeebbbb...!!!


Seketika monster yang menyerang Edward dan Gon Tumbang tidak bernyawa, mereka melakukan itu dengan sengaja, agar serangan yang mereka lakukan tidak dapat di tebak dengan mudah oleh monster itu,


Kolaborasi serangan Edward dang Gon terus berlangsung dengan sangat indah,


Edward melirikan mata nya ke sebelah kiri Gon, dia melihat sisi kiri Gon yang penuh celah dan di sana dia juga melihat Monster telah melompat kearah nya,


Edward menukar pedang nya ke tangan kiri dan dengan tangan kanan yang menyentuh tanah, Edward memutar dan menendang punggung tangan kanan Gon, menggunakan kaki kanan nya, tidak sampai di situ Edward menggunakan pedang yang ada di tangan kiri nya untuk menebas monster yang ada di sebelah kiri Edward,


Sfx : Zzrrraaattttt...!!!!


Edward melakukan gerakan itu dengan sangat cepat bahkan Gon tidak menyadari Edward akan melakukan itu, tangan kanan Gon yang di tendang oleh Edward bergerak dengan sendiri nya dan menusuk monster yang ada di sebelah kiri Gon,


Sfx : Jleebbbb...!!!


Seketika monster yang menyerang Edward dan Gon tumbang dengan darah yang bersimbah membasahi tanah yang menjadi pijakan mereka,


6 ekor monster tewas hanya dalam hitungan beberapa detik saja, dan monster yang tersisa melolong lebih keras memanggil kawanan-kawanan monster serigala merah yang lain nya,


Monster-monster serigala merah yang tersisa mengelilingi Edward dan Gon membentuk sebuah lingkaran,


Gon dan Edward kembali ke posisi semula mereka, mereka saling memunggungi mencegah serangan dari titik buta dan saling menutupi, agar tidak ada celah untuk monster menyerang mereka,


"Gon... Seperti nya ini akan lebih menyulitkan lagi..!!!?" Ucap Edward,


"Yah kak.. seperti nya kita memang harus mengeluarkan kemampuan penuh kita..?" Ucap Gon yang merasa harus mengerahkan semua kekuatan nya,


"Tidak Gon.. aku merasakan akan ada monster yang lebih tinggi level nya dari yang saat ini kita lawan..!!? Hematkan tenaga mu Gon.. musuh yang sebenar nya akan datang sebentar lagi..!!?" Ucap Edward memberitahukan kepada Gon,


"Ya.. kak, aku mengerti..?" Ucap Gon,


14 ekor monster menyerang ke arah Edward dan Gon dari berbagai arah,


Gon menggunakan pedang nya yang di aliri api hitam menyerang 5 monster srigala sekaligus,


Sfx : Wuussshhhhh... Zratt..!!!


Gon membunuh 5 monster serigala merah hanya dengan satu kali tebasan pedang dan karena api hitam yang menyelimuti pedang Gon, dengan mudah Gon mengalah kan monster-monster serigala merah, dan merubah nya menjadi tumpukan debu,


"SHADOW STEP..!!!?" Ucap Edward mengaktifkan skil nya,

__ADS_1


Edward menghilang dari sisi Gon dan muncul di tengah-tengah monster, monster yang melihat Edward tiba-tiba ada di tengah-tengah mereka, langsung menyerang ke arah Edward, namun Edward tidak kalah cepat dia langsung mengaktifkan kembali skil yang lain nya,


"TARIAN PEDANG 1000 BUNGA KEMATIAN..!!!?" Ucap Edward


Edward menebaskan pedang nya, entah dari mana saat Edward menebaskan pedang nya, 1000 bunga berguguran seperti di musim semi, bunga-bunga berterbangan, dan Edward bergerak dengan sangat cepat, bahkan Gon tidak sempat melihat gerakan yang di lakukan Edward,


Sfx : Sringg...!!! (Suara pedang yang di masukan kembali kepada sarung nya)


Edward kini sudah berada di posisi semula nya, di dekat Gon yang sedang mematung,


Edward dengan gaya nya yang sangat elegan menyarungkan kembali pedang nya kedalam tempat nya,


Bunga-bunga yang berjatuhan ketanah menandakan akhir dari kehidupan Monster serigala merah yang tersisa, tubuh dari monster-monster itu terbelah beberapa bagian, darah segar menyembur ke segala arah menjadikan sebuah pemandangan yang sangat tragis, pembantaian monster yang di lakukan Edward cukup singkat dan membuat bulu kuduk siapa pun yang melihat nya akan merinding, tidak tersisa satu pun kehidupan monster serigala merah, semua habis di bantai oleh Edward, namun Edward tahu ada lebih banyak monster serigala merah yang akan datang kembali dan mungkin salah satu monster tingkat tinggi akan hadir untuk menyerang nya, karena monster yang berkoloni pasti memiliki salah satu pemimpin, dan pemimpin koloni itu pasti lah sangat kuat,


Edward mengamati area sekitar nya dengan bantuan dari system pendeteksi mahluk hidup,


System : [ DINGG..!!! ]


[ PERINGATAN..!!!, SYSTEM MENDETEKSI KEBERADAAN MUSUH ]


[ JUMBLAH MUSUH 3000, TERDETEKSI MONSTER TINGKAT TINGGI, TINGKAT RANK BERADA DI RANK SSS, ]


[ DINGG...!!! ]


[ MISI RAHASIA BUNUH KAWANAN MONSTER REED WOLF, DAN REED WOLF KING ]


[ HADIAH 200.000 POINT PENGALAMAN, 100.000 POINT TUKAR, 50.000 POIN SKIL, KARTU DOBLE XP 100%, DAN 1 MISTERY BOX RANDOM ]


" Hmmmm misi rahasia..!!? Hadiah nya lumayan bagus..?" Gumam Edward


"Gon... Bersiap lah.. sebentar lagi ribuan monster akan datang menyerang kita...!!? Haruna...!!! Kau bantu penyerangan dari atas..!!!?" Ucap Edward kepada Gon dan juga Haruna,


Mereka sudah bersiap di posisi nya Gon dan juga Edward berdampingan menyiap kan kuda-kuda untuk menyerang, sedangkan Haruna bersiap di atas pohon dengan senjata panah dia akan lebih mudah memanah monster dari atas pohon,


Tanpa basa-basi 3000 monster langsung menyerang Edward dan juga Gon setiba mereka di lokasi Edward dan Gon,


Gon mengeluarkan skil element api hitam nya membakar musuh yang menyerang kearah nya, sedangkan Edward membuat 10 clone dengan skil nya, Edward dan juga Gon bertarung habis-habisan, Haruna juga tak mau kalah dia menggunakan panah nya dan menyerang dari atas pohon, ratusan monster tumbang hanya dalam waktu 5 menit saja,


Edward yang melihat Gon mulai merasa kelelahan memerintahkan sebagian clone nya untuk melindungi Gon,


Gon yang melihat sbagian clone Edward membantu nya, tanpa membuang-buang waktu Gon langsung beristirahat memulihkan sebagian stamina nya yang telah hilang,


Edward melihat situasi yang cukup sulit baginya langsung membuat beberapa clone nya lagi, dan tidak tanggung-tanggung Edward membuat 1000 Clone dengan skil nya


"1000 CLONE...!!!" ucap Edward


"SWORD OF LIGHT, 1000 PEDANG, COMBINATION SKIL, TARIAN PEDANG 1000 BUNGA KEMATIAN...!!!?" Ucap Edward mengaktifkan beberapa skil nya,


Hampir sekitar 6.000 pedang cahaya terbentuk, Edward dan para Clone nya membuat pedang cahaya, setiap clone yang Edward ciptakan membuat masing-masing 500 pedang cahaya, sedang kan Edward membuat 1000 pedang cahaya, Edward menari di ribuan Monster menebas dan menusuk setiap monster yang dia lihat,


Haruna yang melihat hal itu mengurungkan niat nya untuk memanah karena takut Edward akan terkena serangan dari nya,


Tidak butuh waktu yang lama bagi Edward untuk menghabisi semua monster dan hanya menyisakan pemimpin nya,


"Kak.. biarkan aku yang melawan nya..!!? Kau istirahat lah, pulihkan tenaga kakak..?" Ucap Gon memberikan saran kepada Edward


Edward hanya membalas nyah dengan senyuman karena dia tahu kekuatan yang sesungguh nya dari Gon,


"Heii...!!!? Kau a***ng kampung, lawan mu adalah aku..!!?" Ucap Gon memancing amarah dari monster king reed wolf,


"HHAHAHAHAHAHAHA...!!!? MANUSIA RENDAHAN SEPERTI MU INGIN MELAWAN KU, HAHAHAHAHAHAHA, BAGUS... BAGUSS.. DENGAN BEGINI AKU BISA MEMAKAN DAGING MANUSIA YANG LEZAT..!!!?" Ucap Raja Monster serigala merah,


"Hahhh...(menghela napas) Kau salah besar, jika menganggap ku sebagai manusia...!!!? Bentuk perubahan pertama aktifkan..!!!?" Ucap Gon mengaktifkan bentuk tubuh naga nya hanya di bagian kedua lengan nya,


Kedua lengan Gon berubah menjadi lengan naga dengan cakar yang tajam dan sisik berwarna Hitam legam,


Edward yang melihat nya hanya tersenyum, Gon mampu merubah wujud nya secara bertahap, pengendalian perubahan wujud yang gon miliki telah naik tingkat,


Gon langsung melesat ke arah king reed wolf dengan sangat cepat, dan menghantam kan tinju nya ke arah kepala monster king reed wolf,


"Rasakan ini...!!!!! Hiatt...!!!" Teriak Gon

__ADS_1


Sfx : wuussshhhhhh....!!!!


Sfx : Duuummmmmm...!!!!


Monster Raja srigala merah yang tidak melihat serangan gon tidak mampu untuk menghindari serangan yang datang ke arah nya, diri nya hanya bisa pasrah menerima serangan dari Gon,


Seketika tubuh Monster Raja serigala merah terpental cukup jauh, menabrak pepohonan yang ada di lintasan nya, dan berhenti ketika tubuh nya menabrak bebatuan yang cukup besar,


Cukup dahsyat serangan yang di lakukan Gon, hanya dengan satu kali tinjuan Monster King Reed Wolf itu terpental beberapa meter jauh nya dari tempat Gon menyerang,


Haruna yang baru pertama kali melihat kekuatan Gon yang sesungguh nya hanya bisa terkejut dengan mulut yang menganga dan mata yang melotot,


"Ughhhh... Uhuk...!! Uhukk..!!! Sialan.. ternyata dia bukan manusia, dia adalah Raja naga yang agung, sialan... Kenapa hari ini aku sangat lah sial..!!!?" Ucap Raja serigala merah sambil terbatuk-batuk mengeluarkan seteguk darah, dia mngumpat pada diri nya yang begitu sial harus berhadapan dengan Gon,


Raja Serigala merah itu mencoba berusaha berdiri dari keterpurukan nya, namun Gon yang melihat hal itu, tidak ingin membuang-buang waktu lebih lama, dia melesat kembali ke arah Raja Serigala Merah yang mencoba untuk bangkit, dan menghajar nya kembali,


Sfx : BUUUUMMMMM....!!!!!


Monster Raja Serigala Merah terpental ke atas langit cukup tinggi setelah Gon meninju perut nya, Gon yang melihat itu langsung merubah Wujud yang kedua,


"Bentuk perubahan kedua aktifkan..!!!? Ucap Gon mengaktifkan bentuk perubahan wujud yang ke dua,


Sepasang sayap yang gagah dan berwarna Hitam membentang di punggung Gon,


Sfx : wushhh...!!!


Gon mengepakan kedua sayap nya dan terbang kelangit ke arah terbang nya Monster Raja Serigala Merah yang di tinju oleh Gon, dengan kecepatan terbang yang sangat tinggi, Gon mampu mendahului laju terbang dari Monster Raja Serigala Merah yang dia terbang kan ke langit dengan tinju nya, hingga Gon berada tepat di atas nya, Gon mengepalkan kedua tangan nya yang di satukan dan dihantam nya ke bagian perut Monster Raja Serigala Merah hinga dengan cepat menghantam permukaan tanah,


Serangan yang Gon lakukan terbilang cukup Gila, tanpa memberikan waktu sedikit pun bagi musuh untuk memulih kan diri,


Sfx : Duummmmm....!!!!


Tanah yang menjadi tempat pendaratan tubuh Monster Raja serigala merah, berlubang cukup dalam dan besar, yah... Sebuah kawah yang dalam dan besar tercipta dari dampak serangan yang Gon lakukan,


Gon masih terbang di atas langit melihat kebawah kearah jatuh nya Monster Raja Serigala Merah,


"Hmmmm... Cukup tinggi juga yahh...? Tidak bisa terbayangkan jika aku yang jatuh dari ketinggian ini...?" Ucap Gon sedikit prihatin dengan keadaan yang menimpa Raja serigala merah itu,


Tiba-tiba energi besar terkumpul di tengah-tengah kawah yang tercipta dari hantaman tubuh Raja serigala merah yang terjatuh dari ketinggian,


Energi merah terkumpul cukup besar dan kuat, Gon yang melihat akan ada nya bahaya yang akan menimpa diri nya segera mengubah wujud sepenuh nya menjadi Naga hitam yang cukup besar dan bersiap menyembur kan napas api ke arah kawah yang menjadi pusat dari energi kuat yang berwarna merah itu,


Seketika garis cahaya merah menyembur ke atas langit ke arah Gon yang sedang terbang, seperti sebuah laser yang di tembakan, Gon yang sudah bersiap menahan serangan itu dengan cepat menyemburkan api hitam yang cukup kuat ke arah sinar cahaya energi yang berwarna merah itu,


Sfx : Duuummmmm...!!!


Suara ledakan yang sangat kuat terdengar hingga radius puluhan kilo meter, dengan daya hempasan angin yang cukup kuat, bagai kan sebuah meteor yang bertabrakan dengan rudal, dua kekuatan yang besar saling beradu membuat seisi hutan menjadi ketakutan, hewan dan monster-monster yang ada di sekitar bersembunyi untuk melindungi diri nya dari ancaman monster yang sedang bertarung,


Gorhan yang sedang berada di Desa angin, mendengar serangan yang di lakukan oleh Gon menjadi panik tak karuan, dia ingin menyusul kedua kakak nya, namun hal itu langsung di cegah oleh ketua guild Renzi yang menjadi guru pembimbing Gorhan selama dia berlatih ilmu bela diri dan berpedang nya di Desa angin,


"Hhhmmm... Gon apa kau ingin menghancurkan seluruh hutan ini..?" Ucap Edward yang tiba di tengah pertarungan antara Gon dan juga Monster Raja Serigala Merah


"Hahhh... Kakak sejak kapan kau ada disini, dan sejak kapan kakak bisa terbang..?" Ucap Gon yang tidak habis pikir bagai mana bisa seorang manusia bisa terbang dengan mudah tanpa menggunakan sayap,


"Hahh.. sudah lah.. akan aku jelas kan nanti..? Yang terpenting masih ada satu ekor Monster yang harus kita urus..!!?" Ucap Edward menujuk ke arah monster raja serigala merah yang masih mencoba memulihkan diri


.


.


.


.


.


.


.


Continue...

__ADS_1


__ADS_2