THE LEGEND OF EDWARD

THE LEGEND OF EDWARD
17. KISAH KELAM BANGSA NAGA HITAM


__ADS_3

Ribuan tahun yang lalu, dunia ini sangat lah damai, hingga suatu ketika semua Raja dari ras dan bangsa yang ada di dunia ini haus akan kekuasaan dan kekuatan,


Peperangan terjadi dimana-mana ratusan hingga jutaan jiwa melayang begitu saja, hanya untuk memperebutkan hal yang seharus nya bukan milik nya,


peperangan berangsur-angsur cukup lama, hingga menimbulkan banyak perselisihan di antara ras-ras yang ada, kesenjangan yang terjadi di dunia ini, membuat tatanan dunia yang sebelum nya saling menyeimbangi menjadi goyah dan runtuh,


Keserakahan terus merasuk kedalam relung hati setiap manusia dan ras yang hidup di dunia ini, jiwa yang terlena akan kenikmatan dunia, menjadi target utama dari keserakahan untuk menyerang setiap mahluk hidup yang ada di dunia ini,


Hingga pada suatu hari Raja Garakas pertama Petro De Garakas merencanakan sebuah kudeta kepada seluruh kerajaan-kerajaan yang ada di dunia ini, dia ingin memguasai seluruh dunia dengan kekuatan nya,


Bangsa iblis yang mendengar hal itu, tentu sangat lah senang, mereka berbondong-bondong mengikuti pemimpin ras iblis untuk bersekutu melawan dunia bersama Raja Petro De Garakas, dari kerajaan Garakas Benua Barat, sang iblis Lucifer 7 iblis pendosa beserta 7 iblis dosa lain nya, memanfaatkan keserakahan ketamakan akan kekuasaan dan kesombongan diri yang di miliki oleh petro, untuk menuai kemenangan nya,


Mereka menyusun rencana invasi keseluruh daratan yang ada di dunia ini, hingga pada akhir nya rencana untuk menginvasi seluruh daratan berjalan sesuai dengan yang mereka rencana kan,


Invasi yang di lakukan oleh kerajaan Garkas dan para bangsa iblis sangat meresahkan kerajaan-kerajaan lain yang ada di dunia ini, mereka menghancurkan segala sesuatu yang ada di dunia ini, hingga terjadi nya era kekacauan, pembunuhan, pembantaian terjadi di setiap pelosok negri,


Tentu hal itu membuat sang Dewa menjadi murka, atas kelakuan yang di lakukan oleh para bangsa iblis dan raja petro,


Sang Dewa memerintahkan 10 Sacred Devine Beast untuk memberikan kedamaian dan mengalahkan Raja petro beserta sekutu nya iblis,


Lucifer sang iblis dari ke 7 dosa besar yang mendengar hal itu segera menyusun siasat bersama iblis 7 dosa besar lain nya untuk menghancurkan ke 10 Sacred Devine Beast,


Ke 10 Sacred Devine Beast yang di kirim oleh sang Dewa berhasil mengalahkan setiap invasi yang di lakukan oleh kerajaan Garakas bersama skutu nya iblis di setiap Benua, bahkan ke 7 iblis dosa besar sampai di buat tidak berdaya oleh kekuatan 10 Sacred Devine Beast, beberapa tahun telah berlalu hingga pada akhir nya perang menemui titik akhir yang membuat semua mahluk hidup merasa kedamaian, namun hal itu hanya lah sesaat


bertahun-tahun telah berlalu, setiap ras dan mahluk hidup lain nya mulai memuja Ke 10 Sacred Devine Beast, dari ke 10 Sacred Devine Beast, hanya satu yang terhanyut oleh kebanggaan dan pujaan dari setiap mahluk hidup, dia di buat buta oleh nya, hingga kesombongan mengisi relung hati dari salah satu ke 10 Sacred Devine Beast, hal itu tentu menjadi kelemahan untuk diri nya sendiri, Lucifer sang dosa besar dari ke 7 iblis dosa besar menyusun siasat untuk mengelabui salah satu Sacred Devine Beast yang buta oleh kesombongan diri,


Higgron sang naga hitam yang perkasa, dengan kesombongan dan keangkuhan sifat nya, diri nya terjerat ke dalam permainan ke 7 iblis dosa besar, Lucifer memanfaatkan kesombongan yang di miliki oleh Higgron, hingga menjadikan nya sebuah mainan untuk ambisi Lucifer,


Lucifer dan ke 7 iblis dosa besar lain nya mengiming-iming kan kekuatan dan kekuasaan kepada Higgron untuk menguasai dunia, dan menyingkirkan 9 Sacred Devine Beast yang lain nya, Higgron tidak bisa tidak tergiur oleh kekuatan dan kekuasaan, siapa pun yang sudah termakan oleh kesombongan diri dan keangkuhan, akan mudah tergoda oleh tipu daya yang di lakukan iblis, termasuk Higgron yang sudah termakan oleh tipu daya iblis,


catatan : kesombongan, ketamakan, dengki, iri hati, dan segala jenis sifat buruk adalah sifat yang sangat di sukai oleh iblis, iblis bisa merasuki siapa pun, jika hati nya ternoda oleh sifat buruk,


Higgron yang sebelum nya sudah memiliki kekuatan yang sangat besar kini bertambah dengan kekuatan yang di berikan oleh ke 7 iblis dosa besar, serta menyatukan tubuh dan kekuatan dari Raja Petro, dia menjadi ancaman terbesar untuk dunia ini, Higgron di cap sebagai penghianat oleh ke 9 Sacred Devine Beast dan mahluk hidup yang hidup di dunia ini,


Belum cukup lama mahluk hidup di dunia ini merasakan kedamaian, kini mereka harus merasakan ancaman yang sangat besar dari Higgron, setelah nya peperangan besar terpecah kembali perang yang lebih dahsyat dari sebelum nya, Higgron yang kini nama dan bentuk nya telah berubah menjadi Hydra sang naga hitam berkepala 9, ini juga menjadi kisah kemuculan Khusanagi, Higgron atau Hydra memulai peperangan sekala besar,


Bahkan ke 9 Sacred Devine Beast tidak mampu menandingi kekuatan dari Higgron yang kini telah sepenuh nya di kuasai oleh iblis, para petinggi naga hitam yang ada di bawah kekuasaan Higgron tidak bisa menolak perintah dari Higgron untuk membantai dan menyerang setiap mahluk hidup di dunia ini, di sisi lain ke 7 iblis dosa besar dan seluruh pengikut nya berpesta pora akan kemenangan nya dan penipuan nya kepada Higgron,


Sang Dewa mulai jera kembali, para Dewa berdiskusi hingga pada keputusan terakhir, para Dewa mengirim salah satu Dewa untuk membunuh Higgron atau yang kini bernama Hydra,


Itu lah awal kebangkitan dari pedang Kusanagi, dan akhir dari era kekacauan,


Setelah kematian Higgron seluruh mahluk hidup merasakan kedamaian nya kembali, dan seluruh ras dan bangsa yang ada di dunia ini, memburu membunuh setiap naga hitam dan iblis yang masih tersisa di dunia ini, bertahun-tahun lama nya mereka terus di buru dan di bunuh, mereka tidak semua nya musnah mereka bersembunyi ke dimensi-dimensi lain untuk menghindari perburuan yang di lakukan oleh seluruh mahluk hidup yang ada di dunia ini,


Setelah nya sang Dewa memerintahkan ke 9 Sacred Devine Beast dan Dewa yang mereka kirim ke dunia, untuk kembali ke alam nya, agar hal yang sebelum nya terjadi tidak terulang kembali,


Penghianatan yang di lakukan oleh Higgron dan tindakan bodoh yang di lakukan nya, membuat semua bangsa naga hitam menerima semua imbas nya, kisah yang sangat kelam yang di alami bangsa naga hitam, akan selalu di kenang oleh seluruh bangsa naga hitam dan semua mahluk hidup lain nya di dunia ini,


"Begitu lah akhir dari kisah kelam bangsa naga hitam, dan kami terpaksa harus hidup di dimensi seperti ini, menjauh dari semua ras-ras dan bangsa lain nya, yang mengincar nyawa kami, yah...hanya bangsa naga hitam, tidak dengan bangsa naga yang lain.." Ucap Gelvanus mengakhiri cerita nya,


"Hhhhmmmm... Begitu yah.. sunguh tragis, oh.. yah.. kau bilang tadi pedang apah..?" Ucap Gon yang penasaran dan ingin mengulangi perkataan yang sebelum nya Gelvanus katakan, Gon telah merubah penampilan nya ke wujud Dragonoid,

__ADS_1


"Ohh.. itu.. pedang kusanagi.. namun sampai saat ini pedang itu entah berada di mana..?" Ucap Gelvanus,


"Apa...!!! Kusanagi..!!!" Ucap Gon yang terkejut karena dia tahu pedang kusanagi berada di mana,


"Yang mulia.. apa kah anda mengetahui pedang itu..??" Ucap Gildom,


"Yah... Aku tahu pedang itu.. dan aku juga tahu dimana pedang itu berada..?" Ucap Gon percaya diri,


"Apa...!!! Apa yang mulia tahu di mana pedang itu..?" Ucap Gelvanus


"Yang mulia... Kita harus segera mengambil nya sebelum orang lain yang mengambil pedang itu..!!!?" Ucap Gildom menyaran kan untuk segera mengambil pedang kusanagi,


"Iyah aku tahu pedang itu ada di mana, dan pedang itu sudah di miliki oleh seseorang.." ucap Gon memberikan jawaban kepada mereka,


"Apa...!!!" Ucap Gildom dan Gelvanus secara serempak,


"Kalian tenang lah... Pedang itu sudah berada di tangan orang yang tepat, dan asal kalian tahu, sejujur nya aku adalah hewan peliharaan nya, dan juga menjadi adik pertama nya.." ucap Gon yang memberitahukan kebenaran kepada mereka,


Gelvanus dan Gildom serta semua prajurit yang ada sontak terkejut dengan perkataan yang Gon ucapkan, yah siapa yang tidak terkejut jika Dewa dari Raja para Bangsa Naga hitam adalah hewan peliharaan orang tersebut, orang yang memiliki pedang kusanagi,


.


Di lain sisi di kediaman Edward...


"Hatciuu....!!! Astaga... Apakah aku terkena fllu, hhhmmm... Aku harus lebih memperhatikan kesehatan ku, karena akhir-akhir ini kesibukan ku selalu bertambah.." ucap Edward,


"Haruna... Apakah Gon belum pulang..? Apa kau sudah bisa menghubungi nya melalui Guard phone,?" Ucap Edward menanyakan keberadaan Gon kepada Haruna,


"Gon.. belum ada kabar nya Edward.." ucap Haruna,


.


Kembali ke Gon saat ini..


"Paman Gildom apakah kau bisa mengantar ku ke tempat tinggal mu..? Aku sedikit lelah dan butuh istirahat.." ucap Gon kepada Gildom,


"Ohh.. tentu yang mulia..saya dengan senang hati bisa melayani yang mulia.." ucap Gildon


"Ahhh paman.. jangan panggil aku yang mulia, panggil aku Gon saja.." ucap Gon yang sedikit merasa risih dengan panggilan yang Gildon lakukan kepada nya,


"Baik yang mulia Gon," ucap Gildon,


"Hahh... (Menghela napas) sudah lah.. kemana arah tempat tinggal paman..?" Ucap Gon mencari tahu kemana arah tempat tinggal Gildon,


"Mari yang mulia.. ikuti saya.." ucap Gildon dan memimpin jalan menuju ke tempat tinggal nya,


"Oh.. ya.. paman Gelvanus, bisa kah kau mengambil alih pasukan yang di miliki oleh kakek tua Geralham..?" Ucap Gon memerintah kan Gelvanus untuk mengambil alih kepemimpinan dari prajurit yang di miliki oleh naga hitam Geralham,


"Baik.. yang mulia Gon.." ucap Gelvanus,


Gelvanus beserta para prajurit nya berangkat menuju daerah kekuasaan milik Geralham,

__ADS_1


Saat ini Gon telah memimpin 2 raja naga dan 500 ribu prajurit naga hitam, itu pun belum di tambah dengan pasukan yang di miliki Geralham, Gon telah di nobat kan sebagai Dewa Raja Naga Hitam, yang berarti diri nya telah mempunyai pasukan yang siap untuk bertempur kapan pun Gon ingin kan,


Gon pun terbang mengikuti arah yang di tuju oleh Gildon, sedangkan untuk Gelvanus dia sudah berangkat menuju daerah kekuasaan Geralham, sesudah Gon memberikan perintah kepada nya,


Iring-iringan rombongan Gon dan Gildon menjadi sorotan bagi setiap penghuni di mensi ini,


Setelah Gon sampai ke tempat tinggal Gildon, Gon merebahkan tubuh nya ke dalam kasur yang empuk, diri nya mencoba untuk merileks kan pikiran nya, namun sebelum itu dia mencoba untuk mengaktifkan Guard phone yang dia miliki untuk menghubungi kakak nya, namun sayang Guard phone tidak memiliki akses jika mereka berbeda dimensi,


Dan pada akhir nya Gon menyerah dengan usaha nya yang sia-sia,


"Hahh.. (menghela napas) bagai mana cara ku untuk menghubungi kakak, jika aku tidak bisa menggunakan Guard phone.." ucap Gon sedikit mengeluh,


Hal itu terdengar oleh Gildon yang mengantarkan Gon ke kamar khusus untuk Gon,


"Maaf.. yang mulia Gon, jika saya boleh kasih saran, kenapa tuan tidak menghubungi kakak tuan lewat telepati saja..?" Ucap Gildon memberikan saran kepada Gon,


"Aahhhh... Kau benar paman.. hhhmmmmm.. tapi, bagaimana cara nya paman..?" Ucap Gon dengan polos,


"Biar saya beritahu.. pertama-tama tuan harus mempokus kan pikiran tuan, bayang kan wajah kakak tuan, dan selanjut nya, berbicara lah lewat hati tuan," ucap Gildon memberitahu kan cara untuk bertelepati jarak jauh,


"Wahhh.. jadi hanya seperti itu.. mudah sekali.."


Setelah nya Gon mempraktek kan cara untuk melakukan telepati kepada Edward,


"Kakak... Ini aku Gon..?" Ucap Gon melalui telepati,


Edward yang berbeda dimensi dengan Gon menerima telepati dari Gon,


"Gon.. di mana kamu saat ini..? Apakah kami baik-baik saja..?" Ucap Edward melalui telepati menanyakan tentang keberadaan Gon,


Sebenar nya banyak sekali pertanyaan yang ingin Edward lontarkan kepada Gon, namun hal itu segera di urung kan, karena Edward tahu belum saat nya untuk dia bertanya lebih jauh kepada Gon, cukup hanya menhetahui di mana Gon saat ini dan keadaan Gon, sudah membuat tenang diri nya,


"Kakak.. aku terjebak masuk ke dimensi lain, nama di mensi ini adalah neraka kegelapan, dan aku di sini baik-baik saja, kakak tenang saja... tidak perlu mengkahwatir kan aku.."


Setelah nya hubungan telepati antara Gon dan Edward terputus begitu saja, bukan tanpa sebab, itu semua di karnakan Gon sudah sangat kelelahan,


Beberapa jam telah berlalu Gon kini telah tertidur lelap di dalam kamar nya..


Sedangkan di sisi lain, Edward mulai bekerja dengan sangat keras, dia terus membangun usaha nya, sebenar nya Edward masih lah memiliki satu misi yang harus dia selesai kan yaitu misi memulangkan Haruna ke rumah nya, namun misi itu dia tunda untuk sementara waktu, di karna kan Edward mesti mempersiapkan segala urusan nya di Desa Angin ini..


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Continue...


__ADS_2