
Beberapa bulan telah berlalu, toko yang di kelola oleh Edward berkembang dengan sangat pesat, ketenaran tentang potion-potion dan pil buatan Toko Guard menyebar ke seluruh pelosok kekaisaran SHIN-ZU,
Edward merasa sangat senang pencapaian nya dalam bidang usaha cukup sukses, Edward memiliki ambisi yang sangat tinggi tentang usaha nya, dia ingin membuat Toko di setiap pelosok Benua Timur bahakan ingin mencangkup ke seluruh Dunia ini,
Desa Angin adalah tempat yang sangat strategis untuk memulai usaha menurut Edward, di karna kan Desa Angin berbatasan dengan Kerajaan SOULVANIA benua Selatan, dan kekaisaran SHIN-ZU tidak terlalu jauh dari kerajaan GOU-ZHANG
Toko yang Edward kelola kini semangkin besar dan berlantai kan 3, pekerja yang bekerja di Toko Guard pun bertambah semangkin banyak,
"Kalian semua... cepat kesini, aku ingin menunjukan sesuatu kepada kalian." Ucap Edward memerintahkan kepada mereka semua untuk segera mengikuti nya,
Edward menunjukan 5 buah benda yang berbeda-beda yang pertama adalah alat komunikasi sihir buatan nya, Edward menjelaskan kegunaan dari alat sihir buatan nya, yang di mana diri nya dapat berkomunikasi dengan orang lain yang juga memiliki benda tersebut, namun tidak akan bisa di gunakan untuk berkomunikasi jika benda sihir tersebut tidak memiliki darah dari pengguna yang lain, kegunaan Darah hanya untuk menghubungkan pemilik dan pengguna yang lain, dan yang lebih hebat dari alat komunikasi sihir ini mampu mencangkup jarak hingga keseluruh dunia ini, kalau di dunia nya yang dahulu yaitu Bumi, benda ini hampir mirip dengan ponsel, namun benda ini sangat berbeda jauh, jika di aktifkan dengan mana benda sihir ini hanya memunculkan 3 buah simbol, kegunaan simbol yang pertama simbol warna biru untuk menambahkan kontak darah dari orang lain yang juga memiliki alat tersebut, yang kedua simbol berwarna merah untuk berkomunikasi lewat percakapan suara, dan yang ketiga simbol berwarna kuning untuk mengirimkan pesan teks, benda tersebut berbentuk kotak pipih yang tipis dan hanya terdapat beberapa tombol hurup yang di gunakan untuk mengirim pesan teks,
Yang selanjut nya adalah benda berangkas sihir, dan cincin sihir ruang penyimpanan, kedua benda tersebut saling berhubungan, di mana jika alat sihir itu di gunakan untuk menyimpan barang maka benda yang ada di dalam nya bisa di ambil melalui benda yang lain nya, contoh, jika Rui memasukan koin emas kedalam berangkas, maka Edward bisa mengambil koin emas tersebut melalui cincin sihir ruang penyimpanan, di mana pun diri nya berada, begitu pun sebalik nya,
Selanjut nya barang yang Edward tunjukan adalah alat pembangkit listrik tenaga surya, Edward menjelaskan kegunaan dari alat tersebut kepada mereka, alat yang mampu menyimpan tenaga listrik untuk di gunakan sebagai penerangan, namun Edward hanya membuat alat pembangkit listrik tenaga surya nya saja, karena di dunia ini belum ada suatu benda yang dapat mendukung system kerja dari alat pembangkit listrik tenaga surya,
Dan ter akhir adalah alat sihir termos ice, kegunaan nya untuk membuat air menjadi sebongkah batu es, alat ini berbentuk kotak ukuran dari alat itu tidak terlalu besar hanya sekitar tinggi 50cm dengan lebar 30cm cukup minimalis untuk ukuran nya, Edward berniat akan memproduksi masal alat sihir seperti termos ice terlebih dahulu,
Semua barang-barang yang akan Edward buat dan di jual di pasaran memiliki lebel merk nama dari Toko nya yaitu Guard,
Setelah nya Edward memberikan Rui 4 alat sihir yang berfungsi sebagai alat komunikasi Rui memberikan nya kepada setiap staf pekerja yang di percayai nya, mereka masing-masing memasukan darah mereka, sebelum alat-alat itu di berikan kepada Rui Edward telah meneteskan darah nya di alat itu, dan satu persatu mereka meneteskan Darah mereka di alat yang akan Edward pegang sendiri, begitu pun Gon, Gorhan dan juga Haruna, mereka di berikan masing-masing satu alat itu, alat sihir komunikasi di beri nama GUARD phone,
"Baik lah aku akan memberitahukan kepada kalian bagai mana cara memakai alat ini, dan nama dari alat ini adalah GUARD phone, cara nya sangat simple dan mudah untuk di pahami, kalian hanya perlu menyalurkan Energi Mana kalian ke alat ini, alat ini akan menyala secara otomatis, seperti ini." Ucap Edward dan memperagai cara untuk menyalahkan Guard phone, alat sihir komunikasi,
Mereka semua mempraktekan seperti apa yang Edward lakukan, dan Guard Phone yang mereka pegang menyala secara otomatis,
"Wahhh... Kakak lihat menyalah.. hebat.. di sini hanya ada tiga simbol... apa arti nyah itu kak..?" Ucap Gorhan yang penasaran dengan simbol-simbol yang ada di sana,
Mereka semua pun sama hal nya dengan Gorhan mereka penasaran dengan simbol-simbol yang ada di alat itu,
"Begini cara nya Gorhan... Coba kau tekan simbol yang berwarna merah.. setelah nya di situ ada tulisan Edward Van De Guard, nah kau cukup arahkan Tombol nafigasi nya ke nama kakak, seterus nya kau tekan tombol yang berwarna hijau.." ucap Edward memberitahukan Gorhan bagai mana cara menggunakan Guard phone,
Meskipun umur Gorhan terbilang masih anak-anak namun dia cukup cerdas menangkap semua penjelasan yang Edward ucap kan,
Gorhan pun mengikuti arahan yang di katakan oleh Edward, beberapa detik kemudian Guard Phone milik Edward berdering,
Sfx : kringg... Kring.. kring...!!! ( Suara dari Guard Phone milik Edward )
Edward memperlihatkan Guard phone milik nya yang berdering kepada mereka, sontak hal itu membuat mereka merasa takjub,
"Gorhan kau taruh Guard Phone mu di telinga mu, dan pergih lah keluar dari toko ini sebentar..?" Ucap Edward yang belum mengangkat panggilan dari Gorhan,
Gorhan hanya mengikuti apa yang di katakan oleh kakak nya Edward, dia pergih keluar dari toko sambil menempel kan Guard phone ke telinga nya,
Setelah Gorhan pergih ke luar dari Toko, Edward menerima panggilan dari Gorhan dan volume dari Guard phone milik nya di atur agar suara dari Guard phone milik nya terdengar dengan keras oleh mereka yang ada di dalam ruangan bersama Edward,
"Hallo... Gorhan... Ini kakak.." ucap Edward berbicara melalui Guard phone,
Gorhan yang mendengar itu dari luar terkejut bukan main, di karnakan suara kakak nya terdengar dari sebuah benda kecil yang tipis,
"Huaaa... Kakak... Bagai mana suara mu ada di benda ini..!!!!?" Ucap Gorhan berteriak sangat kencang dan merasa sangat panik,
Sedang kan di dalam ruangan mereka semua yang mendengar sangat di buat terkejut bagai mana bisa sebuah benda kecil mampu berbicara dan nada suara nya cukup sama dengan nada suara Gorhan, hanya Edward yang tidak terkejut dengan kejadian itu,
"Hahhh... Gorhan bisa tidak kau jangan berteriak..? Kamu membuat semua orang yang ada disini terkejut, " ucap Edward kepada Gorhan melalui Guard phone alat komunikasi sihir milik nya,
Setelah nya Edward memerintahkan Gorhan untuk kembali keruangan nya,
Edward terus mempraktekan cara kerja dari alat sihir komunikasi itu kepada mereka, mulai dari memasukan kontak darah, menggunakan panggilan suara atau mengirim pesan teks, semua di ajarkan oleh Edward sampai mereka bisa untuk menggunakan alat itu,
"Apakah di antara kalian masih ada yang belum paham bagai mana menggunakan alat ini..?" ucap Edward menanyakan kepada mereka,
Mereka semua hanya menganggukan kepala nya tanda paham dengan penjelasan Edward
__ADS_1
"Oh.. ya..Rui.. aku akan mengajari mu cara menggunakan benda ini." Ucap Edward menunjukan sebuah benda brangkas,
"Ya.. tuan.." ucap Rui dan membungkuk hormat kepada Edward,
Edward mengajarkan Rui cara menggunakan alat sihir brangkas itu, dengan mudah Rui mampu memahami cara kerja dari alat sihir Brangkas itu,
Kemudian Edward memerintah kan Rui untuk menaruh Berangkas sihir itu di ruangan pribadi milik nya,
"Untuk benda ini cukup hanya aku yang menggunakan nya" ucap Edward menunjukan cincin sihir ruangan,
"Dan untuk benda ini..." Ucap Edward berhenti dan menunjukan benda sihir termos es kepada mereka,
"Apa yang akan kamu lakukan dengan benda itu Edward..?" ucap Haruna menanyakan kepada Edward dan menunjuk ke arah benda yang sedang di pegang oleh Edward,
"Ahhh... Untuk benda ini, secara resmi akan di produksi masal oleh ku, dan hanya bisa di beli melalui Toko Guard milik ku," ucap Edward memberitahu kan rencana nya kepada mereka,
"Ohhh begitu ya.. memang nya, benda apa itu Edward..?" Ucap Haruna,
"Benda ini bernama Termos ice Guard, kegunaan dari termos ini dapat membekukan air secara otomatis menjadi es, dengan waktu 5 menit," ucap Edward menjawab pertanyaan dari Haruna,
"Wahhh... Benda ini akan sangat berguna untuk para pengusaha rumah makan" Ucap Haruna
"Tuan.. mohon maaf, jika boleh saya tahu, berapa harga dari penjualan benda ini..?" Ucap Ashaki Rui
"Hhhmmm... Harga dari barang ini 50 koin emas per unit," ucap Edward menjelaskan harga dari barang itu,
"Kakak... Apa kakak akan memproduksi alat ini juga..?" Ucap Gon sambil menunjuk alat komunikasi sihir,
"Ya.. tapi itu nanti setelah kita pergih ke ibu kota kekaisaran SHIN-ZU," ucap Edward menjawab pertanyaan dari Gon,
"Edward jika aku boleh tahu, berapa harga benda ini jika nanti kau sudah memproduksi benda ini secara masal,?" Ucap Haruna menanyai harga dari alat sihir komunikasi yang nanti nya akan di produksi masal oleh Edward,
"Harga benda ini 1000 koin emas," ucap Edward memberitahukan harga dari alat sihir komunikasi,
"Wahh... Edward Mahal sekali harga dari benda ini, dan ini... Benda yang kau berikan kepada ku, apakah kamu serius memberikan benda ini kepada ku..?" Ucap Haruna terkejut mendengar harga dari benda yang akan Edwar jual dan mempertanyakan apakah Edward serius memberikan benda itu dengan percuma,
"Kalian semua sudah bekerja dengan sangat giat di toko ku, dan kalian juga sangat setia kepada ku, aku hanya memberikan benda ini sebagai hadia atas reputasi yang kalian lakukan terhadap Toko ini," ucap Edward menjelaskan niat nya kepada mereka,
Setelah nya mereka semua pergih meninggal kan Edward yang di temani oleh Haruna di ruangan itu,
"Hmm.. Edward apa kah kamu merasa lelah..?" Ucap Haruna menanyakan keadaan Edward,
"Ahhh ya.. aku cukup lelah hari ini," ucap Edward yang merasakan kelelahan bukan tubuh nya yang lelah namun mental nya lah yang kelelahan,
"Apa kau mau aku buatkan teh hangat..?" Ucap Haruna menawarkan diri nya untuk membuatkan segelas teh hangat untuk Edward,
"Ya.. boleh juga, mungkin dengan begitu pikiran ku akan lebih rileks," ucap Edward,
Haruna segera pergih ke dapur untuk menyiapkan segelas teh hangat untuk Edward,
Tidak lama Haruna tiba membawa segelas teh hangat, dan menyajikan nya untuk Edward,
"Silahkan di minum teh nya" ucap Haruna memberikan secangkir teh hangat,
"Ya.. terimakasih yah Haruna..?"
"Iyah... Sama-sama Edward," ucap Haruna dengan wajah yang memerah,
Edward mengeluarkan beberapa kertas misi yang akan dia berikan kepada Guild, dan juga Guard phone nya,
"Hallo.. Judo.. bisa kah kau keruangan ku sekarang..?" Ucap Edward melalui Guard phone,
"I.. Iyah.. Tuan.. Ba.. Baik saya akan segera kesana.." ucap Judo dan segera melangkah menuju ruangan pribadi Edward,
__ADS_1
Beberapa menit kemudian...
Sfx : Tok tok tok..!" (Suara ketukan pintu)
"Permisi tuan..?" Ucap Judo di luar ruangan pribadi Edward,
"Ya.. masuklah Judo.." Ucap Edward mempersilahkan kan Judo untuk memasuki ruangan pribadi nya,
"Maaf tuan.. ada yang bisa saya bantu..?" Ucap Judo,
"Ya.. ini.. kau bawa ini ke ketua Guild, dan oh.. ya.. besok kau persiapkan diri mu dan juga shaido kalian akan aku kirim ke kota QINDO di kerajaan GOU-ZHANG," ucap Edward memberikan beberapa lembar kertas misi tingkat A untuk para petualan yang ada di Guild, isi dari misi tersebut adalah untuk mengantar kepergian Judo dan Shaido ke kota Qindo kerajaan GOU-ZHANG perbatasan antara kerkaisaran SHIN-ZU dan GOU-ZHANG,
"Baik tuan.." ucap Judo membungkukan tubuh nya dan pamit undur diri untuk melakukan tugas yang di berikan oleh Edward,
.
"Edward... Apa yang akan kau lakukan dengan mereka berdua..?" Ucap Haruna mencari tahu rencana yang akan Edward lakukan,
"Mereka, akan aku tugas kan untuk membangun toko di sana," ucap Edward memberi tahukan rencana nya kepada Haruna,
Di tengah-tengah obrolan mereka berdua Gorhan masuk dengan tiba-tiba tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu,
"Kakak...!!!? Kau sedang apah..? Hoaaa.... Kakak sedang bermesraan yah dengan kak Haruna..?" Ucap Gorhan dengan polos,
"Hahhh... Tidak seperti apa yang kau pikirkan Gorhan.. oh ya.. bagai mana latihan mu di guild apa kah ada perkembangan..?" Ucap Edward mengalih kan pembicaraan,
"Lihat kak... Aku sudah bisa memanipulasi element api seperti kakak Gon.." ucap Gorhan menunjukan kemampuan nya yang berkembang kepada Edward, dia merasa sangat senang dengan perkembangan nya,
"Kau hebat Gorhan... Tapi kemampuan mu masih harus lebih di kembangkan kembali.." ucap Edward,
"Baik kak.. oh.. ya kak Gon kemana yah, aku tidak melihat nya..?" Ucap Gorhan,
"Ohh... Gon sedang berlatih di Hutan, dia sedang meningkat kan level nya, sambil mencari bahan pembuatan potion dan pil yang akan kakak buat," ucap Edward memberi tahu kan keberadaan Gon,
Di tengah hutan..
"Hahh.... Monster-monster di sini sangat lah lemah, mereka hanya level 50 dan paling tertinggi hanya level 100," ucap Gon menyombongkan diri,
Bukan tanpa sebab Gon menyombongkan diri nya, itu karena level yang di miliki oleh Gon sudah mencapai level 300, untuk monster Devine Dragon Dark Hell Fire King, mereka memiliki status 10 kali lipat dari monster biasa peringkat king, contoh nya jika monster biasa tingkat King memiliki status sampai 100.000 status Gon bisa 10 kali lipat yang arti nya status milik Gon bisa mencapai 1 juta, meskipun memiliki level yang sama, kecuali Edward manusia satu-satu nya yang tidak normal, status yang di miliki Edward biasa saja, namun jika dia mulai melepas segel yang mengunci kekuatan nya serta mengeluarkan seluruh potensi pedang milik nya, dunia ini akan hancur hanya dengan satu kali tebasan pedang nya dengan kekuatan penuh,
Status Edward sekarang sudah mencapai level 60 [ +900], kalian pasti bertanya kenapa Edward bisa naik level sedangkan dia sehari nya hanya menghabiskan waktu di Toko Guard milik nya dan sesekali membuat potion dan pil untuk di jual, itu karena kontrak dengan Gon memberikan 100% XP dari setiap Gon membunuh Monster-monster di Hutan, sebenar nya jika Mounts atau Pet membunuh musuh hanya memberikan 3% XP dari setiap monster-monster yang di kalahkan, namun Edward memiliki Kartu Doble XP 100% dari hadiah yang dia dapat kan ketika membunuh Reed Wolf King, itu yang membuat Edward mampu menaikan level walau dia tidak melakukan apa pun, dan untuk Gon sendiri dia juga mendapat kan 100% xp berkat dari kartu yang di miliki Edward,
beberapa bulan terakhir ini Gon di perintahkan oleh Edward untuk terus menaikan level nya agar diri nya semangkin kuat jika bertemu dengan musuh yang kuat,
Beberapa jam telah berlalu..
Gon masih berjalan menyusuri setiap sudut Hutan untuk mencari keberadaan Monster yang dapat memberikan XP yang lebih besar untuk nya dan juga Edward,
Sfx : Crakkk... Crakk..!!! Cesss..!! (Suara monster)
Suara derap langkah kaki monster kalajengking seperti cangkang-cangkang yang beradu, dan suara desisan yang sedikit membuat bulu kuduk berdiri,
Gon langsung mengeluarkan Dark star milik nya, pedang yang hanya memiliki kegelapan di setiap pangkal dan bilah nya, dia menyiapkan kuda-kuda nya untuk siap menyerang monster kalajengking iblis,
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Continue..