
Di dalam kediaman komandan Rinto di pelabuhan Snowdent,
"Sihlakan duduk Tuan Edward," ucap komandan Rinto mempersilahkan kan Edward untuk duduk di kursi ruang tamu,
"Ahh... terimakasih komandan, maaf telah merepotkan anda," ucap Edward
"Tidak... tidak, tidak masalah Tuan Edward, sebelum nya saya mewakili kerajaan SNOWMONTANIA KING DOM, sangat berterimakasih atas bantuan anda, jika anda beserta pasukan anda tidak datang ke wilayah pelabuhan ini, mungkin saya beserta pasukan saya tidak akan mampu mempertahan kan pelabuhan ini," ucap komandan Rinto berterimakasih kepada Edward,
"Tidak masalah Komandan Rinto, sejujur nya tujuan kami datang ke wilayang kerajaan SNOWMONTANIA untuk melakukan kerja sama perdagangan dengan pihak kerajaan mau pun bangsawan yang ada di kerajaan ini," ucap Edward memberitahukan niat kedatangan nya ke kerajaan SNOWMONTANIA,
"Ohh.. baik lah saya mengerti, saya akan memerintahkan prajurit saya untuk melaporkan kedatangan anda, dan juga karena berkat kedatangan anda dan pasukan anda, mampu menghalau pasukan musuh yang ingin merebut pelabuhan Snowdent," ucap Komandan Rinto kepada Edward,
"Terimakasih Komandan.." ucap Edward
"Ahhh.. tidak masalah Tuan Edward," balas Komandan Rinto,
Tanpa terasa waktu begitu cepat berlalu, perbincangan mereka pun berakhir, Edward beserta beberapa bawahan nya menginap di sebuah penginapan yang cukup mewah atas rekomendasi komandan Rinto, mereka di ijin kan menginap secara geratis untuk beberapa minggu,
Di dalam kamar penginapan,
"Hahhhh... penat sekali," ucap Edward sambil menghela nafas,
"akhir-akhir ini aku sudah sangat jarang meningkat kan kemampuan ku, baik lah, pertama-tama kita lihat apakah aku memiliki skil yang mampu meningkat kan kemampuan ku, seperti skill kultivasi," dalam benak Edward,
Butuh waktu cukup lama untuk Edward memilih-milih buku skil yang menurut nya beeguna untuk meningkat kan kemampuan nya,
"Hhmmm... seperti nya skil ini cocok untuk aku berkultivasi," gumam Edward,
setelah nya Edward memulai kultivasi nya,
waktu terus berlalu, tanpa terasa malam telah berganti, sang mentari bersinar terang di upuk timur, cahaya yang begitu menghangatkan menyeruak menerangi benua bagian utara, meskipun di dalam daerah yang selalu beriklim dingin, kehangatan sang mentari nampak tak terkalahkan,
"Meskipun level ku tidak naik hanya dengan berkultivasi, namun dampak perubahan dari status ku terasa sangat lah jauh, hhmmmm... aku mulai paham dengan metode kultivasi ini, seberapa sering nya pun aku berkultivasi seperti ini, level ku akan tetap sama namun setatus ku yang akan meningkat, sungguh skill yang sangat mengerikan," gumam Edward yang merasa sedikit tercengang dengan perubahan yang di alami nya setelah berkultivasi,
Tidak berselang lama, suara langkah kaki mendekat ke arah kamar Edward,
"Tok.. Tok.. Tok..!!" (suara ketukan pintu)
"Tuan selamat pagi.. Saya Byakko mengantarkan sarapan untuk anda, apa kah anda sudah bangun,?" ucap Byakko yang baru saja tiba di depan kamar Edward dan berbicara setelah mengetuk pintu kamar Edward sambil membawa sarapan untuk Edward,
"Ahhh... Byakko, masuk lah," ucap Edward dan mempersilahkan kan Byakko untuk masuk ke kamar nya,
"Tuan.." ucap Byakko sambil membungkuk menaruh sarapan untuk Edward di sebuah meja,
"Terimakasih Byakko, oh iya.. aku ada tugas untuk mu, bisa kah km membeli kan beberapa bahan kristal core dari hewan magic beast ber element api dan element petir, aku sangat membutuh kan nya," ucap Edward memerintahkan Byakko untuk membeli cristal Core,
"Baik tuan," ucap Byakko sambil membungkuk dan berpamitan untuk melaksanakan perintah dari Edward,
"Ehhh.. tunggu Byakko, kau mau kemana.. ini... ambil lah cincin ruang ini, kau pasti membutuh kan nya, di dalam cincin ruang itu, aku sudah menyiapkan beberapa koin emas, kau tidak akan bisa melakukan tugas mu tanpa ada uang, kau ini.. sungguh aneh sekali," ucap Edward sambil memberikan cincin ruang milik nya ke pada Byakko,
"I... iyah tuan, maafkan aku.." ucap Byakko dengan wajah yang memerah menahan rasa malu,
Sebelum Byakko melaksanakan perintah dari Edward, Edward mengajarkan cara menggunakan cincin ruang kepada Byakko,
Di sisi lain di dimensi neraka kegelapan, Gon yang sedang duduk di bangku singgasana, di dampingi oleh ke dua raja naga hitam Gildom dan Gilvanus,
"Hahhhh di sini sangat membosan kan.. bagaimana kabar kakak dan juga Gorhan yah.?" dalam benak Gon
Setelah nyh Gon melirik ke arah bawahan nya, Gilvanus,
"Gilvanus... ada berapa pasukan yang kita miliki..?" ucap Gon kepada Gilvanus menanyakan tentang jumlah pasukan yang saat ini dia miliki,
"Yang mulia Gon, pasukan yang kita miliki saat ini, berjumlah 5 juta pasukan, yang terdiri dari para monster Black lizard dan blood devil dan untuk bangsa naga hitam hanya berjumlah 5000 pasukan," Ucap Gilvanus menjawab pertanyaan dari Yang mulia raja naga Gon,
catatan : Bangsa Blood devil atau yang kita kenal sebagai bangsa vampire, bangsa ?campuran antara manusia dan iblis, dahulu kala bangsa vampire dan iblis bersekutu untuk mengalahkan bangsa manusia, pada era kegelapan, namun sangat di sayang kan ketika peperangan akan menemui titik akhir dari kemenangan atas persekutuan mereka, dewa mengirim ke sepuluh beast suci, di ambang kekalahan bangsa manusia, manusia dapat membalikan keadaan dengan ada nya bantuan dari para dewa yang telah mengirim ke sepuluh beast suci , bangsa vampir dan sekutu nyah bangsa iblis yang sudah sangat terdesak, dan di saat itu lah, bangsa iblis memanfaatkan bangsa vampire, dengan sangat licik bangsa iblis mengorban kan bangsa vampire, agar bangsa iblis bisa melarikan diri, di saat itu lah bangsa vampire akhir nyah menyadari bahwa selama ini mereka hanya di manfaatkan dan di jadikan alat untuk keserakahan bangsa iblis maka dari itu, bangsa vampire sampai saat ini masih memiliki dendam yang sangat mendalam kepada bangsa iblis,
"Hhmmmm... baik lah, kita akan terus memperluas wilayah kekuasaan kita di dimensi ini, dan memperkuat pasukan kita, sebelum kita berperang melawan bangsa iblis, dan membalaskan dendam lama yang belum terbalaskan," ucap Gon kepada bawahan nya Gilvanus,
"Baik yang mulia Gon," ucap Gilvanus
setelah nyah Gon beserta seluruh pasukan nya bersiap untuk menginfasi seluruh dataran yang ada di dalam dimensi neraka kegelapan,
__ADS_1
kembali ke Edward saat ini,
di dalam sebuah ruangan pribadi, Edward dengan sangat teliti mengerjakan penemuan baru nya,
"hahhh..., semoga sajah alat ini berfungsi dengan sangat baik," ucap Edward pada diri sendiri,
"mohon maaf tuan, jika aku boleh tahu, alat apah yang sedang anda buat tuan,?" ucap Byakko menanyakan tentang alat yang sedang di buat oleh Edward,
"Ohhh.. alat ini di namakan dengan tempratur suhu ruangan, atau penghangat ruangan, dengan alat ini kita bisa mengatur suhu ruangan, dan alat ini juga bekerja dengan rune penghalang udara dingin, mencegah udara dingin memasuki ruangan dengan diameter yang bisa di sesuaikan oleh kita, cara pemakaian nyh sangat lah mudah, kita hanya memerlukan ini," ucap Edward sambil menunjukan sebuah capsul yang sebesar telapak tangan nya, Edward pun kembali menjelaskan tentang penemuan baru nya kepada Byakko,
"Alat ini di nama kan dengan capsul magic core dari monter api, cara pembuatan nyah juga sangat lah mudah kita hanya memerlukan dua core monster api untuk membuat capsul ini," ucap Edward menjelaskan tentang capsul yang ada di lengan nyah,
"Ohhh.. maaf tuan aku tidak terlalu paham." ucap Byakko sambil memasang wajah yang polos,
"Hahahaha.. tidak apah.. Byakko tolong panggil beberapa orang pengawal ku," ucap Edward kepada Byakko
"Baik tuan.."
Segera Byakko keluar dari kamar tempat Edward menginap, untuk memanggil beberapa orang-orang pengawal kepercayaan Edward,
Tidak berselang lama Byakko kembali ke kamar Edward dan membawa beberapa orang pengawal nya,
"Tuan.. saya sudah membawa beberapa orang pengawal Tuan.." ucap Byakko memberitahukan bahwa tugas nya telah di laksanakan,
"Terimakasih Byakko," ucap Edward setelah melihat Byakko membawa beberapa orang kepercayaan Edward,
"Ya.. Tuan.." jawab Byakko,
"Baik lah, Moushun dan Byakko, pergihlah ke rumah ketua yang ada di daerah ini, dan serahkan surat ini kepada nya, untuk mu Zin siapkan seluruh pasukan C-Borg, kita akan memulai latihan keras di benua ini," ucap Edward memberi perintah kepada para bawahan nya,
"Siap laksanakan Tuan..!!" ucap para bawahan Edward serentak,
kemudian Edward pun berjalan keluar dari ruangan nya untuk keluar dari penginapan yang dia sewa secara geratis yang telah di rekomendasi kan oleh komandan Rinto, setelah para bawahan nya melaksanakan tugas yang dia berikan,
Tidak berselang lama setelah Edward keluar dari pintu penginapan, Zin kembali menghadap Tuan nya untuk menyampaikan bahwa perintah yang di berikan oleh Edward telah selesai,
"Tuan.." ucap Zin dan membungkuk memberikan Hormat kepada Edward layak nya seorang prajurit menghadap jendral besar,
"Sudah Tuan, semua sudah siap," ucap Zin menjawab pertanyaan Edward,
"Baiklah Zin pimpin jalan nya," ucap Edward memerintahkan Zin untuk memimpin jalan ke tempat berkumpul nya para prajurit pasukan keluarga guard,
"Siap Tuan.." ucap Zin
Setelah nya Edward dan juga Zin berjalan melewati beberapa pemungkiman menuju ke arah tempat berkumpul nya pasukan milik nya,
.
"Siapkan barisan..!!" ucap Zin memberi komando kepada seluruh pasukan C-Borg yang Edward bawa ke daerah kekuasaan kerajaan SNOWMONTANIA KINGDOM berjumlah 8000 pasukan sedangkan pasukan Edward yang masih menetap di kapal induk dan kapal perang lain nyah milik Edward berjumlah 192.000 jumlah keseluruhan pasukan yang Edward bawa berjumlah 200.000 pasukan
"Siap..!! Hormat kami Tuan..!!" ucap para pasukan C-Borg
"Kerja bagus Zin, baiklah aku akan memulai nyah.. dengarkan..!! kalian semua pasukan ku yang setia, sebelum nya kalian pasti sudah mengetahui niat kedatangan ku ke daerah kekuasaan kerajaan SNOWMONTANIA KINGDOM, yah.. itu adalah untuk mengumpulkan kekuatan pasukan keluarga Guard dan juga membangun mitra kerja sama dengan bangsawan atau pun keluarga dari kerajaan ini, maka dari itu aku ingin kalian bisa menjadi lebih kuat dari yang sekarang, di karena kan musuh kita jauh sangat jauh lebih kuat dari pada kita, dan juga aku dengan sengaja mengumpulkan kalian di sini, untuk melatih kalian menjadi lebih kuat," ucap Edward pada para pasukan nyah,
"Zin.. buat beberapa kelompok sesuaikan lah dengan peringkat level mereka," ucap Edward memberi perintah kepada Zin,
setelah nya Zin dengan sigap melaksanakan perintah dari Tuan nya Edward dan membentuk beberapa kelompok sesuai dengan yang di inginkan Edward,
tidak berselang lama 50 kelompok terbentuk, dengan level yang sama di setiap kelompok nyah,
"Tuan.." ucap Zin sambil membungkuk memberi hormat kepada Edward memberitahukan bahwa perintah dari tuan nyah Edward telah terlaksanakan,
"Mulai saat ini, aku akan melatih kalian dengan sangat keras, aku harap kalian bisa menjadi pasukan ku yang paling terkuat," ucap Edward kepada seluruh pasukan nyah,
kemudian Edward memberikan lencana komandan kepada Zin dan memerintahkan Zin untuk memberikan 50 lencana berperingkat kapten ke pada salah satu prajurit yang paling berpotensi sebagai pemimpin di setiap regu, dengan begitu akan lebih mudah untuk mereka bekerja sama,
"kalau begitu kita akan memulai latihan nyah, Regu satu sampai regu sepuluh, kalian akan ku jadikan pasukan infanteri armor full plate berat, kapten Gornelius, maju lah ambil lah 10 cincin ruang ini berikan kepada kapten yang satu divisi dengan mu, pastikan semua mendapat kan perlengkapan yang lengkap," ucap Edward kepasukan nyah,
kapten Gornelius pun maju dan mengikuti semua perintah dari tuan nyah Edward dan membagikan setiap armor kepada para kapten yang lain nyah,
seluruh pasukan Edward pun memulai latihan militer nyah sesuai dengan arahan dari Edward, latihan bagai mana cara bertahan hidup di dalam medan perang,
__ADS_1
Saat di tengah latihan terlihat dari kejauhan seorang prajurit Edward yang bernama Moushun sedang berlari sekuat tenaga dengan nafas yang terengah-engah,
setelah sampai di hadapan Tuan nyah Edward Moushun pun segera berlutut dan menyampaikan informasi yang dia dapat kan dari pasukan utusan kerajaan SNOWMONTANIA KINGDOM,
"Tuann... Tu.. Tuan.. Lapor tuan.." ucap Moushun dengan nada terputus-putus,
"Katakan lah Moushun, ada apah..?" ucap Edward bertanya kepada pasukan nyah Moushun yang datang terengah-engah,
"Mohon maafkan Hamba Tuan, tuan anda mendapatkan undangan langsung dari Yang Mulia Raja Hiregar La Vosca untuk datang menghadap nyah," ucap prajurit Moushun,
"Ohh.. baik lah, terimakasih atas informasi nyh Moushun, dan bagaimana apa kah kepala daerah ini setuju untuk aku membeli sebidang tanah di daerah ini,?" ucap Edward dan bertanya tentang misi yang ia berikan kepada Moushun,
"Maaf Tuan, aku segera pergih mencari anda setelah mengetahui kabar ini, dan meninggalkan Nona Byakko serta Nona Kitsune di kediaman kepala daerah," ucap prajurit Moushun,
"Apa..!! kau membiarkan Byakko dan Kitsune di kediaman kepala daerah,?" ucap Edward dengan nada sedikit tinggi karena merasa terkejut serta kahwatir akan terjadi masalah yang tidak dia inginkan,
Sfx : Fiiiitttttt....!!!! (suara siulan)
Sfx : Kiaaakkkkk...!!! (suara pekikan Burung)
Perlahan seekor burung elang berwarna merah mendarat tepat di pundak Edward, yang tidak lain adalah Suzaku dan kemudian Edward menuliskan sepucuk surat untuk di bawa oleh Suzaku,
"Suzaku.. bawalah pesan ku kepada nahkoda kapal perang kita yang berada di pelabuhan untuk menjauh agar tidak terlihat oleh siapa pun dari arah pelabuhan," ucap Edward melalui telepati nyah,
"Baik tuan.." ucap Suzaku melalui telepati nyah,
catatan : Suzaku sebenar nyah telah mencapai level 120 namun diri nyah tidak ingin siapa pun mengetahui wujud perubahan manusia nyah,
Tanpa banyak bertanya Suzaku segera melesat dan terbang menuju ke arah yang di perintahkan oleh Esward untuk menyampaikan pesan Edward kepada para nahkoda kapal perang Guard,
kembali kepada keadaan prajurit Moushun,
"Tu.. Tuan.. maaf kan lah kesalahan hamba tuan, Tuan sebelum hamba meninggalkan Nona Byakko serta Nona Kitsune, komandan Rinto datang dan menemani Nona Byakko tuan," ucap prajurit Moushun,
"Sudah lah Moushun tidak apah, oh iyah bergabunglah dengan yang lain aku akan menempatkan mu di divisi komunikasi dan informasi regu terakhir," ucap Edward,
"Baik tuan.." jawab Moushun dan segera bergabung dengan pasukan yang di maksud oleh Edward,
"Zin... bawa lah divisi B regu 11 sampai regu 20 untuk berburu Snow white wolf, usahakan untuk tidak di bunuh," ucap Edward memerintahkan Zin,
"Siap Tuan.." ucap Zin,
Dan tanpa banyak bertanya Zin serta pasukan divi B segera melaksanakan perintah dari Edward,
Edward pun memberikan buku Teori cara memperbaiki mekanisme C-Borg yang rusak, kepada Divisi D regu 30 sampai 35, Edward juga tidak lupa memberikan pelatihan di alam liar tanpa perbekalan sedikit pun kepada Divisi C dan memberikan pelatihan yang paling extrime kepada Divisi E untuk mencari informasi yang tepat dan akurat tentang keseluruhan sistem yang berkembang dikerajaan SNOWMONTANIA KINGDOM, untuk Divisi A Edward memberikan pelatiha. khusus militer,
"hmmmm... kalian lakukan lah apa yang sudah aku katakan, aku akan pergih menemui Yang Mulia Raja Hiregar," ucap Edward kepada pasukan nyah,
"Siap laksanakan Tuan..!!" ucap mereka serentak,
"Hmmm.. Ya.." Jawab Edward,
Setelah nyah Edward pun berjalan dengan perlahan menuju ke arah kota untuk menemui Byakko dan Kitsune,
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Continue...