THE LEGEND OF EDWARD

THE LEGEND OF EDWARD
36. PERTEMPURAN DI PELABUHAN SNOWDENT


__ADS_3

Hari yang sunyi di dalam sebuah goa yang tidak jauh dari bibir pantai,


"Hahhhh.... (Menghela napas) jika semudah ini aku membuat pasukan, tidak akan ada satu pun kerajaan yang berani menentang ku.." Gumam Edward di dalam pikiran nya,


Edward terus membuat lebih banyak pasukan C-Borg, diri nya berniat untuk tinggal lebih lama di dalam goa sampai semua mayat yang dia bawa berhasil di bangkitkan menjadi pasukan C-Borg,


Byakko dan juga Kitsune telah sampai beberapa hari yang lalu dan membawa semua berkas yang Edward ingin kan..


Kini Byakko dan juga Kitsune sudah bisa merubah bentuk nya ke wujud manusia setengah hewan, di karena kan level mereka telah mencapai level 100, wujud manusia setengah hewan dari Byakko dan juga Kitsune berjenis kelamin wanita,


Awal nya Edward sedikit terkejut ketika melihat kedatangan Byakko dan Kitsune, namun segera Edward tersadar ketika mengetahui bahwa sosok dua orang wanita itu adalah hewan peliharaan nya yang telah berubah wujud nya menjadi ras beastman,


Segera Edward menjamu mereka, membiarkan mereka untuk beristirahat terlebih dahulu, karena Edward mengetahui cukup jauh perjalanan yang harus Byakko dan Kitsune tempuh untuk bertemu dengan nya,


Singkat cerita..


3 bulan kemudian...


Tanpa terasa waktu begitu cepat berlalu, Goa yang awal nya hanya tempat biasa, kini di sulap oleh Edward menjadi pemungkiman,


Desa yang berada di dalam sebuah Goa, desa buatan Edward bernama desa C-Borg, desa tersebut berada di luar area kekuasaan dari kerajaan-kerajaan, dan terletak di ujung benua timur sebelah utara, area yang tidak bertuan,


Benua utara terpisah sangat jauh dari benua-benua yang lain, samudra biru membentang memisahkan benua utara dengan benua-benua yang lain nya, butuh waktu 30 hari perjalanan menggunakan kapal laut, untuk sampai ke daratan benua utara,


"Seperti nya akan lebih lama lagi aku tinggal di desa ini sebelum melanjutkan perjalanan ku ke benua utara," ucap Edward setelah melihat peta dunia dari system yang dia miliki, dan melihat betapa jauh nya lautan yang harus diri nya arungi,


"Zin.. panggil seluruh pasukan C-Borg, untuk menghadap ku sekarang.." ucap Edward memerintahkan Zinouch untuk menyampaikan pesan nya keseluruh pasukan C-Borg,


"Baik.. siap laksanakan Tuan.." ucap Zin kepada Edward,


Setelah nya Zin pergih Untuk menyampaikan pesan Tuan nya kepada seluruh pasukan C-Borg,


Tidak butuh waktu yang lama, Zin kembali kehadapan Edward serta membawa seluruh pasukan C-Borg, jumblah keseluruhan pasukan C-Borg yang Edward bangkitkan dari mayat-mayat pasukan kerajaan GOU-ZHANG hampir sekitar satu juta delapan ratus ribu pasukan..


Jumblah yang sangat besar dari pasukan yang saat ini Edward miliki,


"Zin... bentuk pasukan mu ke beberaps grup, aku akan memberikan tugas kepada mereka masing-masing.." ucap Edward memberikan perintah kepada Zinouch untuk membentuk beberapa grup dari pasukan yang ada,


Setelah pasukan itu di bagi menjadi beberapa grup, Edward mulai memberikan sebuah tugas kepada masing-masing grup itu,


Edward merencanakan membuat kapal perang untuk mengarungi lautan dan menuju ke benua utara,


"Lapor Tuan...!! Pasukan Grup D menemukan tambang bijih besi di sebelah barat 1 km dari lokasi ini Tuan.." ucap Zinouch memberikan informasi yang dia dapat dari prajurit yang lain,


"Wahhh... Kerja bagus Zin.. cepat perintah kan Grup D untuk menambang bijih besi itu, dan bawa kesini, dan juga perintahkan Grup E,F,G dan H.. untuk menghadap ku," ucap Edward memberi perintah kepada Zin..


"Siap laksanakan Tuan.." ucap Zinouch kepada Edward,


Zin pergih untuk melaksanakan tugas yang telah di perintahkan oleh Edward, selang dua jam kemudian seluruh grup yang Edward perintah kan untuk menghadap kepada nya telah tiba di hadapan nya,


Edward memerintah kan mereka untuk membantu nya membuat kapal laut yang cukup besar,


Berbulan-bulan telah Edward dan pasukan nya lalui, Edward beserta seluruh pasukan nya bekerja dengan sangat keras, tidak ada sedikit pun rasa lelah dan malas menimpa Edward dan pasukan nya, satu demi satu setiap bagian dari badan kapal di susun dan di pasang menjadi sebuah kapal yang cukup besar,


Para pasukan Edward merasa sangat kagum dengan pemimpin mereka, karena bagai mana pun baru pertama kali untuk mereka membuat sebuah kapal laut yang biasa nya menggunakan balok-balok kayu, di tangan mahakarya Edward kapal laut itu di sulap menggunakan bahan dari plat besi,


Edward beserta pasukan nya telah membuat 5 kapal perang induk besar, dan 100 kapal perang biasa, beserta meriam-meriam dan amunisi yang telah Edward buat,


Edward dengan sengaja membuat kapal perang agar bisa mengantisipasi serangan monster laut atau pun bajak laut,


"Byakko... Bagaimana persediaan pangan kita, apakah sudah mencukupi untuk kita melakukan perjalanan,?" Ucap Edward kepada Byakko yang telah Edward perintahkan untuk mengurus segala kebutuhan pangan dalam perjalanan nya nanti,


"Tuan... Pangan kita sudah mencukupi untuk kita semua berangkat mengarungi lautan ini.."ucap Byakko memberitahukan kesiapan pangan untuk perjalanan,


"Kerja bagus Byakko, aku senang mendengar nya, tp sebelum kita berangkat, aku ingin membuat sebuah alat teleportasi jarak jauh di sini," ucap Edward memberitahukan rencana nya kepada Byakko,


Byakko sedikit pun tidak mengerti dengan ucapan dari Edward, dia hanya mengangguk- anggukan kepala nya, meng iya kan ucapan Edward,


Setelah nya Edward kembali ke rutinitas nya, dia membuat banyak sekali potion-potion dan juga amunisi untuk meriam kapal nya,


Hari berikut nya..


"Dorong semua nya...!!!" Ucap Zinouch memberikan semangat kepada pasukan untuk mendorong kapal ke arah dermaga, menggunakan mesin pendorong buatan Edward,


Sorak sorai semangat para prajurit pasukan Edward menggemuruh mengisi keheningan hutan,


Sfx : Burrsssttttt....!!!! (Suara kapal laut yang berhasil masuk ke dalam air laut)


"Kalian regu A dan B masuk lah kedalam kapal itu, periksa setiap bagian kapal, dan untuk yang lain nya, bawa semua barang-barang persediaan kita," ucap Edward memerintahkan pasukan nya untuk memeriksa bagian kapal mencegah kebocoran tw kerusakan yang tidak di ketahui,


Tidak lupa Edward sebelum memberangkatkan kapal-kapal nya berlayar, dia mengajarkan setiap pasukan yang di pilih nya untuk menjadi nahkoda, mengajarkan tutorial lengkap cara mengendarai kapa laut, dan juga mengajarkan para pasukan nya cara menggunakan meriam,


Setelah semua pasukan dan para nahkoda sudah memahami cara menggunakan meriam dan menjalankan mesin kapal, Edward memerintah kan mereka untuk berlayar... Edward juga tidak lupa memerintahkan sebagian pasukan nya untu menjaga dermaga dan desa C-Borg,


Deru suara mesin dan ombak mengiringi kepergihan Edward beserta pasukan nya, 100 kapal perang biasa dan 5 kapal perang induk besar nampak seperti mesin yang sangat mengerikan, Bergerak perlahan mengarungi lautan samudra yang sangat luas,


Hari-hari telah di lalui, perjalanan Edward menuju ke benua utara, berjalan cukup lancar tanpa kendala,


Di sela-sela perjalanan nya Edward terus membuat amunisi dan juga senjata-senjata yang sewaktu Edward masih berada di Bumi,


Tidak lupa Edward juga menghubungi Haruna di kala dia merasa rindu,


.


"Hhhhmmmmm.... Ada yang aneh dengan status level ku, hingga sampai saat ini aku belum naik level lg, lebih baik aku periksa status ku.."

__ADS_1


Setelah nya Edward memeriksa status yang dia miliki,


[SETATUS]


NAME : EDWARD DE SILVESTE


RAS : HUMAN


AGE : 16 TAHUN


LEVEL : 50 (+900)


(xp : 60% UP LEVEL)


CLAS : ASASIN, SAMURAI


TITLE : Pembasmi monster, orang yang di takdirkan dewa, sang raja kegelapan dan cahaya,


Element : ALL ELEMENT


HP : 1.350.000


MP : 1.000.000


Power : 500000


Kecepatan : 300.000


Ketangkasan : 200000


Pertahanan : 150000


Point pengalaman : 900.000


Point tukar : 3.000.000


Point skil : 1.000.000


"Hahh.... (Menghela napas) yang benar saja.. bahkan tidak naik satu persen pun XP ku.." ucap Edward di dalam hati nya,


Setelah nya Edward menghubungi Gon melaui telepati nya,


"Gon... Apa kau sudah selesai dengan urusan mu, bisa kah kau menemui ku di benua utara,?" Ucap Edward melalui telepati kepada Gon,


"Ahhh... Kakak, maaf kan aku, aku belum bisa menemui kakak," ucap Gon melalui telepati menjawab pertanyaan Edward kakak nya,


Namun di sela-sela pembicaraan Edward dengan Gon melalui telepati, Suzaku yang sedang mengawasi keadaan dari atas langit, memotong pembicaraan mereka, diri nya juga menggunakan telepati, di karenakan Suzaku belum mengubah bentuk nya ke wujud manusia,


"Tuan.. di depan ada banyak sekali kapal-kapal perang, entah milik siapa kapal perang itu, namun seperti nya mereka juga menuju ke arah yang sama dengan kita," ucap Suzaku kepada Edward melalui telepati,


Dengan cepat Edward memerintah kan semua kapal induk untuk mendekat, dan memperlambat laju seluruh kapal, agar memiliki jarak yang cukup jauh dari kapal pasukan yang tidak di ketahui,


"Zin... Perintah kan seluruh kapal induk untuk mendekat, dan siapkan formasi siaga, perintahkan seluruh kapal perang biasa untuk mengitari kapal induk," ucap Edward memerintahkan Zinouch untuk memberi komando kepada seluruh kapal-kapal yang lain,


Setelah nya Zin memberikan mereka perintah, dengan cepat seluruh kapal siap di posisi siaga beserta dengan seluruh awak kapal yang sudah pada posisi nya masing-masing,


"Hhhmmmm... Seperti nya aku datang di saat yang sangat beruntung, benua utara SNOWMONTANIA, siapa gerangan yang berani menyerang kerajaan nomor satu terbesar di dunia ini.." gumam Edward dalam pikiran nya,


Di pelabuhan Snowdent..


"Komandan gawat... Kapal musuh telah terihat..!!" Ucap prajurit tergesa-gesa memberikan kabar buruk kepada komandan pasukan penjaga dermaga kerajaan SNOWMONTANIA,


"Apa kau bilang..!!! Bahaya.. cepat evakuasi warga, dan siapkan seluruh pasukan untuk mempertahankan Dermaga ini," ucap komandan pasukan itu memerintahkan kepada prajurit yang melapor,


"Siap laksanakan komandan.." ucap prajurit itu,


Setelah nya prajurit itu memberikan perintah kepada prajurit yang lain nya untuk bersiaga di benteng dermaga, dan sebagian mengevakuasi seuruh warga biasa ke tempat aman,


"Komandan Moza, aku perintahkan kau untuk mengirim surat ini ke ibu kota secepat nya, sekarang, kita tidak punya banyak waktu, entah berapa lama kita akan bisa menahan serangan dari musuh yang datang," ucap komandan Rinto kepada Komandan Moza,


"Tapi komandan Rinto, bagaimana dengan anda..!? Aku tidak bisa meninggal kan anda di medan perang sendirian, kita akan berjuang bersama," ucap komandan Moza,


"Tidak.. Tidak.. lebih baik kau pergih melaksanakan perintah yang aku berikan, ingat Moza aku sangat mempercayai mu sepenuh nya, jadi cepat lah pergih sekarang sebelum semua nya terlambat," ucap komandan Rinto,


Komandan Moza hanya menunduk memberikan hormat nya dan segera berpaling pergih dari hadapan Komandan Rinto tanpa mengucapkan sepatah kata pun, komandan Moza sengaja melakukan itu untuk menutupi kesedihan yang dia rasakan,


Setelah nya komandan Moza pergih untuk melaksanakan tugas yang di berikan oleh komandan Rinto,


.


"Hahhh....(menghela napas) mungkin ini adalah peperangan terakhir ku untuk membela kerajaan ini," ucap komandan Rinto,


Sfx : Ngoooonngggggg....!!!! (Suara kapal laut menggema)


"Kalian semua..!!! Bersiap lah... Pasukan musuh ada di depan kita, janga biar kan tanah air kita di jajah oleh bangsa lain, jangan biarkan ketakutan mengalahkan kalian, berjuanglah... Tunjukan kepada mereka kekuatan kita..!!!" Ucap komandan Rinto menyemangati seluruh pasukan nya,


"Huuuhaahhhhh...!!!!!" Suara sorakan para prajurit pasukan penjaga dermaga Kerjaan SNOWMONTANIA,


"Siapkan meriam...!!!" Ucap komandan Rinto,


Seluruh pasukan langsung siap siaga di posisi nya masing-masing, meriam-meriam telah di siap kan beserta amunisi-amunisi nya, hanya tinggal menunggu perintah dari komandan nya untuk melepaskan serangan,


.


Di sisi lain..

__ADS_1


Di sebuah kapal perang milik Kerajaan GARAKAS dari benua Barat,


"Siapkan amunisi...!!! Bidik..!!!" Ucap Jendral La Bosca,


Seluruh awak kapal lansung bergegas melaksanakan titah dari Jendral La Bosca kerajaan GARAKAS,


Perlahan kapal-kapal perang milik Kerajaan GARAKAS mendekat ke bibir pantai pelabuhan Kerajaan SNOWMONTANIA,


"Siap....!!!! Tembak..!!!" Seru Jendral La Bosca memberikan komando kepada seluruh awak kapal nha untuk menyerang benteng pertahanan pelabuhan Kerajaan SNOWMONTANIA,


Sfx : Sshhhiiinnngggg...!!!! Duuuumm..!! 50x


(Suara tembakan meriam)


Di saat bersamaan di balik tembok pertahanan pelabuhan Snowdent,


"Semua nya... Berlindung..!!!" Ucap komandan Rinto memerintahkan seluruh pasukan nya untuk berlindung di balik dinding pertahanan,


Seluruh pasukan berlindung di balik dinding pertahanan ada pula yang berlindung menggunakan prisai nya, namun tidak sedikit dari pasukan yang di komandoi oleh komandan Rinto terluka bahkan ada pula yang tewas terbunuh akibat serangan meriam dari kapal pasukan musuh,


Kembali ke Edward saat ini..


"Hhmmmm... Suara serangan sudah terdengar.." gumam Edward dalam pikiran nya,


"Pasukan.. turun kan layar.. hidupkan mesin pendorong untuk mempercepat kapal, siapkan amunisi..!!!" Ucap Edward memerintah seluruh pasukan nyah,


Seluruh pasukan Edward langsung bergegas melaksanakan semua perintah dari Edward,


Layar-layar kapal yang besar membentang dan deru suara mesin kapal mendengung kencang bahkan terdengar sampai ke plabuhan Snowdent,


Dari pihak kerajaan GARAKAS,


"Jendral Bosca... Gawat..!!! Dari arah belakang telah terdeteksi ada sekelompok kapal perang yang sangat besar dan jumblah dari kapal mereka melebihi kapal pasukan kita.." ucap prajurit melaporkan kepada Jendral besar Bosca,


"Apa kata mu..!!" Ucap jendral Bosca merasa terkejut atas informasi yang di sampaikan oleh prajurit pasukan nya,


Sfx : Nguiingg...!!!! Duuummmm...!!! 50x


Tanpa pikir panjang Edward memerintahkan seluruh armada nya untuk menembakan meriam-meriam ke arah kapal perang milik pasukan kerajaan GARAKAS,


Suara dentuman yang sangat keras, suara jeritan dari pasukan dan awak-awak kapal yang terluka,


Seteah beberapa saat kemudian,


"Pasukan... Berhenti menyerang..!!!" Ucap Edward memerintahkan seluruh pasukan nya untuk berhenti menyerang,


Setelah nya kapal induk yang di tumpangi oleh Edward maju terlebih dahulu,


Di sisi lain di sebuah tembok pertahanan pabuhan Snowdent,


Komandan Rinto sangat terkejut atas serangan dadakan yang di lakukan oleh Edward meskipun serangan yang Edward lakukan bukan mengarah ke pada pasukan nya melainkan ke pada pasukan kerajaan Garakas, namun hal itu membuat komandan Rinto sangat terkejut, terlebih lagi setelah melihat kapal-kapal perang milik Edward yang sangat besar bahkan melebihi ukuran kapal perang pada umum nya,


Sfx : Nguuunnngggggg....!!!! (Suara kapal)


"Oh.. Dewa.. apa itu.." ucap komandan Rinto setelah melihat kapal induk yang di tumpangi oleh Edward perlahan mendekat ke arah pelabuhan, bahkan kapal-kapal perang milik kerajaan GARAKAS habis tersapu oleh kapal induk yang di tumpangi oleh Edward,


.


"Pasukan..!! Turunkan jangkar..!! Kita akan berlabuh di pelabuhan ini.." ucap Edward memerintahkan seluruh pasukan nya untuk melabuhkan kapal-kapal perang milik nya di pelabuhan Snowdent,


Seluruh pasukan milik Edward segera melakukan tugas nya,


Beberapa menit kemudian Edward menunggangi Suzaku dan mendarat tepat di depan pintu gerbang tembok pelabuhan Snowdent,


Sontak hal itu membuat komandan Rinto beserta seluruh pasukan nya merasa terkejut dengan kedatangan Edward yang menunggangi hewan mitos Devine beast,


"Si.. siapa kau..!!?" Ucap komandan Rinto


"Oh.. perkenalkan nama ku Edward Van De Guard, mohon maaf jika kedatangan ku dan kelompok ku membuat anda terkejut," ucap Edward membalas pertanyaan komandan Rinto


Tidak berselang lama setelah perkenalan Edward dengan komandan Rinto, Edward beserta seluruh pasukan yang ia bawa, memasuki gerbang pelabuhan Snowdent,


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Continue...

__ADS_1


__ADS_2