THE LEGEND OF EDWARD

THE LEGEND OF EDWARD
09. MONSTER YANG SANGAT MENJIJIKAN SLIME


__ADS_3

"Haruna...? Apa kau tahu letak lokasi monster slime yang akan kita buru.?" Ucap Edward


"Tenang saja aku sudah tahu letak lokasi monster itu.?" Ucap haruna menjawab pertanyaan dari Edward


"Oh.. yah, ini... Kalian pegang lah HP potion ini untuk berjaga-jaga..?" Ucap Edward memberikan masing-masing 5 botol HP potion untuk mereka gunakan jika keadaan mendesak,


Kedua nya hanya menganggukan kepala dan menerima potion pemberian Edward,


.


Keterangan monster slime,


Monster slime termasuk dalam kategori monster dengan Rank D, monster ini sering di jumpai oleh para petualang, monster slime biasa hidup berkoloni, dengan satu atau dua pemimpin, monster ini hidup di lingkungan yang berlumpur, seperti di rawa-rawa atau danau yang berlumpur, dia menguasai satu rawa atau danau sebagai tempat tutorial nya, di dalam lingkungan tutorial nya, monster ini dapat berkembang biak dengan cepat, dan daya tahan serta serangan nya bertambah jika berada di dalam daerah yang berlumpur,


.


"Ahhhh...!!!!?? Aku sangat lelah.. apa kita masih jauh kak Haruna..!!?" Ucap Gon yang merengek


"Hentikan sikap mu itu Gon..!!?" Ucap Edward


"Hhmmm... Iyah.. baik lah kak..?" Ucap Gon yang memelas


Beberapa saat kemudian..


Ketika mereka sedang asik beristirahat untuk memulihkan tenaga yang telah banyak terkuras akibat dari perjalanan yang cukup jauh, Edwad dengan pendengaran yang cukup tajam mendengar suara teriakan wanita meminta tolong,


"Tolong... Siapa pun tolong aku..!!!?" Ucap suara orang meminta tolong dari jarak yang cukup jauh


"Ssttt..!!! Gon.. Haruna kalian diam lah..!!? Apa kalian mendengar suara teriakan orang meminta pertolongan..?" Ucap Edward memberi tahukan tentang apa yang dia dengar,


"Ahhh... Sebentar kak..?" Ucap Gon, dan kemudian Gon menggunakan skil nya untuk merasakan sumber kehidupan,


"Hmmm... Jarak nyah cukup jauh dari tempat kita..? Dan musuh nyah ada banyak sekali.!!? Tapi kenapa level nyah rendah yah..?" Ucap Gon yang memberi tahukan tentang apa yang dia rasakan dari resepsi kehidupan dari mahluk hidup dan Gon merasa sangat bingung monster dengan level yang rendah namun sangat lah banyak, jumblah monster tidak di ketahui dengan jelas oleh gon,


Kedua mata Edward dan Haruna saling bertemu, ketika mendengar ucapan Gon, mereka berdua menoleh secara bersamaan, dan entah kebetulan atau sesuatu yang sudah di rencanakan, mereka berdua memikirkan hal yang sama, dan mengucapkan hal yang sama secara serempak,


"SLIME..!!?" Ucap Edward dan Haruna secara bersamaan,


Dan beberapa saat mereka saling bertatap mata cukup lama,


.


.


.


"Ehemm...!!!? Kakak... Mau sampai kapan kalian saling bertatapan... Di sana ada yang sedang membutuh kan pertolongan kita..? Ucap Gon melerai suasana yang ada di antara mereka,


Edward dan Haruna tersadar dan menundukan wajah nya, nampak jelas rasa malu tergambar di wajah mereka,


Dalam pikiran Edward,


"Hmmm... Perasaan apa ini, sungguh aneh..?" Edwar yang tidak peka dan tidak akan pernah peka dengan perasaan nya kepada wanita hanya bisa merasakan keanehan di dalam hati nya,


Sedangkan di dalam pikiran Haruna,


"Kyaaa....!!! Edward menatap ku..!!? Tatapan nya begitu tenang, dan wajah nya...?? Hhhmmmmm... Tampan sekali..? Ahhhh sial si Gon merusak suasana saja..!!"


Edward segera menyingkirkan perasaan yang aneh itu, dan menurut nya ada hal yang lebih penting dari pada harus memikirkan hal yang sepele tentang perasaan nya,


Mereka bertiga segera bergegas berlari melewati semak-semak dan melompat dari dahan pohon satu kedahan pohon yang lain nya, untuk segera sampai pada lokasi orang yang meminta pertolongan,


"Haruna..!!? kau tetap di belakang, berjaga jarak lah, gunakan panah mu untuk melindungi ku dari belakang..!!? aku akan membuat perhatian mereka beralih kepada ku, dan kau Gon segera selamat kan orang itu ketika perhatian mereka teralih kepada ku, lakukan dengan cepat..!!?" Ucap Edward memberikan intruksi rencana kepada Gon dan Haruna


Setelah Edward memberi tahukan rencana nya, mereka bergerak dengan sangat cepat, dan datang ketempat tujuan dengan sangat cepat pula, meskipun jarak antara tempat awal mereka beristirahat, dengan lokasi dari teriakan orang yang meminta tolong cukup jauh, namun Edward dan Gon datang dengan cepat dan tepat waktu,


Sfx : Dummmm....!!!!


Suara ledakan yang lumayan kencang terdengar ketika Edward melemparkan skil api nya ke arah para monster slime, beberapa monster slime terlempar cukup jauh dan ada beberapa yang bahkan tewas di tempat ledakan, sontak saja hal itu membuat monster-monster yang lain menjadi terpancing menyerang ke arah Edward,


"Gon... Sekarang..!!?" Ucap Edward memerintah kan Gon untuk segera mengevakuasi korban dari serangan monster slime,


Dengan cepat Gon menggunakan skil kecepatan lari nya untuk menyelamat kan semua korban, dan di bawa ke tempat yang lebih aman,

__ADS_1


korban yang berjumblah 3 orang dengan 2 laki-laki dan 1 perempuan, 2 laki-laki tersebut sudah tidak sadarkan diri sedangkan satu orang wanita masih tersadar dengan luka yang cukup parah akibat dari serangan monster slime,


Setelah semua korban di bawa ke tempat yang lebih aman, Gon memberikan 3 botol potion kepada wanita itu, yang masih tersadar dengan luka yang cukup parah, wanita yang terluka itu pun segera mengambil botol potion yang di berikan oleh Gon dan meminum nya, seketika semua luka yang di derita wanita itu sembuh sepenuh nya secara perlahan,


"Sungguh efek potion yang sangat luar biasa..!!" Pikir wanita itu,


wanita itu tersadar dari keterkejutan nya, dan tidak mau membuang-buang waktu, dia segera meminum kan botol potion yang lain kepada dua rekan nya yang tidak sadar kan diri,


.


"Hiattt... Rasakan ini...!!!?" Edward menebas pedang katana nya kearah monster-monster slime yang berada dalam jangkauan nya,


Sfx : Zrattt... Ztarrr...!!!


"Apa...!!!? Serangan ku tidak berpengaruh pada nya..!!!? bahkan BAR HP nya tidak berkurang sedikit pun...!!? Mustahil...!!?" Ucap Edward tersentak melihat serangan-serangan yang dia lakukan tidak menimbulkan efek apa pun kepada monster-monster itu,


Di saat Edward memikirkan cara untuk melawan para monster slime, monster slime yang melihat hilang nya kepokusan Edward menjadi celah bagi nya untuk menyerang Edward, dan dengan cepat beberapa slime menyemprotkan cairan lengket dan menjijikan, seperti cairan hidung ketika sedang terkena penyakit flu,


Sfx : Srootttt... Srotttt...!!!!


Haruna yang baru tiba di lokasi berkumpul nya para monster slime, dia melihat Edward sedang tetpojok dan diserang oleh beberapa monster slime, secara reflek Haruna berteriak sekeras-keras nya memperingati Edward dari serangan para monster slime,


"Edaward...!!! Awass...!!!?" Teriak Haruna,


.


Ketika Dalam perjalanan, Haruna terus menerus mengumpat dalam hati nya, karena dengan kecepatan Haruna, dia tertinggal cukup jauh di belakang Edward dan Gon, yang berlari sangat cepat, awal nya dia ingin memarahi Edward dan juga Gon yang telah meninggal kan nya, namun niat itu di unrungkan oleh nya, saat melihat keadaan yang menimpa Edward,


.


"Ughhh...!!!! Sialll...!!?"


Edward terpental beberapa meter karena terkena serangan dari monster slime, dan memuntahkan seteguk darah segar di mulut nya, Haruna yang melihat hal itu dengan cepat dia menembakan anak panah nya ke beberapa monster slime, Haruna yang tau kelemahan monster slime segera menggunakan anak panah magic ke arah monster-monster itu,


Sfx : Slapshhh... Slapshhhh..!!!!


Suara rentetan anak panah magic di lontarkan oleh haruna ke setiap monster yang mendekati Edward,


"hmmm... Sekarang Aku paham.. hehehehehe...!! Saat nya hari pembalasan..!!?" Ucap Edward menyeringan dengan cara yang menakutkan


Sfx : Duarrr.... Dummm... Duarr... Dumm...!!!!


"HAHAHAHAHAHAHAHA...!!!" Edward yang sedang tertawa jahat


Sfx : Duar... Duarrr... Dumm...!!!


Suara ledakan dan tawa terdengar nyaring di dalam serangan Edward,


Edward menghabisi hampir separuh monster-monster slime, Edward menghentikan serangan nya, monster-monster slime yang masih hidup nampak berlarian menjauhi Edward untuk menyelamatkan nyawa nya,


"Hahhh...!!!? Monster yang Sangat lemah..!!?" Ucap Edward menghela napas,


Setelah nya Edward menghampiri Haruna,


"Haruna.. terimakasih sudah membantu ku..?" Ucap Edward berterimakasih kepada Haruna karena telah membantu nya,


Haruna tersenyum tersipu malu,


"Ahhh... Tidak.. tidak apa Edward, kau tidak perlu berterimakasih kepada ku, itu sudah kewajiban kita sebagai tim, saling melindungi..?" Jawab Haruna kepada Edward


Edward mengajak Haruna ke tempat Gon dan para korban yang sedang menyembuhkan diri,


"Gon.. bagai mana keadaan mereka..!!?" Ucap Edward, memastikan keadaan para korban,


Gon yang mendengar ucapan Edward segera menoleh kearah Edward yang baru saja datang ke tempat nya dan bertanya,


"Mereka sudah membaik kak..? berkat dari potion yang kakak berikan, mereka dengan cepat sembuh dari luka-luka dalam mereka..?" Ucap Gon menjawab pertanyaan Edward dan menjelas kan tentang kondisi para korban,


"Hhmmmm bagus lah..?" Ucap Edward


"T... Tuan.. terimakasih telah menyelamat kan kami..?" Ucap pria yang telah tersadar dari pingsan nya,


"Tidak... Tidak perlu berterimakasih, aku hanya kebetulan lewat dan mendengan permintaan tolong kalian..?" Ucap Edward

__ADS_1


"Perkenal kan... Nama ku Smith, dia Diego, dan wanita yang satu itu Erika..?" Ucap Smith sebagai pemimpin dari kelompok party nya,


"Ohh... Perkenalkan juga, nama ku Edward, dia adik ku Gorhan, dan wanita ini bernama Haruna..?" Ucap Edward memperkenalkan kelompok nya,


Mereka hanya mengangguk tanda mengerti,


"Ohh.. ya.. kalau boleh aku tahu, sedang apa kalian sampai di serang oleh banyak sekali monster slime...?" Ucap Edward menanyakan prihal kejadian yang menimpa Smith dan kawan-kawan nya,


"Kami, awal nya ingin menyelesai kan misi berburu slime, namun yang terjadi sebalik nya... Kami yang di buru oleh slime-slime itu..?" Ucap Smith dengan lesu,


"Hahahahahaha... Tidak ku sangka, kalian sangat ceroboh sampai di buru oleh slime-slime itu..?" Ucap Gon,


"Gon...!!!" Ucap Edward lantang, dan menatap Gon dengan tatapan yang tajam dan mengintimidasi Gon,


Gon yang melihat Edward yang menatap nya dengan tajam, segera meminta maaf kepada klompok Smith,


"He..hehehe maaf, maaf kan aku..? Aku hanya bercanda..?" Ucap Gon canggung dan meminta maaf,


"I... Iyah.. tidak apa-apa, kami mengerti..?" Ucap Smith mewakili kelompok nya,


"Hahhh...? sudah berapa kali aku memperingat kan mu Gon, untuk menjaga sikap mu di depan orang lain..?" Ucap Edward menghela napas dan mengingat kan Gon untuk bersikap sopan di depan orang lain,


"Hhhmmm... Iyah.. maaf kan aku kak..?" Ucap Gon dengan lesu,


"Sudah lah..? Ohh ya..!!? Gon.. dan juga Haruna kau ambil lah inti core dari monster itu, dan bagikan juga kepada mereka..?" Ucap Edward memerintah kan kedua nya, untuk mengambil inti core dan membagi nya kepada kelompok Smith


Gon dan Haruna yang menerima perintah Edward segera melakukan perintah nya dan setelah itu mereka membagikan sebagian nya kepada kelompok Smith,


awal nya kelompok Smith menolak, karena dia pikir sudah di selamatkan saja, dia dan kelompok nya sudah sangat berterimakasih, namun kelompok Edwar malah memberikan sebagian inti core dari monster slime, mereka seakan sudah tidak mempunyai muka di hadapan Edward,


Mereka tidak bisa menolak kemauan Edward yang ingin memberikan sebagian inti core monster slime itu,


Setelah nya mereka berpisah, Edward melanjutkan misi yang dia ambil bersama kelompok nya, sedangkan Smith dan kelompok nya mereka kembali ke Desa untuk melaporkan misi yang telah mereka selesai kan,


Edward dan kelompok nya bergegas memasuki hutan ke bagian terdalam,


"Gon..Haruna, kita istirahat dahulu disini..?" Ucap Edward,


"Baik kak..?" Ucap Gon


"Akhir nya... Aku sudah sangat lelah..?" Ucap Haruna yang kelelahan mengikuti kecepatan gerak dari Edward dan Gon


Kemudian Edward mengeluarkan alat masak nya, dia pun memulai pekerjaan nya seperti biasa, memasak makanan untuk mereka makan, setrlah nya mereka pun menyantap habis makanan yang di masak Edward,


"Baik lah.. kita lanjutkan lagi perjalanan kita..?" Ucap Edward setelah mereka menghabiskan makanan nya


Gon dan Haruna hanya mengangguk setuju,


Mereka pun melanjutkan perjalanan nya menyusuri hutan lebih dalam lagi,


Langit yang mulai gelap menghentikan langkah mereka,


"Gon.. malam ini kau jangan mendirikan sebuah tenda, kita akan tidur di atas pohon itu..?" Ucap Edward menunjuk ke arah pohon yang besar dan rindang,


Akan sangat berbahaya jika malam ini mereka mendirikan sebuah tenda dan api unggun di tengah-tengah hutan, sebab posisi mereka saat ini berada di lokasi terdalam, yang tingkat monster di area ini lebih tinggi dari tempat yang lain nya,


Gon dan Haruna yang menyadari itu segera memanjat pohon yang di tunjuk oleh Edward,


Mereka akan bermalam di atas pohon menghindari sergapan monster di malam hari,


.


.


.


.


.


.


Continue...

__ADS_1


__ADS_2