TIBA-TIBA MENJADI IBU

TIBA-TIBA MENJADI IBU
46. menarik investasi dan pemutusan kerjasama


__ADS_3

oke guys kita bikin skenario lagi untuk Alexander dan keluarganya. 🥰


***


setelah Alexander mendapatkan semua bukti tentang Laura dan keluarganya serta apa saja yang mereka inginkan, tanpa pikir panjang Alexander menarik semua investasi di perusahaan beguel itu. tak hanya menarik investasi, Alexander juga langsung memutuskan kerjasama antara perusahaannya dengan perusahaan Laura.


tentu saja hal ini mengguncang kondisi keuangan perusahaan beguel company itu. Kenapa tidak..? sebagian besar keuangan dan alasan kokohnya perusahaan beguel itu karena suntikan dana dari Alexander.


saat Alexander berusaha untuk memperbaiki hubungannya dengan Anastasia dan menjauhi Laura, Alexander sama sekali tidak mempermasalahkan urusan bisnis perusahaannya dengan perusahaan beguel company. karena menurutnya masalah pribadi tidak harus berimbas kepada masalah bisnisnya.


Namun ternyata, setelah Alexander menyelidiki secara keseluruhan keluarga itu, dan bahkan memanfaatkannya untuk membangun kekuasaan mereka di atas muka bumi ini Alexander menjadi marah. apalagi Laura juga dengan terang-terangan nya bersiasat untuk membuat Alexander benci kepada Anastasia.


"tarik semua investasi yang sudah kita berikan kepada perusahaan beguel company. dan putuskan juga semua kerja sama kita di perusahaan mereka."ucap Alexander tiba-tiba ketika Alexander sudah sampai di depan ruangannya.


spontan saja fery langsung terkejut, Bagaimana tidak terkejut, Ferry saja sedang larut dalam beberapa laporan yang sedang ia kerjakan sebelum diserahkan kepada Alexander.


deg


"astaga tuan..!! tuan benar-benar tidak melihat kondisi dan situasi. saya benar-benar terkejut, Bagaimana kalau saya mengalami jantungan, bisa meningoi saya tuan..!!"ucap Ferry sambil mengelus dadanya yang masih berdetak karena terkejut dengan suara Alexander.


"cih lebay.. " ucap Alexander lagi. Alexander dan Ferry pun saling menatap, dan tenggelam dalam pikiran masing-masing. Ferry juga ikut menatap tuannya dan berpikir.


( apa yang terjadi dengan nya ya. apa jangan-jangan hidayah masuk menyeruak di dalam otaknya. heh coba saja lebih cepat lagi sadarnya, pasti saya juga tidak akan repot-repot mengurus kerjasama dengan perusahaan itu. cih dasar si bos..) batin Ferry sambil memicingkan matanya ke arah Alexander. Alexander pun ikut memicingkan matanya juga.


"jangan mengumpatiku, Jika kamu tidak ingin aku mengirim mu ke Antartika. segera laksanakan apa yang sudah Aku perintahkan, dan juga jika ada kerugian dalam pemutusan kerjasama ini, kamu selesaikan berapapun kita bayar." ucap Alexander lagi. Ferry pun langsung tegak berdiri dari posisi duduknya.


"Tuan kenapa baru sadar sekarang..?? coba Tuan lebih cepat sadarnya, pasti kita tidak akan capek-capek bekerjasama dengan perusahaan yang hanya memanfaatkanmu. huh !! benar-benar rugi usaha kita selama ini untuk membangkitkan perusahaan mereka.." omel Ferry masih tidak terima. Iya tidak terima melihat Bagaimana usaha Alexander dulu membantu perusahaan keluarga Laura itu. bahkan Alexander tak tanggung-tanggung berinvestasi banyak di perusahaan mereka.


ternyata semua itu adalah rekayasa, dan hanya memanfaatkan Alexander dan uangnya saja. bahkan keluarga itu sudah sangat terpandang dan bahkan perusahaannya pun sudah melebar ke mana-mana, Iya walaupun tidak sebesar perusahaan Alexander atau keluarga Maranatha.

__ADS_1


adanya cabang perusahaan keluarga Laura beguel itu, itu juga karena adanya campur tangan dari Alexander. Alexander tak hanya berinvestasi di perusahaan mereka namun juga memberikan pemikiran kritis dan logis untuk pengembangan perusahaan itu.


"sudah tidak usah kamu pikirkan. mereka juga tidak akan bisa mengembangkan perusahaan tanpa aku. kita lihat saja sejauh mana mereka bisa membangun perusahaan mereka tanpa campur tangan dari kita. segera laksanakan, Aku ingin urusan itu segera selesai dan laporkan kepadaku."ucap Alexander lagi langsung bergegas meninggalkan meja ferry masuk ke ruangannya.


"baik bos.." ucap Ferry lagi. setelah membicarakan hal itu, dan setelah Alexander masuk ke ruangannya Ferry pun mulai melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Alexander. Iya langsung menghubungi pihak kantor atau perusahaan beguel company itu untuk memutuskan pemberian atau berinvestasi di perusahaan mereka, serta memutuskan semua kerjasama yang ada di perusahaan itu.


ternyata, Tak butuh waktu yang lama Ferry menyelesaikan pekerjaan tersebut. hari itu pula Alexander bukan lagi merupakan salah satu investor di perusahaan itu. Alexander sudah menarik sahamnya dan mengembalikannya ke tempatnya semula.


***


tentu saja penarikan investasi ini membuat keluarga beguel menjadi kalang kabut. Bagaimana tidak, semua uang investasi yang diperuntukkan untuk perusahaan, ternyata malah mereka alihkan ke kantong mereka. masalah ini tentu saja akan berakibat fatal pada diri mereka sendiri.


"Apa yang terjadi, Kenapa tiba-tiba Alexander menarik investasinya di perusahaan kita." ucap tuan Jason.


Tuan Jason baru saja mendapatkan telepon dari pihak perusahaannya. yang menyampaikan bahwa semua investasi dan saham yang dimiliki Alexander di perusahaan mereka ditarik olehnya.


kabar itu tentu saja membuat Tuan Jason menjadi kalang kabut. Iya tidak pernah memikirkan hal ini akan terjadi, padahal hubungan mereka baik-baik saja. Tuan Jason yakin bahwa ia tidak melakukan kesalahan apapun. Tuan Jason jadi menduga-duga.


Alexander tidak hanya berinvestasi saham, namun Alexander juga memberikan dan membantu mengembangkan perusahaan mereka. lahirnya anak-anak perusahaan, tentu semua tidak lepas dari pantauan dan bimbingan Alexander.


dapat dikatakan, bahwa keluarga beguel ini tidak ada artinya tanpa kehadiran Alexander dan keikutsertaan Alexander dalam membangun perusahaan mereka. bahkan waktu itu, perusahaan keluarga beguel itu sudah nyaris bangkrut. Namun karena kebaikan hati Alexander dan juga karena ingin mempersunting Laura akhirnya ia membantu perusahaan yang sudah di ujung tanduk itu.


Tut


" halo pa..." ucap Laura di seberang telepon. saat ini Laura sedang berada di apartemen kekasihnya Kevin. Laura belum tahu mengenai apa yang sudah menimpa perusahaan ayahnya itu.


"kamu di mana..??" tanya Tuan Jason kepada Laura. pertanyaannya mengandung kecemasan serta kekhawatiran. Laura yang mendengar pertanyaan yang mengandung kekhawatiran itu pun menjadi heran.


" Aku sedang di apartemen Kevin. Ada apa Pa..?? Kenapa sepertinya papa sangat khawatir dan cemas.??" tanya Laura kepada tuan Jason.

__ADS_1


Iya mereka sudah tahu, bahwa Kevin dan Laura sedang menjalin hubungan di saat hubungan Laura dan Alexander membaik. karena mereka sama-sama ingin memanfaatkan uang Alexander saja. jadi tidak masalah bagi Tuan Jason jika putrinya Laura bersama dengan orang yang dicintainya.


"apa yang terjadi dengan hubunganmu dan Alexander. Kenapa tiba-tiba Alexander menarik semua investasinya di perusahaan kita dan memutuskan kerjasama.? Kamu tahu kan, tanpa Alexander kita tidak bisa melakukan apapun. dan sekarang Alexander sudah menarik semua investasinya di perusahaan kita, dan tidak hanya menarik investasi Ia juga sudah memutuskan semua hubungan kerjasama di perusahaan kita. katakan pada papa, Apa yang terjadi ?? hubungan kalian baik-baik saja kan..??" tanya Tuan Jason kepada putrinya Laura.


Laura yang mendengar penuturan Tuan Jason itu pun sontak. Ia tidak menyangka bahwa Alexander benar-benar akan mengambil dan merusak serta membuat bangkrut perusahaan ayahnya hanya dengan sekali menarik investasi dan memutuskan kerjasama. itu semua benar-benar di luar dugaan Laura. Laura pikir Alexander tidak akan mempermasalahkan dan membawanya sampai membuat perusahaan keluarga mereka hancur.


"apa pah..!! Bagaimana bisa begitu..!! Baiklah pah Aku akan mencoba untuk bertemu dengan Alexander dan membahas ini semua.." ucap Laura dengan frustasi.


" Baiklah, papa tunggu kabar baik dari kamu. cepatlah selesaikan masalahmu kepada Alexander, kita tidak mempunyai waktu yang lama. semakin cepat semakin baik, dan bujuk Alexander untuk kembali berinvestasi dan membangun kerjasama di perusahaan kita." ucap Tuan Jason lagi. setelah itu Laura dan Tuan Jason langsung mengakhiri panggilan.


Tok tok tok suara pintu ruangan Alexander diketuk.


" masuk..!!" seru Alexander dari dalam ruangan.


Ceklek.. suara pintu dibuka dan tampaklah Ferry masuk melenggang ke ruangan Alexander. Ferry membawa beberapa berkas pemutusan kerjasama serta penarikan investasi di perusahaan beguel company itu.


"ini Tuan, semuanya sudah saya selesaikan." ucap Ferry sambil menyerahkan berkas yang ada di tangannya itu. Alexander pun mengambil berkas tersebut dan membacanya.


ternyata, Ferry tak hanya melakukan pemutusan kerjasama. Ferry juga melakukan penyelidikan terlebih dahulu untuk memutuskan kerjasama di perusahaan mereka. agar Alexander tidak dikenai denda tentang pembatalan kerjasama itu. dan lagi-lagi Alexander benar-benar berterima kasih kepada asistennya itu.


"apa !! Jadi selama ini, semua uang investasi tidak mereka gunakan untuk kepentingan perusahaan. malah uang investasi itu mereka alihkan untuk kesenangan mereka semata. wah !! benar-benar keluarga hebat."ucap Alexander tidak percaya.


"Iya tuan, semua uang investasi yang sudah ditanamkan di perusahaan mereka, malah mereka jadikan untuk bersenang-senang. bahkan perusahaan mereka walaupun sudah dalam kondisi baik tapi masih kekurangan dana. namun, karena kita sudah menarik semua investasi di perusahaan mereka, perusahaan beguel itu tidak akan bertahan lama. karena hanya anda lah, yang bodoh tuan, yang mau berinvestasi saham yang besar di perusahaan itu..!!" ucap Ferry dengan ketus. namun ucapan Ferry yang mengatakan Alexander bodoh itu, tidak digubris oleh Alexander.


"kerja bagus feri. Tapi karena kamu tadi mengatakan aku bodoh, maka pemberian bonus kamu bulan ini aku batal kan." ucap Alexander. kata-kata itu sontak saja membuat asisten Ferry langsung membulatkan matanya.


"eh Tuan jangan begitu dong, aku minta maaf.. tuan tidak bodoh, Tuan itu pintar dan sangat brilian.." ucap feri kalang kabut. Iya berbalik memuji tuannya itu.


"dasar penjilat.." ucap Alexander lagi. sontak saja langsung membuat feri terkekeh.

__ADS_1


***bersambung***


__ADS_2