TIBA-TIBA MENJADI IBU

TIBA-TIBA MENJADI IBU
52. berunding


__ADS_3

Sementara alexander dan asistennya mereka beristirahat di ruang tamu sambil membahas beberapa rancangan untuk pengembangan kawasan wisata ini. tentunya mereka juga harus berkontribusi dan bertemu dengan pemimpin wilayah ini yang bisa disebut sebagai kepala desa nya.


" bagaimana menurutmu ver... dengan alam yang terbentang luas seperti itu, cukup memberikan kesan dan aura positif di tempat ini. udara di tempat ini sejuk dan sangat segar. kira-kira, jika seandainya pembangunan ini berjalan dengan lancar apakah nanti akan menguntungkan kita. pasalnya kamu tahu sendiri bahwa kita baru pertama kali berkecimpung di dunia wisata." tanya alexander kepada asistennya.


asisten Ferry dengan Alexander masih terlibat dengan percakapan mereka mengenai pengembangan atau pembangunan kawasan wisata di daerah ini. untuk pengembangan ini tentu saja harus mempertimbangkan semua aspek, mereka tidak boleh melakukan pembangunan hanya untuk menguntungkan satu sisi saja. sementara di sisi yang lain akan banyak orang yang mengalami kerugian atau semacamnya.


Asisten Ferry mengganggu anggukkan kepalanya, benar adanya, berbisnis seperti ini harus memikirkan dampak positif dan dampak negatif yang akan mereka alami nanti. begitu juga dampaknya dengan perusahaan mereka dan di lingkungan masyarakat sekitar.


" tuan tenang saja, untuk masalah pengembangan kita hanya perlu mengikuti prosedur agar tidak merusak alam. yang pasti ketika melakukan pengembangan tidak boleh merusak atau mengurangi popularitas hutan yang terbentang itu. wisata yang kita hadirkan ini juga tuan, harus mampu menjaga lingkungan di daerah ini agar tetap sejuk dan asri. untuk untung ruginya itu urusan belakang seperti yang tuan selalu ajarkan kepada saya." tutur asisten very.


Alexander yang mendengar penuturan feri pun mengangguk-angguk kan kepalanya. benar saja untuk membangun sebuah wisata alam atau wisata lainnya satu hal yang harus di perhatikan. yaitu setiap membangun tidak boleh merusak destinasi atau mengurangi vegetasi di daerah itu sendiri. jika seandainya itu tidak perlu.


justru dalam sebuah pengembangan harus melakukan pembudidayaan penanaman pohon agar memperkuat atau mengeratkan tanah dengan akar-akar pohon dan juga untuk menjaga kelestarian mata air yang ada di sini.


alexander dan Ferry tak henti-hentinya beradu argumen untuk saling melemparkan ide atau memberikan masukan lain sebelum akhirnya mereka berunding dengan pemimpin wilayah ini.


lokasi ini berada di bawah lereng, relief dan bentuk permukaan buminya pun sangat bervariasi. di sebelah utara merupakan tempat yang sangat sejuk dan indah di sana juga terdapat satu sungai yang terbentang di sana, sungai itu memiliki arus yang tidak terlalu deras tapi untuk mereka yang tidak bisa berenang cukup untuk menghanyutkan orang tersebut.


mereka juga harus memperhatikan kondisi dalam jangka waktu ke depannya. semua harus direncanakan dengan matang agar tahun tahun yang akan datang tidak merugikan generasi berikutnya.


3 jam lamanya mereka berunding akhirnya mereka memutuskan untuk melakukan pengembangan yang dapat memberikan penghasilan kepada warga setempat.

__ADS_1


setelah mereka berunding dan ditemukannya titik terang alexander dan asistennya pun pergi ke kamar masing-masing untuk mengistirahatkan tubuh mereka sebelum akhirnya besok melakukan aktivitas yang lain.


***


Saat ini alexander sedang pergi memantau lokasi bersama dengan asisten ferry sekaligus menemui pemimpin wilayah ini. mereka bertemu dengan Pak Sanjaya selaku kepala desa yang ada di sekitaran tempat yang akan Alexander bangun.


"permisi Pak, Apa benar ini rumah milik Pak Sanjaya..??" tanya asisten Ferry kepada lelaki paruh baya yang sedang duduk di teras rumahnya. Pak Sanjaya pun menganggukkan kepalanya dan menyambut kedua tamu itu.


"Iya benar Saya sendiri, Apakah ini Tuan Alexander dan asisten Ferry..??" tanya Pak Sanjaya sambil menjabat tangan keduanya. tentu saja sebelum mereka berangkat, mereka sudah menghubungi pemerintah setempat agar tidak terjadi bentrokan atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.


"Iya Pak benar.." jawab mereka sambil membalas jabatan tangan Pak Sanjaya.


Alexander dan asistennya pun bergabung duduk bersama mereka, istri dari Pak Sanjaya segera menyuguhkan minuman kepada kedua tamu itu.


"silakan diminum tehnya tuan-tuan.." ucap istri Pak Sanjaya mempersilahkan keduanya.


"Iya Bu, terima kasih banyak..." ucap mereka. seketika itu mereka langsung tenggelam dalam pembahasan mengenai tujuan mereka datang ke daerah ini.


Alexander dan asisten Ferry juga menerangkan berbagai planning yang sudah mereka atur dalam pembangunan ini. setelah menjelaskan panjang lebar kepada Pak Sanjaya, asisten Ferry pun menyudahi penjelasannya.


"Bagaimana Pak. Apakah masih ada ide lain yang bisa bapak berikan kepada kami. soalnya untuk pengembangan atau pembangunan wisata ini tentu kita harus mempertimbangkan sisi positif dan sisi negatifnya. kita juga tidak ingin, karena pembangunan destinasi ini menyebabkan masyarakat di tempat ini terganggu dan bahkan malah merugikan bukan menguntungkan. kami juga menginginkan, dengan adanya pengembangan ini ekonomi masyarakat setempat dapat terbantu." kali ini Alexander yang mengutarakan baik buruknya pembangunan mereka ini.

__ADS_1


Pak Sanjaya yang tentu saja mendengarkan dengan cermat dan teliti, dan bahkan sudah ada pertimbangan mengenai pemerintah setempat. tentu saja Pak Sanjaya setuju, tak hanya setuju Ia juga senang setidaknya wilayah mereka ini ada yang membangun.


"setelah saya mendengar penuturan dari pada tuan-tuan, saya sangat setuju. karena dari penjelasan tuan-tuan tentunya tidak hanya menguntungkan perusahaan tuan-tuan saja namun tuan-tuan juga mempertimbangkan kelestarian serta ekonomi masyarakat. Jujur saja kami memang menginginkan pembangunan di wilayah ini, Namun kami juga harus bisa menjaga alam agar tetap lestari. jika seandainya pengembangan yang tuan-tuan jalankan tidak merusak hutan atau vegetasi lainnya, tentu saja Kami sangat senang." tutur Pak Sanjaya lagi.


Alexander dan asistennya yang mendapat lampu hijau dari pemerintah setempat, tentu saja sangat senang. tak hanya Pak Sanjaya saja yang memberikan persetujuan itu, namun walaupun ia sudah menyetujuinya ia juga harus berunding dengan kepala kepala adat mereka. karena pengembangan ini menyangkut tentang kelestarian alam dan lahan yang mungkin akan di olah juga.


setelah Alexander asisten Ferry dan Pak Sanjaya melakukan perundingan, Mereka pun sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secepatnya, agar pengembangan atau pembangunan wisata segera dilakukan. Mereka pun segera bersiap-siap untuk memantau lokasi.


***


sementara anak dan istri Alexander pergi menikmati wisata alam yang ada di sana. Mereka pergi tentu saja atas persetujuan dari Alexander.


"bunda lihat, lihatlah tanaman-tanaman lucu itu. benar-benar sangat menggoda.." ucap alzio. alzio berlari meninggalkan ibu dan kakaknya menghampiri hamparan bunga mini yang tumbuh subur di sekitaran tempat itu.


"benar. wilayah ini benar-benar indah jika seandainya dijadikan tempat wisata atau tempat refreshing lainnya." gumam Anastasia sambil terus berjalan menyusul anaknya alzio yang sudah berlari terlebih dahulu.


mereka bertiga terus berjalan berkeliling dan menikmati Apa saja yang mereka temui. zio dan Iyan pun tak henti-hentinya berdecak kagum. mereka benar-benar menikmati pemandangan yang langka menurut mereka.


saat mereka sedang menikmati pemandangan tiba-tiba segerombolan orang, sekitar 15 orang datang menghampiri mereka.


***bersambung***

__ADS_1


__ADS_2