Tuan Penguasa Dunia

Tuan Penguasa Dunia
Cathy Woody Ditindas


__ADS_3

Mereka berempat menaiki dua mobil.


Mobil Range Rover yang dikendarai Dylan dan Maggiememiliki ruang yang besar bisa memuat banyak orang.


Chris dan Lark mengendarai mobil Rolls-Royce model phantom. Ruang di dalam mobil juga sama besarnya dengan mobil Range Rover itu, mobil seperti ini sangat cocok untuk pindahan.


Ruang kedua mobil ini pun sudah cukup untuk memindahkan barang penting di dalam rumah sewaan.


Saat Dylan menyetir, dia memutar satu keliling terlebih dahulu. Dia sengaja menghentikan mobilnya Di kejauhan ketika melihat kediaman Grayson.


Dia menatap Kediaman Grayson yang mewah itu dengan tatapan dingin. Rasa dendam dan benci di masa lalunya seketika meluap. Dylan pun senyum sinis.


Semua perbuatan jahat yang dilakukan Keluarga Graysonterhadap keluarga mereka waktu itu masih terbayang di depan mata


Apalagi masalah 5 tahun silam.


Fitnah Keluarga Grayson menyebabkan orang tua Dylan dibunuh dengan sadis oleh seseorang tokoh besar di ibukota. Dylan pun hampir kehilangan nyawanya pada waktu itu.


Jika Dylan tidak membalas dendam kumat ini, itu berarti dirinya tidak berbakti terhadap orang tuanya.


Dengan kemampuan Dylan saat ini, dia bisa saja menerobos masuk ke dalam Kediaman Grayson untuk memenggal semua musuh bebuyutannya.


Hanya saja,Dylan tidak berbuat seperti itu, rasa benci di hati Dylan tidak akan sirna jika dia hanya langsung mematikan sekelompok orang jahanam itu.


Dia sedang menunggu waktu dan kondisi yang tepat.


Lusa besok adalah hari ulang tahun ke-80 penguasa Keluarga Grayson neneknya yang bengis itu.


Pada saat itu!


Dylan ingin membongkar aib keluarga Grayson di hadapan semua tamu di acara ulang tahun!


Dia ingin memasukkan mereka ke neraka tepat pada momen bahagia anggota keluarga Grayson. Denganbegitu, Mereka pun tidak akan bisa bangkit lagi untuk selamanya!


Mengenai tokoh besar di ibukota yang telah membunuh orang tuanya, Dylan pun sudah menyelidiki identitasnya.


Setelah dia menemani istri dan putrinya dikota Rievuntuk beberapa saat, dia akan ke ibukota untuk mengantar ajal orang itu!


Maggie duduk di bangku sebelah pengemudi, dia dapat merasakan perubahan emosi pada Dylan. Maggie lalu membujuknya," Dylan,jangan gegabah. Aku tahu kemampuanmu sangat hebat,tapi Keluarga Grayson tidak bisa dibandingkan dengan keluarga Carson. Keluarga Grayson sangat kuat,mereka telah mendidik sekelompok ahli yang sulit dilawan sendirian. Marilah kita bersabar untuk sementara waktu ini. Setelah ada kesempatan,kita akan pergi mencari Keluarga Grayson untuk membalas dendam."


Maagie tidak tahu kalau Dylan adalah Ketua Imperium. Dia hanya tahu Dylan memiliki ilmu seni bela diri yang kuat dan juga memiliki kemampuan yang sangat hebat.


Hanya saja, Keluarga Grayson memang sangat kuat. Dia khawatir Dylan akan kehilangan akal sehat dan gegabah pergi membalaskan dendamnya kepada Keluarga Grayson.


Jika seperti itu, kemungkinan Dylan akan dipukul hingga mati oleh para ahli dari keluarga Grayson.


"Tenang saja,aku tahu batasan mengenai hal ini,kamu tidak perlu khawatir."


Dylan tidak menjelaskan dan juga tidak menerangkan identitasnya kepada Maggie.


Identitas Dylan agak sensitif. Jadi , alangkah baiknya untuk tidak memberi tahu Maggie.


"Emm,aku percaya kalau tahu batasan."


Maggie berkata sambil mengangguk.


Begitu Dylan menginjak pedal gas ,mobil pun melewati Kediaman Grayson dengan cepat.


Semua dendam ini!


Akan tuntas pada lusa nanti!


...


Didalam rumah sewaan di wilayah kumuh.

__ADS_1


Rose sedang sibuk seharian. Dia mencuci pakaian dan juga membeli sayuran. Pokoknya dia melakukan banyak hal pada hari itu.


Bahkan saat ini, Rise sedang memetik sayuran diruang tamu. Dia akan memasaknya siang hari nanti.


Jane mengambil remote televisi. Dia sedang seru menonton "Sherlock Holmes."


Kepintaran Jane melampaui orang seumurannya. Dia merasa film kartun terlalu kekanak-kanakan. Jadi,dia tidak suka menontonnya.


Suara ketuk pintu terdengar. Rose segera mengelap tangannya dan berlari untuk membuka pintu.


Ketika melihat Dylan dan Maggie,Rose pun tersenyum dan berkata,"Tuan,Nona,kalian sudah pulang ya. Ayo duduk dulu aku akan segera memasak."


"Bibi Rose,tidak perlu memasak. Aku pun untuk pindahan." Ucap Dylan.


"Bibi Rose, setelah pindah rumah nanti ,aku akan mentraktir kalian makan di hotel Stanley."


Chris berusia 40 tahunan, usianya pun tidak jauh terpaut dengan Rose.


Panggilan "Bibi Rose" itu pun terasa sangat menggelikan. Alhasil,bulu kuduk Rose pun berdiri ketika mendengarnya.


Rose melirik Chris,dan dia pun langsung mengenali identitasnya.


Bukannya dia adalah Chris Walt,orang terkaya dikota Riev yang sering muncul di televisi?


Ya,ampun! Kenapa tokoh terkenal seperti ini bisa datang kerumah mereka?


Rise merasa terkejut dan juga gembira. "Bos Chris,ada urusan apa kamu datang ke rumahku?"


"Jangan ... jangan panggil aku Bos Chris. Aku tidak pantas dipanggil seperti itu. Aku hanya orang biasa yang mencari nafkah dibawah pak Dylan saja. Kamu bisa memanggilku Chris."


Chris tidak berani bersikap ceroboh dihadapan Rose.


Sebab, Chris sadar Dylan sangat menghormati Rose.


Setelah Rosemendengar ucapan ini, dia pun terkejut hingga tidak bisa berucap apa-apa.


Bahkan tokoh besar seperti Chris juga merupakan bawahan majikannya.


Bukannya itu berarti identitas Dylan sangat mengejutkan?


Disaat Rose merasa sangat amat kaget, Maggie menggandeng tangan Rose dan berkata,"Bibi Rose,Bos Chris menghadiahkan kita sebuah villa di Perumahan Bangau. Kita akan mengemas barang-barang dan pindah ke sana. Mulai sekarang, kamu dan Cathy akan tinggal di villa bersama kami. kalian tidak perlu lagi hidup menderita seperti ini."


Rose kaget.


Vila di Perumahan Bangau berharga miliaran,dan Bos Chris malah menghadiahkan sebuah vila untuk Tuan dan Nona. Dia sudah terlalu murah hati!


Setelah beberapa saat, Rose tersadar kembali dari keterkejutannya.


Rose mempertimbangkannya beberapa saat dan berucap,"Maggie, aku,sudah terbiasa untuk tinggal di sini. Jadi aku tidak akan pergi dan mengganggu kalian bertiga, kalian saja yang pindah ke sana."


Rose takut keberadaan seorang wanita tua seperti dia akan mengganggu kehidupan Dylan dan keluarganya.


"Bibi Rose, aku akan marah kalau Bibi berkata seperti ini. Sejak orang tuaku meninggal, aku pun terus menganggapmu sebagai ibu kandungku. Jika bukan karena kamu sudah menjagaku selama beberapa tahun ini, sepertinya aku pun akan hidup di jalanan. Kami malah akan merasa sangat gembira kalau kamu bisa pindah dan tinggal bersama kami. Jadi, Bibi tidak mengganggu sama sekali. Lagi pulau, Jane dibesarkan olehmu. Dia sangat bergantung padamu kalau kamu tidak tinggal bersama kami, Dia pasti akan sangat sedih," ucap Maggie.


"Emm ... baiklah kalau begitu."


Pada akhirnya,Rose pun menyetujuinya.


"Ayah."


Ketika Jane menyadari kepulangan ayahnya, dia pun bergegas menuruni sofa. Jane membentangkan kedua tangannya dan lekas berlari ke sisi Dylan.


"Kesayanganku, baru saja kita tidak bertemu sebentar, Ayah pun sudah sangat merindukanmu."


Suasana hati Dylan langsung berubah ketika bertemu dengan putrinya. Dendamnya terhadap Keluarga Grayson pun hilang sementara.

__ADS_1


Dylan menggendong putrinya dan mencium pipi gendut dan merahnya berkali-kali.


Mendengar Jane memanggil Dylan dengan sebutan "Ayah", Chris pun baru mengetahui ternyata ketua sudah memiliki seorang putri.


Kesempatan untuk menunjukkan dirinya lagi sudah datang.


Chris melepaskan jam tangan Rich Miles yang berharga empat puluh miliaran ini. Dia lalu berkata,"Putri kecil, ini adalah pertama kali kita bertemu, Paman tidak mempersiapkan hadiah apa-apa. Ini ... Paman berikan jam tangan ini sebagai hadiah pertemuan."


"Paman ini aneh, pergelangan tanganku masih sangat kecil, aku tidak bisa mengenakan jam tangan sebesar ini," ucap Jane sambil tersenyum.


Chris tertegun, dan dia pun tidak tahu harus berkata apalagi.


"Tuan Putri, bagaimana kalau Paman hadiahkan sebuah mobil untukmu?"


"Paman yang ini juga aneh. Aku baru bisa mendapatkan SIM di umur 18 tahun. Aku masih tidak boleh menyetir Sekarang, aku bisa ditangkap nantinya," ucap Jane dengan sangat serius.


Lark mengusap-ngusap hidungnya.


Sama seperti Chris, Lark pun terdiam tidak tahu harus membalas apa.


Gadis kecil ini terlalu cerdik!


"Kalian tidak perlu repot-repot. Selagi ada aku kau majane tidak akan kekurangan apa-apa," Ucap Dylan.


"Baiklah. Hanya saja, beberapa hari ini, kota Riev akan mengadakan sebuah konferensi transaksi batu giok. Padasaat itu, aku akan berusaha mendapatkan batu giok berkualitas terbaik untuk dijadikan gelang buat tuan putri!"


Chris masih belum putus asa.


Dylanmengangkat ngangkat pundaknya, dan dia pun tidak menentang


Melihat bawahannya menjilat Jane, Dylan pun tidak berkata apa-apa.


...


Rose pun sudah membereskan barang yang hendak diambilnya. Dia lalu pergi membereskan barang putrinya, Cathy.


Rose mengemas sambil berbicara terhadap Dylan,"Tuan, coba bantu aku untuk menghubungi Cathy. Beri tahu dia untuk langsung ke villa, tidak perlu kembali ke sini lagi."


"Baik."


Dylan menelepon Cathy.


Setelah beberapa saat, panggilan itu baru tersambung.


"Kakak ipar, Ada urusan apa?"


Suara Cathy terdengar agak terisak-isak. Dia terdengar seperti baru menangis saja.


"Ada apa denganmu? apa kamu ditindas?" tanya Dylan dengan perhatian.


"Tidak apa-apa. Aku sedang pilek," ucap Cathy.


Dylan pun tidak bertanya lagi dan berkata,"Nanti malam kamu tidak perlu kembali ke rumah sewaan lagi. Mulai sekarang, Kamu akan tinggal bersama kami di villa. Nanti, aku akan kirimkan alamat villa itu kepadamu."


Cathy terdiam sejenak lalu berkata,"Oke, kakak ipar. Aku masih ada kerjaan, kalau tidak ada masalah lagi, Aku tutup dulu, ya."


"Ya!"


Baru saja Dylan hendak memutuskan panggilan, tiba-tiba terdengar suara lelaki dari ujung sana.


"Cathy, kenapa kamu malah lari ke sini? Tuan Muda Samuel baru saja bersulang padamu, tapi kamu malah tidak meminumnya. Kamu sungguh tidak menghargainya. Memangnya kamu tidak tahu kalau Tuan Muda Samueladalah pembawa rezeki bagi perusahaan kita? Demi bisa mendapatkan kontrak ini meski kamu harus tidur bersama dia, kamu juga harus menyetujuinya. Kalau tidak, aku akan memecatmu ... "


Suara terhenti sampai di sini!


Panggilan pun terputus.

__ADS_1


__ADS_2