TUMBAL PEREMPUAN HAMIL

TUMBAL PEREMPUAN HAMIL
Cerita Tuan Diky


__ADS_3

Olive benar-benar tidak menyangka jika perusahaan konstruksi besar milik suaminya itu memakai jasa paranormal untuk melancarkan segalanya. Bahkan paranormal itu mendapatkan hasil komunikasi nya bersama mahluk astral itu, di mana mereka menginginkan tumbal sebagai syarat nya supaya pembangunan itu bisa diteruskan tanpa ada gangguan.


"Sebenarnya aku tidak ingin mempercayai semua itu, sayang! Tapi itu benar-benar terjadi.Ketika aku menginstruksikan segera dimulai pembangunan itu, ada saja para pekerja di lapangan seperti tukang-tukangnya mengalami musibah," cerita tuan Diky terdengar konyol.


"Seperti apa tumbal yang diminta oleh mereka?" sahut Olive yang sudah sangat penasaran dengan cerita mistik seperti itu.


Kembali tuan Diky menghembuskan nafasnya dengan kasar. Dia kembali menarik batang rokoknya yang dia nyalakan sebelumnya. Sudah banyak putung rokok di asbak itu. Tuan Diky benar-benar serius dengan masalah ini. Sekarang tuan Diky resah dan diselimuti rasa ketakutan dan bersalah.


"Satu di antara semuanya yang membuatku sangat menyesal adalah di mana mereka meminta tumbal seorang bayi laki-laki yang baru saja lahir. Dan kamu tahu, di saat itu istriku, Monalisa habis melahirkan anakku yang ketiga," ucap tuan Diky. Olive mengerutkan dahinya lalu mulai menebak cerita selanjutnya.


"Jangan kamu bilang kalau bayi laki-laki yang baru saja dilahirkan oleh istri mas Diky menjadi tumbalnya," kata Olive yang seperti menuduh tuan Diky.

__ADS_1


"Itu benar, Olive! Aku telah melakukan dosa besar. Aku sudah sangat bingung di situasi itu. Dimana proyek harus segera direalisasikan. Sedangkan orang-orang yang aku perintahkan mencari bayi laki-laki yang baru saja lahir tidak didapatkan. Paranormal itu tentu saja sangat tahu kalau istriku habis melahirkan bayi laki-laki," jelas tuan Diky. Jangan lupakan Olive, Tiba-tiba reaksi Olive seperti ketakutan dengan suaminya sendiri.


"Jadi gara-gara itu kamu takut ketika aku hamil? Kamu takut saat aku melahirkan bayi laki-laki akan ada tumbal lagi? Gila! Ini benar-benar gila, mas! Kamu benar-benar jahat telah mengorbankan anak kamu, darah daging kamu sendiri, mas? Makanya dari itu Monalisa selalu menghantui mu, mas?" ucap Olive.


"Olive, aku takut dan juga trauma jika kejadian itu terulang lagi. Dimana aku harus mengorbankan nyawa bayi laki-laki yang baru lahir. Lebih baik sebelum bayi itu lahir, aku menyuruhmu menggugurkan nya. Aku takut, sayang!" kata tuan Diky.


"Bahkan bayi yang aku kandung ini belum tentu berjenis kelamin laki-laki, mas! Kamu sudah ketakutan seperti itu," ucap Olive. Tuan Diky terlihat kacau, namun beban nya sedikit berkurang dengan menceritakan semua pada Olive. Kembali tuan Diky merokok tanpa ada jeda sambil menceritakan semuanya.


"Maafkan aku, Olive! Aku memang jahat! Aku telah membunuh anakku sendiri dan juga istriku secara tidak langsung," kata tuan Diky.


"Aku tidak akan percaya ini jika tidak kamu sendiri yang menceritakan semua nya, mas. Lalu tumbal apa lagi yang diminta oleh paranormal itu selain bayi laki-laki yang baru lahir?" tanya Olive penasaran.

__ADS_1


"Perempuan hamil beserta janin didalamnya," jawab tuan Diky. Olive yang mendengar itu tentu saja sangat terkejut. Lagi-lagi dirinya dibuat melongo dengan cerita suaminya.


"Astaga, mas! Aku benar-benar tidak menduga. Banyak sekali dosa-dosa yang sudah kamu lakukan, mas. Walaupun ini bukan kemauan kamu, tapi semua karena kamu juga ikut terlibat di dalam nya. Di mana mas Diky mempercayai orang-orang paranormal itu. Apakah tidak bisa mas Diky mencari kyai untuk menyelesaikan semua urusan yang berbau gaib itu? Seandainya saja mas menggunakan jasa orang-orang putih atau kyai, mungkin saja tidak ada tumbal-tumbal seperti itu, mas," kata Olive panjang lebar. Tuan Diky menyipitkan bola matanya. Pikiran dan hatinya mulai terbuka dengan pendapat istrinya itu.


"Kyai? Sepertinya kamu benar, Olive! Mulai sekarang aku akan berurusan dengan para kyai untuk urusan itu. Tapi dimana kyai yang sakti untuk memecahkan masalah gaib seperti itu?" ucap tuan Diky.


Olive berusaha berpikir keras. Lalu tiba-tiba Olive teringat dengan kyai yang dikenal sakti oleh orang-orang baik bisa mengobati penyakit maupun urusan gaib.


"Aku tahu, mas! Berjanji lah padaku untuk tidak menggunakan jasa paranormal itu dalam urusan itu. Dan satu lagi, mas. Bertaubat lah dengan semua yang sudah mas Diky lakukan sebelum ini," kata Olive seraya memegang tangan laki-laki yang kini sudah menjadi suaminya.


"Aku janji, Olive! Aku janji tidak lagi berurusan dengan nyawa seseorang sebagai tumbal," sahut tuan Diky dengan air mata yang sudah luruh di mata nya.

__ADS_1


__ADS_2