TUMBAL PEREMPUAN HAMIL

TUMBAL PEREMPUAN HAMIL
Kecurigaan Pak Usman


__ADS_3

Bada Isyak, pak Usman benar-benar datang dan mulai ruqyah tuan Diky. Jangan lupakan Olive saat suaminya sedang di ruqyah oleh pak Usman. Olive tiba-tiba merasakan mual perutnya dan ditambah kepalanya pusing. Hal itu membuat konsentrasi pak Usman menjadi terpecah karena Olive tiba-tiba merasakan kesakitan pada kepala dan perut nya. Tuan Diky yang sedang di ruqyah itu segera mendekati istrinya yang kesakitan. Jangan lupakan pak Usman pun mulai mengerutkan dahinya mencoba mendeteksi apa yang sedang dialami oleh istri tuan Diky tersebut. Itu bukan karena sesuatu yang wajar.


"Olive! Olive sayang! Ada apa dengan kamu, sayang?" ucap tuan Diky seraya ikut memijat bagian pelipis Olive. Dia berusaha membantu supaya Olive tidak merasakan rasa sakit. Namun Olive tidak menjawabnya, dia tetap merasakan rasa pusing yang hebat disertai perutnya yang melilit.


Pak Usman mengambil satu gelas air mineral dan mulai membacakan doa-doa. Tuan Diky yang melihat pak Usman sedang berdoa menunggu dengan sabar. Namun Olive semakin seperti kesetanan karena merasakan sakit.


"Tuan Diky! Tolong minumkan ini pada nyonya muda. Semoga minuman ini bisa membantu menenangkan nyonya muda," ucap pak Usman.


Pak Diky dengan segera mengambil gelas yang berisi air putih yang sudah di bacakan doa oleh pak Usman dan mulai meminumkan nya pada Olive. Olive meminum habis air mineral itu sampai tandas. Tuan Diky terlihat bernafas lega karena Olive bisa mengontrol dirinya. Sepertinya rasa sakit Olive berangsur-angsur hilang.


"Olive? Bagaimana, sayang? Sudah lebih enakkan, sayang?" tanya tuan Diky penuh perhatian. Tuan Diky menuntun Olive duduk di sofa ruangan itu, di mana pak Usman duduk di sana seraya memperhatikan Olive.


"Sebenarnya apa yang kamu rasakan tadi, sayang?" tanya tuan Diky. Diam-diam pak Usman mulai menerawang apa yang sudah terjadi pada Olive.

__ADS_1


"Tiba-tiba aku merasakan pusing banget, mas. Perutku juga melilit. Rasanya seperti ditusuk-tusuk dari dalam," terang Olive.


Tuan Diky mengusap keringat Olive di dahinya. Kini tuan Diky melihat ke arah pak Usman yang masih memperhatikan nyonya muda istri dari tuan Diky.


"Pak Usman! Menurut pak Usman, sebenarnya apa yang telah terjadi pada istri saya? Kenapa disaat saya sedang di ruqyah, justru istri saya yang merasakan pusing dan perut melilit secara tiba-tiba," tanya tuan Diky.


Pak Usman mengerutkan dahinya. Dia hendak menjelaskan semuanya pada tuan Diky. Namun masih ada Olive di sana. Sehingga pak Usman ingin menjelaskan nya setelah Olive tidak ada di sana atau masuk ke dalam kamar.


"Tidak apa-apa, tuan Diky. Lebih baik nyonya muda istirahat dulu di dalam kamar. Setelah itu, kita bisa melanjutkan ruqyah tuan Diky," ucap pak Usman. Tuan Diky merasa ada yang disembunyikan oleh pak Usman. Pada akhirnya mengantarkan Olive istirahat di dalam kamarnya.


"Iya, mas! Badanku lemas setelah merasakan pusing dan sakit perut yang tiba-tiba tadi. Terimakasih pak Usman, sudah mengobati saya dengan air yang sudah di doa- doa kan," ucap Olive.


"Sama-sama nyonya! Selamat istirahat nyonya! Pesan saya, sebelum berangkat tidur. Nyonya jangan lupa bersuci terlebih dahulu dari hadist kecil atau berwudlu," kata Pak Usman.

__ADS_1


"Baik, pak Usman! Terimakasih banyak pak!" sahut Olive.


Tuan Diky mengantarkan istrinya masuk ke dalam kamar utama mereka. Setelah itu tuan Diky keluar dari kamarnya dan kembali ke ruangan tengah di mana pak Usman masih duduk menunggu di sana.


"Sebenarnya apa yang telah terjadi, pak Usman?" tanya tuan Diky.


"Sepertinya ada seseorang telah menjadikan nyonya muda sebagai tumbal. Nyonya muda sekarang ini telah diikuti tiga iblis yang akan mengincar nyawa nyonya muda beserta bayi yang masih berada di dalam kandungan," terang pak Usman. Sukses apa yang dijelaskan oleh pak Usman membuat mata tuan Diky melotot.


"Apa? Astaghfirullah! Siapa yang berani mengincar istriku, pak Usman?" sahut tuan Diky.


"Dia orang-orang yang selama ini sudah tuan Diky kenal dekat. Sudahlah, tuan Diky! Sekarang lebih baik, kita fokus mengobati nyonya muda supaya membersihkan pengaruh negatif dalam tubuh nya. Karena hal negatif itu sudah mengalir dalam darah nyonya. Ini harus segera dibuang. Kalau tidak? Nyawa nyonya muda beserta bayi akan terancam ketika waktu kelahiran tiba. Nyonya dan bayinya bisa menjadi tumbal mereka," terang pak Usman.


Tuan Diky sangat marah mendengar penjelasan dari pak Usman. Namun dirinya harus segera mencegah hal-hal buruk yang akan terjadi.

__ADS_1


"Pak Usman! Lakukan sesuatu supaya istri dan bayi saya selamat, pak! Saya akan memberikan banyak imbalan untuk pak Usman," ucap tuan Diky.


"InsyaAllah, tuan Diky! Saya akan membantu menghilangkan aura negatif dan juga pengaruh buruk pada nyonya muda. Saya akan berusaha menyembuhkan nya," sahut pak Usman akhirnya.


__ADS_2