
"Apa? Jadi kalian sudah pernah melakukan ritual untuk menghilangkan janin?" ucap bu Marsini.
Sonia dan Andre menundukkan kepalanya diantara rasa takut dan juga menyesal. Sonia dan Andre terpaksa menceritakan kebenarannya sebelum ini lantaran setiap hari Sonia selalu diikuti oleh tiga sosok aneh yang tentu saja bukanlah manusia. Saat ini Sonia berada di rumah ibunya karena selalu dihantui oleh makhluk seperti dedemit di rumah Andre. Andre tentu saja ikut mengantarkan Sonia ke rumah ibunya dan mengijinkan Sonia sementara waktu tinggal bersama ibunya. Andre tidak ingin terjadi sesuatu pada Sonia jika dirinya pergi bekerja. Apalagi Sonia saat ini sudah hamil besar.
"Maaf, bu! Saat itu kami bingung karena Andre juga belum siap menikah. Ditambah. lagi aku sudah terlambat datang bulan," sahut Sonia.
Andre terlihat menyesal gara-gara dirinya lah Sonia bisa bertemu dengan pak Djarot hingga melakukan ritual. Dan sekarang baru terlihat tanda-tandanya. Sonia mulai diikuti oleh makhluk astral yang mengganggu Sonia.
"Ya Tuhan, Sonia Andre! Lalu apakah kalian juga mendapatkan uang sebagai imbalannya?" sahut bu Marsini.
__ADS_1
Dia tentu saja sangat paham kalau putrinya sendiri Sonia sudah masuk dalam perangkap. Itu artinya Sonia akan tewas bersama dengan bayinya untuk dijadikan tumbal. Tiba-tiba kedua kaki bu Marsini lemas dan gemetar. Tubuhnya jatuh dan bu Marsini tidak sadarkan diri karena pingsan.
"Ibu ibu!" teriak Sonia panik.
Andre pun tidak kalah panik nya. Pasangan suami istri itu saling pandang. Mereka sibuk dengan tanda tanya dalam pikirannya. Kenapa bu Marsini menjadi syok saat mengetahui bahwa Sonia telah melakukan ritual Penukaran janin yang mendapatkan uang sebagai penawaran gantinya. Padahal kebenarannya adalah ritual itu adalah persembahan tumbal perempuan hamil beserta bayi yang dikandungnya. Tidak hanya bayi yang dikandung itu meninggal tapi ibu sang bayi pun juga ikut tewas dijadikan tumbal nya.
Andre membawa tubuh bu Marsini ke dalam kamar. Sonia pun mulai memberikan minyak kayu putih di sekitar kaki dan juga memberikan bau-bau ke dekat penciuman bu Marsini supaya sadar dari pingsannya.Tidak berapa lama bu Marsini terlihat membuka mata dan sadar dari pingsannya. Namun ditatapnya lekat-lekat putrinya yang sedang hamil dan perut nya sudah membuncit. Bu Marsini menangis tersedu-sedu. Dia merasa sangat khawatir dengan nasib putrinya itu. Jelas-jelas bu Marsini tahu, kematian Sonia sudah dekat karena bu Marsini tahu kalau Sonia akan menjadi tumbal.
Badannya bergetar karena tangisnya. Betapa dirinya akan melihat putrinya sendiri akan meninggal dunia karena akan menjadi tumbal berikutnya. Dan bu Marsini sudah tidak bisa melepaskan ikatan perjanjian itu dengan sesuatu yang gaib. Di mana Sonia telah menerima dan menikmati uang sebagai imbalan yang diberikan padanya. Bahkan dengan kerelaan Sonia datang sendiri ke rumah juru kunci itu menyetujui untuk melakukan ritual pertukaran janin. Itu artinya batas waktu Sonia hidup sebentar lagi.
__ADS_1
"Ibu, ada apa sebenarnya? Aku baik-baik saja kok, bu. Nyatanya janinku tidak hilang sampai sekarang. Itu artinya ritual itu hanyalah omong kosong belaka bu. Ibu jangan khawatir," ucap Sonia yang berusaha membuat tenang ibu nya.
Namun bu Marsini tidak mungkin menjelaskan yang sebenarnya. Dia hanya bisa menyesali kenapa putri nya bisa terkena perangkap. Di mana bu Marsini pun juga mencari mangsa untuk tumbal dan dia dibayar mahal ketika bisa mendapatkan korban untuk tumbal proyek itu.
Andre tentu saja mulai paham apa yang ada dalam pikiran mertuanya. Dia juga sangat mengkhawatirkan Sonia. Jika benar semua yang dikatakan oleh juru kuncen itu, di mana janinnya akan hilang pada waktu yang telah ditentukan. Dalam waktu dekat ini bayinya akan mati dan lebih parah lagi jika Sonia pun ikut terancam keselamatan nya.
"Andre, lebih baik kamu selalu menemani Sonia. Jangan sampai sedetikpun kamu meninggalkan Sonia. Ibu sangat takut jika terjadi apa-apa dengan Sonia," kata bu Marsini.
"Tentu bu! Saya akan menjaga Sonia. Ibu jangan khawatir yah, bu. Sekarang ibu istirahat dulu. Ayo Sonia," ucap Andre seraya mengajak Sonia keluar dari kamar bu Marsini dan mengajaknya ke kamar Sonia di rumah orang tua nya itu. Benar! Setelah kepindahan Sonia di rumah Andre, kamar Sonia kosong tidak ada yang menempati. Kini Sonia untuk sementara waktu akan bersama dengan ibunya di rumah itu untuk mencari ketenangan. Karena selama berada di rumah Andre dirinya selalu saja dihantui oleh arwah-arwah jahat yang ingin mengganggu nya.
__ADS_1
⭐⭐⭐⭐⭐