TUMBAL PEREMPUAN HAMIL

TUMBAL PEREMPUAN HAMIL
Percakapan Pak Warsito Dengan Pak Djarot


__ADS_3

Duduk saling berhadapan di kursi kafe pusat kota. Mereka adalah pak Warsito bersama dengan pak Djarot. Keduanya ingin bersenang-senang menikmati hidup mereka. Diam-diam pak Warsito sudah berkhianat pada tuan Diky. Pak Warsito kini telah bekerja di perusahaan konstruksi lain yang selama ini selalu bersaing dengan perusahaan milik tuan Diky.


Kabar terkini proyek yang awalnya dilimpahkan perusahaan konstruksi pimpinan tuan Diky, kini telah ditarik dan dialihkan ke perusahaan konstruksi Alam Grup yang merupakan saingan dari perusahaan konstruksi Budi Luhur milik tuan Diky. Sehingga antara pak Warsito memakai jasa pak Djarot sebagai orang yang dipercaya memiliki kemampuan lebih atau memiliki indra keenam yang dimiliki oleh paranormal. Sedangkan perusahaan konstruksi Budi Luhur milik tuan Diky sekarang memakai jasa pak Usman untuk membantu menyelesaikan masalah gaib. Namun demikian, pak Warsito masih berpura-pura mematuhi perintah tuan Diky dan masih dianggap sebagai orang kepercayaan tuan Diky.


"Menurut desas-desus yang terdengar dari pembantu yang bekerja di rumah tuan Diky, nyonya muda dalam kondisi seperti orang gila. Dalam masa kandungan nya yang semakin tua, istrinya seperti stress. Kasihan tuan Diky," ucap Pak Warsito. Pak Djarot mengerutkan dahinya mendengar berita itu.


"Jadi? Wanita itu jadi linglung dan seperti orang gila? Apakah itu pengaruh dari ritual untuk tumbal?" sambung pak Warsito. Pak Djarot terkekeh mendengar kabar dari pak Warsito.


"Tentu saja, pak Djarot! Arwah-arwah itu sangat menyukai wanita hamil itu yang merupakan istri dari tuan Diky. Kehamilannya terjadi saat mereka belum menikah dan resmi menjadi pasangan halal," terang pak Djarot. Pak Warsito manggut-manggut mendengar penjelasan dari laki-laki yang dipercayai sebagai paranormal.


"Olive sangat cantik banget. Sebenarnya sangat disayangkan sekali jika umurnya tidak lama lagi. Bahkan Olive akan dijadikan tumbal bersama dengan bayinya," kata pak Warsito. Pak Djarot menyipitkan bola matanya lalu menatap penuh selidik pak Warsito.

__ADS_1


"Apakah pak Warsito menyukai istri tuan Diky?" sahut Pak Djarot. Pak Warsito tersenyum seringai.


"Menyukai kecantikan dan kesaksiannya. Sayangnya saat itu aku tidak sempat menjamahnya. Coba saat penculikan itu, sedikit saja aku mencicipinya sebelum wanita itu benar-benar tewas menjadi arwah penunggu lokasi proyek konstruksi," kata pak Warsito. Pak Djarot terkekeh mendengar ucapan pak Warsito.


"Ternyata pak Warsito penasaran dengan wanita hamil?" sahut pak Djarot.


"Hahaha, benar! Selama ini yang selalu berada di sekeliling ku wanita-wanita yang memiliki perut yang rata. Aku sangat penasaran bagaimana rasanya bermain dan bercinta dengan wanita hamil," terang pak Warsito. Pak Djarot tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan pak Warsito yang sangat jujur.


"Pak Djarot jangan bercanda dong! Saya sangat serius mau melakukan ini bersama istri tuan Diky yang hamil besar itu," kata pak Warsito.


"Aku tidak akan bercanda dalam urusan ini pak Warsito. Nanti malam apa yang pak Warsito inginkan akan terwujud," ucap pak Djarot.

__ADS_1


"Nanti malam?" sahut Pak Warsito. Pak Djarot mengangguk cepat.


"Siapkan sesajen lengkap dengan bunga tujuh rupa di kamar pak Warsito. Dan aku akan memberikan mantra untuk pak Warsito supaya bisa mendatangkan sosok Olive ke kamar pak Warsito. Pak Warsito bisa mewujudkan keinginan pak Warsito untuk bermain dengan wanita itu," terang pak Djarot.


"Jadi? Aku akan benar-benar bisa melakukan itu dengan istri tuan Diky?" sahut Pak Warsito.


"Tentu saja bisa. Tubuh wanita itu akan tiba-tiba bisa di kamar pak Warsito jika ritual yang pak Warsito berhasil," kata pak Djarot.


"Apa? Hahaha, saya akan melakukan ritualnya pak Djarot. Terimakasih sebelumnya, pak Djarot," sahut Pak Djarot.


"Hahaha, Sama-sama pak Warsito. Selamat bersenang-senang pak Warsito," ucap pak Djarot dengan terkekeh-kekeh melihat pak Warsito wajahnya penuh kebahagiaan karena nanti malam akan bersenang-senang.

__ADS_1


"Manusia memang aneh. Banyak gadis-gadis muda yang single tapi masih ingin mencoba wanita milik orang yang sudah bersuami. Apalagi dalam keadaan hamil lagi," pikir pak Djarot dengan terkekeh-kekeh melihat pak Djarot yang aneh.


__ADS_2