
Tidak Pak Warsito saja yang gila perilakunya, Pak Djarot pun tidak kalah bejat dengan perbuatannya. Mereka sebelas dua belas sama-sama pria mesum. Dalam aksinya ketika mendapatkan pasien gadis muda maupun wanita seksi, pak Djarot memanfaatkan kesempatan yang ada. Pak Djarot akan mengatasnamakan syarat ritual demi tujuan kotornya. Seperti harus melakukan hubungan badan dengan dirinya ketika pasien wanita meminta supaya dibuka auratnya.
Seperti sore ini ada yang datang ke rumah Pak Djarot untuk meminta tolong supaya dirinya dibuka aura nya. Sehingga wajahnya semakin terlihat bersinar dan enak dilihat. Dia ingin memikat hati seorang laki-laki kaya dan mapan.
"Aku bisa membuka aura kecantikan kamu supaya apa yang kamu inginkan terwujud. Tapi dengan beberapa syarat. Salah satu syarat yang terberat adalah kamu harus bersetubuh dengan ku. Apakah kamu mau?" ucap pak Djarot tanpa dosa.
Dia menyampaikannya dengan serius. Di wajahnya pura-pura menyesal telah menyampaikan itu pada gadis yang menjadi pasien nya. Di gadis terlihat percaya dengan ucapan pak Djarot walaupun dirinya terlihat sangat keberatan dengan satu syarat itu.
__ADS_1
"Saya rela melakukan syarat itu, pak! Semua akan saya lakukan untuk mendapatkan apa yang saya mau, termasuk membuat bos saya menyukai saya," ucap sang gadis yang bernama Yusliani. Pak Djarot terlihat tersenyum di kedua sudut bibirnya saat mendengar jawaban dari Yusliani.
"Kamu yakin, gadis cantik? Kamu rela melakukan ritual khusus itu dengan melakukan senggama dengan aku, laki-laki tua ini?" ucap pak Djarot merendah. Namun kenyataannya memang pak Djarot sudah tidak lagi muda. Dahinya terlihat berkerut dan matanya mungkin tidak setajam dulu.
"Demi mewujudkan keinginan ku, saya rela melakukan ritual itu, pak!" sahut Yusliani.
"Lepas pakaian kamu dan mandilah ke dalam bak itu!" perintah pak Djarot.
__ADS_1
Tanpa banyak berpikir lagi Yusliani segera melakukan apa yang diperintahkan oleh pak Djarot. Pak Djarot duduk di kursi kayu seraya menatap Yusliani yang sedang melepaskan satu persatu pakaian nya. Setelahnya Yusliani tanpa malu lagi berjalan menuju bak, di mana netra pak Djarot tidak luput melihat tubuh seksi milik gadis yang berprofesi sebagai artis dan model. Yusliani mulai berendam ke dalam bak itu. Setelahnya pak Djarot ikut masuk ke dalam kolam setelah melepaskan semua pakaiannya. Kini di kolam itu sudah ada pak Djarot dan Yusliani.
Pak Djarot menusuk jari jempolnya dengan jarum dan sedikit darahnya ia teteskan ke mulut Yusliani. Yusliani dengan patuh menghisap darah yang keluar dari ibu jari pak Djarot. Setelahnya semakin lama, pak Djarot menggiring Yusliani untuk melakukan kegiatan yang lebih menantang. Hingga pada akhirnya kegiatan mesum dan penyatuan tubuh antara dukun cabul dengan pasiennya itu terjadi sudah. Kolam yang berukuran sedang itu kini dijadikan ajang kegiatan panas antara seorang laki-laki tua dengan gadis yang masih muda. Awalnya Yusliani merasa jijik ketika melakukan senggama bersama dukun nya. Namun karena Yusliani mempercayai kesaktian pak Djarot, Yusliani melakukan semua sesuai perintah pak Djarot.
⭐⭐⭐⭐⭐
Sementara itu di tempat lain, Olive mulai merasakan perutnya mulas. Sepertinya Olive akan melahirkan bayinya. Kepanikan kini terjadi di kediaman keluarga tuan Diky. Beberapa pembantu rumah tangga sudah mulai menyiapkan pakaian ganti untuk dibawa ke rumah sakit. Tuan Diky membawa istrinya ke rumah sakit. Dalam kekhawatiran itu tuan Diky selalu berdoa untuk keselamatan istri dan bayi yang akan dilahirkan oleh Olive.
__ADS_1
"Ya Tuhan ku, ampunilah aku! Aku mohon selamatkan istri dan bayiku. Aku berjanji untuk menyayangi keduanya sampai akhir hayatku," Tuan Diky berdoa. Setelah Olive melahirkan bayi atau anaknya, tuan Diky akan menikahi Olive secara resmi. Dia ingin mengenalkan Olive sebagai istri sahnya.