
"Yuan. apa kau menyembunyikan sesuatu dariku?."
Yuan Zhao tergeletak, ia bingung harus menjawab apa?. sudah terlalu banyak kebohongan yang ia lakukan terhadap Bibi Lung. Sekarang wanita cantik itu mulai curiga terhadap dirinya.
Sementara itu, saat ini Shao Lung sedang menatap Yuan Zhao dengan ekspresi wajah bertanya, ia butuh jawaban, terlalu banyak kejadian-kejadian aneh selama Yuan Zhao datang ke sekte Makam Kuno.
Meskipun Shao Lung yakin bahwa Yuan Zhao tidak bersalah, Yuan Zhao mungkin saja telah di fitnah oleh seorang sehingga membuat Yuan Zhao di incar oleh para pendekar besar dunia persilatan, namun meksipun demikian, Shao Lung masih menyimpan sedikit keraguan terhadap Yuan Zhao, apa lagi saat melihat perkembangan Yuan Zhao akhir-akhir ini, dalam waktu satu bulan saja, Yuan Zhao telah berhasil menguasai keempat jurus inti sekte Makam Kuno, jurus yang Shao Lung kuasai setelah ia berlatih selama puluhan tahun.
Bukankah itu sedikit mencurigakan?
"Shao Lung. jangan pernah percaya dengan laki-laki di luar sana!. mereka hanya mau memanfaatkan dirimu. jangan sampai kau menjadi seperti diriku."
"Tolong jaga baik-baik semua jurus yang aku ciptakan. jangan biarkan satu orang pun tau!."
Pesan dari mendiang Nona Xia kembali terlintas di benak Shao Lung. Ia yang saat itu baru berumur 16 tahun di beri mandat oleh Nona Xia untuk menjaga semua jurus-jurus peninggalannya, agar tidak ada satu orang pun yang mengetahuinya.
"Yuan. jawab aku!. apa kau menyembunyikan sesuatu dariku?."Shao Lung kembali bertanya.
Yuan Zhao terdiam, detik berikutnya ia tersenyum."Tentu saja tidak Bibi. memangnya apa yang bisa aku sembunyikan dari Bibi?."Ujar Yuan Zhao.
Shao Lung menyipitkan matanya."Benar-benar tidak ada?."
Yuan Zhao mengangguk."Tidak ada!."Jawabnya.
"Baiklah. aku percaya kepadamu!."Ucap Shao Lung.
Yuan Zhao bernafas lega, tapi ia juga merasa tidak enak karena terus saja berbohong, namun setiap kali ia ingin mengatakan yang sebenarnya, seolah-olah ada bisikan dari dalam hatinya, untuk tidak mengatakan yang sebenarnya.
"Tapi. kenapa orang-orang dari sekte bulan Giok menyerangmu?. apa kau melakukan kesalahan?."Tanya Shao Lung.
"Oh soal itu aku juga tidak tau. mungkin karena kabar yang menyatakan bahwa aku yang telah membunuh Guru Song. makanya mereka mengincarku!."Jawab Yuan Zhao.
Shao Lung mengangguk."Sebaiknya kau tidak usah keluar lagi dari Makam. aku takut orang-orang itu akan datang lagi untuk membunuhmu!."Ujar Shao Lung.
"Bibi khawatir kepadaku?."Goda Yuan Zhao.
"Aku tidak khawatir kepadamu. tapi aku tidak mau mengingkari janjiku kepada Lin Hua!."Ucap Shao Lung.
"Ok. ok, Aku mengerti!."Balas Yuan Zhao.
...----------------...
__ADS_1
Di tempat lain, di seluruh wilayah kekaisaran Shang. Para prajurit istana menyebar sebuah kabar bahwa tiga orang penting di dunia persilatan telah tewas di tangan seorang anak kecil bernama Yuan Zhao.
Kabar ini menyebar sangat cepat ke telinga para penduduk. Kini Yuan Zhao telah resmi menjadi buronan dunia persilatan.
Di Sekte Gerhana tampak para murid sedang ramai memperbincangkan masalah rumor yang beredar itu.
"Wah. hebat sekali Yuan Zhao, bisa membunuh tiga pendekar besar seorang diri!."
"Sudah aku bilang. Yuan Zhao itu bukan orang sembarangan, mungkin saja saat itu dia berpura-pura lemah di hadapan kita!."
"Aku jadi takut karena sudah berani menghina dirinya dulu!."
Dari arah belakang tiba-tiba saja Jay Chou dan Liao Zhang datang dan menyambar perbincangan para murid tersebut.
"Kalian tidak usah berbicara yang berlebihan. Yuan Zhao itu adalah orang bodoh dan lemah, manamungkin dia bisa membunuh tiga pendekar besar sendirian!."Ujar Jay Chou.
"Iya. coba kalian fikir, Yuan Zhao seorang murid bodoh tiba-tiba saja membunuh para pendekar besar. itukan tidak masuk di akal, kenyataannya. Yuan Zhao pasti telah bekerja sama dengan pendekar jahat untuk menghabisi para pendekar besar!."Tutur Liao Zhang.
"Aku yakin. Yuan Zhao punya niat jahat. dia pasti berencana untuk menguasai dunia persilatan dengan bantuan orang-orang jahat!."Tambah Jay Chou.
Para murid sekte Gerhana termakan Ucapan Jay Chou dan Liao Zhang. Mereka terprovokasi dan menjadi sangat marah.
Jay Chou dan Liao Zhang tersenyum penuh kemenangan karena telah berhasil memprovokasi orang-orang untuk membenci Yuan Zhao. Lagi pula mereka juga tidak percaya kalau Yuan Zhao bisa mengalahkan para pendekar besar seorang diri, jadi Jay Chou dan Liao Zhang berfikir bahwa Yuan Zhao pasti telah bekerja sama dengan pendekar jahat untuk menghabisi para pendekar besar dunia persilatan.
...----------------...
"Aku mau keluar sebentar untuk berlatih!."Jawab Yuan Zhao beralasan.
Shao Lung menatap Yuan Zhao sedikit lebih lama."Jangan lama-lama!."Ucapnya
Yuan Zhao mengangguk!."Siap Bibi!."Kemudian Yuan Zhao segera melesat menuju hutan.
Tidak butuh waktu lama, Yuan Zhao telah berada di sebuah desa terdekat. Sekarang Yuan Zhao sedang menggunakan penutup mulut berwarna hitam untuk menutupi identitasnya.
Yuan Zhao berjalan berkeliling desa sambil menunggu kompetisi pendekar muda di adakan. Ya, hari ini adalah hari di mana kompetisi pendekar muda putaran kedua akan di lanjutkan.
Saat Yuan Zhao sedang berjalan, ia tidak sengaja bertabrakan dengan seorang pria.
Brukk!!
Yuan Zhao terjatuh ke tanah.
__ADS_1
"Apa yang di lakukan seorang anak kecil di dalam keramaian seperti ini?."Terdengar suara berat dari pria tersebut.
Yuan Zhao mendongak dan menatap wajah pria tersebut. Sontak kedua mata Yuan Zhao membola, bibirnya bergetar.
...----------------...
"Arrrrggghhh. tidak jangan bunuh aku!!"
"Tolong! Tolong!."
Bhurrrrrsssss!!.
Kobaran api membakar seluruh desa, pekikkan dan teriakkan orang-orang menggema di telinga Yuan Zhao.
Yuan Zhao menangis di balik lipatan tangan dan lututnya.
Lalu seorang wanita paru baya datang menghampiri Yuan Zhao dan membawa Yuan Zhao menjauh dari desa , namun saat mereka sedang berlari, tiba-tiba sebuah panah melesat dan menembus jantung wanita paru baya itu.
"Ibuuuuu!!!."Yuan Zhao berteriak histeris sambil memeluk tubuh kaku ibunya.
"Hahahaha."
Yuan Zhao menoleh ke arah suara tawa yang menggelegar itu.
"Aku akan membunuhmu Zander Tang!!!."Teriak Yuan Zhao penuh dendam dan amarah.
"Hei bocah. aku sedang bertanya kepadamu!."
Suara pria tersebut membangunkan Yuan Zhao dari lamunannya.
Yuan Zhao menatap pria tersebut dengan tajam."Apa kau Zander Tang?."
"Hahahaha."Pria itu tertawa terbahak-bahak. "Ternyata aku sangat terkenal di tempat ini. bahkan anak-anak seperti dirimu saja mengenaliku!."Ucapnya dengan bangga.
'Aku sangat mengenalmu. kau yang telah membunuh ibuku!' Batin Yuan Zhao.
Kemudian pria itu berlau meninggalkan Yuan Zhao.
-
-
__ADS_1
-