Unrivaled Warrior Legend

Unrivaled Warrior Legend
Ep. 7. Jurus Selendang kain sutra.


__ADS_3

"Sial. kenapa di sini dingin sekali?."Ucap Yuan Zhao sambil menyelimuti tubuhnya dengan kain sutra yang entah ia dapat darimana.


Saat ini Yuan Zhao berada di dalam sekte Makam Kuno. Sekte yang di bangun di dalam Gua namun memiliki banyak ruangan serta lorong-lorong yang tujuannya entah kemana?, dan juga udarah di dalam sekte Makam Kuno sangat dingin.


Yuan Zhao menoleh ke arah wanita berparas bidadari yang sedang tertidur di atas satu buah tali yang ia ikat di antara dinding ruangan.


"Apa ini?. bagaimana dia bisa tidur dengan udarah sedingin ini?."Ucap Yuan Zhao.


Karena kedinginan, Yuan Zhao memutuskan untuk berkeliling sekte. Setelah berkeliling, Yuan Zhao baru menyadari satu hal, ternyata tidak ada satu orang pun di dalam sekte Makam Kuno ini selain nona Lung.


"Apa bibi tinggal sendirian di sini?."Ucap Yuan Zhao sambil terus berkeliling ruangan.


Saat sedang berkeliling, Yuan Zhao melihat ruangan berisi buku-buku kuno dan usang.


Yuan Zhao masuk ke dalam ruangan tersebut lalu melihat Lima buku yang tersusun rapi di atas batu berukiran kuno


"Jurus Selendang kain sutra!. Jurus Selendang Rubah putih!. Jurus kain sutra perawan!. Jurus lima tusukan maut Zuanzhen!. Jurus Rubah sutra putih!."Mata Yuan Zhao membola ketika membaca judul buku yang terakhir.


"Ini dia. aku menemukannya!."Mata Yuan Zhao berbinar-binar kala menemukan sesuatu yang selama ini di carinya.


"Apa yang kau temukan?."Suara lembut namun terdengar honor di telinga Yuan Zhao.


Yuan Zhao perlahan menoleh ke arah sumber suara. Di sana Shao Lung sedang berdiri dengan tatapan tajam ke arahnya.


"Hehe. Bibi, kau sudah bangun?."Yuan Zhao menyengir sambil meletakkan buku jurus Rubah sutra putih ke tempatnya.


Shao Lung memicikkan matanya."Apa sesuatu yang kau maksud itu buku 'Rubah Sultra putih?"Tanyanya.


"Hehe. iya bibi!."Jawab Yuan Zhao.


Shao Lung mengeriyit."Tapi kau tidak tau seni bela diri. lalu kenapa kau bisa menyukai buku itu?."


'Aduh. aku harus bilang apa?' batin Yuan Zhao.


"Ehh. Bibi, justru itu. Karena aku tidak bisa seni bela diri, makanya aku tertarik untuk mempelajari buku Rubah sutra putih ini!."Ujar Yuan Zhao berbohong.


Shao Lung menggeleng, ia menganggap bahwa Yuan Zhao memang tidak tau apa-apa soal seni bela diri.


"Yuan. ilmu seni bela diri tidak sesederhana itu, dia memiliki tingkatan-tingkatan yang harus di lewati."Ucap Shao Lung.

__ADS_1


"Maksud bibi?."Tanya Yuan Zhao.


"Jurus Rubah sutra putih. Adalah jurus tertinggi yang di ciptakan oleh guruku, bagi seorang yang tidak memiliki dasar seni bela diri. maka dia tidak akan pernah bisa mempelajari buku Rubah sutra putih."Ujar Shao Lung.


'Jadi benar. jurus Rubah sutra putih bukanlah jurus biasa, aku jadi makin penasaran' Batin Yuan Zhao.


"Jika kau ingin mempelajari buku Rubah sutra putih. maka kau harus lebih dulu menguasai jurus-jurus yang ada di bawahnya!."Ucap Shao Lung.


"Bibi. apa Bibi bersedia mengajariku?."Tanya Yuan Zhao. Sebenarnya dengan kemampuan Yuan Zhao, ia tentu bisa dengan mudah menguasai jurus Rubah sutra putih, tapi demi menyembunyikan identitasnya, maka ia harus berpura-pura menjadi anak yang tidak bisa seni bela diri, karena Yuan Zhao takut apabila Shao Lung tau kebenaran tentang dirinya, maka Shao Lung akan berfikir bahwa Yuan Zhao memiliki niat buruk terhadap sekte Makam Kuno.


"Baiklah. aku akan mengajarimu, tapi dengan satu syarat!."Ucap Shao Lung.


"Syarat apa Bibi?."Tanya Yuan Zhao.


"Kau harus selamanya mengabdi kepadaku dan tidak membocorkan jurus sekte Makam Kuno kepada orang lain."Ujar Shao Lung.


Yuan Zhao mengeriyit."Selamanya?."


"Iya. jika kau melanggar, maka aku akan membunuhmu!."Ucap Shao Lung dengan tatapan tajam.


Yuan Zhao menelan salivadnya dengan kuat."Ba-baik. aku bersedia!."Ucapnya.


"Hum. baiklah, kalau begitu tidurlah. besok kita akan mulai latihannya!."Ucap Shao Lung kemudian berlalu meninggalkan ruangan tersebut.


...----------------...


Keesokan harinya, Shao Lung membawa Yuan Zhao ke pinggiran danau yang terletak di sebelah Gua sekte Makam Kuno. Di sana udarahnya sangat sejuk, rerumputan hijau membentang luas beserta bunga-bunga indah yang bermekaran.


"Bibi. di sini udaranya sejuk sekali!."Ucap Yuan Zhao sambil menghirup udara yang segar itu.


"Iya. tempat ini adalah tempat guruku sering berlatih atau menghabiskan waktu!."Ucap Shao Lung.


"Benarkah. kalau boleh tau, sekarang guru Bibi ada di mana?."Tanya Yuan Zhao. karena selama ia berada di Sekte makam kuno, Yuan Zhao belum pernah bertemu dengan siapapun.


"Guruku sudah meninggal 20 tahun yang lalu!."Ujar Shao Lung.


Yuan Zhao terkejut."20 tahun?."


"Iya. guruku meninggal karena bunuh diri!."Ucap Shao Lung.

__ADS_1


"Bunuh diri?. kenapa bisa?."Tanya Yuan Zhao terkejut.


"Iya. guruku jatuh cinta dengan seorang pendekar besar, tapi sayang sekali. Cinta mereka harus berakhir setelah kekasih guruku meninggal di tangan Luy Yi, penguasa lembah tanpa cinta. Setelah kematiannya, guruku menjadi sedih, dia menciptakan jurus terlarang yang menyimpan dari ajaran lalu bunuh diri!."Jelas Shao Lung.


'Aku pernah mendengar cerita ini sebelumnya dari Nenek. jadi wanita bernama Xin Xia itu Guru bibi' Batin Yuan Zhao.


"Baiklah. sekarang kita mulai latihannya!."Ucap Shao Lung kemudian ia terbang dan berdiri di atas air.


"Ini adalah ilmu meringankan tubuh. kau bisa memanipulasi tenaga dalam yang ada di tubuhmu untuk mengurangi daya tarik bumi. semakin besar tenaga dalam yang kau manipulasi maka tubuhmu akan semakin ringan!."Jelas Shao Lung.


'Sial. kenapa aku merasa lucu di ajari ilmu meringankan tubuh' Batin Yuan Zhao.


"Apa yang kau pikirkan?. cepat lakukan seperti yang sedang aku lakukan!."Perintah Shao Lung.


"Iya-iya!."Ucap Yuan Zhao. Kemudian ia memanipulasi sedikit saja tenaga dalam agar ia terlihat seperti seorang yang baru belajar ilmu seni bela diri.


Yuan Zhao pun melompat ke atas air, ia terlihat kesulitan mengimbangi tubuhnya dan langsung masuk ke dalam air begitu saja.


Byurrr!!


Satu sudut bibir Shao Lung tertarik membentuk senyuman tipis yang sangat manis, Yuan Zhao bahkan menelan salivadnya kala melihat senyuman yang indah itu.


Shao Lung pun langsung bergerak dengan gerakan halus dan lembut, setiap gerakannya membawa udarah hingga air sungai yang ada di sekeliling Shao Lung terangkat dan membentuk pusaran.


Lalu selendang sutra yang melilit tubuhnya seketika melesat dan menghantam pusaran air tersebut.


Bammm!!!


Pusaran air tersebut langsung pecah dan melesat menghantam pepohonan.


Brukk!!!


pepohonan itu langsung tumbang kala terkena hempasan air tersebut.


Mata Yuan Zhao membola melihat pepohonan yang besarnya 10 kali lipat dari tubuh manusia itu seketika tumbang begitu saja.


"Ini adalah jurus Selendang kain Sutra. jurus yang memanfaatkan udarah sekitar untuk memperbesar daya rusak serangan."Tutur Shao Lung menjelaskan.


-

__ADS_1


-


-


__ADS_2