Unrivaled Warrior Legend

Unrivaled Warrior Legend
Ep. 18. Kebenaran


__ADS_3

Flast Back 1 bulan yang lalu


Di dalam Sekte makam kuno, Yuan Zhao duduk memandangi tetes air yang jatuh dari langit-langit Gua, tatapannya kosong, pikirannya melayang entah kemana?


Semenjak kematian Guru Song dan Nenek serta peristiwa terbakarnya rumah Nenek, Yuan Zhao tidak bisa hidup dengan tenang, pikirannya terus di hantui rasa bersalah.


Seharusnya ia bisa menahan diri saat itu, dan seharusnya ia bisa melindungi Nenek dengan kemampuan yang saat ini ia miliki, tapi kenyataannya, Yuan Zhao masih saja gagal, ia sama sekali belum bisa melindungi orang-orang yang dia sayangi.


Ada dan tidak adanya kekuatan yang dia memiliki, rasanya tetap saja sama, Yuan Zhao masih tetap murid yang bodoh.


"Yuan!."


Suara Shao Lung terdengar dari arah belakang, Yuan Zhao menoleh dan mendapati wanita cantik itu sedang menatap dingin ke arahnya.


'Hahhh. wanita itu masih saja belum berubah, dingin dan cuek' Batin Yuan Zhao.


"Apa yang kau lakukan di sini?."Tanya Shao Lung.


"Tidak ada Bibi. aku hanya sedang memikirkan sesuatu!."Ucap Yuan Zhao.


"Apa yang sedang kau pikirkan?."Tanya Shao Lung.


"Aku sedang berfikir. apakah membunuh orang itu salah?."Ucap Yuan Zhao.


"Tentu saja. Menghilangkan nyawa orang lain adalah sebuah kejahatan besar, tapi..."Shao Lung menggantungkan ucapannya.


Yuan Zhao menoleh."Tapi apa?."Tanyanya.


"Tapi semua itu tergantung situasi dan kondisinya. Misalnya kita membunuh orang yang tidak bersalah maka itu artinya kita telah melakukan kejahatan. tapi jika kita membunuh musuh di medan pertempuran maka itu artinya kita adalah pahlawan. Sama halnya bila kita membunuh demi melindungi diri kita sendiri atau membunuh mereka yang melakukan kejahatan."Tutur Shao Lung menjelaskan.


Mendengar penjelasan dari Shao Lung, Yuan Zhao merasa cukup tenang, sebab ia membunuh guru Song untuk melindungi dirinya sendiri. Tapi Yuan Zhao belum bisa melawan rasa bersalahnya.


"Bibi. aku mau keluar dulu!."Ucap Yuan Zhao.


"Mau ke mana?."Tanya Shao Lung.


"Aku mau berlatih sambil menenangkan pikiran!."Ucap Yuan Zhao sambil berlalu.


Di dalam hutan Yuan Zhao duduk bersemedi di bawah pohon besar.


"Tidak. lepaskan aku!. Siapapun tolong aku!."Teriakkan seorang gadis terdengar begitu keras di telinga Yuan Zhao.


Yuan Zhao membuka matanya dan melihat ke arah hutan tempat di mana suara itu berasal. "Mata dewa terbuka!!."Ucap Yuan Zhao.


Segera bola mata coklat Yuan Zhao berubah biru terang.


Di dalam hutan Yuan Zhao melihat banyak gadis remaja sedang di tarik dengan paksa oleh para murid sekte Zuanzhen.

__ADS_1


"Dasar bajingan!."Umpat Yuan Zhao kemudian ia melesat dan hilang dari pandangan.


Di dalam hutan para gadis di tarik paksa menuju Gua. "Cepat bawa mereka ke dalam!."Ucap seorang pria yang di ketahui adalah pimpinan dari mereka.


"Tidak. lepaskan aku!."Gadis itu mencoba untuk memberontak.


Plakk!!


pria yang menarik gadis itu langsung menampar wajah gadis itu dengan keras.


"Bawa mereka!."


Para gadis kembali di tuntun masuk ke dalam Gua.


Di dalam Gua, para gadis itu di kumpulkan ke dalam sebuah ruangan yang mewah, di sana ada beberapa pelayan yang bertugas untuk merawat serta mendandani para gadis itu agar terlihat menarik dan menggoda.


Ternyata, tempat yang terlihat seperti sebuah Gua dari luar memiliki ruangan yang sangat mewah dengan segala fasilitas yang mahal.


Tampaknya seseorang sengaja merancang tempat itu agar senyaman mungkin.


Setelah semua gadis selesai di mandikan dan di dandan cantik mungkin, merekapun di giring menaiki tangga yang terhubung langsung ke sebuah rumah bordil paling terkenal di desa.


Sesampainya di sana, para pelayan yang bekerja di rumah bordil tersebut segera menuntun para gadis itu menuju kamar mereka masing-masing sambil menunggu pria-pria bejat yang akan berkunjung di rumah bordil tersebut.


Beberapa jam kemudian, sekelompok pria berpakaian bangsawan datang ke rumah bordil tersebut lalu memesan kamar beserta para gadis yang akan menemani mereka.


Di dalam kamar, pria bangsawan itu di suguhkan oleh pemandangan gadis-gadis cantik.


Mata pria itu berbinar-binar bersama wajahnya yang berubah mesum.


Hasratnya meluap-luap untuk segera di puaskan oleh gadis-gadis cantik itu.


"Kemarilah sayang!."Pria bejat itu berjalan mendekati gadis-gadis remaja tersebut.


Namun tiba-tiba saja Yuan Zhao melompat dari atas langit-langit kamar sambil mendaratkan pukulan keras di wajah pria tersebut.


Bag!!!


Pria itu terpental menghantam dinding kamar lalu berakhir dengan keadaan tidak sadarkan diri.


"Kalian semua. ikut aku!."Ucap Yuan Zhao kepada para gadis tersebut.


Yuan Zhao menuntun para gadis itu keluar dari rumah bordil, setelah itu Yuan Zhao kembali masuk untuk memberi pelajaran kepada seseorang yang sudah berani melakukan hal seperti itu.


Saat Yuan Zhao sedang berjalan melewati sebuah kamar, tiba-tiba langkahnya terhenti karena mendengar suara seorang yang tidak asing di telinganya.


Yuan Zhao menempelkan telinganya ke dinding kamar tersebut.

__ADS_1


"Tuan Zander. sebentar lagi rencana kita akan berhasil, aku sudah berhasil membawa sekte Bulan Giok menjadi sekte nomor satu di dunia. Kekuasaan dan pengaruh ada di tangan kita!."Ucap Li Chung.


"Hummm. kerja bagus, tidak sia-sia aku bekerja sama denganmu. kau ternyata bisa di andalkan!."Ujar Zander Tang.


"Terima kasih atas pujiannya Tuan Zander."Ucap Li Chung.


"Baiklah. kalau begitu tetap berikan informasi selanjutnya tentang kekaisaran Shang kepadaku. Lumpuhkan semua sekte agar mereka tidak menghalangi rencana kita!, setelah waktunya tiba, aku akan membawa pasukan besar untuk menyerang istana!."Ucap Zander Tang.


"Baik Tuan!."Ucap Li Chung.


Yuan Zhao terkejut mengetahui fakta tentang Guru Li Chung, ternyata dia adalah mata-mata yang bekerja di bawah perintah Jendral Zander Tang.


Tidak ingin berlama-lama tinggal di tempat itu, Yuan Zhao pun segera melesat menuju tempat yang akan menjadi tujuannya.


Brakkk!!


Yuan Zhao menendang pintu ruangan itu dengan kasar.


Pria paruh baya yang ada di dalam ruangan itu terkejut sekaligus marah.


"Hei. beraninya ka.."Ucapan pria paruh baya itu terhenti ketika melihat siapa yang ada di hadapannya.


"Halo Guru Song. ternyata kau masih hidup rupanya, aku fikir kau sudah mati!."Ucap Yuan Zhao.


"Yu-Yuan Zhao. bagaimana kau bisa berada di sini?."Tanya Guru Song dengan bibir yang bergetar.


"Kenapa?. kau terkejut?."Yuan Zhao berjalan mendekati Guru Song.


"Sekarang beri aku satu alasan yang kuat agar aku tidak membunuhmu!."Ucap Yuan Zhao dengan senyuman sinis dan mengerikan.


"Ka-kau tidak bisa membunuhku. aku adalah orang penting di Sekte Zuanzhen, kematianku akan menjadi perbincangan besar di dunia persilatan, dan para pendekar besar pasti akan mengincar nyawamu!."Ancam Guru Song.


Yuan Zhao tersenyum jahat mendengar penuturan guru Song, kemudian Yuan Zhao mendekatkan bibirnya ke telinga guru Song dan membisikkan sesuatu di sana.


"Bukankah semua orang sudah mendengar kematianmu. dan sekarang orang-orang dunia persilatan sedang mengincar nyawaku. dan kau sengaja memalsukan kematianmu untuk menjadikan aku sebagai tersangka, apa aku benar?."Ujar Yuan Zhao berbisik di telinga Guru Song.


Mata Guru Song melebar seketika, tubuhnya bergetar bersama keringat dingin yang bercucuran di wajahnya.


Kemudian Yuan Zhao meledakkan tenaga dalam yang sangat besar dari dalam tubuhnya, tenaga dalam itu menyelimuti tubuh Yuan Zhao hingga membentuk kepala naga yang sempurna.


"MATILAH!!!!."


Tsukkkkk!!!!


-


-

__ADS_1


-


__ADS_2