Unrivaled Warrior Legend

Unrivaled Warrior Legend
Ep. 5. Kekalahan Guru Song


__ADS_3

Di dalam sebuah Gua yang di penuhi oleh lorong-lorong kecil serta ruangan terlihat seorang wanita cantik bergaun putih dengan selendang sutra yang terbalut indah di tubuh anggunnya.


Wanita itu tampak serius mendengarkan cerita seorang nenek di hadapannya sambil sesekali tersenyum.


"Nona Lung. aku tidak bohong, anak itu benar-benar imut. jika saja aku tidak mendengar suaranya mungkin aku akan mengira kalau dia adalah anak perempuan."Ucap Nenek.


Nona Lung tersenyum, wajahnya yang cantik mampuh membuat siapa saja yang melihatnya akan bertekuk lutut di hadapannya. sungguh wanita ini sangat cantik.


"Benarkah?. lalu apa lagi yang anak itu lakukan?."Tanya Shiao Lung.


"Dia membantu memikul kayu bakarku sampai ke rumah. pertama aku tidak percaya kalau anak itu bisa memikul kayu sebanyak itu, tapi setelah melihatnya tampak baik-baik saja, aku jadi membiarkannya memikul kayu bakar itu."Ujar Nenek.


"Bukanya kau bilang kalau anak itu seperti perempuan?."Ucap Shao Lung.


"Iya. tapi tidak di sangka ternyata anak itu sangat kuat, bahkan dia tidak terlihat kelelahan setelah berjalan cukup jauh sambil memikul kayu bakar di pundaknya!."Ucap nenek.


"Ohh jadi begitu. ya sudah, lain kali aku akan menggunjungi kalian!."Ucap Shao Lung.


...----------------...


Di tempat lain, di dalam sekte Zuanzhen tampak dua kekuatan besar sedang beradu dan menimbulkan keretakan besar pada lantai sekte.


'Anak ini. bagaimana bisa dia memiliki tenaga dalam sebesar ini?' Batin Guru Song dengan wajah terus berusaha menahan kekuatan tenaga dalam Yuan Zhao.


Perlahan tenaga dalam milik Guru Song mulai tertelan oleh tenaga dalam milik Yuan Zhao, sementara kepalan tangan Yuan Zhao bergerak sedikit demi sedikit mendekati Guru Song.


"Guru!."Para Murid Zuanzhen berteriak memanggil gurunya karena melihat tenaga dalam milik Guru Song mulai tertelan oleh tenaga dalam milik Yuan Zhao.


"Aku tidak akan kalah dari anak kecil sepertimu!."Teriak Guru Song sambil meledakkan tenaga dalam yang lebih besar lagi.


Kepalan tangan Yuan Zhao langsung bergerak menjauh dari tubuh Guru Song, bahkan tenaga dalam milik Yuan Zhao berbalik tertelan oleh tenaga dalam milik Guru Song.


Para murid tersenyum gembira melihat Guru mereka membalikkan keadaan.


Seringai kecil muncul di wajah Yuan Zhao, lalu ia meledakkan tenaga dalam yang jauh lebih besar dari Guru Song.


Tenaga dalam milik Yuan Zhao meluap-luap dan berkumpul membentuk kepala Naga raksasa yang menyelimuti tubuh Yuan Zhao.


Semua murid terkejut melihat tenaga dalam yang sangat dahsyat seperti itu.


Guru Song melebarkan matanya."Dia seorang Grand Master."Ucapnya.


Di dunia persilatan, orang-orang yang memiliki tenaga dalam yang sangat besar hingga mampu membentuk sebuah mahkluk mitos di sebut Grand Master. Tingkat ilmu bela diri tertinggi di dunia.

__ADS_1


"flame burst!."Ucap Yuan Zhao.


Seketika kepala naga raksasa yang menyelimuti tubuh Yuan Zhao menyemburkan tenaga dalam yang sangat besar berwarna merah pekat ke arah Guru Song.


Guru Song dengan cepat meledakkan seluruh tenaga dalamnya dan memusatkannya ke kedua telapak tangannya lalu menyambut datangnya serangan tersebut.


Bangggg!!!!


Tenaga dalam Guru Song tersapu bersih dan semburan tenaga dalam milik Yuan Zhao membakar tubuh Guru Song.


"Puffftt!."Guru Song memuntahkan darah segar dari mulutnya lalu terpental menghantam pantung Buddha yang ada di belakangnya.


"Guru!."Para murid berlari menghampiri Guru Song.


Yuan Zhao menurunkan tenaga dalamnya lalu kepala Naga raksasa yang menyelimuti tubuhnya menghilang.


"Guru bangun Guru!."lirih para murid Zuanzhen.


"Kau pembunuh!!."Hardik salah seorang murid Zuanzhen kepada Yuan Zhao.


Yuan Zhao tidak menjawab, ia hanya menatap datar ke arah tubuh kaku Guru Song.


"para pendekar besar dunia persilatan tidak akan membiarkanmu hidup! mereka akan mengincar nyawamu!."Ucap murid Zuanzhen lainnya.


...----------------...


Di depan gubuk Nenek, Yuan Zhao berbaring di atas batang pohon besar sambil memejamkan matanya, pikirannya melayang entah kemana, ia terus memikirkan pertarungannya dengan Guru Song.


'Apa yang aku lakukan ini benar?. kenapa aku merasa seperti seorang pembunuh?.' Batin Yuan Zhao.


"Nak Yuan Zhao!."Terdengar suara nenek dari arah belakang.


Yuan Zhao membuka matanya lalu menoleh ke arah sumber suara.


Di sana Nenek berdiri dengan seorang wanita dewasa berparas cantik, wanita itu tidak menunjukkan ekspresi apapun.


"Nenek!."Ucap Yuan Zhao sambil berlari dan memeluk tubuh Nenek.


Yuan Zhao merasakan ketenangan saat berada di dalam pelukan Nenek, pikiran-pikiran yang terus menghantui kepalanya seperti hilang begitu saja.


"Yuan Zhao. ada apa nak?."Tanya Nenek.


"Tidak ada. Yuan hanya rindu Nenek!."Ucap Yuan Zhao.

__ADS_1


Nenek tersenyum lalu melepaskan pelukan mereka.


"Yuan. perkenalkan ini Nona Lung, dia adalah murid dari Sekte Makam Kuno!."Ujar Nenek.


Yuan Zhao menoleh ke arah Shao Lung kemudian tersenyum.


"Bibi cantik!."Puji Yuan Zhao.


Shao Lung tidak menjawab, ia hanya memasang wajah datar.


Kemudian Nenek mengajak mereka masuk ke dalam rumah.


"Nona Lung. aku ada satu permintaan kepadamu!."Ucap Nenek setelah mereka duduk di kursi usang itu.


Yuan Zhao melihat ke arah Nenek.


"Katakan!."Ucap Shao Lung.


"Yuan Zhao kehilangan ayahnya di hutan ini tiga hari yang lalu, dan saat ini Yuan Zhao tidak memiliki tempat tinggal, kalau boleh, bisakah Yuan Zhao tunggal bersamamu di Sekte Makam Kuno!."Ujar Nenek.


'Hah?. apa-apaan Nenek ini. kenapa mengambil keputusan seenaknya, tapi kalau aku tinggal di Sekte makam kuno, bukankah aku bisa dengan mudah mempelajari jurus rubah Sultra putih!.' Batin Yuan Zhao.


Shao Lung menoleh ke arah Yuan Zhao yang sedang melamun sambil tersenyum.


"Maaf Lin Hua. tapi aku tidak bisa mengajak seorang laki-laki ke dalam Sekte Makam Kuno, itu melanggar aturan yang di tetapkan oleh guruku!."Ucap Shao Lung.


Yuan Zhao tersadar dari lamunannya."Kenapa?."Tanyanya dengan nada kecewa, baru saja ia memikirkan bahwa tujuannya akan segera tercapai tapi Shao Lung menghancurkannya begitu saja.


"Baiklah. aku tidak bisa memaksamu, kalau begitu, Yuan Zhao. maukah kau tinggal bersama Nenek sampai kau menemukan ayahmu?."Tanya Nenek.


Yuan Zhao berfikir sejenak. 'Kalau akau tinggal bersama Nenek, mungkin aku masih memiliki kesempatan untuk masuk ke Makam Kuno secara diam-diam!.' Batin Yuan Zhao.


"Baiklah Nek. aku akan tinggal bersamamu!."Ucap Yuan Zhao.


Nenek tersenyum legah.


"Kalau begitu aku pamit!."Ucap Shao Lung setelah itu keluar dari gubuk Nenek dan terbang menuju makam kuno.


-


-


-

__ADS_1


__ADS_2