
#KeyPov
Setelah beberapa menit, Danu datang dengan makanan dan beberapa pakaian ganti.
"tuan ini makanan untuk anda dan nona ziva, serta baju gantinya"
"kau membelikan untuk ku juga Dan, terimakasih."
"iya tuan, ada lagi yang bisa saya bantu tuan?"
"ow iya ini resep obat serta suplemen untuk nona ziva tolong kamu ambil karena saya mau mandi serta menggantikan pakaian ziva"
"ma maksud anda, anda ingin mengganti kan pakaian nona ziva tuan" ucap Danu terkejut.
" ya.. iya tentu saja, tidak mungkin aku menyuruh mu mengganti pakaian nya bukan" jawabku gugup.
"iya benar juga ya" ucap Danu sambil tersenyum melihat tingkah bosnya .
karena baru pertama kalinya ia melihat kepeduliannya mengurus seorang wanita.
ia begitu yakin dengan perasaan yang dimiliki oleh bosnya itu.
"kalau begitu saya permisi tuan" ucap Danu
di ruangan ini suasana hening, aku berfikir kembali dengan ucapan ku untuk mengganti pakaiannya terlebih ini sangat Canggung bagiku, apalagi melihat nya dengan baju yang berantakan sekarang.
perlahan aku membuka resleting kemeja nya satu persatu, ada rasa aneh yang timbul entah kenapa aku berkeringat melihat pundak mulusnya. betapa cantiknya saat dia terlelap dan aku terus memandangi nya. aku melanjutkan aktivitasku dan aku menggantinya dengan piyama tidur.
setelah semua selesai ku kecup keningnya ku usap pucuk kepalanya.
"kau milikku" ucapku lirih
__ADS_1
tak terasa waktu menunjukkan pukul 23:00, segera aku beranjak ke kamar mandi untuk menyegarkan diriku.
setelah selesai aku mengenakan pakaian yang nyaman untuk tidur. aku segera melangkah menuju ranjang. kurebahkan diriku disampingnya tapi...
"ibu...jangan tinggalkan aku , mereka menindas ku ibu... ibu !!!"
tiba tiba saja dia terbangun dengan bercucuran keringat dan kemudian memelukku dengan terisak. sontak saja aku terkejut.
"apa kau bermimpi buruk, tenang saja semua akan baik baik saja ada aku disini di sisimu." ucap ku sambil mengelus punggungnya dan memeluknya erat.
deru nafasnya mengisyaratkan bahwa dia mengalami trauma dengan orang orang disekitar nya.
tiba tiba suara ketukan pintu memecahkan suasana.
"permisi pak obat untuk" ucap Danu terhenti saat melihat momen saat ini.
sontak saja membuat kami terkejut dan melepaskan pelukan. ziva hanya tertunduk.
"oh, iya baiklah" ucapku yang Canggung.
kemudian Danu beranjak dari tempatnya.
"maaf sudah lancang memelukmu" ucapnya tertunduk lesu.
"baiklah, ow iya Danu mengantarkan mu makanan sebaiknya makanlah sebelum dingin dan ini obat serta suplemen aku harap kau meminumnya"ucapku datar.
kemudian aku melangkah meninggalkan suasana canggung ini menuju ke meja kerjaku dan membuka beberapa lembaran berkas.
"kenapa aku harus gugup, harusnya aku biasa biasa saja, kenapa harus menghindar" ujarku dalam hati
sesekali aku meliriknya memastikan apakah ia memakannya. tapi ternyata tidak, ia hanya mendiamkan makanannya melamun dan sesekali menitikkan air mata. aku mendekati nya.
__ADS_1
"apa kau baik baik saja hem?"
"iya aku baik baik saja" ucapnya sambil mengusap pipi
"apa kamu mau aku suapi?"
"ah tidak tidak, aku sudah banyak merepotkan"
"oke baiklah tapi aku akan mengawasi mu menghabiskan makanan mu sampai kau minum obat juga"
setelah selesai, tiba tiba saja dia beranjak dari tempat tidur.
"mau kemana?" ucapku menahan.
dia tidak menjawab sepatah katapun dan kembali terdiam tatapannya kosong dan hanya berkata
"aku mau pergi terimakasih pak dan maaf sudah sangat merepotkan mu" ujarnya lirih
"sini kemari beristirahat lah, aku tidak memberimu izin untuk pergi, jadi kemari lah aku sangat tidak suka dibantah".
.
.
.
.
#jangan lupa tinggalkan like,komen,vote ya ✌️
supaya author bersemangat buat up
__ADS_1