
#Key_Pov
"Dan gimana udah dapat info?"
"tuan saya baru saja mengecek perusahaan yang terkait dan sepertinya itu adalah perusahaan milik Pak Louis tuan"
"apaaaa?" ucapku terkejut
iya Louis frdison adalah orang yang dikenal gila dalam dunia bisnis, ia dikenal sering melecehkan rekan maupun bawahannya sendiri dan model model yang bekerja dibawah arahannya tidak ada yang tidak pernah ditiduri nya, namun kasus nya ini juga tidak pernah terkuak oleh media, seakan media tutup mulut akan hal ini. dan anehnya staf nya tidak ada yang berani mengungkapkan kejahatan nya itu.
"ya tuhan, bisa bisa nya dia pergi ke kandang singa" ucapku gemetar karna rasa khawatir
"Dan cepat cari tau dimana tempat Louis membawa ziva sekarang !!"
"siap tuan"
"Dasar sialan!!! tua Bangka !!! kalau sampai kau menyentuhnya tidak akan ku biarkan kau melihat matahari lagi"
emosi ku memuncak mengingat Louis adalah orang yang bisa saja mencelakai wanita bahkan bermain kasar.
"tuan saya sudah ketemu tempatnya" ujar Danu
"tancap gas nya Dan, aku tidak ingin ziva kenapa Napa"
"baik tuan"
dan setelah beberapa menit akhirnya aku pun sampai di salah satu Cafe VVIP dan disana aku dihadang oleh 2 pengawal pintu masuk.
"menyingkir !!!!!"
"Anda siapa ha"
"aku bilang menyingkir"
tiba tiba tinjuan ku melayang di area wajahnya
__ADS_1
perkelahian pun tak terhindar kan
"Danu kau urus mereka aku pergi kedalam"
"siap tuan"
dan tibalah aku di ruangan tersebut, kepalaku mendidih melihat 2 orang wanita tak berdaya yang hendak mereka pindahkan dari tempat itu.
"Dasar laki laki Sialan !!!!! "
"Bruggggggg" tak henti hentinya aku menghabisi pengawal pengawal Louis hingga babak belur
"kau !!" ucap Louis dan James bersamaan
"berani beraninya kau membuat mereka seperti ini, dasar keparat"
"bruggg" tendangan keras ku melayang pada dada milik Louis.
"hey kau berani beraninya !!" ujar James mengancam
akhirnya aku dan James terlibat perkelahian
"kalau sampai kau berani mencelakai orang orang ku, tidak segan segan akan ku hancurkan juga duniamu" ujar ku pada mereka yang sudah lemah tak berdaya
aku pun segera meraih tubuh lemah ziva
"sadarlah"
"key, panas " ucapnya lirih
"Sialan!!! laki laki itu memaksa ziva meminum ini semua
"Danu kau urus Tania, biar aku urus ziva berikan aku kunci mobilnya"
"iya tuan ini, apa perlu aku memanggil dokter tuan"
__ADS_1
"nanti saja biar aku yang menghubungi"
segera aku menggendong ziva dan membawanya ke mobil
dan di dalam mobil pun dia terus terusan merengek kepanasan dan membuka satu persatu kancing bajunya
"panas"
"iya iya iya sebentar lagi kita sampai"
kembali aku merapikan bajunya dan menutup nya dengan tas miliknya
setelah sampai di apartemen aku menggendong kembali tubuhnya dan merebahkannya di ranjang
namun tangannya tidak ingin lepas dari leherku
aku pun hanya bisa menahan melihat dirinya yang laki laki normal pun bisa saja melakukannya.
dia mendekatkan wajahnya dan Melu**t rakus bibirku, perlahan aku membalas nya dan kini lidahnya bermain di dalam mulutku.
suara kecupan terdengar nyaring di ruangan ini
dan momen ini berlangsung lama
"panas" rengek nya sembari melepaskan baju yang memang sudah terbuka kancingnya dan kini menyisakan penutup aset kembarnya saja.
"sial, laki laki itu pasti meminumkan obat perangsang untuk ziva sampai sampai dia seagresif ini"
segera aku meraih ponsel dan menelfon dokter Hans
.
.
.
__ADS_1
.
#jangan lupa tinggalkan like komen serta vote nya biar author lebih semangat lagi up nya 🤗🤩