Wanita Penakluk Hati CEO Dingin

Wanita Penakluk Hati CEO Dingin
New Couple


__ADS_3

#ZivaPov


hari ini aku sama sekali tidak di bolehkan untuk pergi kek kantor oleh key


"kemari aku sudah buatkan sarapan untukmu" ucapnya penuh perhatian.


aku tersenyum memandangi wajah tampan itu entahlah ini hal yang memang dulu tidak pernah terfikirkan olehku, untuk pertama kalinya aku menjalin hubungan dengan seorang laki laki apalagi ini adalah CEO ku sendiri.


"sini aku suapi.. aaa"


aku hanya tersenyum melihat tingkah nya padahal keadaan ku sudah tidak apa apa, lucu rasanya di perlakukan bak anak kecil saja.


"ow iya key bagaimana dengan keadaan Tania sekarang?"


aku baru teringat dengan Tania yang malam itu dia lebih dulu tak sadarkan diri


"jangan khawatir, Danu sudah membawa nya ke rumah sakit dan pagi ini dia sudah boleh pulang kerumah"


"tapi dia tidak apa apa kan, aku ingin menjenguknya sekarang key"


"dia sudah membaik, untuk izin kalian berdua sudah diurus sama Danu, jadi pergunakan lah izin dariku ini untuk istirahat dirumah".


"tapi kan aku..."


"tidak boleh"


aku tertunduk lesu karena tuturannya padahal aku hanya ingin tau kondisi Tania.


"Hem... nanti malam kita jenguk dia"


"hah benarkah" ujarku terkejut


aku tidak menyangka dia memperbolehkan ku menjenguk Tania

__ADS_1


"Makasih sayang"


"emm tapi dengan syarat"


"hah syarat, maksud nya?"


dia tersenyum dan menunjuk pipi kanannya


aku pun langsung mengerti maksud nya


dan menciumnya, lalu dia menunjuk pipi kirinya kembali lagi aku menciumnya lagi dan lagi dia menunjuk bibirnya dan perlahan aku mendekat kan wajahku dan mencium bibirnya namun tangannya malah menarik pinggang ku hingga aku berada di pangkuannya dan kini dia beraksi lagi menciumiku dan melahap habis bibirku, tangannya bergerak masuk dalam piyama , kemudian ciumannya merambah turun ke bagian leherku.


"ehmm key..." rengekku meminta untuk menyudahi momen ini


"hemm kau sangat candu sekali bagiku" ucapnya lirih.


"dasar mesum" aku pun menepuk pelan pundaknya dia hanya tertawa melihat pipi ku yang merah merona


"mau jalan jalan dulu sebelum ke rumah Tania Hem ?"


"baiklah ayo selesai kan makannya"


Tak terasa waktu sudah pukul 16:00 aku pun bersiap siap untuk pergi bersama key menjenguk Tania, namun sebelum itu dia mengajakku jalan jalan terlebih dahulu.


sesampainya di mall semua mata tertuju pada ku, karena aku berjalan mengekor pada key Yang tak lain Sosok penting dan berpengaruh di negara ini.


aku sedikit menjaga jarak dengan key agar perlakuan ku tidak mencolok sekitar.




__ADS_1


*kira kira begini visual key pas ngajak ziva jalan jalan* πŸ˜‚πŸ€­πŸ˜Ž



"kenapa lambat sekali, ayo" ucapnya mengulurkan tangannya kepadaku.


aku hanya terdiam namun kemudian tangannya meraih tanganku dan menggenggamnya selama kami berjalan


"em kau tidak takut?"


"apa yang harus aku takuti?"


"media, masyarakat, orang orang di sekitar mu?"


"biarkan saja mereka dengan tugasnya, aku punya tugasku sendiri tugas yang lebih penting dari semua itu yaitu menjagamu zivanya Anastasia, agar kamu tetap di samping ku" jawabnya yakin.


aku tersenyum mendengar jawabannya dan semakin erat aku menggenggam tangannya


"ini untukmu"


"key, apa ini"


"black card ku, ya pakailah untuk keperluan mu"


"ngga, aku gak mau pakai aku kan kerja di perusahaan mu key"


"lantas?, aku Ingin pacarku senang bahagia berkecukupan apa aku salah?"


"tidak, hanya saja ini berlebihan"


"tidak berlebihan, belum terbiasa saja, jadi pakailah kalau masih kurang atau kau butuh sesuatu bilang saja"


"tapi Keey......"

__ADS_1


"sayang, kau tau aku paling tidak suka di bantahkan " ucapnya sambil mengelus lembut pipiku


aku hanya mengangguk pelan dan menerima blackcard nya.


__ADS_2