Wanita Penakluk Hati CEO Dingin

Wanita Penakluk Hati CEO Dingin
menjaganya


__ADS_3

#KeyPov


setelah beberapa menit akhirnya dokter Hans datang dan memeriksa kondisi ziva


"untung saja kau cepat menyelamatkan nya key, dia minum dengan kadar alkohol yang sangat tinggi dan juga obat perangsang itu pasti sangat menyiksanya," ucap dokter Hans sembari menepuk pundak ku


"jadi pak Hans bagaimana dengan kondisinya sekarang?"


"aku sudah memberikan obat padanya, biarkan dia tertidur dan ingat key tolong jaga dia, kondisi ziva ini sangat lemah, dia tidak bisa minum terlalu banyak"


"iya pak Hans, semua ini salahku yang lalai dan tidak bisa menjaganya dengan baik, aku akan lebih berhati hati lagi"


"ya aku yakin kau memang orang yang bisa menjaganya key, aku permisi dulu"


"iya pak, terimakasih dan maaf selalu saja merepotkan mu di jam jam seperti ini"


"sudah menjadi kewajiban ku menjadi dokter pribadi keluarga Hazard" ucap pak Hans sembari tersenyum


kemudian apartemen itu menyisakan dua orang yaitu aku dan ziva, tiba tiba aku teringat dengan Danu.


"Halo Dan, bagaimana dengan Tania?"


"Saya sudah membawanya ke Rumah sakit tuan kondisinya lemah, mungkin saya akan berjaga disini tuan sampai dia siuman"


"Baiklah tolong kau urus Tania dengan baik, dan juga kita harus memberi pelajaran Louis Dan, kau cari tau tentang dia dan perusahaan nya sampai kasus kasusnya berikan informasi nya kepadaku"

__ADS_1


"Siap tuan"


"kau mencari masalah dengan orang yang salah Louis" ucapku sambil mencengkeram ponsel


kedua kalinya aku melihat kondisinya yang berantakan seperti ini dan untuk kedua kalinya juga aku harus mengganti seluruh pakaiannya


"Huft, tahan key tahan" ujar ku sembari melepaskan satu persatu pakaian yang di pakai ziva dan menggantikannya


"huh selesai, kenapa panas sekali ruangan ini" ujar ku menyeka keringat yang menetes dari dahiku


aku memandang ziva begitu lama, Gadis yang sangat cantik itu.... ya dia adalah pilihan ku dan tak akan ku biarkan seseorang menyiksa ataupun menyakitinya lagi


setelah itu aku bergegas mandi dan mengganti seluruh pakaian ku yang memang sudah kotor karena berkelahi dengan ajudan Louis tadi.


aku pun menuju keruang tamu dan mencari tau tentang Louis, dan terkejutnya aku dulu dia pernah bekerja satu perusahaan dengan papa,


aku berhenti berkelut dengan fikiran ku dan menuju ke kamar, aku merebahkan tubuhku di samping ziva


"Gadis keras kepala" ucapku tersenyum dan mengelus pipinya yang halus.


hingga tak lama kemudian aku pun tertidur di sampingnya.


pukul 07:00 aku pun terbangun dan melihat wanita disebelah ku


"ternyata dia belum juga bangun"

__ADS_1


aku pun mengecup kening nya dan bibirnya penuh dengan kasih sayang. setelah itu aku bergegas mandi dan setelah selesai kembali aku menelfon Danu


"Halo Dan, hari ini aku tidak pergi ke kantor bilang saja ke sekretaris untuk urus jadwalku dan kegiatan ku hari ini, aku ingin menjaga ziva"


"baik tuan"


"bagaimana kau sudah Mengantar Tania pulang?"


"Sudah tuan pagi ini saya mengantarnya pulang dan mengurus izin kantornya"


"baiklah"


"keey" rengek seseorang dengan memegangi kepalanya


"ziva, kau sudah sadar" ucapku berlari dan memegang pucuk kepalanya


"key pusing"


"tidur lah lagi ya, aku sudah memesan makanan dan sebentar lagi datang"


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2