Wanita Penakluk Hati CEO Dingin

Wanita Penakluk Hati CEO Dingin
Terjebak permainan


__ADS_3


Key Hazard Alexander


"Aku ingin kau Menuruti semua perkataan ku dan permintaan ku selama kau bekerja disini,"


"okey, iya tapi tolong lepaskan aku" tanpa berfikir panjang aku mengiyakan permintaan nya.


menurut ku ini mungkin hal biasa, hanya perihal penindasan bawahan dan bosnya. aku tidak memikirkannya terlalu jauh karena aku hanya ingin bekerja disini demi diriku sendiri kedepannya.


"Baiklah, aku anggap kau berhutang waktu padaku jadi kau harus membayar nya dengan waktumu kapanpun untukku". ucapnya sekali lagi memperingatkan ku.


kemudian dia beranjak keluar dari ruangan itu.


"Ah sudahlah tidak usah terlalu difikirkan, emang dasar CEO aneh nyebelin, bukannya emang sudah sewajarnya karyawan melakukan apa saja untuk ceonya kenapa harus memperingatkan ku seperti ini, dasar !".


Seketika aku pun melihat jam tangan dan benar saja aku sudah terlambat 20 menit.


"Astaga...gara gara manusia menyebalkan itu aku jadi terlambat makan siang"


aku berlari meninggalkan ruang kantor dan menuju ke resto tempat yang dijanjikan Ara saat menelfon ku tadi.

__ADS_1


Setelah menemui mereka dan bercengkrama akhirnya jam makan siang pun berakhir dan membuat ku harus kembali ke kantor melanjutkan pekerjaan.


Waktu sudah menunjukkan pukul 19:00 ternyata sudah begitu lama juga aku duduk di meja kerja sampai sampai aku tidak sadar bahwa sudah waktunya pulang.


aku pun bergegas dan berjalan menuju keluar kantor. tiba tiba ponsel ku bergetar ternyata pesan itu dari CEO menyebalkan


"kemari, aku butuh sesuatu"


"apa apaan aku sudah diluar kantor dan sekarang malah menyuruh ku"


"tidak bisa, aku sudah diluar dan menuju jalan pulang lagian kau tidak berhak menyuruhku diluar jam kantor !" . ketus ku membalas chat itu.


"oh baiklah. kau sudah melanggarnya maka kau akan tau konsekuensinya." balasnya


dan akhirnya aku menurutinya dan kembali menuju lantai atas. suasana sudah sepi hanya ada beberapa karyawan yang belum pulang. setelah sampai di lantai atas aku pun menuju keruangan nya.


setelah mengetuk pintu akhirnya aku dipersilahkan masuk oleh asisten pribadi nya yaitu pak Danu. beliau langsung pergi setelah menyuruhku masuk.


"Hey ada perlu apa" ketus ku


aku memang sudah kehilangan rasa hormat lagi pada CEO dingin dan aneh ini karena sikapnya yang selalu menyebalkan yang membuat ku selalu ketus saat berbicara padanya.

__ADS_1


"hmmm aku hanya ingin kau duduk disini menemaniku sampai jam kerja ku habis"


"Apaaaaa !! apa kau gila, hey ini bukan jam kerja ku lagi lagian jam kerja mu masih 2 jam lagi" ucapku yang terus mengomel di depannya.


aku tidak terima karena sudah seharian aku melakukan pekerjaan yang melelahkan dan kini aku harus menemaninya bekerja sampai dua jam lagi.


"aku tidak suka dibantah, tunggu saja sampai aku selesai"


dengan berat hati aku menurut kembali apa yang dikatakannya. ya semua itu ku lakukan agar aku tidak kehilangan pekerjaan ku. aku tidak ingin susah payah lagi mencari pekerjaan yang lain dan juga disini merupakan perusahaan besar dan ternama siapapun mendambakan bekerja di perusahaan ini.


kembali aku duduk di sofa ruangan yang super nyaman itu.


"Gadis penurut" tuturnya lirih


sudah hampir setengah jam aku duduk sambil memainkan ponsel, rasanya membosankan harus menemaninya bekerja dan aku hanya diam saja.


.


.


.

__ADS_1


#Jangan lupa like komen dan vote ya ✌️😁


__ADS_2