Wanita Penakluk Hati CEO Dingin

Wanita Penakluk Hati CEO Dingin
Minta maaf


__ADS_3

#KeyPov


aku beranjak dari meja makan dan meninggalkan mereka kemudian menuju ke kamar ku


"bisa bisa nya dia mengabaikan ku, jelas jelas dia yang mulai duluan jalan dengan Bryan sampai larut malam, bagaimana kalau terjadi apa apa semalam, Bryan kan laki laki normal aarrghhh"


aku ber dengus kesal dan mengecek kembali riwayat chat ku dengannya


"apa iya aku terlalu kasar semalam sudah membentaknya, apa perlu aku meminta maaf"


aku terus mondar mandir di dalam kamar entah apa yang harus aku lakukan saat ini.


tiba tiba suara ketukan pintu membuyarkan lamunanku.


"key" ujar Sandra


aku hanya diam karena seseorang yang datang tersebut adalah Sandra.


"kau yakin tidak ikut jalan jalan key"ujar Sandra


"sudah ku bilang aku banyak urusan san" jawabku masih sama seperti di meja tadi


"urusan kantor? bukan kah Danu sudah menghandle nya?"


aku hanya diam tak menjawab satu katapun


"apa ini karena ziva? kalian kenapa sih hemm..


jangan bilang kamu suka sama ziva ya"

__ADS_1


"san udah mending kamu cabut aja dari kamar ini tadi kamu bilang mau jalan jalan kan"


"aku gak mau kalo gak ada kamu key, ga seru tau... sekalian kita reunian kan jarang jarang kita kumpul, kita kan selalu sibuk sama urusan kantor"


kemudian tangan Sandra melingkar di lenganku seraya memohon agar aku ikut bersamanya.


"san udah ya, aku lagi sibuk mendingan kamu siap siap deh sana dari pada nanti kamu di tinggal sama mereka"


"key ayolah"


tiba tiba ponselku bergetar dan itu adalah pesan dari ziva


"nanti siang aku mau pulang , terimakasih sudah mengajakku jalan jalan kesini"


aku menggenggam ponselku setelah membaca pesan itu. tak berlama lama aku pun langsung beranjak menuju kamarnya.


"key mau kemana !" ujar Sandra


dan tiba tiba dia terkejut saat aku membuka pintu kamarnya.


"key kau .... "


aku langsung membungkam mulutnya dengan mulutku, ciuman kami pun tak terhindarkan


semua rasa kegelisahan ku ini ku tuangkan dalam ciuman yang panas, tanganku meraih tengkuk lehernya membuat ciuman ini lebih dalam. dia berusaha untuk melepaskan diri namun ku raih kembali pinggangnya


"Siapa yang menyuruhmu untuk pergi Hem? ucapku sambil melepaskan ciuman


dia pun hanya terdiam menatapku sambil mengatur nafas nya

__ADS_1


aku menenangkan dirinya dan mengusap lembut bibirnya.


"kau tidak boleh pergi kalau bukan aku yang menyuruhmu, dan juga aku minta maaf soal kemaren malam, karena telah marah marah padamu, aku cuma...."


"cuma apa ? bukankah aku hanya pergi dengan Bryan" ujarnya


"iya walaupun dengan Bryan tapi apa harus sampai selarut itu, kau datang kesini bersamaku jadi kau adalah tanggung jawab ku, bagaimana kalau terjadi apa apa dijalan dengan kalian, aku tidak mendoakan yang tidak tidak hanya saja lebih berhati hati lah" ujar ku menjelaskan.


dia hanya mengangguk pelan dan melepaskan cengkraman tangan ku di pinggangnya.


"key.. ziva" ucap seseorang yang tak lain adalah Sandra


"Sandra kamu ...... sejak kapan kamu disitu" ucap ziva gugup


Sandra hanya tersenyum datar dan kembali meraih lenganku


"kalian ngobrolin apa sih sampe di dalam kamar segala" tanya Sandra


"gak usah ikut campur kamu" jawabku


aku pun melepaskan genggaman tangan Sandra di lenganku dan berlalu pergi.


"ihh key mau kemana lagi" ujar Sandra sambil terus membuntuti ku di belakang.


.


.


.

__ADS_1


.


#maafin author ya lagi sibuk ngurusin kerjaan kemaren jadi ga up . ini di sempetin up dikit 😁 makasih yang udah support dan nunggu karya author ini πŸ™ jangan lupa like komen dan vote terus ya... selamat membaca πŸ€—.


__ADS_2