
Sesampainya di kantor, Key langsung menuju ke ruangannya dan duduk di singgasananya. Key sedikit kesal dengan kejadian yang membuat Moodnya aneh dan juga membuat dia jadi menunda meeting nya.
"Huft, siapa dia? kenapa aku harus memikirkannya, ada apa dengan diriku ?" gumam Key dalam hati
Melihat Bosnya melamun dan menstabilkan moodnya membuat Danu asisten pribadi Key sedikit khawatir lalu mendekati
"Apakah tuan baik baik saja?" ucap Danu pelan.
Key masih terdiam duduk dan menahan dahinya. karena tidak ada jawaban sama sekali dan tidak ingin mengganggu bosnya, akhirnya Danu keluar meninggalkan ruangan tersebut.
"Dia kenapa? apa salah makan di cafe tadi atau jangan-jangan karna wanita itu hmmm?" gumam Danu.
Tiba-tiba bunyi ponsel key berdering...
__ADS_1
"iya halo pa.. Key sedang di kantor, oh iya besok Key jemput di bandara" jawab Key dan langsung mematikan sambungan telepon nya.
Dirumah ziva
sesampainya dirumah, ziva berjalan langsung menuju ke kamar. dan tiba tiba
"enak banget ya jam segini baru pulang" seru wanita paruh baya yang tak lain adalah ibu tirinya.
"kamu ini sudah enak masih tinggal disini ! masih diberi makan malah sekarang seenaknya sendiri, dasar cuma beban saja !!! ibumu dulu sudah menyusahkan ayahmu dan sekarang kau !!! dengan amarah meluap membuat anak dari ibu tirinya itu keluar dari kamarnya
ziva yang sedari tadi hanya terdiam, tidak ingin menjawab apapun karena dia tau kalau melakukan itu hanya akan memperkeruh suasana saja.
"tu kan ma bisu emang ! udahlah ma ayo kita tidur aja meladeni dia cuma buang buang tenaga aja !!! seru Celine sambil menggandeng tangan mama nya menuju ke kamar.
__ADS_1
Sementara ziva masih terdiam dan tak lama kemudian air matanya mengalir begitu saja mengingat kata kata ibu tirinya. Apakah benar dia hanya beban bagi ayahnya.
ia berjalan menuju kamarnya dan terduduk di meja belajar nya sambil memikirkan apakah dia dan ibunya dulu hanya beban bagi ayahnya. Nyatanya ayahnya sampai sekarang hanya bekerja tidak pernah ada waktu sedikit pun untuknya dan juga sikap ibu tirinya yang selalu membedabedakan adik tirinya dengannya,
sampai kapan penderitaan ini akan berakhir hanya ziva yang bisa mengubahnya. tak lama kemudian ziva pun terlelap saking lelahnya.
keesokan harinya.
ziva terbangun dan terburu buru menuju ke dapur menyiapkan makanan untuk ibu tiri dan adik tirinya. setelah selesai, tak lupa juga dia selalu membersihkan seluruh isi rumah itu.
setelah semuanya beres, ia bergegas mandi karena hari ini ia berniat untuk mencari pekerjaan. sudah 2 bulan setelah wisuda dia belum sama sekali bekerja, dan sekarang dia ingin membuktikan bahwa apa yang sudah dicapainya selama ini berguna untuk masa depannya.
ziva memakai pakaian rapi dengan kemeja berwarna putih dan rok ketat selutut, terkesan biasa saja seperti seragam pekerja pada umumnya namun badannya yang indah dan wajahnya yang anggun cantik serta rambut hitam terurai menambah kesan dan aura tersendiri bagi ziva, tak heran dulu ziva sangatlah populer di kampus nya
__ADS_1
" oke ziva hari ini kamu sangat cantik, sekarang saatny mengubah duniamu hehe semangat" ucap ziva menyemangati dirinya sendiri.