Wanita Penakluk Hati CEO Dingin

Wanita Penakluk Hati CEO Dingin
Menginap


__ADS_3

akhirnya aku terlepas dari dekapannya. dan kini aku langsung menuju ke dapur untuk mengambil mie instan serta air putih untuk mengisi kekosongan di perutku.


setelah itu aku kembali ke ruang kerjanya. ku sodorkan air putih yang menjadi request nya nya tadi.


"ini airnya" ujar ku


tidak sepatah katapun keluar dari mulutnya dan hanya fokus dengan pekerjaan nya.


"dasar merepotkan" ucapku dalam hati


ku letak kan air putih itu di atas meja kerjanya kemudian aku menuju sofa dan melahap mie yang sudah siap dimakan.


tiba tiba dia datang menghampiri ku di sofa dan memintaku menyuapi nya


"Suapi aku.." ucapnya


"ini punyaku kau bikin saja sendiri" jawabku ketus


"aku paling tidak suka dibantah.."


"iya iya"


akhirnya aku menyuapinya dengan sabar. dia tidak jijik sama sekali saat melahap makanan bagian ku.


"hemm sangat enak" ucapnya sambil menatap ku


waktu menunjukkan pukul 20:30

__ADS_1


"akhirnya sebentar lagi aku pulang" ucapku sambil menguap.


rasanya tubuh ini lelah sekali, ini baru hari pertama aku memulai bekerja rasanya tubuh ku sangat sangat lelah. apa begini yang dirasakan ayah dulu ketika harus mencukupi semua kebutuhanku dan ibuku. entahlah, yang pasti aku sangat kecewa sampai sekarang saja ayah belum pulang kerumah karena pekerjaan dia tidak pernah mengabari ku sebagai anak kandungnya.


mataku sudah tidak kuat lagi untuk menahan rasa kantuk dan sampai pada akhirnya aku pun memejamkan nya secara perlahan.


terik matahari membangunkan ku dan entah mengapa tidurku nyenyak sekali rasanya.


tiba tiba aku terkejut saat melihat tangan yang melingkar di perutku.


"aaaa ... tidak !!!" aku berteriak saat mendapati diriku satu ranjang dengan laki laki menyebalkan ini.


"ada apa.." ucapnya dengan suara khas bangun tidur.


"bagaimana bisa aku tidur disini, kenapa kau tidak membangunkan ku semalam ..??"


"astaga... ceroboh sekali aku, kau tidak macam macam kan semalam?"


"tidak kok, hanya semacam saja hehe"


"dasar... menyingkir aku mau bangun" ujar ku sambil terus melihat jam yang ada di ponselku.


"kau mau kemana, 1 jam lagi sudah masuk jam kerja, kau akan terlambat jika kau kembali kerumah dulu"


"benar juga yang di katakan nya, tidak mungkin aku pulang dulu dan juga dirumah pasti akan ada perang dunia antara aku dan ibu tiri ku belum juga aku harus membereskan seluruh isi rumah,"


"kenapa diam saja, cepatlah mandi beberapa menit lagi Danu akan mengantarkan baju untukmu"

__ADS_1


"dia sampai menyiapkan baju untukku dan bahkan pak Danu tau kalau aku menginap di kantor ini dengannya bagaimana bisa aku menghadapi pak Danu saat di kantor, rasanya malu sekali." gumam ku dalam hati


"kenapa masih berdiri, apa kau mau kalau kita mandi bersama." ucapnya meledekku


"apa ... !!! dasar mesum."


" ahahaha aku tidak mesum kau saja yang lamban"


tanpa berfikir lagi aku segera menuju ke kamar mandi. setelah selesai aku tidak mendapatinya di tempat tidur dan di seluruh ruangan yang ada hanyalah pakaian yang sudah disiapkan untukku lengkap dengan pakaian dalamnya.


aku pun mendapati secarik kertas bertuliskan.


"aku harus kembali ke rumah ada urusan mendadak, pakailah.. karena ini semua aku yang pilih."


"ya ampun kenapa dia memilihkan aku yang seperti ini" ucapku yang terkejut melihat pakaian dalam yang amat sangat seksi.


.


.


.


.


# jangan lupa like komen vote ya 😢


viewer nya udah naik tapi masih dikit banget yang bantu vote dan like ☺️ ...

__ADS_1


__ADS_2