Wanita Penakluk Hati CEO Dingin

Wanita Penakluk Hati CEO Dingin
Manajer penggoda 2


__ADS_3

#zivapov


"sebelum kalian membahas tentang pekerjaan, mari kita makan bersama dan bersenang senang malam ini hahaha" ujarnya terbahak bahak


seketika keringat di dahi ku pun keluar


"bagaimana ini tan" bisik ku pada Tania


Tania pun hanya menggeleng dan gemetar


"maaf pak tapi sebaiknya kita bahas dahulu konsep periklanan ini" ucap Tania


"hemm tentu saja tapi aku sudah menyuguhkan kalian makanan serta minuman disini apakah kalian tidak ingin menghargai ku?"


rasa serba salah ini akhirnya membuat kami harus menuruti permintaan nya


"kami sudah tau dengan produk kalian dan konsep iklan kalian tenang saja kami memiliki editor dan model papan atas yang sangat berkualitas" ucap James


kami hanya mengangguk dan melanjutkan makan malam itu.


aku melihat layar ponsel yang sedari tadi ku genggam dan ku sembunyikan di tasku tidak sengaja aku memanggil kontak key namun ku batalkan


aku dan Tania kebingungan untuk mengakhiri pertemuan ini.


dan tiba tiba waiters pun datang dengan beberapa wine

__ADS_1


kami pun membelalakkan mata


"ya tuhan, apa ini !! wine sebanyak ini" gumam ku dalam hati


"Silahkan nona" ujar waiters tersebut


mereka menuangkan kepada kami dan pak Louis serta James pun mengangkat gelas mereka seraya mengajak kami untuk bersulang.


"ini jamuan spesial ku untuk 2 gadis yang sangat cantik dari divisi perusahaan Hazard"


ucap mereka tersenyum


aku pun merinding mendengar ucapan ucapan yang mereka lontarkan rasanya ingin sekali aku berlari keluar dan berteriak bahwa perlakuan mereka ini menjijikan.


"ayo habiskan" ucap James pada kami


"sedikit saja ayo"


dan kembali mereka menuangkan wine pada gelas yang ada di depan kami dan tegukan demi tegukan pun tak terhindar kan


beberapa menit kemudian akhirnya kepalaku sedikit berat karena pusing dan badanku terasa panas, pandangan ku terhadap mereka tiba tiba menjadi kabur dan saat itu juga aku melihat Tania sudah sangat mabuk dan tidak sadarkan diri.


"Tan, Tania" ucapku sembari menyenggol lengan nya


"Gadis gadis Cantik seksi nan menggoda" ucap mereka sembari tertawa melihat kami yang mulai terpengaruh dengan minuman yang telah disuguhkan

__ADS_1


aku berusaha bertahan walaupun pandangan ini sangat buram dan kepala ini begitu berat dan hanya bisa mendengarkan mereka yang yang terus saja terbahak bahak.


samar samar aku melihat mereka membuka ponsel dan merekam momen laknat ini


"James, kau yakin hanya ingin mevideonya"


"tentu saja tidak, aku juga ingin mencicipinya hahahaha"


"kau boleh mencicipi nya salah satu james" ucap Louis tersenyum


"kenapa apakah aku tidak boleh mencicipi keduanya"


"hey masih baik aku mengizinkan mu meniduri salah satu dari mereka James, dan mereka semua adalah milikku malam ini"


terdengar lirih namun aku mengerti apa yang sedang mereka bicarakan rasanya hendak memberontak namun tubuh ini sangat tidak berdaya.


"hey cantik, apakah kau ingin minum lagi sebelum kita melakukan pertempuran panas" ucap James sembari meraih pipiku dan menekannya agar mulutku terbuka dan akhirnya membuat ku kembali meneguk wine satu gelas penuh hingga minuman tersebut tumpah dan mengenai bajuku.


"wuhu kau sangat pintar dan Sangat sangat cantik sejak pertama aku sudah terpesona olehmu" ucap James menyeringai


"pengawal bawalah mereka berdua ke kamar" ucap Louis


"siap bos"


namun ketika hendak membawa kami tiba tiba

__ADS_1


"Bruggggggg!!!"


suara tinjuan melayang pada pengawal dan samar samar aku melihat sosok yang ku kenal.


__ADS_2