Wanita Penakluk Hati CEO Dingin

Wanita Penakluk Hati CEO Dingin
Berduaan


__ADS_3

Suasana yang hening kemudian terpecah oleh suara perutku yang meronta untuk diisi.


"huh lapar sekali." ucapku sambil memegangi perut.


"pria aneh, untuk apa aku menemaninya hanya untuk terdiam seperti ini". gumam ku kesal.


"Kau lapar?" tanyanya sembari fokus menatap layar laptop.


"menurut mu !" jawabku sedikit bernada tinggi


"baiklah kalau begitu kita delivery saja".


"delivery ? mungkin aku bisa menahannya tapi cacing cacing di perutku terus meronta,


pasti cukup lama untuk menunggu makanan datang". ucapku yang terus saja mengomel


kemudian aku beranjak untuk menuju ke dapur Kantor.


"kau mau kemana?"


"aku mau ke dapur, apa kau butuh sesuatu?"


"pergilah keruangan itu" ucapnya sambil menunjuk kearah pintu ruangan kerjanya.


"dapur nya ada disitu dan ambilkan aku air dingin"


"oke baiklah"


kemudian aku pun menuju ruangan Dapur pribadinya dan ya sangat luas dan mewah. di samping ruang dapur aku sempat melewati ruangan seperti ruang istirahat pribadi dan aku pun melihat lihat untuk pertama kalinya ruang santai dengan sofa dan ada ranjang tidur yang sangat nyaman.

__ADS_1


"Wah pantas saja manusia itu betah di sini, sudah seperti rumah saja". ucapku yang terheran heran dengan semua fasilitas yang ada di ruangan pribadi CEO .


kemudian aku berbalik setelah selesai melihat seluruh isi ruang istirahat nya tapi tiba tiba


"hmmm rupanya karyawan baruku ini sangat pemberani" ucapnya sambil menahan ku di tengah pintu.


"ih awas aku mau ke dapur"


"hehe apa kau tau, tidak ada wanita yang berani masuk keruangan pribadiku" ucapnya


tangannya meraih pinggangku dan kembali aku berada di dekapannya.


"jangan macam macam, lepaskan"


jarak yang semakin dekat membuatku susah untuk lepas dari dekapannya.


dia pun hanya tersenyum dan sesekali mengelus pipiku.


"apa kau bilang ?"


kemudian dia menggendong tubuhku dan merebahkannya di ranjang.


"hei apa apaan ini"


kini posisinya tepat berada di atas ku. pikiranku mulai traveling kemana mana.


"tidak tidak apa yang kau lakukan"


"tetaplah seperti ini, di pelukanku" ucap nya sembari memeluk ku dengan posisi yang sama seperti tadi.

__ADS_1


aku pun terdiam, mendengar ucapannya. ada apa dengannya kenapa dia bertindak seperti ini. dia memiliki kepribadian yang aneh, apa karena pekerjaan nya yang sangat melelahkan atau ada kondisi lain yang membuat dia memang aneh seperti ini


"ihh kau berat sekali, aku tidak bisa bernafas " ucapku sambil mendorong badannya yang lumayan kekar. akhirnya aku berhasil mendorong nya dengan cepat aku merapikan rambut ku dan beranjak ke dapur. dan alhasil tanganku ditarik kembali olehnya dan aku terduduk di pangkuannya.


kemudian tangan nya melingkar diperut ku.


"ke kenapa .. kau jadi seperti ini?" tanyaku gugup.


"nyaman" ucapnya sambil memelukku


"sebentar saja temani aku"


aku yang merinding mendengar kata katanya saat ini hanya bisa terdiam.


"aku yakin dia pasti melewati banyak hal yang melelahkan, pekerjaan atau keluarga atau masalah asmara, yang pasti ada penyebab kenapa dia bisa seperti ini, rasanya kasihan sekali" gumam ku dalam hati.


tiba tiba aku tersadar dengan lamunanku bisa bisa nya aku peduli dan kasihan padanya saat aku masuk dalam permainan nya.


"tidak.. tidak" ucapku sambil menggelengkan kepala.


"Apanya yang tidak" ucapnya yang semakin erat memeluk ku.


"emm tidak.. tidak mungkin kita Berduaan disini. bagaimana kalau ada yang datang, cepat menyingkir aku ingin ke dapur"..


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like komen vote ya 😁✌️


__ADS_2