
"Tidak, aku benar-benar tidak melakukan hal seperti itu. Ayah, Ibu. Kalian harus percaya pada ku ." Wajah Donita semakin memucat setelah mendengar perkataan kakaknya. Tidak menduga bahwa rasa malu di rumah sakit bahkan belum cukup.
"Ayah dan ibu mempercayai mu, Sayang." Entah cintanya yang terlalu buta atau rasa bersalahnya pada putri pertamanya yang ia buang ke keluarga lain. Tuan Harris begitu memanjakan Donita hingga Jasper yang melihatnya langsung muak.
"Tapi... tapi Kakak laki-laki tidak mempercayai ku. Kak, aku benar-benar tidak ada sangkut pautnya dengan keluarga Xavier atau nyonya Rafael."
Jangan sampai keluarganya atau bahkan kakaknya tahu kalau Tara bagian dari mereka. Donita tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi.
"Jasper, dia adik mu. Satu-satunya adik perempuan mu, tidak bisakah kau percaya padanya?!"
"Satu-satunya adik perempuan! Apakah Ayah yakin itu?"
Wajah tuan Harris langsung pucat. la paham kalau ada nada kebencian setiap kali putra sulungnya berbicara padanya, dan dia pun tahu kalau dirinya tidak bisa di maafkan begitu mudah.
"Apa yang kau katakan, Nak? Di rumah ini hanya ada Donita, tidak ada anak perempuan lain."
Tanpa rasa bersalah, nyonya Harris berusaha memperjelas kalau posisi Tara tidak pernah ada di rumah keluarga Harris.
"Kau tahu, Bu. Selama beberapa tahun ini, aku selalu saja berusaha menghormati mu. Menganggap kau wanita paling mulia di muka bumi ini, tapi setiap kali aku mengingat bagaimana kejamnya kau pada adik perempuan ku. Aku menjadi sangat membenci mu, bahkan ingin memutuskan hubunganbdiantara kita. Kau benar-benar tidak pantas menyandang nama ibu."
Kekecewaan Jasper sudah pada puncaknya. Andai kedua orang tuanya menyesali perbuatan mereka dan bersedia mengambil kembali putri yang sudah lama mereka buang. Mungkin Jasper tidak akan seberani hari ini ketika berbicara pada ibunya.
Dia tidak pernah percaya dengan julukan 'pembawa sial' yang penipu itu katakan tentang meninggalkan keluarganya yang sedang terpana dengan sumpahbkejam Jasper.
Memang, ada rasa penyesalan dalam hati tuan dan Nyonya Harris tentang Kenaifan mereka di masa lalu. Namun mereka juga tidak berniat membawa kembali putri mereka dan memilih membesarkan putri kedua mereka dengan sempurna tanpa kekurangan apapun.
"Bu, mari kita cari kakak perempuan agar kakak laki-laki tidak lagi marah pada kalian."
Meskipun enggan, Donita yang selalu memanfaatkan keadaan dengan membuat drama berusaha menarik perhatian kedua orangtuanya namun di sisi lain akan membuat posisi Tara menghilang selamanya.
__ADS_1
"Tidak, dia anak pembawa sial dan ibu tidak ingin keluarga ini terkena sialnya. Cukup hanya ada satu anak perempuan di rumah ini. Jangan bahas dia lagi."
Dengan lembut nyonya Harris membujuk putrinya untuk melupakan tentang putri yang dia buang di masa lalu.
"Tapi, Bu. Aku juga ingin melihat kakak perempuan ku. Aku bahkan bermimpi tidur bersama lalu kami bisa bercerita banyak hal sebagai sesama saudara perempuan.
Hati tuan dan nyonya Harris sakit untuk kebaikan hati Donita yang tidak masalah jika kakak perempuannya hadir di rumah dan berniat berbagai kasih sayang.
"Tidak perlu. Setelah dia kami buang, semenjak itu juga dia bukan anggota keluarga Harris apalagi putri dari ayah dan ibu."
Percayalah, di masa depan. Tuan dan nyonya Harris akan menyesali perbuatannya terhadap Tara. Namun saat itu terjadi, tidak akan ada yang berubah bahkan Tara sendiri tidak memiliki perasaan lebih selain kebencian pada kedua orangtuanya.
Namun, itu hanya akan terjadi di masa depan ketika Tara mengetahui identitas aslinya.
"Benar, kami sudah bahagia memiliki mu, Sayang. Kita tidak perlu memikirkannya, dan biarkan saja kakak laki-laki mu. Suatu hari nanti, dia pasti akan menyesal karena sudah mengabaikan putri manis dan menggemaskan milik ibu,"
"Terima kasih, Ibu, Ayah. Aku bahagia bisa terlahir dari keluarga ini."
Tanpa keduanya sadari, seseorang juga sudah mendengar setiap perkataan mereka tentang Tara. Si pendengar bahkan tidak menduga kalau dirinya juga memiliki kakak perempuan tertua tapi sudah dibuang oleh ayah dan
Ya, dia putra bungsu keluarga Harris sekaligus adik laki-laki Donita.
Awalnya, dia cukup menyukai Donita yang berjarak 2 tahun darinya. Namun, entah kenapa dia merasa tidak nyaman ketika mendengar pembicaraan kakak laki-lakinya.
Meksipun dia masih siswa SMA, tapi dia sudah menghadapi banyak trik menjijikan para wanita licik. Jadi dia tahu kalau kakak perempuannya tidak semurni kelihatannya apalagi ketika ia mendengar suara kakak perempuannya saat mengatakan ingin mencari kakak keduanya.
Hanya orang tuanya yang sudah dibutakan cinta pada kakak perempuannya lah yang bisa dibodohi dengan mudah.
Mike Clancy Harris, atau yang biasa di panggil Mike tidak sepenuhnya bodoh. Dia mulai penasaran dengan kakak keduanya dan berniat membuat jarak pada kakak ketiganya. Takut suatu hari nanti dia akan menjadi korban keserakahan kakak ketiganya.
__ADS_1
"Aku harus ke rumah kakak Jasper." Lalu, tanpa mengganti pakaiannya. Mike pergi meninggalkan rumah menggunakan mobil sport nya menuju kediaman kakak laki-lakinya.
Dia harus memastikan apakah benar dia memiliki kakak kedua dan dia penasaran bagaimana kabarnya sekarang. Mike yang masih remaja menjadi bersemangat. Dia suka dengan teka-teki.
"Kakak ipar, dimana kakak pertama?" Setelah masuk, Mike langsung bertanya dengan kakak iparnya.
"Di ada di ruang kerjanya. Tapi sebaiknya kau tidak mengganggunya dulu. Kau akan terluka nanti."
"Apa dia sangat marah?" Mike baru mengetahui hal tersebut.
"Ya, biasanya akan seperti itu setiap kali berbicara dengan kedua orang tua kalian terutama tentang adik perempuan yang dibuang oleh kedua orang tua kalian.".
Tiba-tiba saja Sierra Leone Thomson merutuki kebodohannya yang memberitahu adik iparnya tentang putri Harris yang lain.
"Kenapa aku tidak pernah tahu kalau aku memiliki kakak perempuan lain?" Mike jadi semakin penasaran.
"Astaga, jangan percaya pada ucapan ku. Kau hanya memiliki Donita. Aku baru saja salah bicara Sierra tidak tahu kenapa keluarga Harris dan suaminya sangat merahasiakan kejadian beberapa tahun yang lalu pada Mike.
"Kakak ipar, aku sudah mendengarnya di rumah. Jadi, aku mohon, beritahu aku tentang kakak kedua ku."
"Mungkin lebih baik kau bertanya pada kakak pertama mu. Aku benar-benar tidak tahu tentang kakak kedua mu." Sierra jadi tidak enak pada sang suami.
"Baik, aku akan tinggal di sini mulai sekarang. Lagi pula di rumah hanya kakak ketiga yang di anggap ada oleh ayah dan ibu."
Mike sering kali cemburu dengan Donita yang sangat di manjakan oleh kedua orang tuanya sedangkan dia, di anggap seperti tidak penting.
"Kalau begitu aku akan meminta pelayan menyiapkan kamar untuk mu."
Tentu saja Sierra senang mendengar kalau adik iparnya memutuskan tinggal di kediaman mereka. Rumah tidak akan sunyi seperti biasanya ketika Mike hadir.
__ADS_1
"Oke."