
matahari yang bersinar di siang hari kini digantikan dengan bulan dimalam hari...
di ruang makan terlihat tiga orang berbeda genre dan usia, mereka menyantap makanan yang ada dimeja dengan tenang, setelah selesai makan mereka keluar dan menuju kediaman masing masing begitu juga dengan arstella dia langsung kembali kediamannya saat selesai makan.
"Ayumi, kau boleh pergi, karna aku akan langsung tidur"ucap arstella Bleszynsk
"baik nona jika begitu saya undur diri nona, selamat malam"ucap Ayumi yang langsung pergi.
setelah Kepergian Ayumi tinggallah arstella di dalam kamar seorang diri, gadis itu berjalan menuju kearah kasur
"ini saatnya aku meningkatkan kultivikasi ku, supaya aku bisa melindungi orang-orang terdekatku"guman arstella Bleszynski, gadis itu langsung duduk lotus dan mulai menyerap mana alam.
*******
-di gerbang kediaman Bleszynski-
terlihat seseorang lelaki yang menunggangi kuda berhenti didepan kediaman Bleszynski. lelaki itu turun dari kuda lalu berjalan menuju kearah prajurit gerbang kediaman Bleszynski-.
"permisi"ucap orang itu yang tak lain adalah pengantar surat.
"ya ada apa?"tanya pengawal itu ramah.
"saya ingin mengantar surat, dari kerajaan alverzia untuk Duke Bleszynski"ucap pengantar surat.
"dari kerajaan alverzia?tumben sekali kerajaan alverzia mengirim surat untuk untuk tuan Duke"batin pengawal itu.
"oh baiklah, mana suratnya, biar saya saja yang mengantar surat itu kepada tuan duke"ucap pengawal itu.
tanpa pikir panjang pengantar surat itu langsung membagikan surat dari kerajaan alverzia ke tangan pengawal ramah itu..
'baiklah jika begitu saya permisi"ucap pengantar surat itu berjalan menuju kearah kudanya dan pergi dari gerbang kediaman Bleszynski
sedangkan si pengawal langsung masuk menuju kediaman utama, dan memberikan sebuah surat yang dikirim oleh kerajaan alverzia
"tunggu bukan kah kau prajurit penjaga gerbang?"tanya prajurit penjaga kediaman utama.
__ADS_1
"benar saya kesini ingin mengatakan surat dari kerajaan alverzia buat Duke Afdhal"ucap prajurit gerbang sambil memperlihat surat yang ada ditangannya.
"baiklah, silahkan anda keruang kerja yang mulia Duke"ucap prajurit utama, mengijinkan prajurit gerbang mengantar surat sampai ke tangan Duke Afdhal Bleszynski.
prajurit gerbang berjalan menuju ruang kerja Duke Afdhal sambil melihat-lihat lorong yang dia lewati, dan kemudia berhenti karna dia sudah ada didepan pintu ruang kerja Duke Afdhal.
"apa Duke Bleszynski ada? saya ingin mengatakan surat buat Duke Bleszynski"ucap prajurit gerbang.
"ya ada' silahkan masuk"ucap prajurit yang mempersilahkan prajurit gerbang untuk masuk.
"salam saya pada Duke Bleszynski"ucap prajurit gerbang sambil membungkung sedikit.
"hm ada apa?"tanya Duke Afdhal, karna ini pertama kalinya melihat ada prajurit gerbang datang menemuinya... "apa ada masalah diluar gerbang sampai² prajurit gerbang datang menemuinya?"pikir Duke Afdhal sambil menatap prajurit gerbang.
"saya kesini ingin mengantarkan surat dari kerajaan alverzia untuk Duke Bleszynski"ucap prajurit gerbang.
mendengar itu membuatnya heran, tidak biasanya kerajaan alverzia mengirimkannya surat "baiklah bawa kemari"ucap Duke Afdhal.
"ini tuan, kalau begitu saya pamit undur diri tuan Duke Bleszynski"ucap prajurit gerbang tidak lupa memberi hormat sebelum pergi keluar dari ruang kerja Duke Afdhal.
setelah kepergian prajurit gerbang, Duke Afdhal membuka isi surat dari kerajaan alverzia... Duke Afdhal membaca isi surat itu saat dia membaca kata² terakhir raut wajah Duke Afdhal berubah merah bukan karna malu tapi dia sedang menahan amarahnya.
Duke Afdhal menggebrak meja kerjanya dengan kuat. membuat prajurit yang ada diluar menjaga pintu terkejut mereka hampir ingin masuk melihat apa yang membuat Duke Bleszynski menggebrak meja dengan kuat, tapi mereka urungkan saat mengingat perkataan Duke Bleszynski " jika tidak dipanggil jangan masuk apa pun itu terjadi kalian tidak boleh masuk meski masalah besar apa pun" itu lah perkataan Duke Bleszynski saat mereka ditugaskan menjaga pintu ruang kerja.
"beraninya dia ingin memasukkan wanita murahan itu kediamanku, hm dia belum tau siapa dia lawan ini, hm baiklah aku akan datang ke istanamu"ucap Duke Afdhal sambil menatap tajam luar jendela.. tiba² saja mata Duke Bleszynski berubah menjadi warna biru dan tidak lama muncul gambar trisula di dahi Duke Bleszynski sebelum gambar itu menghilang bersamaan dengan warna matanya.
************
-dikediaman mawar-
terlihat gadis itu masih menyerap mana, beberapa menit kemudia mata yang tadi tertutup kini terbuka.
"hm aku sudah memasuki pemula akhir dan sekarang aku berada tingkat akhir, sedikit lagi aku akan masuk prajurit awal"ucap arstella Bleszynski.
"lebih baik aku mandi' sepertinya besok pagi akan ada yang menarik"ucap arstella Bleszynski yang tiba-tiba matanya berubah menjadi hitam hanya saja itu tidak lama.
__ADS_1
*********
keesokan paginya
kini waktu telah berganti menjadi pagi hari.
"hoom'"
"udah pagi lebih baik aku membersihkan diri sebelum Ayumi datang"ucap arstella Bleszynski, dia dengan buru-buru masuk kedalam kamar mandi..
sepuluh menit arstella telah selesai ritual mandinya dia mengambil gaun berwarna biru laut untuk dia gunakan sereh selesai menggunakan gaun tiba² pintu terbuka dan terlihat pelayan Ayumi datang.
"nona anda sudah"jeda Ayumi sempat tertegun melihat nonanya sudah selesai memakai gaunnya.
"ya aku sudah, cepat bantu aku menyisir rambutku karna pagi ini ada berita menghebohkan meski tidak seberapa"ucap arstella Bleszynski yang duduk didepan meja rias.
"maksud nona berita apa? saya tidak mendengar ada berita yang menarik dari para pelayan yang berlalu lalang"ucap Ayumi, dia penasaran berita apa yang di maksud nonanya ini.
"kamu akan mendengarnya tidak lama lagi, jadi selesaikan segera"ucap arstella Bleszynski.
"baik nona"ucap Ayumi, dengan segera Ayumi merias nona mudanya.. setelah selesai mereka pergi menuju kediaman utama.
di lorong mereka tidak sengaja mendengar seorang pelayan bercerita.
"Hay apa kalian tau, saat saya keluar kediaman saya mendengar dari orang luar katanya tuan Duke ingin mengambil seorang selir dari tetangga sebelah"ucap pelayan yang bercerita tentang gosip yang beredar diluar kediaman Duke Bleszynski.
"masa sih saya tidak percaya, kalau tuan Duke Bleszynski ingin mengangkat selir, kalau memang iya siapa perempuan yang menjadi selir Duke?"tanya pelayan satunya.
"itu kalau saya tidak salah dengan lady Natalia brunor"ucap pelayan pertama bergosip.
"apa kenapa lady Natalia brunor, kamu jangan asal bicara, mana mau Duke Bleszynski menjadikan dia selir apa lagi dengan sifat buruknya itu"ucap pelayan yang bicara ketus saat menyebut nama lady Natalia.
"ah kita lihat saja nanti, baru saya akan percaya"ucap salah pelayan.
arstella yang mendengar itu tersenyum miring"tidak akan ku biarkan perempuan mana pun berani masuk kediaman Bleszynski, apa lagi merebut ayah dari bundaku"batin arstella.
__ADS_1
"kita tunggu ke hancuranmu bih!c"
HAI SEMUA AUTHOR BALIK LAGI NI, JANGAN LUPA FOLLOW YAH YANG BELUM FOLLOW, VOTE KARNA WAJIB GAIS, GIF APA SAJA, LIKE LIKE LIKE, KOMEN UNTUK MENINGGALKAN JEJAK YA GUYS SAMPAI JUMPA EPISODE SELANJUTNYA